Puasa Sunah Tarwiyah : Amalan Sunah Menjelang Iduladha
24/05/2026 | Penulis: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Momentum Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan yang istimewa dalam Islam. Di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan kesempatan besar bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah. 10 hari pertama Zulhijah bahkan disebut sebagai hari-hari terbaik yang sangat dicintai Allah SWT untuk melakukan amal saleh.
Salah satu amalan sunah yang dianjurkan menjelang Hari Raya Iduladha adalah Puasa Tarwiyah. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sehari sebelum Puasa Arafah. Meskipun hukumnya sunah, Puasa Tarwiyah memiliki nilai dan keutamaan yang besar bagi umat Islam yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah.” (HR. Bukhari)
Hadis tersebut menunjukkan betapa mulianya amalan yang dilakukan pada awal bulan Zulhijah. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, hingga menjalankan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang hamba dalam menyambut Hari Raya Iduladha dengan hati yang lebih bersih dan penuh ketakwaan. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa ini juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri agar semakin dekat kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“(Mereka berdatangan) supaya menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka berupa binatang ternak. Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.” (QS. Al-Hajj: 28)
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa hari-hari di bulan Zulhijah adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mengingat Allah SWT. Momentum ini tidak hanya dimanfaatkan oleh jamaah haji di Tanah Suci, tetapi juga oleh umat Islam di seluruh dunia melalui berbagai amalan sunah.
Selain puasa dan ibadah lainnya, Zulhijah juga identik dengan ibadah kurban yang menjadi salah satu syiar utama Hari Raya Iduladha. Allah SWT berfirman:
“Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2)
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kurban merupakan bentuk ibadah yang dianjurkan sebagai wujud syukur, ketaatan, dan penghambaan kepada Allah SWT. Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tidak ada suatu amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban.” (HR. Tirmidzi)
Momentum Puasa Tarwiyah dapat menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk mulai mempersiapkan diri menyambut Iduladha, termasuk menumbuhkan semangat berkurban. Sebab di balik setiap hewan kurban yang disalurkan, terdapat banyak manfaat dan kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang jarang menikmati hidangan daging.
Puasa Tarwiyah juga menjadi pembuka menuju Puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Kedua puasa ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak doa menjelang Hari Raya Iduladha.
Selain mengharap pahala dan keberkahan, menjalankan Puasa Tarwiyah juga menjadi bentuk kecintaan seorang Muslim terhadap sunnah Rasulullah SAW. Di tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari, hadirnya puasa sunah ini menjadi pengingat agar hati tetap terhubung dengan Allah SWT dan tidak lalai dalam beribadah.
Hari-hari pertama Zulhijah merupakan momentum yang sangat berharga dan tidak datang setiap waktu. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin dengan memperbanyak amal saleh. Sebab bisa jadi, amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas pada hari-hari mulia ini memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT.
Mari sambut Hari Raya Iduladha dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan. Tunaikan puasa sunah Tarwiyah, perbanyak doa dan sedekah, serta hidupkan semangat berkurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian terhadap sesama. Semoga melalui amalan-amalan di bulan Zulhijah ini, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan kita termasuk hamba yang mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Penyintas Bencana di NTT
Rumah Abdul Hadi Kini Direnovasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan Agar Lebih Aman Dan Nyaman Untuk Keluarga
Renovasi Rumah Yang Lebih Layak Huni Untuk Harapan Dua Anak
Jelang Persalinan Rumah Rubuh Keluarga Hasan Basri Direnovasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Rumah Yang Lebih Aman Untuk Keluarga Hamdani Melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni BAZNAS
Debu Vulkanik Masih Tersebar, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Bagikan Masker Untuk Warga
Rakornas BAZNAS RI 2026 Perkuat Konsolidasi Zakat Yang Produktif Dan Berdampak Bagi Kesejahteraan Umat
KETIKA SAMPAH BERNILAI KEBAIKAN, SEDEKAH SAMPAH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN HADIRKAN CARA BERBAGI YANG MUDAH
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Berau Untuk Perkuat Penghimpunan ZIS dan CSR
Dari Tangerang Selatan Untuk NTT, BAZNAS Bangun Sumur Bor Dan MCK Bagi Penyintas Gempa Flores
SMPN 11 TANGSEL TUMBUHKAN EMPATI MELALUI SEDEKAH UNTUK KORBAN BENCANA
Dorong Lingkungan Lebih Sehat BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadirkan Sanitasi Modern Bio Kasta di Kelurahan Muncul
Dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Kota Tangerang Selatan untuk Saudara Terdampak Gempa di NTT
Dari Bencana Sumatera Hingga NTT Siswa Dan Guru Al-Fath BSD Konsisten Bergerak Untuk Kemanusiaan
Dua Kali Raih BAZNAS Awards, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Kembali Dinobatkan sebagai Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
Lihat Daftar Rekening →