WhatsApp Icon

Dampak Sedekah Untuk Tamiang Dari Pembangunan MCK Hingga Bersih Bersih Sekolah

05/01/2026  |  Penulis: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Bagikan:URL telah tercopy
Dampak Sedekah Untuk Tamiang Dari Pembangunan MCK Hingga Bersih Bersih Sekolah

Proses Pembangunan 3 Sumur Bor dan MCK Serta Sepatu Booth Karet

Sedekah dari para muzaki BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan harapan nyata bagi masyarakat terdampak bencana. Pada Senin, 5 Januari 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, sebuah wilayah yang hingga kini masih berjuang dalam proses pemulihan pascabencana banjir.

Banjir yang melanda Desa Rantau Pauh menyisakan dampak yang sangat berat. Hampir seluruh rumah warga, masjid, serta fasilitas pendidikan dipenuhi lumpur tebal yang terbawa bersamaan dengan air bah. Endapan lumpur yang tertinggal tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga membuat akses keluar masuk desa menjadi sulit dan membatasi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Salah satu permasalahan paling mendesak yang dihadapi warga adalah kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk menyalurkan sedekah dari para muzaki dalam bentuk pembangunan tiga unit sumur bor beserta fasilitas MCK, yang menjadi kebutuhan sangat urgent bagi masyarakat Desa Rantau Pauh.

Perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan jangka menengah, agar warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih layak. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Melalui sedekah para muzaki, kami berupaya menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan warga, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Sambil menunggu proses pembangunan tiga sumur bor dan MCK, relawan BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama warga setempat, dengan dukungan TNI dari Batalyon Infanteri 117/KY dan 116/GS, melakukan kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan yang terdampak parah oleh lumpur banjir.

Saat ini, fokus pembersihan dilakukan di SD Negeri 02 Rantau Pauh, yang memiliki 11 ruang kelas dan seluruhnya tertutup endapan lumpur setinggi kurang lebih 40 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan proses belajar mengajar tidak dapat dilaksanakan, karena seluruh fasilitas sekolah mengalami kerusakan dan tidak ada satu pun yang dapat digunakan.

Kegiatan pembersihan ini menjadi langkah awal agar anak-anak Desa Rantau Pauh dapat kembali mengakses pendidikan dalam lingkungan yang aman dan layak. “Kami ingin sekolah ini kembali hidup. Anak-anak berhak kembali belajar, bermain, dan bercita-cita, meski mereka baru saja melewati masa sulit akibat bencana,” Ofik, relawan BAZNAS Kota Tangerang Selatan di lokasi kegiatan.

Selain kegiatan bersih-bersih, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan sepatu boot karet kepada anak-anak. Bantuan ini diberikan agar mereka dapat beraktivitas di luar rumah dengan lebih aman, mengingat kondisi jalan dan lingkungan desa masih dipenuhi lumpur licin yang berisiko bagi keselamatan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap upaya pembersihan, pembangunan sarana air bersih, serta dukungan perlengkapan dasar dapat menjadi awal kebangkitan Desa Rantau Pauh.

“Kami berharap dari giat bersih-bersih ini, semangat gotong royong dan harapan warga kembali tumbuh. Sedikit demi sedikit, desa ini dapat pulih, anak-anak kembali bersekolah, dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat,” Taufik Setyaudin, Waka I BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat