WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bantul Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Pelajari Strategi Penghimpunan ZIS yang Berhasil Lampaui Target

Kota Tangerang Selatan – BAZNAS Kabupaten Bantul melaksanakan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Senin, 3 Agustus 2026, dalam rangka studi tiru dan penguatan strategi optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan beserta amil BAZNAS Kabupaten Bantul, dan disambut langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tata kelola penghimpunan dan penyaluran ZIS yang telah dijalankan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Bantul mempelajari berbagai strategi yang diterapkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, perusahaan, lembaga, serta masyarakat. Sinergi yang terjalin secara berkelanjutan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat penghimpunan dana zakat.

Sepanjang pelaksanaannya, BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak hanya berfokus pada peningkatan penghimpunan, tetapi juga memastikan penyaluran zakat hadir secara aktif melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Komitmen tersebut berhasil mengantarkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan melampaui target penghimpunan tahun 2025 sekaligus meraih tiga penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi dalam pengelolaan zakat.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS di Indonesia.

"Kami meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak dibangun oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah, perusahaan, lembaga, dan masyarakat. Apa yang telah dicapai BAZNAS Kota Tangerang Selatan merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara nyata. Semoga melalui kunjungan ini kita dapat saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia," ujar Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antar-BAZNAS daerah serta lahir berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Semangat berbagi praktik baik ini diharapkan mampu memperkuat penghimpunan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

03-08-2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Strategic Development 2026 Pimpinan BAZNAS Se-Banten Perkuat Kepemimpinan dan Strategi Pengelolaan Zakat

Kota Tangerang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026 di Grand El Hajj, Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kompetensi amil, serta menyamakan arah kebijakan pengelolaan zakat di seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Sebanyak 35 pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, BSD 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antar pimpinan untuk memperkuat sinergi, bertukar pengalaman, serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Gubernur Banten, serta para narasumber yang berasal dari berbagai bidang keahlian. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan beragam materi yang relevan dengan tantangan pengelolaan zakat saat ini. Materi yang disampaikan meliputi Profil Amil Zakat, BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural (LPNS) yang kolektif, kolegial, dan berkorporasi, Tugas dan Wewenang Pimpinan BAZNAS Daerah, Strategi Membangun Kepercayaan Publik melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat, Strategi Mengelola Reputasi Lembaga, Optimalisasi Fundraising, Manajemen Konflik dan Problem Solving, hingga Integrasi Kepemimpinan dan Penyusunan Action Plan.

Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kompetensi para pimpinan BAZNAS agar mampu menghadirkan tata kelola lembaga yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga amanah serta meningkatkan dampak program yang dirasakan oleh para mustahik.

Wawan Wahyuddin (Ketua BAZNAS provinsi banten) menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya penghimpunan dana, tetapi juga dari kemampuan lembaga dalam membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang baik.

"Kepercayaan adalah modal utama dalam pengelolaan zakat. Ketika lembaga mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas, maka kepercayaan masyarakat akan terus tumbuh. Dari kepercayaan itulah penghimpunan zakat dapat meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya.

Selain memperkuat aspek kelembagaan, BSD 2026 juga mendorong lahirnya kolaborasi antar BAZNAS di Provinsi Banten. Melalui forum diskusi dan sesi berbagi pengalaman, para pimpinan saling bertukar praktik baik dalam penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga strategi komunikasi publik yang telah diterapkan di daerah masing-masing.

Momentum ini diharapkan menjadi bekal bagi seluruh pimpinan BAZNAS untuk menghadirkan inovasi, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta menjawab berbagai tantangan pengelolaan zakat di masa depan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan sinergi yang terus terbangun, BAZNAS optimistis dapat meningkatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.

Melalui BAZNAS Strategic Development 2026, BAZNAS se-Provinsi Banten kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun lembaga yang modern, terpercaya, dan berdampak. Semangat kolaborasi yang terjalin selama kegiatan diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin profesional serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

29-07-2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Gelar Rapat dengan AMTC Optimalisasi Edukasi Praktik Berderma pada Anak-anak Peduli Lindungi Guru

Tangerang Selatan, 10 Februari 2025— BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengadakan rapat koordinasi dengan Al Mahmudah Manasik Training Center (AMTC) guna memaksimalkan pengumpulan konter donasi di AMTC. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (10/2) dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tangsel Mohamad Subhan, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel Dadang Raharja, Wakil Ketua II Ahmad Rifai, serta Kabid Pengumpulan Supriadi. Pihak AMTC menyambut langsung pertemuan ini bersama jajaran pimpinannya.

Program AMTC ini berfokus pada lindungi guru. Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan serta peningkatan jumlah donasi yang dapat dihimpun melalui konter di AMTC.

Ketua BAZNAS Tangsel, Mohamad Subhan, menyampaikan harapannya agar AMTC dapat menjadi salah satu wadah optimalisasi edukasi dan implementasi praktik berderma bagi anak-anak yang melakukan manasik di AMTC. “Kami berharap melalui program ini, anak-anak yang mengikuti manasik tidak hanya mendapatkan pemahaman spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran sosial untuk berbagi dengan sesama,” ujar Mohamad Subhan.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memperluas jangkauan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah dengan menggandeng berbagai lembaga dan komunitas. Kolaborasi dengan AMTC ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepedulian sosial di kalangan masyarakat sejak usia dini.

10-02-2025 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Audiensi Guru PAI Bahas Optimalisasi Zakat Fitrah 2025

Tangerang Selatan, 10 Februari 2025— Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan menerima audiensi dari para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Tangerang Selatan pada Senin (10/2) di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pertemuan ini diterima secara langsung oleh Wakil Ketua II, dr. Ahmad Rifai, serta Wakil Ketua III, Tarjuni.

Audiensi ini membahas optimalisasi zakat fitrah tahun 2025 dengan fokus pada upaya memaksimalkan potensi penghimpunan zakat melalui sekolah dan madrasah. Para guru PAI yang hadir menyampaikan aspirasi serta berbagai gagasan dalam meningkatkan keterlibatan lembaga pendidikan dalam pengumpulan zakat fitrah agar lebih terstruktur dan optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, dr. Ahmad Rifai, menyampaikan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan para pendidik dalam mengedukasi siswa serta masyarakat tentang kewajiban zakat fitrah. "Sekolah dan madrasah memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman dini tentang zakat fitrah serta menjadi salah satu kanal utama dalam penghimpunan zakat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III, Tarjuni, menekankan pentingnya penyusunan mekanisme penghimpunan yang lebih efektif serta transparansi dalam pendistribusian zakat fitrah. "Kami berharap kerja sama antara BAZNAS dan guru PAI dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan umat dalam menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan syariat," katanya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan dunia pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang lebih optimal.

10-02-2025 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Launching Pembinaan Mualaf Suku Baduy Desa Leuwidamar

Lebak, 30 Desember 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menghadiri acara Launching Pembinaan Muallaf yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten pada Senin, 31 Maret 2024. Acara ini bertempat di Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, dengan dihadiri oleh 120 muallaf yang merupakan eks anggota suku Baduy.

Para mualaf ini berasal dari wilayah pedalaman Desa Kenekes, tempat komunitas suku Baduy bermukim. Setelah memeluk agama Islam, mereka memilih untuk meninggalkan wilayah asal dan kini tinggal di sekitar Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar. Secara turun-temurun, mereka telah berbaur dengan masyarakat setempat.

Program pembinaan muallaf ini dirancang untuk berlangsung selama empat bulan. Dalam pelaksanaannya, para muallaf akan mendapatkan bimbingan intensif dari empat orang pembina yang telah ditunjuk. Pembinaan mencakup aspek spiritual, sosial, dan keterampilan hidup, guna mendukung proses adaptasi mereka dalam menjalani kehidupan sebagai umat Muslim.

Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS Pusat dan BAZNAS Provinsi Banten. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas kehidupan para muallaf, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga-lembaga pengelola zakat dalam melayani masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan pentingnya peran pembinaan mualaf dalam membangun keimanan yang kokoh serta memberikan dukungan yang berkelanjutan. "Kami berkomitmen untuk terus mendampingi saudara-saudara muallaf agar dapat hidup mandiri dan menjadi bagian yang harmonis dari masyarakat," ujarnya.

Hadirnya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi antar lembaga zakat di wilayah Banten untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan umat. Kehadiran ini juga menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan program-program keberlanjutan yang berlandaskan pada nilai-nilai zakat.

Dengan adanya program pembinaan ini, diharapkan para mualaf dapat menjalani kehidupan baru mereka dengan penuh semangat dan keyakinan, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

30-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Peluncuran Depok UMKM Center

Depok, 24 Desember 2024 — Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan turut menghadiri peluncuran Depok UMKM Center yang digagas oleh BAZNAS Kota Depok pada Selasa (24/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendayagunaan zakat di bidang ekonomi untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Depok UMKM Center hadir sebagai ruang kolaborasi yang mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Depok, dilengkapi dengan digitalisasi aplikasi yang memudahkan para pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan dan peluang usaha. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan ekonomi lokal.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Menurutnya, peluncuran Depok UMKM Center menjadi pembelajaran sekaligus inspirasi bagi BAZNAS Tangerang Selatan untuk terus berinovasi dalam mendukung pengembangan UMKM.

“Program seperti ini sangat relevan dengan manifestasi dari pendayagunaan zakat, yaitu menjadikan mustahik yang berdaya sehingga ke depannya mereka dapat berkembang menjadi munfik atau bahkan muzakki,” ujar Ahmad Rifai.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat mengadopsi inovasi serupa untuk membantu para pelaku UMKM di wilayahnya. Dengan kolaborasi dan pembelajaran antar-BAZNAS daerah, upaya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dapat semakin optimal.

Peluncuran ini juga menjadi momen strategis untuk mempererat sinergi antar lembaga dalam mendukung agenda pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

24-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan PT Takaful Tandatangani MoU Penggalangan Dana di Al Mahmudah Manasik Training Center Untuk Kemaslahatan Bakti Guru

Tangerang Selatan, 17 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan mengukuhkan kerja sama dengan PT Takaful melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)yang berlangsung pada Selasa (17/12).

Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait penggalangan dana untuk program infak terikat Bakti Guru. Dana yang terkumpul akan difokuskan pada kegiatan di Al Mahmudah Manasik Training Center, yang menjadi pusat pelatihan manasik haji dan umrah di Kota Tangerang Selatan.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan para guru melalui program Bakti Guru. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk memberdayakan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

“Program Bakti Guru menjadi salah satu prioritas kami untuk memberikan apresiasi dan dukungan kepada para tenaga pendidik. Dengan menggandeng PT Takaful, kami berharap dapat memaksimalkan manfaat dari penggalangan dana ini,” ujar Ketua BAZNAS.

Sementara itu, perwakilan PT Takaful menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami percaya, melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, program ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan guru di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Dengan adanya kerja sama ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan, PT Takaful dan pengurus Al Mahmudah Manasik Training Center berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengelola program penggalangan dana yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

17-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Gelar Audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bahas Optimalisasi Zakat Guru

Tangerang Selatan, 17 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan mengadakan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan pada Selasa (17/12). Pertemuan ini berlangsung dengan tujuan meningkatkan sinergi dalam pengelolaan zakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Hadir dalam audiensi tersebut Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel, Taufik Setyaudin, Wakil Ketua III BAZNAS Tangsel, Tarjuni, Kabid Pengumpulan Supriadi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni beserta jajarannya.

Audiensi ini membahas antara lain upaya optimalisasi pengumpulan zakat dari para guru di lingkungan Dindikbud. Zakat yang dihimpun nantinya akan disalurkan kembali ke sekolah-sekolah dalam bentuk program-program yang bermanfaat, seperti peningkatan fasilitas pendidikan dan pemberian bantuan kepada siswa kurang mampu.

Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana peningkatan literasi zakat di sekolah-sekolah. Program literasi ini bertujuan untuk memperluas pemahaman para guru dan siswa mengenai pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan kemaslahatan masyarakat Tangerang Selatan dapat terus meningkat melalui kolaborasi antara BAZNAS dan Dindikbud.

Deden, selaku Kepala Dindikbud, menyambut baik inisiatif ini dan berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Tangerang Selatan.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel, Taufik Setyaudin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada komitmen bersama. “Kami optimis bahwa melalui kerja sama ini, pengelolaan zakat di Tangerang Selatan dapat semakin efektif, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di sektor pendidikan,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara BAZNAS dan Dindikbud dalam mewujudkan kebermanfaatan zakat yang lebih luas bagi masyarakat Tangerang Selatan.

17-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ikuti Musyawarah Wilayah Forum Zakat Provinsi Banten

Tangerang Selatan, 04 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 Forum Zakat (FOZ) Provinsi Banten yang digelar pada Rabu, 4 Desember 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Kreatif MRBJ, Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan BAZNAS dari seluruh wilayah Banten.

Hadir dalam Muswil tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, dan Wakil Ketua III, Tarjuni. Sementara itu, dari BAZNAS Provinsi Banten turut hadir Wakil Ketua IV, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Muswil FOZ Banten kali ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah strategis gerakan zakat di wilayah Banten.

Salah satu agenda utama dalam Muswil ini adalah pemilihan pengurus inti Forum Zakat Banten untuk masa bakti 2024-2027. Pemilihan ini diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang solid dan efektif dalam memajukan peran zakat di masyarakat. “Kami optimis kepengurusan baru FOZ Banten akan mampu memperkuat sinergi antar lembaga zakat di wilayah ini, sehingga potensi zakat dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan umat,” ujar Taufik Setyaudin.

Muswil juga menjadi momen penting untuk membahas tantangan-tantangan yang dihadapi oleh gerakan zakat di Indonesia. Salah satu poin yang ditekankan adalah perlunya meningkatkan kompetensi amil zakat agar dapat menghadapi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat untuk memperluas jangkauan layanan kepada mustahik turut menjadi sorotan utama.

Dengan terselenggaranya Muswil ke-3 ini, FOZ Banten diharapkan dapat semakin maju dan terorganisir dalam menjalankan perannya. Hal ini sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana zakat diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai salah satu jaringan zakat terbesar di wilayah Banten, FOZ memiliki peran strategis untuk terus mendorong pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan mendukung penuh langkah-langkah yang dihasilkan dalam Muswil ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memperkuat gerakan zakat di Provinsi Banten. “Kami berharap hasil Muswil ini dapat menjadi acuan bagi kemajuan gerakan zakat di Banten, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antar lembaga zakat,” tutup Tarjuni.

04-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Audiensi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan Kemenag Tangsel untuk Optimalisasi Zakat Pegawai

Tangerang Selatan, 11 Desember 2024 – BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengadakan audiensi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangerang Selatan dalam rangka optimalisasi zakat pegawai Kemenag Tangsel. Pertemuan ini berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi di kantor Kemenag Tangsel dan dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga.

Hadir dalam audiensi tersebut, Ketua Kemenag Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, beserta Kasi Bimas Islam, Dr. H. Edi Suharsongko. Sementara itu, dari pihak BAZNAS Kota Tangerang Selatan, audiensi diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja; Wakil Ketua II, Ahmad Rifai; Wakil Ketua III, Tarjuni; serta Kabid Pengumpulan, Supriadi.

Dalam kesempatan ini, H. Ahmad Rifaudin menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat pegawai Kemenag secara terstruktur dan profesional. “Kami berharap audiensi ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara Kemenag Tangsel dan BAZNAS dalam memaksimalkan potensi zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja, menyambut baik inisiatif Kemenag Tangsel dalam mendorong kolaborasi zakat pegawai. “BAZNAS siap mendukung penuh program zakat pegawai Kemenag Tangsel dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Kami yakin sinergi ini dapat memberikan dampak signifikan bagi kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel, Ahmad Rifai, menambahkan bahwa optimalisasi zakat pegawai merupakan langkah strategis dalam meningkatkan penghimpunan zakat di tingkat instansi. “Dengan dukungan dari Kemenag Tangsel, kami optimis target penghimpunan zakat akan tercapai dan disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan secara tepat sasaran,” katanya.

Audiensi ini juga membahas rencana kerja sama yang lebih erat antara BAZNAS dan Kemenag Tangsel, termasuk pelaksanaan sosialisasi zakat di kalangan pegawai Kemenag. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan sinergitas demi mendukung pemberdayaan umat dan kesejahteraan masyarakat melalui zakat.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan Kemenag Tangsel dapat terus terjalin kuat, sehingga optimalisasi zakat pegawai dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat luas.

11-12-2024 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kabupaten Bantul Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Pelajari Strategi Penghimpunan ZIS yang Berhasil Lampaui Target
BAZNAS Kabupaten Bantul Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Pelajari Strategi Penghimpunan ZIS yang Berhasil Lampaui Target
Kota Tangerang Selatan – BAZNAS Kabupaten Bantul melaksanakan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Senin, 3 Agustus 2026, dalam rangka studi tiru dan penguatan strategi optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan beserta amil BAZNAS Kabupaten Bantul, dan disambut langsung oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tata kelola penghimpunan dan penyaluran ZIS yang telah dijalankan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam sesi diskusi, BAZNAS Kabupaten Bantul mempelajari berbagai strategi yang diterapkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, perusahaan, lembaga, serta masyarakat. Sinergi yang terjalin secara berkelanjutan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat penghimpunan dana zakat. Sepanjang pelaksanaannya, BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak hanya berfokus pada peningkatan penghimpunan, tetapi juga memastikan penyaluran zakat hadir secara aktif melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Komitmen tersebut berhasil mengantarkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan melampaui target penghimpunan tahun 2025 sekaligus meraih tiga penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi dalam pengelolaan zakat. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS di Indonesia. "Kami meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak dibangun oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah, perusahaan, lembaga, dan masyarakat. Apa yang telah dicapai BAZNAS Kota Tangerang Selatan merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara nyata. Semoga melalui kunjungan ini kita dapat saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia," ujar Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antar-BAZNAS daerah serta lahir berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Semangat berbagi praktik baik ini diharapkan mampu memperkuat penghimpunan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas manfaat zakat bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

03-08-2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Strategic Development 2026 Pimpinan BAZNAS Se-Banten Perkuat Kepemimpinan dan Strategi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Strategic Development 2026 Pimpinan BAZNAS Se-Banten Perkuat Kepemimpinan dan Strategi Pengelolaan Zakat
Kota Tangerang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten menggelar kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026 di Grand El Hajj, Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kompetensi amil, serta menyamakan arah kebijakan pengelolaan zakat di seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Sebanyak 35 pimpinan BAZNAS se-Provinsi Banten mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, BSD 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antar pimpinan untuk memperkuat sinergi, bertukar pengalaman, serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Gubernur Banten, serta para narasumber yang berasal dari berbagai bidang keahlian. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan beragam materi yang relevan dengan tantangan pengelolaan zakat saat ini. Materi yang disampaikan meliputi Profil Amil Zakat, BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Nonstruktural (LPNS) yang kolektif, kolegial, dan berkorporasi, Tugas dan Wewenang Pimpinan BAZNAS Daerah, Strategi Membangun Kepercayaan Publik melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat, Strategi Mengelola Reputasi Lembaga, Optimalisasi Fundraising, Manajemen Konflik dan Problem Solving, hingga Integrasi Kepemimpinan dan Penyusunan Action Plan. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kompetensi para pimpinan BAZNAS agar mampu menghadirkan tata kelola lembaga yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga amanah serta meningkatkan dampak program yang dirasakan oleh para mustahik. Wawan Wahyuddin (Ketua BAZNAS provinsi banten) menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya penghimpunan dana, tetapi juga dari kemampuan lembaga dalam membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang baik. "Kepercayaan adalah modal utama dalam pengelolaan zakat. Ketika lembaga mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas, maka kepercayaan masyarakat akan terus tumbuh. Dari kepercayaan itulah penghimpunan zakat dapat meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya. Selain memperkuat aspek kelembagaan, BSD 2026 juga mendorong lahirnya kolaborasi antar BAZNAS di Provinsi Banten. Melalui forum diskusi dan sesi berbagi pengalaman, para pimpinan saling bertukar praktik baik dalam penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga strategi komunikasi publik yang telah diterapkan di daerah masing-masing. Momentum ini diharapkan menjadi bekal bagi seluruh pimpinan BAZNAS untuk menghadirkan inovasi, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta menjawab berbagai tantangan pengelolaan zakat di masa depan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan sinergi yang terus terbangun, BAZNAS optimistis dapat meningkatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan. Melalui BAZNAS Strategic Development 2026, BAZNAS se-Provinsi Banten kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun lembaga yang modern, terpercaya, dan berdampak. Semangat kolaborasi yang terjalin selama kegiatan diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin profesional serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

29-07-2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Gelar Rapat dengan AMTC Optimalisasi Edukasi Praktik Berderma pada Anak-anak Peduli Lindungi Guru
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Gelar Rapat dengan AMTC Optimalisasi Edukasi Praktik Berderma pada Anak-anak Peduli Lindungi Guru
Tangerang Selatan, 10 Februari 2025— BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengadakan rapat koordinasi dengan Al Mahmudah Manasik Training Center (AMTC) guna memaksimalkan pengumpulan konter donasi di AMTC. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (10/2) dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tangsel Mohamad Subhan, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel Dadang Raharja, Wakil Ketua II Ahmad Rifai, serta Kabid Pengumpulan Supriadi. Pihak AMTC menyambut langsung pertemuan ini bersama jajaran pimpinannya. Program AMTC ini berfokus pada lindungi guru. Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan serta peningkatan jumlah donasi yang dapat dihimpun melalui konter di AMTC. Ketua BAZNAS Tangsel, Mohamad Subhan, menyampaikan harapannya agar AMTC dapat menjadi salah satu wadah optimalisasi edukasi dan implementasi praktik berderma bagi anak-anak yang melakukan manasik di AMTC. “Kami berharap melalui program ini, anak-anak yang mengikuti manasik tidak hanya mendapatkan pemahaman spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran sosial untuk berbagi dengan sesama,” ujar Mohamad Subhan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memperluas jangkauan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah dengan menggandeng berbagai lembaga dan komunitas. Kolaborasi dengan AMTC ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepedulian sosial di kalangan masyarakat sejak usia dini.

10-02-2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Audiensi Guru PAI Bahas Optimalisasi Zakat Fitrah 2025
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Audiensi Guru PAI Bahas Optimalisasi Zakat Fitrah 2025
Tangerang Selatan, 10 Februari 2025— Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan menerima audiensi dari para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Tangerang Selatan pada Senin (10/2) di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pertemuan ini diterima secara langsung oleh Wakil Ketua II, dr. Ahmad Rifai, serta Wakil Ketua III, Tarjuni. Audiensi ini membahas optimalisasi zakat fitrah tahun 2025 dengan fokus pada upaya memaksimalkan potensi penghimpunan zakat melalui sekolah dan madrasah. Para guru PAI yang hadir menyampaikan aspirasi serta berbagai gagasan dalam meningkatkan keterlibatan lembaga pendidikan dalam pengumpulan zakat fitrah agar lebih terstruktur dan optimal. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, dr. Ahmad Rifai, menyampaikan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan para pendidik dalam mengedukasi siswa serta masyarakat tentang kewajiban zakat fitrah. "Sekolah dan madrasah memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman dini tentang zakat fitrah serta menjadi salah satu kanal utama dalam penghimpunan zakat," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua III, Tarjuni, menekankan pentingnya penyusunan mekanisme penghimpunan yang lebih efektif serta transparansi dalam pendistribusian zakat fitrah. "Kami berharap kerja sama antara BAZNAS dan guru PAI dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan umat dalam menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan syariat," katanya. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan dunia pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang lebih optimal.

10-02-2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Launching Pembinaan Mualaf Suku Baduy Desa Leuwidamar
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Launching Pembinaan Mualaf Suku Baduy Desa Leuwidamar
Lebak, 30 Desember 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menghadiri acara Launching Pembinaan Muallaf yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten pada Senin, 31 Maret 2024. Acara ini bertempat di Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, dengan dihadiri oleh 120 muallaf yang merupakan eks anggota suku Baduy. Para mualaf ini berasal dari wilayah pedalaman Desa Kenekes, tempat komunitas suku Baduy bermukim. Setelah memeluk agama Islam, mereka memilih untuk meninggalkan wilayah asal dan kini tinggal di sekitar Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar. Secara turun-temurun, mereka telah berbaur dengan masyarakat setempat. Program pembinaan muallaf ini dirancang untuk berlangsung selama empat bulan. Dalam pelaksanaannya, para muallaf akan mendapatkan bimbingan intensif dari empat orang pembina yang telah ditunjuk. Pembinaan mencakup aspek spiritual, sosial, dan keterampilan hidup, guna mendukung proses adaptasi mereka dalam menjalani kehidupan sebagai umat Muslim. Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS Pusat dan BAZNAS Provinsi Banten. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas kehidupan para muallaf, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga-lembaga pengelola zakat dalam melayani masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten menyampaikan pentingnya peran pembinaan mualaf dalam membangun keimanan yang kokoh serta memberikan dukungan yang berkelanjutan. "Kami berkomitmen untuk terus mendampingi saudara-saudara muallaf agar dapat hidup mandiri dan menjadi bagian yang harmonis dari masyarakat," ujarnya. Hadirnya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi antar lembaga zakat di wilayah Banten untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan umat. Kehadiran ini juga menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan program-program keberlanjutan yang berlandaskan pada nilai-nilai zakat. Dengan adanya program pembinaan ini, diharapkan para mualaf dapat menjalani kehidupan baru mereka dengan penuh semangat dan keyakinan, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

30-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Peluncuran Depok UMKM Center
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Peluncuran Depok UMKM Center
Depok, 24 Desember 2024 — Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan turut menghadiri peluncuran Depok UMKM Center yang digagas oleh BAZNAS Kota Depok pada Selasa (24/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendayagunaan zakat di bidang ekonomi untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Depok UMKM Center hadir sebagai ruang kolaborasi yang mendukung pertumbuhan UMKM di Kota Depok, dilengkapi dengan digitalisasi aplikasi yang memudahkan para pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan dan peluang usaha. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan ekonomi lokal. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Menurutnya, peluncuran Depok UMKM Center menjadi pembelajaran sekaligus inspirasi bagi BAZNAS Tangerang Selatan untuk terus berinovasi dalam mendukung pengembangan UMKM. “Program seperti ini sangat relevan dengan manifestasi dari pendayagunaan zakat, yaitu menjadikan mustahik yang berdaya sehingga ke depannya mereka dapat berkembang menjadi munfik atau bahkan muzakki,” ujar Ahmad Rifai. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat mengadopsi inovasi serupa untuk membantu para pelaku UMKM di wilayahnya. Dengan kolaborasi dan pembelajaran antar-BAZNAS daerah, upaya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dapat semakin optimal. Peluncuran ini juga menjadi momen strategis untuk mempererat sinergi antar lembaga dalam mendukung agenda pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

24-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan PT Takaful Tandatangani MoU Penggalangan Dana di Al Mahmudah Manasik Training Center Untuk Kemaslahatan Bakti Guru
BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan PT Takaful Tandatangani MoU Penggalangan Dana di Al Mahmudah Manasik Training Center Untuk Kemaslahatan Bakti Guru
Tangerang Selatan, 17 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan mengukuhkan kerja sama dengan PT Takaful melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)yang berlangsung pada Selasa (17/12). Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait penggalangan dana untuk program infak terikat Bakti Guru. Dana yang terkumpul akan difokuskan pada kegiatan di Al Mahmudah Manasik Training Center, yang menjadi pusat pelatihan manasik haji dan umrah di Kota Tangerang Selatan. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan para guru melalui program Bakti Guru. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk memberdayakan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Program Bakti Guru menjadi salah satu prioritas kami untuk memberikan apresiasi dan dukungan kepada para tenaga pendidik. Dengan menggandeng PT Takaful, kami berharap dapat memaksimalkan manfaat dari penggalangan dana ini,” ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, perwakilan PT Takaful menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung inisiatif sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami percaya, melalui sinergi dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, program ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan guru di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya. Dengan adanya kerja sama ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan, PT Takaful dan pengurus Al Mahmudah Manasik Training Center berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengelola program penggalangan dana yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

17-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Tangsel Gelar Audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bahas Optimalisasi Zakat Guru
BAZNAS Tangsel Gelar Audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bahas Optimalisasi Zakat Guru
Tangerang Selatan, 17 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan mengadakan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan pada Selasa (17/12). Pertemuan ini berlangsung dengan tujuan meningkatkan sinergi dalam pengelolaan zakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Hadir dalam audiensi tersebut Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel, Taufik Setyaudin, Wakil Ketua III BAZNAS Tangsel, Tarjuni, Kabid Pengumpulan Supriadi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni beserta jajarannya. Audiensi ini membahas antara lain upaya optimalisasi pengumpulan zakat dari para guru di lingkungan Dindikbud. Zakat yang dihimpun nantinya akan disalurkan kembali ke sekolah-sekolah dalam bentuk program-program yang bermanfaat, seperti peningkatan fasilitas pendidikan dan pemberian bantuan kepada siswa kurang mampu. Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana peningkatan literasi zakat di sekolah-sekolah. Program literasi ini bertujuan untuk memperluas pemahaman para guru dan siswa mengenai pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan kemaslahatan masyarakat Tangerang Selatan dapat terus meningkat melalui kolaborasi antara BAZNAS dan Dindikbud. Deden, selaku Kepala Dindikbud, menyambut baik inisiatif ini dan berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Tangerang Selatan. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel, Taufik Setyaudin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada komitmen bersama. “Kami optimis bahwa melalui kerja sama ini, pengelolaan zakat di Tangerang Selatan dapat semakin efektif, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di sektor pendidikan,” ujarnya. Audiensi ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara BAZNAS dan Dindikbud dalam mewujudkan kebermanfaatan zakat yang lebih luas bagi masyarakat Tangerang Selatan.

17-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ikuti Musyawarah Wilayah Forum Zakat Provinsi Banten
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ikuti Musyawarah Wilayah Forum Zakat Provinsi Banten
Tangerang Selatan, 04 Desember 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 Forum Zakat (FOZ) Provinsi Banten yang digelar pada Rabu, 4 Desember 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Kreatif MRBJ, Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan BAZNAS dari seluruh wilayah Banten. Hadir dalam Muswil tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, dan Wakil Ketua III, Tarjuni. Sementara itu, dari BAZNAS Provinsi Banten turut hadir Wakil Ketua IV, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Muswil FOZ Banten kali ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah strategis gerakan zakat di wilayah Banten. Salah satu agenda utama dalam Muswil ini adalah pemilihan pengurus inti Forum Zakat Banten untuk masa bakti 2024-2027. Pemilihan ini diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang solid dan efektif dalam memajukan peran zakat di masyarakat. “Kami optimis kepengurusan baru FOZ Banten akan mampu memperkuat sinergi antar lembaga zakat di wilayah ini, sehingga potensi zakat dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan umat,” ujar Taufik Setyaudin. Muswil juga menjadi momen penting untuk membahas tantangan-tantangan yang dihadapi oleh gerakan zakat di Indonesia. Salah satu poin yang ditekankan adalah perlunya meningkatkan kompetensi amil zakat agar dapat menghadapi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat untuk memperluas jangkauan layanan kepada mustahik turut menjadi sorotan utama. Dengan terselenggaranya Muswil ke-3 ini, FOZ Banten diharapkan dapat semakin maju dan terorganisir dalam menjalankan perannya. Hal ini sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana zakat diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai salah satu jaringan zakat terbesar di wilayah Banten, FOZ memiliki peran strategis untuk terus mendorong pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan mendukung penuh langkah-langkah yang dihasilkan dalam Muswil ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memperkuat gerakan zakat di Provinsi Banten. “Kami berharap hasil Muswil ini dapat menjadi acuan bagi kemajuan gerakan zakat di Banten, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antar lembaga zakat,” tutup Tarjuni.

04-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Audiensi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan Kemenag Tangsel untuk Optimalisasi Zakat Pegawai
Audiensi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan Kemenag Tangsel untuk Optimalisasi Zakat Pegawai
Tangerang Selatan, 11 Desember 2024 – BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengadakan audiensi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangerang Selatan dalam rangka optimalisasi zakat pegawai Kemenag Tangsel. Pertemuan ini berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi di kantor Kemenag Tangsel dan dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga. Hadir dalam audiensi tersebut, Ketua Kemenag Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, beserta Kasi Bimas Islam, Dr. H. Edi Suharsongko. Sementara itu, dari pihak BAZNAS Kota Tangerang Selatan, audiensi diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja; Wakil Ketua II, Ahmad Rifai; Wakil Ketua III, Tarjuni; serta Kabid Pengumpulan, Supriadi. Dalam kesempatan ini, H. Ahmad Rifaudin menyampaikan pentingnya pengelolaan zakat pegawai Kemenag secara terstruktur dan profesional. “Kami berharap audiensi ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara Kemenag Tangsel dan BAZNAS dalam memaksimalkan potensi zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya. Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja, menyambut baik inisiatif Kemenag Tangsel dalam mendorong kolaborasi zakat pegawai. “BAZNAS siap mendukung penuh program zakat pegawai Kemenag Tangsel dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Kami yakin sinergi ini dapat memberikan dampak signifikan bagi kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya. Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel, Ahmad Rifai, menambahkan bahwa optimalisasi zakat pegawai merupakan langkah strategis dalam meningkatkan penghimpunan zakat di tingkat instansi. “Dengan dukungan dari Kemenag Tangsel, kami optimis target penghimpunan zakat akan tercapai dan disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan secara tepat sasaran,” katanya. Audiensi ini juga membahas rencana kerja sama yang lebih erat antara BAZNAS dan Kemenag Tangsel, termasuk pelaksanaan sosialisasi zakat di kalangan pegawai Kemenag. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan sinergitas demi mendukung pemberdayaan umat dan kesejahteraan masyarakat melalui zakat. Dengan adanya audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan Kemenag Tangsel dapat terus terjalin kuat, sehingga optimalisasi zakat pegawai dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat luas.

11-12-2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →