WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadirkan Program 3D Optimalkan Zakat Untuk Pemberdayaan Masyarakat Hingga Penempatan Kerja

30/10/2026  |  Penulis: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadirkan Program 3D Optimalkan Zakat Untuk Pemberdayaan Masyarakat Hingga Penempatan Kerja

PROGRAM DILATIH DISERTIFIKASI DITEMPATKAN

Zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membangun masa depan yang lebih mandiri. Melalui Program 3D (Dilatih, Disertifikasi, dan Ditempatkan), BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rumah Kesadaran menghadirkan kesempatan pengembangan diri dan peningkatan keterampilan bagi 10 peserta.

Program ini menjadi salah satu bentuk pendayagunaan zakat melalui sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Tidak sekadar memberikan pelatihan, Program 3D dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan, karakter, serta kesiapan agar mampu bersaing dan memperoleh peluang di dunia kerja.

Memasuki Oktober 2026, sebanyak 10 peserta tengah menjalani tahapan pelatihan dengan beragam materi pembelajaran. Pembinaan yang diberikan mencakup aspek spiritual, pengembangan karakter, hingga keterampilan profesional. Di antaranya pembinaan kegiatan ibadah, character building, public speaking, santripreneur, leadership skill, program magang kerja, table manner, micro teaching, keterampilan menulis, Bahasa Inggris, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Rangkaian pembelajaran tersebut disusun untuk membentuk pribadi yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki karakter positif, kedisiplinan, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta tanggung jawab. Bekal tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting bagi peserta dalam menghadapi lingkungan sosial maupun dunia profesional.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak mengenal batas waktu. Menurutnya, proses belajar harus terus berlangsung karena ilmu pengetahuan menjadi bekal penting bagi setiap individu untuk bertumbuh dan menghadapi perubahan zaman.

“Pendidikan bukan hanya tentang menyelesaikan jenjang sekolah atau mendapatkan ijazah, tetapi tentang bagaimana seseorang terus belajar dan mengembangkan dirinya sepanjang hayat. Tidak ada batas waktu untuk menuntut ilmu, karena belajar adalah proses yang berlangsung seumur hidup. Ilmu harus terus dicari dan diamalkan, bahkan sampai akhir hayat,” ujar Ahmad Rifai.

Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan yang diberikan, serta tidak berhenti mengembangkan potensi diri. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh harus menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan mandiri.

Setelah menyelesaikan tahapan pelatihan, peserta akan diarahkan menuju proses sertifikasi dan penempatan kerja. Penempatan tersebut akan disesuaikan dengan kompetensi masing-masing peserta serta kebutuhan mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Rumah Kesadaran. Dengan skema ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan selama pelatihan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan keterampilan melalui pengalaman kerja secara langsung.

Sebagai mitra dalam pelaksanaan program, Rumah Kesadaran merupakan pusat pendidikan nonformal dan lembaga pelatihan pengembangan diri yang didirikan oleh motivator Nanang Qosim Yusuf. Berlokasi di Naqoy Point Center, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rumah Kesadaran memiliki visi menjadikan peserta didik sebagai manusia di atas rata-rata melalui pendekatan pembentukan karakter berbasis The7Awareness dan One Minute Awareness.

Rumah Kesadaran juga mengembangkan berbagai program pendidikan dan pembinaan, mulai dari pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan, pelatihan kepemimpinan, hingga pembangunan mental positif. Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan Program 3D dalam mempersiapkan peserta agar memiliki kualitas diri, kompetensi, dan daya saing.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Sebab, dana ZIS yang ditunaikan masyarakat tidak hanya dapat menghadirkan bantuan, tetapi juga membuka akses pendidikan, meningkatkan keterampilan, dan menciptakan peluang kemandirian bagi para penerima manfaat.

Program 3D menjadi salah satu wujud bahwa zakat dapat menghadirkan perubahan melalui proses pemberdayaan. Dari kesempatan untuk belajar, tumbuh keterampilan, hingga terbukanya peluang kerja, diharapkan 10 peserta dapat melangkah menuju masa depan yang lebih mandiri dan berdaya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →