WhatsApp Icon

TANPA SEPATU DAN SERAGAM, UPACARA SDN 02 RANTAU PAUH TETAP BERDIRI TEGAK

04/02/2026  |  Penulis: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Bagikan:URL telah tercopy
TANPA SEPATU DAN SERAGAM, UPACARA SDN 02 RANTAU PAUH TETAP BERDIRI TEGAK

TANPA SEPATU DAN SERAGAM, UPACARA SDN 02 RANTAU PAUH TETAP BERDIRI TEGAK

Upacara pagi itu berjalan berbeda. Tanpa sepatu. Tanpa seragam sekolah. Namun penuh syukur, harapan, dan senyum yang perlahan kembali tumbuh.

Di halaman SDN 02 Desa Rantau Pauh, Aceh Tamiang, deretan siswa berdiri rapi mengikuti upacara. Kaki-kaki kecil mereka menyentuh tanah yang masih menyisakan jejak banjir. Seragam sekolah yang biasa mereka kenakan telah hanyut, terseret arus banjir bersama buku, tas, dan perlengkapan belajar lainnya. Namun satu hal tidak ikut hanyut: semangat mereka untuk tetap bersekolah.

Bagi mereka, kehilangan bukan alasan untuk berhenti belajar. “Kami tetap ingin sekolah,” begitu pesan yang seolah terpancar dari wajah-wajah polos yang berdiri tegak di pagi itu.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama para relawan lintas lembaga hadir di sekolah tersebut setelah menyelesaikan proses pembersihan pascabanjir. Lumpur dibersihkan, ruang kelas dirapikan, bangku dan papan tulis kembali disiapkan agar proses belajar dapat berlangsung. Sedikit demi sedikit, sekolah yang sempat sunyi kembali hidup.

Tak hanya membersihkan sekolah, BAZNAS bersama relawan juga menghadirkan gapura bertuliskan ‘Semangat Belajar’ sebagai simbol penyambutan hangat. Sebuah pesan sederhana namun bermakna, bahwa anak-anak ini tidak sendiri, dan bahwa harapan masih selalu punya jalan pulang.

Kehadiran BAZNAS dan relawan lintas lembaga menjadi titik balik bagi sekolah tersebut. Kepala SDN 02 Rantau Pauh menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam. “Awalnya sekolah kami tidak tersentuh oleh relawan lain. Kami sempat merasa harapan itu pupus, tak tahu kapan bisa mengajar kembali,” ujarnya dengan suara bergetar. “Namun kehadiran BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para relawan menghidupkan kembali semangat kami. Hari ini anak-anak bisa kembali belajar.”

Tak berhenti sampai di situ, para guru juga menerima alat penunjang pembelajaran, sementara para siswa mendapatkan perlengkapan sekolah agar dapat kembali fokus belajar. Di dalam kelas, canda dan tawa kembali terdengar. Anak-anak duduk dengan penuh perhatian, mata mereka kembali menatap papan tulis, seolah banjir hanyalah jeda, bukan akhir dari perjalanan pendidikan mereka.

“Melihat mereka kembali tersenyum dan belajar dengan fokus adalah kebahagiaan yang tak tergantikan,” ungkap salah satu relawan. Bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan, kehadiran ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi ikhtiar untuk menghadirkan kembali harapan, martabat, dan masa depan anak-anak.

Sedikit demi sedikit, melalui kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS hadir untuk menghadirkan kembali senyum di sekolah. Karena bagi mereka, pendidikan adalah cahaya yang tak boleh padam, bahkan di tengah bencana

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat