WhatsApp Icon
ROADSHOW RAMADHAN : SEMBAKO BAGI DHUAFA DI SALURKAN SEBANYAK 700 PAKET SEMBAKO DI 7 KECAMATAN

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan program kepedulian di bulan suci Ramadhan melalui kegiatan roadshow penyaluran bantuan di 7 kecamatan pada Kamis, 5 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari penyaluran program Sembako Bagi Dhuafa yang dikolaborasikan bersama Pasar Murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan.

Dalam kegiatan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan menyalurkan 700 paket sembako disertai uang saku kepada masyarakat dhuafa yang tersebar di 7 kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara serentak dan menjangkau mustahik dari 54 kelurahan.

Program ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kota Tangerang Selatan, unsur pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Melalui program ini, dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial serta membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah bulan Ramadhan.

Wakil Ketua II Baznas Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa program roadshow ini merupakan bentuk komitmen Baznas untuk memastikan penyaluran zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.

“Program ini merupakan amanah dari para muzaki yang mempercayakan zakatnya melalui Baznas. Kami menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat dhuafa sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga mereka,”

Selain menghadirkan bantuan sembako, kolaborasi dengan program pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui kegiatan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan berharap zakat dapat terus menjadi instrumen pemberdayaan umat yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sekadar bantuan, program ini juga menjadi simbol bahwa kepedulian sosial dapat memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Di bulan suci yang penuh keberkahan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak saudara yang membutuhkan.

05/03/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Ternyata Keceriaan Ramadhan Di Lokasi Bencana Datang Melalui Sedekah Kita

Ramadhan telah tiba. Bulan yang selalu membawa suasana berbeda, bukan hanya bagi anak-anak yang riang menyambut waktu berbuka, tetapi juga bagi para orang tua yang menanti keberkahan di setiap doa dan sujudnya. Biasanya, gema tadarus terdengar bersahutan, langkah-langkah kecil berlarian ke masjid, dan para ayah serta ibu tersenyum melihat keluarga mereka berkumpul dalam hangatnya kebersamaan. Ramadhan adalah milik semua anak-anak, remaja, hingga orang dewasa karena di bulan inilah hati-hati kembali dilembutkan.

Namun di Aceh Tamiang, Ramadhan tahun ini datang dengan rasa yang berbeda. Pasca banjir bandang yang melanda beberapa bulan lalu, duka masih terasa. Rumah-rumah rusak, harta benda hanyut, dan banyak keluarga harus memulai kembali dari titik nol. Banjir bukan hanya merendam bangunan, tetapi juga sempat merendam semangat dan keceriaan masyarakat.

Anak-anak memang kehilangan ruang bermainnya. Tetapi para orang dewasa pun memikul beban yang tak ringan memikirkan tempat tinggal, kebutuhan keluarga, dan masa depan yang belum sepenuhnya pasti. Meski demikian, Ramadhan menghadirkan sesuatu yang tak pernah benar-benar hilang: harapan.

Masjid yang dahulu menjadi tempat perlindungan saat air meluap, kini kembali dibersihkan bersama. Sebelum kegiatan dimulai, para ayah, ibu, dan anak-anak bergotong royong menyapu, mengepel, dan merapikan rumah Allah. Ada haru dalam setiap gerakan. Ada tekad untuk bangkit dalam setiap langkah. Dari tempat yang pernah menjadi saksi kepedihan, kini tumbuh kembali cahaya kebersamaan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat ini terasa begitu nyata. Melalui Program Sedekah Bantu Korban Bencana, kebaikan hadir bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam bentuk perhatian dan kepedulian. Tim dari BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan datang membersamai masyarakat menguatkan, menghibur, dan menyalakan kembali semangat yang sempat redup.

Anak-anak kembali tertawa mengikuti lomba adzan, tahsin, hafalan, dan mewarnai. Namun bukan hanya mereka yang merasakan kebahagiaan. Para orang tua pun menyaksikan dengan mata berbinar melihat anak-anak mereka kembali percaya diri, kembali berani tampil, kembali ceria. Di tengah keterbatasan, kebahagiaan itu terasa sederhana namun begitu bermakna.

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, Ad-Daruqutni)

Ramadhan kali ini mengajarkan bahwa manfaat sekecil apa pun dapat menjadi penopang bagi yang sedang bangkit. Buka puasa bersama dengan hidangan sederhana terasa begitu istimewa. Para ibu saling berbagi cerita, para ayah berbincang penuh harap, anak-anak tertawa tanpa beban. Malam harinya, shalat tarawih berjamaah menguatkan hati-hati yang sempat rapuh.

Ramadhan di Aceh Tamiang tahun ini mungkin tidak sempurna dalam keadaan. Tetapi ia sempurna dalam makna. Karena dari ujian lahir keteguhan. Dari kehilangan tumbuh kepedulian. Dari luka, muncul cinta yang menguatkan.

Program Sedekah Bantu Korban Bencana membuktikan bahwa kebaikan mampu menghidupkan kembali semangat seluruh lapisan masyarakat bukan hanya anak-anak, tetapi juga para orang dewasa yang sedang berjuang untuk bangkit.

Dan hingga hari ini, donasi masih dibuka. Karena Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menghadirkan harapan bagi sesama. Bisa jadi, sedekah kitalah yang menjadi sebab satu keluarga kembali tersenyum, satu ayah kembali optimis, satu ibu kembali tenang, dan satu anak kembali bermimpi.

Mari jadikan Ramadhan ini bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi tentang menguatkan mereka yang sedang bangkit. Mari titipkan kebaikan terbaik kita. Mari bersama menjadi bagian dari harapan mereka.

25/02/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Meals For Gaza : Dari Indonesia Kita Bisa Kirim Sahur dan Berbuka Sampai Ke Gaza, Palestina

Ramadhan adalah musim berburu pahala. Di bulan ini, sahur dan berbuka menjadi momen yang paling dinanti, masjid kembali ramai, dan tangan-tangan lebih ringan untuk berbagi. Namun di saat banyak keluarga bisa menyiapkan hidangan berbuka dengan tenang, ada saudara kita di Palestina, khususnya wilayah Gaza, yang menjalani Ramadhan dalam kondisi krisis, keterbatasan pangan, dan akses air bersih yang tidak menentu. Karena itu, program kemanusiaan Meals for Gaza dihadirkan sebagai jawaban nyata atas kebutuhan mendesak tersebut.

Program Meals for Gaza yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan merupakan program kemanusiaan internasional yang berfokus pada penyediaan makanan dan minuman untuk sahur dan berbuka puasa. Bantuan disiapkan dalam bentuk paket hidangan siap santap dan kebutuhan pangan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan oleh keluarga terdampak. Program ini dikumpulkan dan disalurkan khusus selama bulan Ramadhan agar momentum ibadah umat selaras dengan aksi nyata kepedulian.

Di tengah kondisi darurat, satu paket makanan bukan sekadar konsumsi, ia menjadi penopang energi, penenang hati, dan tanda bahwa mereka tidak sendiri. Program Meals for Gaza menjadi jembatan kebaikan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara yang sedang bertahan di tengah krisis kemanusiaan. Dari dapur kepedulian, bantuan dikirim agar sahur tetap bisa dijalani dan berbuka tetap bisa dirasakan dengan layak.

Derita yang terjadi di Gaza adalah bagian dari rasa yang sama. Kepedulian adalah respon keimanan. Rasulullah SAW mengingatkan kuatnya ikatan sesama mukmin dalam sebuah hadits: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit.” (HR. Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi). Memberi makan untuk sahur dan berbuka di wilayah krisis mempertemukan dua kemuliaan sekaligus, pahala memberi makan orang berpuasa dan pahala menolong dalam kesulitan.

Program ini terbuka sebagai ruang partisipasi umat untuk mengubah empati menjadi aksi. Setiap donasi dikonversi menjadi hidangan, setiap kontribusi menjadi kekuatan. Ramadhan tidak berhenti pada ibadah personal, tetapi meluas menjadi gerakan kemanusiaan. Dari sini kita berbagi, di sana mereka bertahan.

24/02/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
125 Senyum Menyambut Ramadan Bantuan Pangan dari Raja Salman Tiba di Tangerang Selatan

Paket Pangan untuk Republik Indonesia tahun 2026 dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud resmi tiba dan kembali menjadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan global yang menjangkau lebih dari 70 negara di dunia. Program bantuan senilai 70 miliar rupiah dalam bentuk paket sembako ini merupakan wujud nyata komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam menghadirkan kepedulian bagi umat Muslim di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik pangan, melainkan simbol kuat solidaritas dan persaudaraan lintas negara. Melalui program tahunan ini, Raja Salman menegaskan peran aktifnya dalam mendukung misi kemanusiaan global. Komitmen tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan pangan, tetapi juga dalam dukungan medis dan logistik saat terjadi bencana di berbagai wilayah, termasuk di Republik Indonesia.

Hubungan kerja sama antara Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia yang telah terjalin erat menjadi landasan kuat terselenggaranya program ini. Kolaborasi kemanusiaan yang terus berlanjut setiap tahun membuktikan bahwa diplomasi tidak hanya berbicara tentang hubungan bilateral, tetapi juga tentang kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Di tingkat daerah, sebanyak 125 paket pangan didistribusikan kepada fakir miskin dan dhuafa di Kota Tangerang Selatan. Proses penyaluran dilakukan melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh para mustahik.

Alhamdulillah, bantuan ini secara konsisten diserahkan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan. Momentum ini menjadi penguat bahwa semangat berbagi dan solidaritas umat terus hidup, menghadirkan kebahagiaan serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dalam menyambut bulan penuh berkah.

Program Paket Pangan ini bukan hanya tentang sembako yang tersalurkan, tetapi tentang hadirnya harapan, tentang kuatnya persaudaraan dunia Islam, serta tentang peran nyata pemimpin dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan.

23/02/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Masjid Penyelamat Saat Banjir Itu Kini Kita Bangun Bareng-Bareng

Masih ingat kisah tentang sebuah masjid di Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi tempat perlindungan warga saat banjir besar melanda? Masjid itu adalah Masjid Ar-Rahim, rumah ibadah yang berubah fungsi menjadi titik keselamatan ketika air menenggelamkan rumah, perabot, dan akses kehidupan masyarakat. Di saat banyak warga kehilangan tempat berteduh, masjid ini menjadi ruang aman untuk berlindung, beristirahat, dan menguatkan satu sama lain.

Namun di balik perannya sebagai tempat penyelamat, Masjid Ar-Rahim sendiri tidak luput dari dampak bencana. Bangunan yang saat itu masih dalam tahap pembangunan ikut terdampak cukup berat. Material konstruksi yang sudah disiapkan banyak yang hanyut terbawa arus, rusak, bahkan tertimbun lumpur tebal. Proses pembangunan pun sempat terhenti karena kondisi lingkungan yang belum memungkinkan dan keterbatasan sumber daya pasca banjir.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengambil langkah nyata dalam fase pemulihan dengan membantu kelanjutan pembangunan Masjid Ar-Rahim. Bantuan difokuskan tidak hanya pada bangunan utama masjid, tetapi juga pada fasilitas pendukung ibadah yang sangat dibutuhkan jamaah, seperti toilet dan tempat wudhu yang berada di area luar bangunan utama. Selain itu, penyediaan sumur air dan torn air juga menjadi bagian dari dukungan agar kebutuhan air bersih untuk ibadah dan aktivitas dasar dapat terpenuhi.

Saat ini proses perbaikan dilakukan secara bertahap dan terukur. Tahapan yang sedang berjalan adalah pemasangan keramik lantai masjid, agar pelaksanaan ibadah shalat menjadi lebih nyaman, bersih, dan layak. Lantai yang sebelumnya masih berupa permukaan dasar kini mulai ditata ulang. Setelah pemasangan keramik selesai, tahap berikutnya direncanakan berupa pengecatan dinding masjid serta area tempat wudhu agar tampilan dan fungsi bangunan semakin optimal.

Pendampingan dan pemantauan terus dilakukan agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Proses ini menjadi bagian penting dari komitmen bahwa bantuan pasca bencana tidak berhenti pada penyaluran awal, tetapi berlanjut hingga fasilitas bisa digunakan secara nyata.

Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa rumah ibadah memiliki peran strategis dalam pemulihan sosial dan spiritual masyarakat terdampak. “Masjid Ar-Rahim ini bukan hanya tempat sholat. Saat banjir datang, masjid ini jadi tempat warga bertahan. Karena itu pemulihannya sangat penting. Kami ingin memastikan masjid ini kembali nyaman digunakan dan menjadi pusat penguat semangat warga. Amanah dari para donatur kami jaga agar manfaatnya terasa langsung,” ujarnya.

Fase pasca bencana dikenal sebagai fase terpanjang dan paling membutuhkan kesinambungan dukungan. Kebutuhan bukan hanya soal logistik, tetapi juga pemulihan fasilitas umum dan sarana ibadah. Sedikit demi sedikit, proses pembangunan Masjid Ar-Rahim kembali berjalan, menjadi simbol bahwa harapan tidak ikut hanyut bersama banjir.

Hingga saat ini, program pemulihan masih terus berlangsung dan donasi kemanusiaan tetap dibuka. Masyarakat diajak untuk terus bersatu dalam aksi kebaikan, karena setiap kontribusi menjadi bagian dari upaya membangun kembali bukan hanya bangunan, tetapi juga kekuatan dan harapan hidup warga.

18/02/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

ROADSHOW RAMADHAN : SEMBAKO BAGI DHUAFA DI SALURKAN SEBANYAK 700 PAKET SEMBAKO DI 7 KECAMATAN
ROADSHOW RAMADHAN : SEMBAKO BAGI DHUAFA DI SALURKAN SEBANYAK 700 PAKET SEMBAKO DI 7 KECAMATAN
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan program kepedulian di bulan suci Ramadhan melalui kegiatan roadshow penyaluran bantuan di 7 kecamatan pada Kamis, 5 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari penyaluran program Sembako Bagi Dhuafa yang dikolaborasikan bersama Pasar Murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan. Dalam kegiatan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan menyalurkan 700 paket sembako disertai uang saku kepada masyarakat dhuafa yang tersebar di 7 kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara serentak dan menjangkau mustahik dari 54 kelurahan. Program ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kota Tangerang Selatan, unsur pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Melalui program ini, dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial serta membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah bulan Ramadhan. Wakil Ketua II Baznas Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa program roadshow ini merupakan bentuk komitmen Baznas untuk memastikan penyaluran zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah. “Program ini merupakan amanah dari para muzaki yang mempercayakan zakatnya melalui Baznas. Kami menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat dhuafa sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga mereka,” Selain menghadirkan bantuan sembako, kolaborasi dengan program pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kegiatan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan berharap zakat dapat terus menjadi instrumen pemberdayaan umat yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sekadar bantuan, program ini juga menjadi simbol bahwa kepedulian sosial dapat memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Di bulan suci yang penuh keberkahan ini, Baznas Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak saudara yang membutuhkan.
BERITA05/03/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Ternyata Keceriaan Ramadhan Di Lokasi Bencana Datang Melalui Sedekah Kita
Ternyata Keceriaan Ramadhan Di Lokasi Bencana Datang Melalui Sedekah Kita
Ramadhan telah tiba. Bulan yang selalu membawa suasana berbeda, bukan hanya bagi anak-anak yang riang menyambut waktu berbuka, tetapi juga bagi para orang tua yang menanti keberkahan di setiap doa dan sujudnya. Biasanya, gema tadarus terdengar bersahutan, langkah-langkah kecil berlarian ke masjid, dan para ayah serta ibu tersenyum melihat keluarga mereka berkumpul dalam hangatnya kebersamaan. Ramadhan adalah milik semua anak-anak, remaja, hingga orang dewasa karena di bulan inilah hati-hati kembali dilembutkan. Namun di Aceh Tamiang, Ramadhan tahun ini datang dengan rasa yang berbeda. Pasca banjir bandang yang melanda beberapa bulan lalu, duka masih terasa. Rumah-rumah rusak, harta benda hanyut, dan banyak keluarga harus memulai kembali dari titik nol. Banjir bukan hanya merendam bangunan, tetapi juga sempat merendam semangat dan keceriaan masyarakat. Anak-anak memang kehilangan ruang bermainnya. Tetapi para orang dewasa pun memikul beban yang tak ringan memikirkan tempat tinggal, kebutuhan keluarga, dan masa depan yang belum sepenuhnya pasti. Meski demikian, Ramadhan menghadirkan sesuatu yang tak pernah benar-benar hilang: harapan. Masjid yang dahulu menjadi tempat perlindungan saat air meluap, kini kembali dibersihkan bersama. Sebelum kegiatan dimulai, para ayah, ibu, dan anak-anak bergotong royong menyapu, mengepel, dan merapikan rumah Allah. Ada haru dalam setiap gerakan. Ada tekad untuk bangkit dalam setiap langkah. Dari tempat yang pernah menjadi saksi kepedihan, kini tumbuh kembali cahaya kebersamaan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261) Ayat ini terasa begitu nyata. Melalui Program Sedekah Bantu Korban Bencana, kebaikan hadir bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam bentuk perhatian dan kepedulian. Tim dari BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan datang membersamai masyarakat menguatkan, menghibur, dan menyalakan kembali semangat yang sempat redup. Anak-anak kembali tertawa mengikuti lomba adzan, tahsin, hafalan, dan mewarnai. Namun bukan hanya mereka yang merasakan kebahagiaan. Para orang tua pun menyaksikan dengan mata berbinar melihat anak-anak mereka kembali percaya diri, kembali berani tampil, kembali ceria. Di tengah keterbatasan, kebahagiaan itu terasa sederhana namun begitu bermakna. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, Ad-Daruqutni) Ramadhan kali ini mengajarkan bahwa manfaat sekecil apa pun dapat menjadi penopang bagi yang sedang bangkit. Buka puasa bersama dengan hidangan sederhana terasa begitu istimewa. Para ibu saling berbagi cerita, para ayah berbincang penuh harap, anak-anak tertawa tanpa beban. Malam harinya, shalat tarawih berjamaah menguatkan hati-hati yang sempat rapuh. Ramadhan di Aceh Tamiang tahun ini mungkin tidak sempurna dalam keadaan. Tetapi ia sempurna dalam makna. Karena dari ujian lahir keteguhan. Dari kehilangan tumbuh kepedulian. Dari luka, muncul cinta yang menguatkan. Program Sedekah Bantu Korban Bencana membuktikan bahwa kebaikan mampu menghidupkan kembali semangat seluruh lapisan masyarakat bukan hanya anak-anak, tetapi juga para orang dewasa yang sedang berjuang untuk bangkit. Dan hingga hari ini, donasi masih dibuka. Karena Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menghadirkan harapan bagi sesama. Bisa jadi, sedekah kitalah yang menjadi sebab satu keluarga kembali tersenyum, satu ayah kembali optimis, satu ibu kembali tenang, dan satu anak kembali bermimpi. Mari jadikan Ramadhan ini bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi tentang menguatkan mereka yang sedang bangkit. Mari titipkan kebaikan terbaik kita. Mari bersama menjadi bagian dari harapan mereka.
BERITA25/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Meals For Gaza : Dari Indonesia Kita Bisa Kirim Sahur dan Berbuka Sampai Ke Gaza, Palestina
Meals For Gaza : Dari Indonesia Kita Bisa Kirim Sahur dan Berbuka Sampai Ke Gaza, Palestina
Ramadhan adalah musim berburu pahala. Di bulan ini, sahur dan berbuka menjadi momen yang paling dinanti, masjid kembali ramai, dan tangan-tangan lebih ringan untuk berbagi. Namun di saat banyak keluarga bisa menyiapkan hidangan berbuka dengan tenang, ada saudara kita di Palestina, khususnya wilayah Gaza, yang menjalani Ramadhan dalam kondisi krisis, keterbatasan pangan, dan akses air bersih yang tidak menentu. Karena itu, program kemanusiaan Meals for Gaza dihadirkan sebagai jawaban nyata atas kebutuhan mendesak tersebut. Program Meals for Gaza yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan merupakan program kemanusiaan internasional yang berfokus pada penyediaan makanan dan minuman untuk sahur dan berbuka puasa. Bantuan disiapkan dalam bentuk paket hidangan siap santap dan kebutuhan pangan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan oleh keluarga terdampak. Program ini dikumpulkan dan disalurkan khusus selama bulan Ramadhan agar momentum ibadah umat selaras dengan aksi nyata kepedulian. Di tengah kondisi darurat, satu paket makanan bukan sekadar konsumsi, ia menjadi penopang energi, penenang hati, dan tanda bahwa mereka tidak sendiri. Program Meals for Gaza menjadi jembatan kebaikan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara yang sedang bertahan di tengah krisis kemanusiaan. Dari dapur kepedulian, bantuan dikirim agar sahur tetap bisa dijalani dan berbuka tetap bisa dirasakan dengan layak. Derita yang terjadi di Gaza adalah bagian dari rasa yang sama. Kepedulian adalah respon keimanan. Rasulullah SAW mengingatkan kuatnya ikatan sesama mukmin dalam sebuah hadits: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit.” (HR. Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi). Memberi makan untuk sahur dan berbuka di wilayah krisis mempertemukan dua kemuliaan sekaligus, pahala memberi makan orang berpuasa dan pahala menolong dalam kesulitan. Program ini terbuka sebagai ruang partisipasi umat untuk mengubah empati menjadi aksi. Setiap donasi dikonversi menjadi hidangan, setiap kontribusi menjadi kekuatan. Ramadhan tidak berhenti pada ibadah personal, tetapi meluas menjadi gerakan kemanusiaan. Dari sini kita berbagi, di sana mereka bertahan.
BERITA24/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
125 Senyum Menyambut Ramadan Bantuan Pangan dari Raja Salman Tiba di Tangerang Selatan
125 Senyum Menyambut Ramadan Bantuan Pangan dari Raja Salman Tiba di Tangerang Selatan
Paket Pangan untuk Republik Indonesia tahun 2026 dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud resmi tiba dan kembali menjadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan global yang menjangkau lebih dari 70 negara di dunia. Program bantuan senilai 70 miliar rupiah dalam bentuk paket sembako ini merupakan wujud nyata komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam menghadirkan kepedulian bagi umat Muslim di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik pangan, melainkan simbol kuat solidaritas dan persaudaraan lintas negara. Melalui program tahunan ini, Raja Salman menegaskan peran aktifnya dalam mendukung misi kemanusiaan global. Komitmen tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan pangan, tetapi juga dalam dukungan medis dan logistik saat terjadi bencana di berbagai wilayah, termasuk di Republik Indonesia. Hubungan kerja sama antara Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia yang telah terjalin erat menjadi landasan kuat terselenggaranya program ini. Kolaborasi kemanusiaan yang terus berlanjut setiap tahun membuktikan bahwa diplomasi tidak hanya berbicara tentang hubungan bilateral, tetapi juga tentang kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Di tingkat daerah, sebanyak 125 paket pangan didistribusikan kepada fakir miskin dan dhuafa di Kota Tangerang Selatan. Proses penyaluran dilakukan melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh para mustahik. Alhamdulillah, bantuan ini secara konsisten diserahkan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan. Momentum ini menjadi penguat bahwa semangat berbagi dan solidaritas umat terus hidup, menghadirkan kebahagiaan serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dalam menyambut bulan penuh berkah. Program Paket Pangan ini bukan hanya tentang sembako yang tersalurkan, tetapi tentang hadirnya harapan, tentang kuatnya persaudaraan dunia Islam, serta tentang peran nyata pemimpin dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan.
BERITA23/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Masjid Penyelamat Saat Banjir Itu Kini Kita Bangun Bareng-Bareng
Masjid Penyelamat Saat Banjir Itu Kini Kita Bangun Bareng-Bareng
Masih ingat kisah tentang sebuah masjid di Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi tempat perlindungan warga saat banjir besar melanda? Masjid itu adalah Masjid Ar-Rahim, rumah ibadah yang berubah fungsi menjadi titik keselamatan ketika air menenggelamkan rumah, perabot, dan akses kehidupan masyarakat. Di saat banyak warga kehilangan tempat berteduh, masjid ini menjadi ruang aman untuk berlindung, beristirahat, dan menguatkan satu sama lain. Namun di balik perannya sebagai tempat penyelamat, Masjid Ar-Rahim sendiri tidak luput dari dampak bencana. Bangunan yang saat itu masih dalam tahap pembangunan ikut terdampak cukup berat. Material konstruksi yang sudah disiapkan banyak yang hanyut terbawa arus, rusak, bahkan tertimbun lumpur tebal. Proses pembangunan pun sempat terhenti karena kondisi lingkungan yang belum memungkinkan dan keterbatasan sumber daya pasca banjir. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengambil langkah nyata dalam fase pemulihan dengan membantu kelanjutan pembangunan Masjid Ar-Rahim. Bantuan difokuskan tidak hanya pada bangunan utama masjid, tetapi juga pada fasilitas pendukung ibadah yang sangat dibutuhkan jamaah, seperti toilet dan tempat wudhu yang berada di area luar bangunan utama. Selain itu, penyediaan sumur air dan torn air juga menjadi bagian dari dukungan agar kebutuhan air bersih untuk ibadah dan aktivitas dasar dapat terpenuhi. Saat ini proses perbaikan dilakukan secara bertahap dan terukur. Tahapan yang sedang berjalan adalah pemasangan keramik lantai masjid, agar pelaksanaan ibadah shalat menjadi lebih nyaman, bersih, dan layak. Lantai yang sebelumnya masih berupa permukaan dasar kini mulai ditata ulang. Setelah pemasangan keramik selesai, tahap berikutnya direncanakan berupa pengecatan dinding masjid serta area tempat wudhu agar tampilan dan fungsi bangunan semakin optimal. Pendampingan dan pemantauan terus dilakukan agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Proses ini menjadi bagian penting dari komitmen bahwa bantuan pasca bencana tidak berhenti pada penyaluran awal, tetapi berlanjut hingga fasilitas bisa digunakan secara nyata. Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa rumah ibadah memiliki peran strategis dalam pemulihan sosial dan spiritual masyarakat terdampak. “Masjid Ar-Rahim ini bukan hanya tempat sholat. Saat banjir datang, masjid ini jadi tempat warga bertahan. Karena itu pemulihannya sangat penting. Kami ingin memastikan masjid ini kembali nyaman digunakan dan menjadi pusat penguat semangat warga. Amanah dari para donatur kami jaga agar manfaatnya terasa langsung,” ujarnya. Fase pasca bencana dikenal sebagai fase terpanjang dan paling membutuhkan kesinambungan dukungan. Kebutuhan bukan hanya soal logistik, tetapi juga pemulihan fasilitas umum dan sarana ibadah. Sedikit demi sedikit, proses pembangunan Masjid Ar-Rahim kembali berjalan, menjadi simbol bahwa harapan tidak ikut hanyut bersama banjir. Hingga saat ini, program pemulihan masih terus berlangsung dan donasi kemanusiaan tetap dibuka. Masyarakat diajak untuk terus bersatu dalam aksi kebaikan, karena setiap kontribusi menjadi bagian dari upaya membangun kembali bukan hanya bangunan, tetapi juga kekuatan dan harapan hidup warga.
BERITA18/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bangunan Bisa Dibangun Ulang. Tapi Rasa Aman Dan Senyum Anak-Anak Juga Harus Dipulihkan
Bangunan Bisa Dibangun Ulang. Tapi Rasa Aman Dan Senyum Anak-Anak Juga Harus Dipulihkan
Pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang masih terus berlangsung. Berbagai pembangunan ulang fasilitas umum, perbaikan sarana, dan penyaluran bantuan terus diupayakan agar kehidupan warga bisa kembali berjalan. Namun di balik bangunan yang rusak dan infrastruktur yang hancur, ada hal lain yang tidak selalu terlihat, mental dan rasa aman masyarakat, terutama anak-anak, yang ikut runtuh akibat trauma bencana. Hujan yang dulu dianggap biasa, kini memicu rasa takut. Suara air yang deras membuat sebagian anak teringat kembali pada momen saat banjir bandang datang, merenggut harta benda, memisahkan keluarga, dan memaksa mereka memulai hidup dari nol. Di tengah kondisi akses bantuan yang tidak selalu mudah dan proses bangkit yang pelan, pemulihan psikologis menjadi kebutuhan yang sama pentingnya dengan bantuan fisik. Melihat kebutuhan tersebut, tim relawan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program tanggap bencana menghadirkan layanan trauma healing dan dukungan psikososial untuk anak-anak di Desa Sekumur. Saat para orang tua berjuang mengurus bantuan dan menata ulang kehidupan, relawan mengambil peran untuk menjaga semangat dan keceriaan anak-anak agar tidak padam. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang ringan dan menyenangkan. Sesi diisi dengan permainan, teka-teki, cerita interaktif, belajar santai, dan aktivitas penuh tawa. Tidak ada tekanan, tidak ada suasana tegang, yang ada hanya ruang aman untuk anak-anak kembali merasa nyaman. Tawa lepas mulai terdengar, canda kembali muncul, dan perlahan rasa percaya diri mereka tumbuh lagi. Di sela kegiatan, beberapa anak mulai berani bercerita. Mereka mengisahkan bagaimana air datang tiba-tiba, bagaimana mereka berlari, apa yang mereka selamatkan, dan apa yang mereka rasakan saat itu. Cerita-cerita tersebut menjadi bagian penting dari proses pemulihan. “Adik-adik tidak hanya butuh bantuan barang, tapi juga didengar dan dipeluk perasaannya. Mereka bisa tertawa lagi, itu tanda harapan mulai kembali.” Ujar Dedeh, Relawan BTB Kota Tangerang Selatan. Para orang tua pun menyambut kegiatan ini dengan haru. Banyak yang menyampaikan rasa terima kasih karena melihat perubahan pada anak-anak mereka dari yang sebelumnya murung dan mudah cemas, menjadi lebih ceria dan mau berinteraksi kembali. Kebersamaan, perhatian, dan ruang bermain sederhana ternyata menjadi obat awal yang sangat berarti. Pemulihan bukan hanya membangun ulang gedung dan jalan, tetapi juga menata kembali hati dan keberanian. Dari tawa kecil yang kembali muncul, harapan besar sedang ditumbuhkan pelan-pelan.
BERITA18/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Sekolah Ketutup Lumpur Sekarang Siap Dipakai Lagi Buat Kejar Cita Cita
Sekolah Ketutup Lumpur Sekarang Siap Dipakai Lagi Buat Kejar Cita Cita
Langkah pemulihan pascabencana terus bergerak. Kali ini, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan bersama Tentara Nasional Indonesia dan unsur relawan gabungan melanjutkan aksi bersih-bersih sekolah terdampak banjir di wilayah Aceh Tamiang. Setelah sebelumnya menuntaskan pembersihan di SDN 02 Rantau Pauh, tim kini bergeser ke SDN 01 Rantau Pauh untuk memastikan proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan dengan aman dan layak. Sekolah yang sempat lumpuh total kini mulai menunjukkan tanda kehidupan. Fasilitas serta ruang-ruang kelas yang sebelumnya tertutup lumpur setinggi lutut orang dewasa, kini berangsur bersih dan bisa ditempati kembali. Akses menuju lokasi yang sebelumnya nyaris terputus karena timbunan lumpur tebal, dibuka perlahan dengan kerja keras bersama. Guru, warga, relawan kebencanaan, lintas lembaga, dan personel TNI bahu-membahu tanpa henti agar anak-anak dapat kembali duduk di bangku belajar. Proses pembersihan tidak berlangsung singkat. Lebih dari sepuluh hari tim bekerja di lapangan, mengangkat lumpur, menyelamatkan perlengkapan yang masih bisa digunakan, serta menata ulang ruang kelas. Tidak hanya pembersihan, bantuan peralatan sekolah juga disalurkan untuk menunjang masa pembelajaran dalam fase pemulihan. Meja, kursi, alat tulis, dan kebutuhan belajar lainnya dihadirkan agar semangat anak-anak tidak ikut hanyut bersama bencana. Opik, Relawan BTB Kota Tangerang Selatan menyampaikan, “Kami tidak hanya membersihkan ruang kelas, tapi juga berusaha mengembalikan harapan. Saat anak-anak bisa kembali belajar, di situlah tanda pemulihan benar-benar dimulai. Pendidikan tidak boleh berhenti terlalu lama. Sekolah harus kembali hidup, karena di sanalah masa depan disiapkan.” Waktu terus berjalan, dan syukur perlahan terucap. Kini kegiatan belajar sudah mulai dapat dilaksanakan kembali meski dalam keterbatasan. Gotong royong menjadi bukti bahwa kepedulian mampu mempercepat pemulihan. Dukungan para muzaki dan donatur masih sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pendidikan dan fasilitas pendukung di wilayah terdampak dapat terus berlanjut hingga tuntas.
BERITA13/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Tangsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan 100 Juta Untuk Korban Banjir Dan Longsor Di Aceh
Dari Tangsel Gerak Cepat Salurkan Bantuan 100 Juta Untuk Korban Banjir Dan Longsor Di Aceh
Sebagai bentuk respon cepat dan kepedulian terhadap musibah banjir dan longsor yang melanda Aceh, Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Bantuan ini dihadirkan untuk memperkuat penanganan darurat sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak yang saat ini masih dalam tahap pemulihan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Korem 011 Lilawangsa sebagai jalur koordinasi strategis agar distribusi di lapangan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran. Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Seksi Teritorial Korem 011 Lilawangsa, Letkol Inf Wahyu Fredi, yang mewakili Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Ali Imran. Sinergi antara lembaga zakat dan unsur teritorial ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap bantuan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para penyintas. Dari pihak BAZNAS Kota Tangerang Selatan, penyerahan dihadiri oleh Wakil Ketua I Taufik Setyaudin dan Wakil Ketua III Tarjuni. Kehadiran pimpinan secara langsung menunjukkan komitmen dalam mengawal amanah para muzaki. Dalam kesempatan tersebut, Taufik Setyaudin menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi titipan kepedulian umat. Ia menyampaikan bahwa “Dana yang kami salurkan adalah amanah dari para muzaki. Kami ingin memastikan amanah itu benar-benar sampai dan berubah menjadi kekuatan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji bencana.” Rombongan BAZNAS juga didampingi oleh Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Maimun, bersama Kasubbag Umum Junaiki dan Andre Mara yang membantu proses koordinasi daerah serta pemetaan kebutuhan lapangan. Kolaborasi ini memperkuat jalur distribusi sekaligus memastikan bantuan diarahkan pada sektor yang paling mendesak. Tarjuni menambahkan bahwa gerakan kemanusiaan harus melampaui batas wilayah administratif. Menurutnya, kepedulian adalah jembatan persaudaraan. Ia menyampaikan bahwa “Kami tidak datang hanya membawa bantuan, tapi membawa pesan bahwa para penyintas tidak sendiri. Semoga dukungan ini bisa membantu kebutuhan darurat sekaligus menguatkan proses pemulihan pascabencana.” Rencananya, bantuan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan darurat korban terdampak, mulai dari logistik, kebutuhan pokok, perlengkapan dasar, hingga dukungan pemulihan bertahap pascabencana melalui koordinasi bersama pihak terkait. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kolaborasi ini menjadi penguat ekosistem respon bencana berbasis zakat, sehingga dana umat dapat terus dihadirkan sebagai solusi nyata saat masyarakat menghadapi kondisi krisis.
BERITA12/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Upacara Perdana Pakai Seragam Dan Sepatu Sekolah Lengkap di SDN Aceh Tamiang Jadi Momen Haru!
Upacara Perdana Pakai Seragam Dan Sepatu Sekolah Lengkap di SDN Aceh Tamiang Jadi Momen Haru!
Senin pagi, 09 Februari 2026, menjadi hari yang tak terlupakan bagi keluarga besar SDN 02 Rantau Pauh. Untuk pertama kalinya setelah melalui masa sulit, para siswa kembali berdiri tegap di halaman sekolah, mengikuti upacara bendera dengan seragam dan sepatu sekolah lengkap, rapi, dan penuh kebanggaan. Pengibaran Sang Merah Putih kali ini terasa berbeda bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi menjadi simbol bangkitnya kembali semangat belajar dan kepercayaan diri anak-anak. Upacara tersebut diawali dengan penyerahan simbolis seragam sekolah untuk seluruh siswa, yang meliputi sepatu, baju merah putih, tas, dan perlengkapan alat tulis. Sebelumnya, sekolah ini terdampak parah oleh banjir yang merendam seluruh ruangan dan peralatan pendidikan hingga ketinggian lumpur 40 cm. Kondisi ini sempat membuat para guru, yang seluruhnya merupakan perempuan, hampir menyerah karena sekolah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Kepala SDN 02 Rantau Pauh, yang turut hadir dalam upacara tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan bantuan sejak awal pemulihan. Bantuan ini mencakup pembersihan ruang kelas, penyediaan alat kebersihan, hingga pemberian seragam lengkap untuk semua siswa yang sebelumnya tidak memiliki perlengkapan yang memadai untuk bersekolah. Taufik Setyaudin, Komisioner BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang hadir sebagai pembina upacara, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari donasi dalam bentuk zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kota Tangerang Selatan yang dihimpun melalui berbagai saluran. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan pasca bencana ini. Bantuan yang diberikan adalah amanah dari masyarakat, yang kami salurkan dengan sebaik-baiknya," ujar Taufik. Sementara itu, Komisioner BAZNAS lainnya, Tarjuni, menambahkan bahwa bantuan yang diberikan untuk Aceh Tamiang ini tidak hanya terbatas pada pemulihan SDN 02 Rantau Pauh, tetapi juga mencakup pembersihan di 5 lokasi sekolah/madrasah, pembangunan 9 rumah layak huni, 20 rumah tumbuh, dan pembuatan 3 sumur bor serta MCK. Semua ini merupakan bagian dari upaya pemulihan yang bertujuan membantu masyarakat kembali bangkit dari keterpurukan pasca bencana. Dengan adanya bantuan ini, para siswa di SDN 02 Rantau Pauh kini dapat memulai kembali kegiatan belajar dengan semangat yang baru, dilengkapi dengan seragam dan peralatan yang diperlukan untuk menunjang proses belajar mereka. BAZNAS Kota Tangerang Selatan pun terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
BERITA10/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Gerak Cepat di Tapanuli Selatan, Full Aksi di Garoga, Sumur Jadi, MCK Berdiri, Rumah Direhab
Gerak Cepat di Tapanuli Selatan, Full Aksi di Garoga, Sumur Jadi, MCK Berdiri, Rumah Direhab
Pemulihan pasca bencana tidak hanya berbicara tentang membersihkan sisa kerusakan, tetapi juga memastikan kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan dengan layak dan bermartabat. Di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, proses bangkit tersebut kini diperkuat melalui dukungan nyata dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program pemulihan, BTB Kota Tangerang Selatan merealisasikan bantuan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan tersebut meliputi pembangunan 4 unit MCK, 5 sumur air bersih, 8 torn air, serta rehabilitasi 3 Rumah Layak Huni BAZNAS, ditambah dukungan logistik yang disalurkan merata di wilayah desa. Seluruh bantuan dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak sekaligus kebutuhan jangka menengah warga terdampak. Penyaluran dan pembangunan dilakukan dengan pengawalan langsung oleh pimpinan dan tim lapangan. Ahmad Rifai selaku Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir langsung memantau realisasi program, didampingi oleh Sahala dan Ismu yang berperan dalam koordinasi wilayah serta pengawasan pembangunan fisik. Selain itu, pendampingan sosial juga menjadi perhatian penting, di mana Toyib terlibat aktif dalam bidang pendidikan serta pelaksanaan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas, tetapi juga pemulihan mental dan semangat generasi muda. Kegiatan trauma healing dan pendampingan belajar menjadi bagian penting agar anak-anak dapat kembali merasa aman, nyaman, dan percaya diri menjalani aktivitas sehari-hari. “Pemulihan pasca bencana harus dikerjakan secara utuh fisiknya dibangun, mentalnya dikuatkan, dan akses dasarnya dipastikan tersedia. Kami tidak ingin bantuan hanya hadir sesaat, tapi benar-benar bisa dipakai dan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujar Ahmad Rifai di sela peninjauan lokasi. Seluruh progres bantuan terus dipantau dengan seksama agar pembangunan berjalan maksimal, tepat guna, dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Kolaborasi dengan unsur wilayah setempat juga menjadi kunci agar program berjalan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Kehadiran BTB BAZNAS Kota Tangerang Selatan di Desa Garoga menjadi bukti bahwa amanah para muzaki tidak hanya disalurkan, tetapi juga dijaga kualitas pemanfaatannya. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat kebangkitan masyarakat dan mengembalikan kualitas hidup yang lebih baik dari sebelumnya.
BERITA09/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Status Pemulihan Namun Warga Masih Berjuang, Bantuan Terus Jalan Di Aceh Tamiang
Status Pemulihan Namun Warga Masih Berjuang, Bantuan Terus Jalan Di Aceh Tamiang
Meski status keadaan pasca bencana di wilayah Aceh telah memasuki fase pemulihan, kenyataannya dampak di lapangan masih sangat terasa oleh masyarakat. Aktivitas pembersihan terus dilakukan setiap hari mulai dari rumah warga, fasilitas umum, hingga ruas jalan yang menjadi jalur utama kendaraan. Lumpur, sisa material banjir, serta kerusakan lingkungan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi warga secara bertahap. Situasi ini tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap ketahanan pangan masyarakat. Banyak lahan pertanian mengalami gagal panen, sementara distribusi bahan makanan dari pasar terhambat akibat akses jalan yang sulit dilalui. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pokok menjadi semakin terbatas dan tidak mudah dijangkau oleh warga terdampak. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan terus menghadirkan aksi nyata di masa pemulihan. Tim BTB menyalurkan bantuan bahan pokok makanan dan air bersih di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk komitmen bahwa layanan kemanusiaan tidak berhenti hanya pada masa tanggap darurat. Bantuan disalurkan secara langsung kepada masyarakat di empat dusun terdampak, yaitu Dusun Subur, Dusun Damai, Dusun Makmur, dan Dusun Maju. Total sebanyak 261 Kartu Keluarga menerima paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok pangan dan air bersih siap konsumsi. Kehadiran tim di lokasi tidak hanya membawa logistik, tetapi juga membawa semangat dan harapan baru bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka. Sejumlah warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Opik, perwakilan tim BTB Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa fase pemulihan adalah masa yang tidak kalah penting dari masa darurat. “Bencana tidak hanya menghilangkan harta benda, tetapi sering kali juga meruntuhkan harapan dan semangat hidup. Karena itu, kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian. Amanah dari para muzaki kami jaga, kami antar, dan kami pastikan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak berhenti pada satu tahap penyaluran saja. Program penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam menjangkau wilayah terdampak bencana di berbagai daerah Sumatera dan wilayah lainnya. Hingga saat ini, penyaluran bantuan masih terus berjalan dan pintu donasi tetap dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Semoga setiap kontribusi, tenaga, doa, dan dukungan dari seluruh pihak menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT. Sebab pada akhirnya, jiwa kemanusiaan tidak pernah mengenal kata selesai.
BERITA09/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bareng Mahasiswa Dan Pemuda Aceh, Misi Kebaikan Berangkat dari Tangsel
Bareng Mahasiswa Dan Pemuda Aceh, Misi Kebaikan Berangkat dari Tangsel
Kolaborasi kebaikan terus diperkuat. Tidak hanya bergerak lintas lembaga dan instansi, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga aktif membangun sinergi bersama kelompok masyarakat. Salah satu langkah nyata terlihat dalam kolaborasi bersama Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aceh yang berada di wilayah Kota Tangerang Selatan. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa gerakan kemanusiaan tidak mengenal sekat ketika lembaga dan komunitas berjalan beriringan, jangkauan manfaat menjadi semakin luas dan terasa. Tim berangkat dari Kota Tangerang Selatan dengan membawa amanah logistik untuk para penyintas di wilayah Aceh terdampak bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak 1.800 kg, Indomie 100 kotak, air mineral 50 kotak, serta pakaian layak pakai sebanyak 300 pcs. Seluruh bantuan tersebut didistribusikan langsung ke berbagai wilayah terdampak, menjangkau desa-desa yang membutuhkan dengan akses dan kondisi yang beragam. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap, penuh kehati-hatian, dan mengutamakan pemerataan agar manfaatnya benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan. Distribusi bantuan menjangkau banyak titik di beberapa kabupaten, meliputi wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, hingga Bener Meriah. Setiap titik menjadi saksi hadirnya kepedulian dari paket pangan, air minum, hingga pakaian yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Kehadiran para mahasiswa dan pemuda Aceh dalam misi ini juga menjadi energi tersendiri: cepat bergerak, tanggap di lapangan, dan dekat dengan masyarakat setempat. Titik Distribusi Bantuan Aceh Utara: Desa Tanjung Dalam (Langkahan), Desa Geudumbak (Langkahan), Desa Riseh Tunong (Sawang), Desa Bungkah (Muara Batu) Aceh Timur: Desa Sarah Pineng (Perlak Timur), Gampong Aceh (Idi Rayeuk), Keude Blang (Idi Rayeuk), Desa Bunin (Serbajadi) Aceh Tamiang: Desa Air Tenang (Karang Baru), Desa Sulum (Rantau) Aceh Tengah: Desa Kalasegi – 5 dusun/rumah (Bintang), Desa Toweren Toa (Toweren), Kecamatan Kuta Lintang – 3 titik, SD Inpres Kala Bener Meriah: Desa Simpang Balek Alhamdulillah, amanah para donatur telah tersalurkan melalui berbagai tangan dan diterima oleh banyak tangan yang sangat membutuhkan. Setelah seluruh rangkaian distribusi selesai, tim mahasiswa dan pemuda Aceh kembali ke Kota Tangerang Selatan dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga setiap langkah, tenaga, dan niat baik yang terlibat menjadi catatan amal kebaikan, serta menjadi penguat bahwa gotong royong masih hidup dan terus bergerak.
BERITA06/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
CATAT BAIK-BAIK! INI BERSARAN ZAKAT FITRAH WILAYAH KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 1447 H/2026 M
CATAT BAIK-BAIK! INI BERSARAN ZAKAT FITRAH WILAYAH KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 1447 H/2026 M
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, BAZNAS Kota Tangerang Selatan resmi menetapkan nominal zakat fitrah melalui rapat penetapan yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026. Rapat berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan dihadiri lintas instansi strategis guna memastikan keputusan yang diambil selaras dengan syariat Islam, regulasi, serta kondisi ekonomi masyarakat terkini. Rapat tersebut turut mengundang Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan, Disperindag, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) serta Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, menegaskan bahwa penetapan zakat fitrah tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melalui proses yang matang dan bertanggung jawab. “Penetapan zakat fitrah harus benar-benar mengacu pada prinsip syariah Islam dan regulasi yang berlaku, sekaligus mempertimbangkan kondisi riil masyarakat. Karena zakat fitrah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen keadilan sosial,” ujarnya dalam rapat tersebut. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai instansi menjadi kunci utama dalam menentukan nominal zakat fitrah yang adil dan proporsional. Ia menjelaskan, Disperindag dan Kesra berperan menyampaikan data harga kebutuhan pokok di pasaran berdasarkan hasil penelitian dan pemantauan terkini, sementara Kementerian Agama dan MUI memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan syariat Islam. “Kami ingin penetapan ini tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Karena itu, prosesnya melibatkan banyak pihak agar keputusan yang diambil benar-benar komprehensif,” ujar Subhan. Berdasarkan hasil rapat tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menetapkan nominal zakat fitrah Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar 2,7 kg atau 3,5 liter beras atau dengan nominal Rp50.000 per jiwa. Penetapan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah, sekaligus memastikan nilai zakat yang terkumpul mampu memberikan manfaat maksimal bagi para mustahik. Dengan ditetapkannya nominal zakat fitrah ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah tepat waktu melalui lembaga resmi. Zakat yang terkumpul akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak di wilayah Kota Tangerang Selatan, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama.
BERITA05/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bukan Cuma Jago Racik Kuah PAPMISO Tangsel Juga Racik Kepedulian
Bukan Cuma Jago Racik Kuah PAPMISO Tangsel Juga Racik Kepedulian
Rabu, 4 Februari 2026 menjadi momen yang penuh kehangatan dan semangat kepedulian di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Di tengah aktivitas layanan yang berjalan, BAZNAS Kota Tangsel kedatangan tamu istimewa dari Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) Kota Tangerang Selatan. Kedatangan mereka bukan sekadar silaturahmi, tetapi membawa amanah besar berupa donasi kemanusiaan hasil pengumpulan kolektif dari para pedagang mie dan bakso yang tergabung dalam paguyuban tersebut. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, para anggota PAPMISO menyisihkan sebagian rezeki dari hasil usaha mereka. Dari proses pengumpulan yang dilakukan bersama, terkumpul donasi sebesar Rp10.000.000. Nilai tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu lahir dari kelimpahan, tetapi dari keikhlasan dan rasa empati terhadap sesama. Donasi kemudian diserahkan secara langsung kepada Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, dan didampingi oleh Kepala Bidang I, Supriadi, sebagai bentuk kepercayaan kepada BAZNAS dalam pengelolaan dan penyaluran bantuan. Ketua PAPMISO Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa paguyuban ini memiliki kurang lebih 50 anggota aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Para anggota tidak hanya terhubung dalam kegiatan usaha, tetapi juga dipersatukan oleh komitmen sosial. Setiap ada aksi kemanusiaan, bencana, maupun kondisi darurat yang membutuhkan dukungan bersama, PAPMISO hampir selalu bergerak cepat menggalang donasi internal. Dana yang terkumpul kemudian dititipkan melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah, tepat sasaran, dan memberi dampak yang nyata bagi para penerima manfaat. Menariknya, semangat berbagi ini tetap berjalan meskipun status kondisi bencana di wilayah Sumatera telah berubah dari masa tanggap darurat menjadi tahap pemulihan. Hal tersebut tidak menyurutkan niat para donatur dan komunitas untuk tetap berkontribusi. Justru pada fase pemulihan inilah dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar para penyintas dapat bangkit, membangun kembali kehidupan, dan memulihkan kondisi sosial serta ekonominya secara bertahap. BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif serta konsistensi PAPMISO dalam berbagai aksi kepedulian. Kolaborasi antara lembaga dan komunitas usaha seperti ini menjadi contoh nyata bahwa gerakan kebaikan dapat tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat dari kantor, komunitas, hingga para pelaku usaha kecil menengah. Semangat kolektif inilah yang memperkuat ekosistem kepedulian sosial. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat yang terus mempercayakan donasinya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Setiap amanah yang dititipkan akan dikelola dengan prinsip profesional, transparan, dan akuntabel, serta disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Harapannya, semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk ikut ambil bagian, karena sekecil apa pun kontribusi, jika dilakukan bersama, akan menjadi kekuatan besar bagi kemanusiaan.
BERITA04/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
TANPA SEPATU DAN SERAGAM, UPACARA SDN 02 RANTAU PAUH TETAP BERDIRI TEGAK
TANPA SEPATU DAN SERAGAM, UPACARA SDN 02 RANTAU PAUH TETAP BERDIRI TEGAK
Upacara pagi itu berjalan berbeda. Tanpa sepatu. Tanpa seragam sekolah. Namun penuh syukur, harapan, dan senyum yang perlahan kembali tumbuh. Di halaman SDN 02 Desa Rantau Pauh, Aceh Tamiang, deretan siswa berdiri rapi mengikuti upacara. Kaki-kaki kecil mereka menyentuh tanah yang masih menyisakan jejak banjir. Seragam sekolah yang biasa mereka kenakan telah hanyut, terseret arus banjir bersama buku, tas, dan perlengkapan belajar lainnya. Namun satu hal tidak ikut hanyut: semangat mereka untuk tetap bersekolah. Bagi mereka, kehilangan bukan alasan untuk berhenti belajar. “Kami tetap ingin sekolah,” begitu pesan yang seolah terpancar dari wajah-wajah polos yang berdiri tegak di pagi itu. BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama para relawan lintas lembaga hadir di sekolah tersebut setelah menyelesaikan proses pembersihan pascabanjir. Lumpur dibersihkan, ruang kelas dirapikan, bangku dan papan tulis kembali disiapkan agar proses belajar dapat berlangsung. Sedikit demi sedikit, sekolah yang sempat sunyi kembali hidup. Tak hanya membersihkan sekolah, BAZNAS bersama relawan juga menghadirkan gapura bertuliskan ‘Semangat Belajar’ sebagai simbol penyambutan hangat. Sebuah pesan sederhana namun bermakna, bahwa anak-anak ini tidak sendiri, dan bahwa harapan masih selalu punya jalan pulang. Kehadiran BAZNAS dan relawan lintas lembaga menjadi titik balik bagi sekolah tersebut. Kepala SDN 02 Rantau Pauh menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam. “Awalnya sekolah kami tidak tersentuh oleh relawan lain. Kami sempat merasa harapan itu pupus, tak tahu kapan bisa mengajar kembali,” ujarnya dengan suara bergetar. “Namun kehadiran BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para relawan menghidupkan kembali semangat kami. Hari ini anak-anak bisa kembali belajar.” Tak berhenti sampai di situ, para guru juga menerima alat penunjang pembelajaran, sementara para siswa mendapatkan perlengkapan sekolah agar dapat kembali fokus belajar. Di dalam kelas, canda dan tawa kembali terdengar. Anak-anak duduk dengan penuh perhatian, mata mereka kembali menatap papan tulis, seolah banjir hanyalah jeda, bukan akhir dari perjalanan pendidikan mereka. “Melihat mereka kembali tersenyum dan belajar dengan fokus adalah kebahagiaan yang tak tergantikan,” ungkap salah satu relawan. Bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan, kehadiran ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi ikhtiar untuk menghadirkan kembali harapan, martabat, dan masa depan anak-anak. Sedikit demi sedikit, melalui kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS hadir untuk menghadirkan kembali senyum di sekolah. Karena bagi mereka, pendidikan adalah cahaya yang tak boleh padam, bahkan di tengah bencana
BERITA04/02/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Sekolah Di Tamiang Masih Berlumpur, Alhamdulillah BAZNAS Tangsel Bantu Bersihkan Agar Belajar Lebih Nyaman
Sekolah Di Tamiang Masih Berlumpur, Alhamdulillah BAZNAS Tangsel Bantu Bersihkan Agar Belajar Lebih Nyaman
Walaupun lingkungan SDN 02 Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, masih dipenuhi lumpur sisa banjir, aktivitas belajar mengajar perlahan kembali berjalan. Ruang-ruang kelas kini sudah bersih dan dapat digunakan oleh para guru dan siswa, menjadi tanda awal kebangkitan sekolah di tengah masa pemulihan. Proses pembersihan sekolah berlangsung kurang lebih selama 10 hari. Upaya ini melibatkan kolaborasi luar biasa oleh para guru, warga sekitar, relawan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, relawan lintas lembaga, serta dukungan penuh dari TNI Batalyon Infanteri 117/KY dan 116/GS. Kolaborasi ini menunjukkan kuatnya kepedulian bersama demi memastikan anak-anak dapat kembali mengenyam pendidikan. Kini, anak-anak SDN 02 Desa Rantau Pauh sudah bisa kembali bersekolah. Meski belum seluruh fasilitas tersedia, semangat belajar tetap menyala. Untuk mengatasi keterbatasan bangku, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyiapkan karpet yang nyaman sebagai alas duduk sementara, serta meja-meja kecil agar anak-anak tetap bisa belajar dengan lebih baik. Perhatian terhadap keselamatan siswa juga menjadi prioritas. BAZNAS Kota Tangerang Selatan membagikan sepatu booth kepada anak-anak agar mereka dapat beraktivitas dengan aman, terlindungi dari benda tajam, serta tidak terpeleset di area yang masih licin dan berlumpur. Langkah sederhana ini menjadi penting agar proses belajar tetap berjalan tanpa risiko cedera. Selain sarana belajar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan perlengkapan sekolah berupa tas, tempat pensil, alat tulis, dan buku tulis. Bantuan ini diberikan karena banyak perlengkapan belajar milik siswa yang rusak bahkan hilang akibat banjir. Dengan perlengkapan baru, semangat belajar anak-anak kembali tumbuh dan rasa percaya diri mereka perlahan pulih. Tidak hanya pemulihan fisik, perhatian juga diberikan pada kondisi psikologis anak-anak. Kegiatan trauma healing dilakukan melalui permainan, canda, dan interaksi hangat bersama para relawan. Suasana ceria kembali tercipta, menghadirkan tawa dan keceriaan di lingkungan sekolah yang sebelumnya sempat diliputi kesedihan. Perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat di masa pemulihan. “Belajar di situasi pemulihan memang sangat sulit, namun kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar dengan perasaan aman dan bahagia. BAZNAS hadir untuk membuat proses belajar itu tetap menyenangkan,” ujarnya. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat serta sinergi yang baik antar lembaga dalam semangat tolong-menolong sesama manusia. Di tengah lumpur yang belum sepenuhnya hilang, SDN 02 Desa Rantau Pauh perlahan bangkit. Sekolah kembali hidup, tawa anak-anak kembali terdengar, dan harapan untuk masa depan terus tumbuh.
BERITA21/01/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
800 Galon Air Mineral Menjadi Nafas Baru bagi Warga yang Kesulitan Air Bersih
800 Galon Air Mineral Menjadi Nafas Baru bagi Warga yang Kesulitan Air Bersih
Krisis air bersih yang dirasakan warga di wilayah Nambo dan Curug, Kecamatan Serpong, serta sebagian wilayah Kecamatan Setu, mendapat perhatian serius dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana, bantuan air mineral disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, dengan total 800 galon air mineral yang disalurkan secara bertahap. Setiap keluarga menerima sebanyak 16 galon air mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan minum dan keperluan dasar lainnya di tengah keterbatasan akses air bersih yang masih dirasakan warga. Komandan Tim BAZNAS Tanggap Bencana, Ade Sumanta, didampingi oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, turun langsung mengunjungi warga dan memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran. Kehadiran tim di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus upaya memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi kondisi sulit ini. “Kami berharap bantuan air mineral ini dapat sedikit meringankan beban warga. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan melalui aksi nyata di lapangan.” Ahmad Rifai – Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Penyaluran bantuan juga dilakukan dengan koordinasi bersama berbagai pihak agar proses distribusi berjalan lancar. BAZNAS Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan PMI yang diwakili oleh Pak Selamet dan Pak Sutikno, serta didukung oleh KNPI Serpong melalui peran aktif Nunu. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau warga secara merata dan tertib. Warga menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Di tengah keterbatasan air bersih, bantuan air mineral ini menjadi kebutuhan mendesak yang sangat berarti bagi kehidupan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak dan lansia. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kondisi krisis. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membangun solidaritas dan harapan bahwa kebersamaan dan kepedulian mampu menjadi kekuatan untuk saling menguatkan.
BERITA14/01/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Santunan Guru Hingga Madrasah Kembali Bersih Langkah BAZNAS Kota Tangerang Selatan di Tamiang
Dari Santunan Guru Hingga Madrasah Kembali Bersih Langkah BAZNAS Kota Tangerang Selatan di Tamiang
BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana kembali melanjutkan aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Rantau Pauh, Kabupaten Tamiang, Aceh, pada Jumat, 9 Januari 2026, dengan fokus pada pemulihan sarana pendidikan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga. Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan dapur umum berupa kompor gas beserta regulator untuk mendukung aktivitas memasak dan distribusi makanan bagi warga terdampak banjir. Selain itu, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan santunan kepada 8 orang guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nurul Aidar sebagai bentuk kepedulian terhadap para pendidik yang tetap mendampingi anak-anak di tengah kondisi sulit. Bantuan alat salat turut diberikan guna mendukung aktivitas ibadah masyarakat setempat. Selain penyaluran bantuan, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan juga terlibat dalam aksi pembersihan SDN 02 Rantau Pauh yang sebelumnya dipenuhi lumpur sisa banjir. Kegiatan bersih-bersih sekolah ini dilakukan melalui gotong royong relawan BTB Kota Tangerang Selatan bersama warga, para guru, serta TNI dari Batalyon Infanteri 117/KY dan 116/GS. Berkat sinergi seluruh pihak, proses pembersihan sekolah dapat diselesaikan dengan baik sehingga SDN 02 Rantau Pauh kembali siap digunakan dan anak-anak dapat segera melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman dan nyaman. “Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang bantuan logistik, tetapi juga memastikan fasilitas pendidikan dapat kembali digunakan agar anak-anak tidak terlalu lama tertinggal dalam proses belajar,” Ofik, relawan BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kehadiran mereka dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat pemulihan pendidikan dan kehidupan sosial di Desa Rantau Pauh, dengan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki yang terus mengalir.
BERITA09/01/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dampak Sedekah Untuk Tamiang Dari Pembangunan MCK Hingga Bersih Bersih Sekolah
Dampak Sedekah Untuk Tamiang Dari Pembangunan MCK Hingga Bersih Bersih Sekolah
Sedekah dari para muzaki BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan harapan nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Pada Senin, 5 Januari 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, sebuah wilayah yang hingga kini masih berjuang dalam proses pemulihan pascabencana banjir. Banjir yang melanda Desa Rantau Pauh menyisakan dampak yang sangat berat. Hampir seluruh rumah warga, masjid, serta fasilitas pendidikan dipenuhi lumpur tebal yang terbawa bersamaan dengan air bah. Endapan lumpur yang tertinggal tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga membuat akses keluar masuk desa menjadi sulit dan membatasi aktivitas masyarakat sehari-hari. Salah satu permasalahan paling mendesak yang dihadapi warga adalah kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk menyalurkan sedekah dari para muzaki dalam bentuk pembangunan tiga unit sumur bor beserta fasilitas MCK, yang menjadi kebutuhan sangat urgent bagi masyarakat Desa Rantau Pauh. Perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan jangka menengah, agar warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih layak. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Melalui sedekah para muzaki, kami berupaya menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan warga, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Sambil menunggu proses pembangunan tiga sumur bor dan MCK, relawan BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama warga setempat, dengan dukungan TNI dari Batalyon Infanteri 117/KY dan 116/GS, melakukan kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan yang terdampak parah oleh lumpur banjir. Saat ini, fokus pembersihan dilakukan di SD Negeri 02 Rantau Pauh, yang memiliki 11 ruang kelas dan seluruhnya tertutup endapan lumpur setinggi kurang lebih 40 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan proses belajar mengajar tidak dapat dilaksanakan, karena seluruh fasilitas sekolah mengalami kerusakan dan tidak ada satu pun yang dapat digunakan. Kegiatan pembersihan ini menjadi langkah awal agar anak-anak Desa Rantau Pauh dapat kembali mengakses pendidikan dalam lingkungan yang aman dan layak. “Kami ingin sekolah ini kembali hidup. Anak-anak berhak kembali belajar, bermain, dan bercita-cita, meski mereka baru saja melewati masa sulit akibat bencana,” Ofik, relawan BAZNAS Kota Tangerang Selatan di lokasi kegiatan. Selain kegiatan bersih-bersih, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan sepatu boot karet kepada anak-anak. Bantuan ini diberikan agar mereka dapat beraktivitas di luar rumah dengan lebih aman, mengingat kondisi jalan dan lingkungan desa masih dipenuhi lumpur licin yang berisiko bagi keselamatan. Melalui rangkaian kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap upaya pembersihan, pembangunan sarana air bersih, serta dukungan perlengkapan dasar dapat menjadi awal kebangkitan Desa Rantau Pauh. “Kami berharap dari giat bersih-bersih ini, semangat gotong royong dan harapan warga kembali tumbuh. Sedikit demi sedikit, desa ini dapat pulih, anak-anak kembali bersekolah, dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat,” Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
BERITA05/01/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Menempuh Ratusan Kilometer  Amanah Dari Hati Warga Kota Tangerang Selatan untuk Aceh
Menempuh Ratusan Kilometer Amanah Dari Hati Warga Kota Tangerang Selatan untuk Aceh
BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan donasi kemanusiaan dari para muzaki dan masyarakat Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Lhokseumawe, Aceh. Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp350.000.000,-, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian lintas daerah terhadap warga yang terdampak musibah longsor. Penyerahan donasi dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, dan diterima secara langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar. Donasi tersebut diantarkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, didampingi Staf Bidang Pengumpulan, Nabilah. Kegiatan penyerahan ini turut disaksikan oleh Ketua, para Komisioner, serta Kepala Kesekretariatan Baitul Mal Lhokseumawe. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah yang dipercayakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan. “Dana ini adalah titipan dari para muzaki dan masyarakat Kota Tangerang Selatan yang kami salurkan untuk membantu masyarakat Lhokseumawe yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujar Tarjuni. Pada hari yang sama, dilakukan simbolisasi penyaluran bantuan di dua lokasi terdampak, yaitu Gampong Blang Neleung Mameh dan Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu. Di Gampong Blang Neleung Mameh, longsor yang terjadi mengakibatkan aliran sungai melebar secara signifikan hingga menggerus rumah serta lahan milik warga. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga untuk mengungsi dan tinggal di tenda-tenda darurat yang disediakan oleh pemerintah setempat. Sementara itu, di Gampong Ujong Pacu, proses pemulihan masih terus berlangsung. Letak wilayah yang berada di dataran tinggi dan kawasan pelosok menjadi tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan logistik, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan. Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan beserta seluruh masyarakat dan muzaki yang telah menunjukkan solidaritasnya. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi masa pemulihan akibat bencana,” ungkapnya. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi logistik kebutuhan dasar, perlengkapan tidur, pakaian layak pakai, pembalut dan popok bayi, serta berbagai kebutuhan penunjang lainnya untuk mendukung kehidupan warga terdampak. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap sinergi antar lembaga dan kepedulian masyarakat dapat terus terjaga, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat Lhokseumawe bangkit dan pulih secara berkelanjutan.
BERITA05/01/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat