WhatsApp Icon
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata

Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka.

Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA).

KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.

Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.

"KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah

Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati.

Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi.

"Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas

BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat

Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai.

Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

Kookel Se-Kecamatan Serpong Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui BAZNAS Tangsel
Kookel Se-Kecamatan Serpong Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui BAZNAS Tangsel
Tangerang Selatan, 17 September 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan menerima donasi untuk program "Membasuh Palestina" dari Kecamatan Serpong pada Rabu (17/09). Donasi ini dikoordinasikan oleh Koordinator Kelurahan Se-Kecamatan Serpong yang menghimpun dana dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di wilayah tersebut. Penyerahan donasi dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Tangsel dan diterima oleh Kepala Bidang Pengumpulan, H. Supriadi, bersama Wakil Ketua IV, Deny Nuryadin. Gerakan Membasuh Luka Palestina masih terus digaungkan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina yang hingga saat ini masih merasakan duka mendalam akibat konflik berkepanjangan. Menurut laporan terbaru dari Palestinian Central Bureau of Statistics (PCBS) per 31 Juli 2024, jumlah korban tewas di Palestina telah mencapai lebih dari 40 ribu jiwa, dengan lebih dari 95 ribu korban mengalami luka-luka. "Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dari Kecamatan Serpong dan berbagai UPZ masjid yang telah berpartisipasi dalam gerakan ini. Situasi di Palestina sangat memprihatinkan, dan bantuan yang kita berikan adalah wujud kepedulian terhadap penderitaan mereka," ujar H. Supriadi. Melihat situasi darurat kemanusiaan yang terus memburuk, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menggalang dana dan menyalurkan bantuan bagi para korban di Palestina. "Kebutuhan di lapangan sangat besar, oleh karena itu kita harus terus bergerak dan memperluas jaringan penggalangan dana. Sinergi dengan UPZ masjid-masjid di berbagai wilayah ini menjadi langkah penting dalam memperkuat bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina," tambah H. Supriadi. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program Membasuh Luka Palestina dapat terus menggugah kepedulian masyarakat untuk memberikan dukungan bagi para korban yang tengah berjuang mempertahankan tanah air mereka. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA17/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
UPZ SMK Khazanah Serahkan Pengumpulan Sisa Jajan (Sijan) ke BAZNAS Tangsel
UPZ SMK Khazanah Serahkan Pengumpulan Sisa Jajan (Sijan) ke BAZNAS Tangsel
Tangerang Selatan, 17 September 2024 - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMK Khazanah resmi menyerahkan hasil pengumpulan Sisa Jajan (Sijan) pada Selasa (17/09) di Kantor BAZNAS Tangerang Selatan. Penyerahan ini dilakukan oleh perwakilan guru serta OSIS sekolah Kebajikan, sekaligus disertai dengan pemberian Surat Keputusan (SK) UPZ yang menandakan legalitas UPZ SMK Khazanah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan sekolah. Alhamdulillah, hasil campaign Sijan diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Tangsel, H. Supriadi, bersama Wakil Ketua IV, Deny Nuryadin. Dalam sambutannya, H. Supriadi mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme para siswa dalam berinfak dan bersedekah melalui program Sijan ini. “Kami bersyukur dan sangat mengapresiasi keterlibatan siswa SMK Khazanah dalam pengelolaan zakat dan sedekah ini. Semoga semangat ini terus terjaga dan bisa menginspirasi sekolah-sekolah lainnya dalam memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan,” ujar H. Supriadi. Program Sijan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah optimalisasi pengumpulan ZIS di sekolah-sekolah serta menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA17/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Rumah Layak Huni Untuk Bapak Rana, Penerima Manfaat RTLH BAZNAS Kota Tangsel
Rumah Layak Huni Untuk Bapak Rana, Penerima Manfaat RTLH BAZNAS Kota Tangsel
Tangerang Selatan, 14 September 2024 - Bantuan rehab rumah layak huni diberikan kepada Bapak Rana, seorang warga Kelurahan Pondok Cabe Udik diserahkan secara simbolis pada Sabtu, 14 September 2024. Bapak Rana yang sehari-harinya hidup bersama dua cucunya, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Selain rehabilitasi rumah, Baznas juga memberikan berbagai perlengkapan rumah untuk mendukung kehidupan sehari-hari Bapak Rana dan keluarganya. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV Deny Nuryadi beserta Ade Suryadi, Staf Pendistribusian Baznas, didampingi oleh para pejabat setempat termasuk perwakilan dari Kelurahan, RT, dan RW. Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV Deny Nuryadin menyatakan bahwa program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini merupakan bagian dari strategi Baznas dalam menjalankan program kemanusiaan untuk kemaslahatan masyarakat. "Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup Bapak Rana dan keluarganya, serta menjadi inspirasi bagi warga lain untuk saling membantu," ujarnya. Sementara itu, Bapak Rana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas Kota Tangerang Selatan. "Terima kasih banyak kepada Baznas yang telah membantu merehabilitasi rumah saya dan memberikan perlengkapan rumah. Semoga seluruh tim Baznas selalu diberkahi," ucapnya penuh haru. Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini menjadi salah satu bentuk penyaluran di bidang kemanusiaan, dimana problematika masyarakat Kota Tangerang Selatan sebagian belum memiliki rumah yang tidak layak dihuni, sehingga Baznas Kota Tangerang Selatan terus secara konsistensi melakukan pemetaan wilayah RUTILAHU untuk pemerataan wilayah di Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin. #sahabatBAZNAS dapat berkontribusi dalam RUTILAHU menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dengan mengakses tautan https://kotatangerangselatan.baznas.go.id/
BERITA14/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat Se-Kota Tangerang Selatan: Optimalisasi Pengelolaan Zakat untuk Kemaslahatan Masyarakat
Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat Se-Kota Tangerang Selatan: Optimalisasi Pengelolaan Zakat untuk Kemaslahatan Masyarakat
Kabupaten Bogor, 12 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan mengadakan Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kota Tangerang Selatan yang berlangsung selama dua hari, dari Rabu hingga Kamis, 11-12 September 2024, bertempat di Kabupaten Bogor. Rapat ini dihadiri oleh Koordinator Kelurahan se-Kota Tangerang Selatan beserta seluruh perwakilan UPZ. Dalam sambutan pembukaannya, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menekankan pentingnya sinergi antara UPZ dan BAZNAS. "Kami berharap UPZ dapat berkoordinasi dengan baik dan memahami regulasi serta peranannya agar pengelolaan zakat di Kota Tangerang Selatan dapat dimaksimalkan," ujarnya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengumpulan serta pendistribusian zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sesi pertama rapat dibuka dengan paparan dari H. Mohamad Salbini mengenai fiqh zakat. Ia menjelaskan konsep dasar zakat dan menekankan pentingnya peran Koordinator Kelurahan dan UPZ dalam menyinergikan pengumpulan dan pendistribusian zakat, sesuai dengan visi BAZNAS Tangerang Selatan. Selanjutnya, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangerang Selatan, H. Dadang Raharja, membahas mengenai pentingnya pengawasan dalam menjaga kredibilitas pengelolaan zakat. "Seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS, termasuk perolehan, pengumpulan, dan pengeluaran keuangan, harus dilaporkan kepada Dewan Pengawas sebagai bagian dari transparansi untuk menjaga kepercayaan publik," tegasnya. Paparan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, yang menyoroti Indonesia sebagai negara dengan tingkat kedermawanan yang tinggi. "Fenomena ini menjadi stimulus untuk mendorong pengumpulan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS), khususnya di Kota Tangerang Selatan. Dibutuhkan aktualisasi strategi fundraising dari Koordinator Kelurahan dan seluruh UPZ untuk memaksimalkan potensi ini," jelasnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, turut menyampaikan pentingnya mendukung dan mensukseskan 8 Program Nasional BAZNAS yang dapat diadopsi oleh UPZ. Ia juga memperkenalkan konsep "Zakatnomics" yang meliputi tiga aspek utama: keadilan sosial, ketersediaan akses, dan pertumbuhan, yang dapat diterapkan oleh UPZ dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, mendorong UPZ untuk membuat perencanaan dalam bentuk Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) yang disahkan oleh BAZNAS. Ia juga menekankan pentingnya penyusunan database muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) di lingkungan UPZ serta pengembangan program unggulan berbasis pemberdayaan. Pada sesi terakhir, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Deny Nuryadin, mengungkapkan bahwa digitalisasi merupakan kunci untuk meningkatkan pengelolaan zakat. "Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat akan memberikan kepuasan kepada para muzaki serta meningkatkan efisiensi," ujarnya. Hari kedua rapat diisi oleh narasumber dari BAZNAS RI, Muhamad Romadhona beserrta Ustad Faisal Qasim, yang memaparkan tentang penerapan teknologi digital dalam pengelolaan zakat melalui aplikasi Menara Masjid. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi manajemen UPZ berbasis masjid, memudahkan publikasi dan transparansi dalam pengumpulan serta pendistribusian zakat. Dengan terselenggaranya Rapat Koordinasi ini, diharapkan UPZ se-Kota Tangerang Selatan dapat semakin berperan aktif dalam mengelola zakat secara optimal demi mewujudkan kemaslahatan masyarakat Kota Tangerang Selatan.
BERITA12/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Pendampingan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat BAZNAS Se-Provinsi Banten
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Pendampingan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat BAZNAS Se-Provinsi Banten
Tangerang Selatan, 12 September 2024 – BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadiri kegiatan pendampingan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat BAZNAS se-Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat serta mengevaluasi dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS RI, Prof. Zainul Bahar Noor, yang diwakili oleh Bapak Azis, menyatakan bahwa Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat bukan hanya sekadar alat ukur. Menurutnya, ini juga merupakan cerminan dukungan pemerintah terhadap pengelolaan zakat. "Pengelolaan zakat di Provinsi Banten sudah sangat baik dan dapat dijadikan role model bagi wilayah lainnya di Indonesia," ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H.E.Syibli Syarjaya, LML, M.M, menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Banten untuk mendukung pengelolaan zakat yang sesuai dengan prinsip Aman Syari—aman secara syariah, aman dalam regulasi, dan aman bagi NKRI. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih baik, serta memastikan dampak positif zakat bagi kemaslahatan umat di Provinsi Banten
BERITA12/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Telusuri Efektivitas Program Zakat: Survei Kaji Dampak Zakat kepada Mustahik
BAZNAS Tangsel Telusuri Efektivitas Program Zakat: Survei Kaji Dampak Zakat kepada Mustahik
Tangerang Selatan, 10 September 2024 – BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengadakan survei kepada para mustahik penerima bantuan pendayagunaan ekonomi di Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Pamulang. Survei ini dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi untuk mengukur dampak zakat yang telah disalurkan kepada para mustahik. Staf pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ade Suryadi turun langsung ke lapangan pada Selasa (10/9) guna mendapatkan data yang lebih akurat terkait perubahan kondisi ekonomi para penerima manfaat. Tidak hanya fokus pada pendayagunaan ekonomi, survei juga dilakukan kepada mustahik di bidang pendidikan. Hal ini bertujuan untuk menilai dampak jangka panjang dari bantuan pendidikan yang diberikan, serta melihat sejauh mana kontribusi zakat terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan mustahik. Melalui survei ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat terus memperbaiki dan mengoptimalkan program-program zakat yang ada, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA10/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Respon Cepat BAZNAS Tangsel: Kursi Roda Baru untuk Adik Nasrudin Warga Asal Somalia
Respon Cepat BAZNAS Tangsel: Kursi Roda Baru untuk Adik Nasrudin Warga Asal Somalia
Tangerang Selatan, 05 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan menyerahkan bantuan kursi roda kepada Nurdin pada kamis (05/09), seorang anak warga Somalia yang menjadi korban konflik berkepanjangan di negara asalnya. Bantuan ini diserahkan dalam acara simbolis yang dihadiri oleh Staf Pendistribusian BAZNAS Tangsel, Ade Suryadi, dan Ibu dari Nurdin. Keluarga Nurdin terpaksa meninggalkan Somalia akibat konflik yang berkepanjangan, yang telah menyebabkan banyak warga Somalia hidup dalam kesulitan, termasuk Nasrudin yang mengalami cedera akibat konflik tersebut. Melihat kondisi ini, BAZNAS Tangsel bergerak cepat dengan memberikan bantuan kursi roda untuk mendukung mobilitas Nasrudin dan meningkatkan kualitas hidupnya. "Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga dan membantu Nasrudin menjalani hidup yang lebih baik," ujar Ade Suryadi saat menyerahkan kursi roda secara simbolis. Ibu Nurdin mengucapkan terima kasih kepada para muzakki BAZNAS Tangsel atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. "Semoga BAZNAS terus diberkahi dan dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan," ungkapnya dengan penuh rasa syukur. Bantuan kursi roda ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Tangsel dalam mendukung masyarakat kurang mampu, termasuk anak-anak yang memerlukan bantuan khusus. BAZNAS berharap melalui program ini, Nasrudin dapat lebih mandiri dalam beraktivitas dan memperoleh kehidupan yang lebih layak. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA05/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Program Tangsel Berjalan: BAZNAS Bantu Warga Setu Hidup Lebih Produktif
Program Tangsel Berjalan: BAZNAS Bantu Warga Setu Hidup Lebih Produktif
Tangerang Selatan, 4 September 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memberikan bantuan kursi roda kepada Bapak Asta bin Amit, warga Kelurahan Setu. Bapak Asta mengalami cedera kaki yang menghambat aktivitas sehari-harinya, sehingga memerlukan bantuan untuk kembali beraktivitas dengan lancar. Penyerahan bantuan kursi roda ini dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan oleh Ade Suryadi, Staf Pendistribusian BAZNAS. Program bantuan ini merupakan bagian dari sinergitas dengan program "Tangsel Berjalan" yang bertujuan mendorong produktivitas masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan agar dapat beraktivitas secara optimal. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu Bapak Asta dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mendorong semangat untuk tetap produktif meski dalam kondisi yang terbatas," ujar Ade Suryadi saat penyerahan bantuan. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan khusus. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memberikan bantuan yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Bapak Asta dapat kembali beraktivitas dengan lebih mudah dan tetap semangat dalam menjalani kesehariannya. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin. #sahabatBAZNAS dapat berkontribusi dalam Tangsel Berjalan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dengan mengakses tautan https://kotatangerangselatan.baznas.go.id/
BERITA04/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Biaya Hidup dan Kesehatan untuk Mustahik di Kelurahan Pondok Kacang Timur
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Biaya Hidup dan Kesehatan untuk Mustahik di Kelurahan Pondok Kacang Timur
Tangerang Selatan, 02 September 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga pra sejahtera dengan menyalurkan bantuan biaya hidup dan kesehatan kepada empat mustahik di Kelurahan Pondok Kacang Timur. Bantuan ini diberikan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat yang kurang mampu di wilayah tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Kelurahan Pondok Kacang Timur oleh Staf Pendistribusian BAZNAS Tangsel, Ade Suryadi, dan turut dihadiri oleh perwakilan dari Kesos Kelurahan Pondok Kacang Timur. Kehadiran pihak kelurahan menunjukkan sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. "Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup dan biaya kesehatan para mustahik, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup mereka," ujar Ade Suryadi dalam sambutannya. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Tangsel untuk terus berperan aktif dalam membantu warga pra sejahtera di berbagai kelurahan di Tangerang Selatan, guna menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA02/09/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Berikan Sumbangan untuk 20 Anak Yatim dalam Milad Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa
BAZNAS Tangsel Berikan Sumbangan untuk 20 Anak Yatim dalam Milad Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa
Tangerang Selatan, 30 Agustus 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam perayaan Milad Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa dengan memberikan sumbangan kepada 20 anak yatim. Sumbangan ini diberikan secara simbolis oleh ASDA I Kota Tangerang Selatan, H. Chaerudin, beserta Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangsel Taufik Setyaudin, M.A dalam acara yang penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut. Dalam sambutannya, H. Chaerudin mengungkapkan harapannya bahwa santunan ini dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi anak-anak yatim. "Anak-anak yatim adalah amanah bagi kita semua, dan melalui kegiatan seperti ini, kita berupaya memberikan dukungan yang mereka butuhkan untuk masa depan yang lebih baik," ujarnya. Partisipasi BAZNAS Tangsel dalam acara ini menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam mendukung upaya-upaya pemberdayaan dan kesejahteraan sosial, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA30/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Zakat,  BAZNAS Tangsel Ikuti Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat Se-Provinsi Banten
Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Tangsel Ikuti Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat Se-Provinsi Banten
Serang, 30 Agustus 2023 - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah bagi Lembaga Pengelola Zakat se-Provinsi Banten, yang berlangsung di Hotel Wisata Baru, Serang. Kegiatan ini diadakan selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Agustus 2024, dan bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat di wilayah Banten. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Nanang Faturohman. Dalam sambutannya, Nanang menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI. Prinsip ini dianggap krusial dalam memastikan bahwa pengelolaan zakat sesuai dengan aturan syariah, regulasi pemerintah, serta menjunjung tinggi kepentingan nasional. Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala Seksi (Kasie) atau Kepala Tim (Katim) di Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa), serta para peserta dari berbagai lembaga pengelola zakat, termasuk BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Provinsi, dan LAZ Kabupaten/Kota. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai sekitar 30 orang. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, yang turut hadir sebagai perwakilan, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Bimtek ini. Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk terus dilakukan secara rutin guna memperkuat pengelolaan zakat di Provinsi Banten. "Menjadi keniscayaan bahwa lembaga akan mendapatkan trust/kepercayaan masyarakat jika sudah teraudit dan memiliki akreditasi yang baik dalam pengelolaannya," ujar Tarjuni. Kegiatan Bimtek ini kemudian ditutup oleh Kepala Bidang Penaiszawa, Badrussalam. Dalam penutupan, ia menyampaikan pentingnya fungsi dan tujuan Lembaga Pengelola Zakat yang telah diatur secara rinci dalam peraturan perundang-undangan. Badrussalam juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan menjadi wadah bagi lembaga-lembaga pengelola zakat untuk bersilaturahmi, berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi.
BERITA30/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Septic Tank kepada 10 Warga Kelurahan Kademangan, Tingkatkan Sanitasi di Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Septic Tank kepada 10 Warga Kelurahan Kademangan, Tingkatkan Sanitasi di Tangerang Selatan
Tangerang Selatan, 30 Agustus 2024 — Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat BAZNAS Kota Tangerang Selatan memberikan bantuan septic tank kepada 10 warga penerima manfaat di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu. Bantuan ini diserahkan secara simbolis pada Jumat (30/08) oleh Staf Pendistribusian BAZNAS Tangsel, Ade Suryadi, termasuk juga dihadiri oleh perwakilan dari Kesos Kelurahan dan Kecamatan Setu, serta pengurus RT dan RW setempat. Dalam kesempatan tersebut, Ade Suryadi menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan khusus kepada warga Kota Tangerang Selatan yang belum memiliki fasilitas sanitasi di dalam rumahnya. “Kami berharap dengan adanya bantuan septic tank ini, para penerima manfaat dapat memiliki standar rumah yang lebih layak dan bersih,” ujar Ade Suryadi. Kehadiran perwakilan dari Kesos Kelurahan dan Kecamatan, serta pengurus lingkungan setempat, menunjukkan sinergi yang baik antara BAZNAS Tangsel dengan pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam hal sanitasi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup warga secara keseluruhan. BAZNAS Tangsel terus berupaya memberikan bantuan yang tepat sasaran, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan, guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA30/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kolaborasi BAZNAS Tangsel Bersama Pesantren Aliman dan Koperasi Syariah Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Kolaborasi BAZNAS Tangsel Bersama Pesantren Aliman dan Koperasi Syariah Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tangsel, 30 Agustus 2024 — Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan turut serta dalam mendukung penyaluran produk dari unit usaha Pondok Pesantren Aliman kepada Koperasi Konsumen Tangsel Mandiri Syariah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi strategis untuk menyalurkan program-program BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang diadakan pada Jumat (30/08) di acara Sharia Festival Jawara (SHAFARA) 2024. SHAFARA 2024, yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Banten, bertujuan untuk memperkuat ekonomi syariah di wilayah tersebut. Acara ini juga menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk bersinergi dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat. Dalam acara tersebut, turut hadir Penanggung Jawab Gubernur diwakili oleh Staf Ahli, Walikota tangsel diwakili oleh Asda II Pemkot Tangsel Heru Agus Santoso ,Bupati Se-Provinsi Banten dan Wali Kota Se-Provinsi Banten. BAZNAS Tangsel diwakili oleh Kabag SAU, Toto Susanto, dan Kabid Pengumpulan, H. Supriadi. Kehadiran BAZNAS Tangsel dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui penyaluran produk-produk usaha syariah. "Dengan adanya sinergitas antara unit usaha Pondok Pesantren Aliman dan Koperasi Konsumen Tangsel Mandiri Syariah ini, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat Tangsel, terutama dalam mendukung program-program BAZNAS," ujar Toto Susanto. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerjasama antara berbagai pihak dalam memajukan ekonomi syariah di Tangerang Selatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
BERITA30/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Rumah Layak Huni  Untuk Ibu Wasri, Lansia Penerima Manfaat RTLH BAZNAS Kota Tangsel
Rumah Layak Huni Untuk Ibu Wasri, Lansia Penerima Manfaat RTLH BAZNAS Kota Tangsel
Tangerang Selatan, 27 Agustus 2024 - Bantuan rehab rumah layak huni kepada Ibu Wasri, seorang warga Kelurahan Lengkong Wetan yang berprofesi sebagai tukang sapu di sebuah kompleks perumahan pada Selasa, 27 Agustus 2024. Ibu Wasri, yang sehari-harinya hidup bersama dua cucunya, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Selain rehabilitasi rumah, Baznas juga memberikan berbagai perlengkapan rumah untuk mendukung kehidupan sehari-hari Ibu Wasri dan keluarganya. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua Baznas Tangsel Mohamad Subhan, Staf Pendistribusian Baznas Ade Suryadi, didampingi oleh para pejabat setempat termasuk perwakilan dari Kelurahan, RT, dan RW. Dalam sambutannya, Ketua Baznas Tangsel Mohamad Subhan menyatakan bahwa program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini merupakan bagian dari strategi Baznas dalam menjalankan program kemanusiaan untuk kemaslahatan masyarakat. "Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup Ibu Wasri dan keluarganya, serta menjadi inspirasi bagi warga lain untuk saling membantu," ujarnya. Sementara itu, Ibu Wasri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas Kota Tangerang Selatan. "Terima kasih banyak kepada Baznas yang telah membantu merehabilitasi rumah saya dan memberikan perlengkapan rumah. Semoga seluruh tim Baznas selalu diberkahi," ucapnya penuh haru. Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini menjadi salah satu bentuk penyaluran di bidang kemanusiaan, dimana problematika masyarakat Kota Tangerang Selatan sebagian belum memiliki rumah yang tidak layak dihuni, sehingga Baznas Kota Tangerang Selatan terus secara konsistensi melakukan pemetaan wilayah RUTILAHU untuk pemerataan wilayah di Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin. #sahabatBAZNAS dapat berkontribusi dalam RUTILAHU menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dengan mengakses tautan https://kotatangerangselatan.baznas.go.id/
BERITA28/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Studi Tiru BAZNAS Tangsel ke BAZNAS Kota Batam: Sinergi Meningkatkan Kemaslahatan Umat
Studi Tiru BAZNAS Tangsel ke BAZNAS Kota Batam: Sinergi Meningkatkan Kemaslahatan Umat
Batam, 24 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang Selatan melakukan studi tiru ke BAZNAS Kota Batam pada kamis-sabtu, 22-24 Agustus 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari program-program unggulan BAZNAS Kota Batam yang telah berhasil meningkatkan pengumpulan zakat dan memberikan pemberdayaan program bagi masyarakat. Perwakilan BAZNAS Kota Tangsel yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas, Dadang Raharja, disambut hangat oleh seluruh komisioner BAZNAS Batam. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Batam, Muhith, menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan ini. Ia juga menjelaskan potensi zakat di Kota Batam yang cukup besar, Alhamdulillah Pengumpulan Baznas Batam kian meningkat sejalan dengan dukungan pemerintah yang sinergis dalam berbagai kluster zakat yang potensial beserta publikasi dan sosialisasi yang masif diberbagai tempat umum sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat. Salah satu program unggulan BAZNAS Batam yang menjadi sorotan adalah Rumah Tahfidz BAZNAS dan Rumah Sehat BAZNAS. Kedua program ini dinilai sangat efektif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Batam, H. Aprizal, mengungkapkan bahwa program-program tersebut merupakan prioritas utama. Selain itu, BAZNAS Batam juga fokus pada penguatan BAZNAS Tanggap Bencana dengan tagline “membayar zakat semudah tersenyum”. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangsel, Ahmad Rifai dalam sambutannya, "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dapat melakukan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Batam. Banyak sekali hal-hal positif yang dapat kami pelajari, mulai dari strategi pengumpulan zakat yang masif hingga program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Silaturahmi ini semakin memperkuat koordinasi antar lembaga zakat, sehingga pengelolaan zakat di Indonesia dapat semakin optimal." Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel Dadang Raharja, juga menyoroti pentingnya dukungan dan regulasi pemerintah dalam meningkatkan pengumpulan zakat, khususnya dari ASN. Ia berharap BAZNAS Tangsel dapat mengadopsi kebijakan serupa dengan BAZNAS Kota Batam. Kunjungan studi tiru tersebut juga dilanjutkan pada Jumat (26/08) dengan mengunjungi Rumah Sehat BAZNAS dan Rumah Tahfizh BAZNAS di Kota Batam. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk melihat secara langsung implementasi program-program di bidang kesehatan dan pendidikan yang dikelola oleh BAZNAS Batam. Salah satu program unggulan yang mereka amati adalah layanan akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, Rumah Tahfizh BAZNAS juga berhasil mencetak tahfidz-tahfidz berprestasi, yang didukung oleh program pendidikan yang terstruktur dan berkelanjutan. Dengan berbagai program pemberdayaan tersebut dampaknya tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga berhasil memberikan stimulus peningkatan zakat dari masyarakat. Program-program ini dianggap sebagai model yang sangat baik untuk diadopsi dan dikembangkan lebih lanjut di Tangsel, guna meningkatkan kemaslahatan umat dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengumpulan zakat.
BERITA24/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
IZN Kedua Terbaik, BAZNAS Tangsel Hadiri Rakorwil di Bali untuk Perkuat Pengelolaan Zakat, Wujudkan Kemerdekaan Ekonomi
IZN Kedua Terbaik, BAZNAS Tangsel Hadiri Rakorwil di Bali untuk Perkuat Pengelolaan Zakat, Wujudkan Kemerdekaan Ekonomi
Bali, 23 Agustus 2024 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Bali, bersama dengan perwakilan dari BAZNAS Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Bali dan Sulawesi Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di seluruh wilayah Indonesia, dengan mengusung tema "Kemerdekaan Ekonomi Melalui Zakat: Mengoptimalkan Potensi Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat” dilaksanakan pada Rabu hingga Jumat, 21-23 Agustus 2024. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota dalam wilayah supervisi Prof. Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, dan Wakil Ketua III, Tarjuni, juga hadir untuk mewakili BAZNAS Tangsel dalam acara ini. Pada tahun 2024, BAZNAS Kota Tangerang Selatan meraih penghargaan sebagai peringkat kedua dalam Indeks Zakat Nasional terbaik Se-Indonesia. Pengelolaan zakat di Kota Tangerang Selatan dinilai masuk dalam kategori berkelanjutan, berkat program-program pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan yang efektif. Dalam Indeks Zakat Nasional, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menunjukkan prestasi yang luar biasa dalam mengentaskan mustahik dari kemiskinan, mentransformasikan mereka menjadi muzakki, serta menggunakan teknologi yang baik untuk mendukung keberlanjutan lembaga zakat. Melalui Rakorwil ini, diharapkan sinergi antar-Baznas di berbagai wilayah dapat terus ditingkatkan, guna memperkuat pengelolaan zakat nasional dan memberikan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Tangerang Selatan. Ajang ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengoptimalkan potensi daerah masing-masing, sehingga pengelolaan zakat dapat semakin berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat luas.
BERITA23/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Santunan Guru TPQ: Kerjasama Baznas Tangsel dan BPJS Ketenagakerjaan Resmi Diluncurkan
Santunan Guru TPQ: Kerjasama Baznas Tangsel dan BPJS Ketenagakerjaan Resmi Diluncurkan
Tangerang Selatan, 20 Agustus 2024 – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Baznas Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan program santunan berupa Kartu BPJS Ketenagakerjaan. Acara peluncuran ini berlangsung di Aula Islamic Center dan dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Tangerang Selatan mengapresiasi langkah kolaboratif antara Baznas Tangsel dan BPJS Ketenagakerjaanl. Beliau menyatakan, "Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap para guru TPQ yang telah berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan generasi muda di Kota Tangerang Selatan. Semoga program ini bisa menjadi motivasi dan memberikan rasa aman dalam menjalankan tugas mulia ini." Hadir sebagai narasumber utama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan wilayah Kota Tangsel, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh guru TPA-TPQ di Kota Tangsel yang bersedia mendaftar dalam program asuransi ketenagakerjaan ini. "Kami berharap, dengan adanya kartu BPJS Ketenagakerjaan, seluruh guru ngaji dapat merasakan manfaatnya, baik dalam hal perlindungan kerja maupun jaminan sosial lainnya," ujar beliau. Wakil Ketua Baznas Tangsel juga turut menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari para guru TPQ dalam program ini. "Baznas Tangsel berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan guru ngaji melalui berbagai program yang bermanfaat. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi awal yang baik untuk kemajuan bersama," tutupnya. Acara ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada beberapa perwakilan guru TPQ, disaksikan oleh para tamu undangan yang hadir. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh guru TPQ di Kota Tangerang Selatan dalam jangka panjang.
BERITA20/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bimtek Pengelolaan Zakat Bagi UPZ dan Santunan Yatim se-Kecamatan Pondok Aren
Bimtek Pengelolaan Zakat Bagi UPZ dan Santunan Yatim se-Kecamatan Pondok Aren
Tangerang Selatan, 16 Agustus 2024 - Baznas Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Zakat bagi Unit Pengumpul Zakat sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim di Kecamatan Pondok Aren. Acara ini digelar di Aula Kecamatan Pondok Aren pada Jumat, 16 Agustus 2024, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel Dadang Raharja, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan Mohamad Subhan, serta Wakil Ketua I Taufik Setyaudin, Wakil Ketua II Ahmad Rifai, Wakil Ketua III Tarjuni, Wakil Ketua IV Deni Nuryadin, Asisten Pemerintah Daerah I Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, hadir mewakili Wali Kota Tangerang Selatan, bersama Camat Pondok Aren, Hendra. Acara dibuka dengan sambutan dari Camat Pondok Aren, Hendra, yang menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Tangsel atas dukungan yang konsisten terhadap masyarakat Pondok Aren, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan seperti korban kebakaran, fakir miskin, dan penerima bantuan rumah rusak. "Kami ucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang selalu hadir membantu warga Pondok Aren, dan juga kepada Wali Kota Tangsel yang telah mendukung penuh program BAZNAS," ujar Hendra. Selanjutnya, Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Tangsel, Dadang Raharja, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini adalah program rutin yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. "Tujuan utama dari Bimtek ini adalah memberikan pengetahuan baru kepada UPZ di Kecamatan Pondok Aren agar mereka dapat lebih memahami pengelolaan zakat dengan baik," jelasnya. Asisten Pemerintah Daerah I, Chaerudin, yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan, juga memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas penyelenggaraan Bimtek ini. "Program Bimtek ini sangat bermanfaat dalam memberikan pengetahuan baru dan menarik calon muzaki baru, khususnya di Kecamatan Pondok Aren. Harapan kami, UPZ dapat melaksanakan tugas pengelolaan zakat dengan lebih baik lagi," ungkap Chaerudin. Pada kesempatan tersebut, santunan yatim se-Kecamatan Pondok Aren juga diserahkan secara simbolis oleh Chaerudin. "Santunan yatim ini diberikan kepada 50 anak untuk masing-masing kelurahan, sehingga total penerima manfaat di Kecamatan Pondok Aren mencapai 450 anak," ujarnya. Materi Bimbingan Teknis diberikan oleh Kiai Endang Saifudin menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang baik dan benar sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel, menambahkan tentang pentingnya penguatan kelembagaan UPZ di Kecamatan Pondok Aren. "Kepercayaan publik, terutama dari para muzaki dan pemangku kepentingan lainnya, sangat penting bagi keberlangsungan lembaga zakat. Oleh karena itu, lembaga yang kuat adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan publik," jelas Ahmad Rifai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Tangsel untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Pondok Aren. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA16/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bantuan Rehab Rumah Layak Huni untuk Warga Jurang Mangu Timur Ibu Salamah
Bantuan Rehab Rumah Layak Huni untuk Warga Jurang Mangu Timur Ibu Salamah
Tangerang Selatan, 15 Agustus 2024 - Rehab Rumah Layak Huni untuk warga Kelurahan Jurang Mangu Timur diberikan kepada Ibu Salamah warga RT 002 RW 012. Rumah yang ditempati oleh Ibu Salamah selama ini dinilai tidak layak huni, sehingga BAZNAS Tangsel melakukan rehab rumah guna memberikan tempat tinggal yang layak. Acara peletakan batu pertama dilakukan secara seremonial oleh Ade Suryadi dan Ade Sumanta, Staff Pendistrbusian BAZNAS, bersama dengan Perwakilan Kesos Kelurahan Jurang Mangu Timur. Program RUTILAHU ini menjadi salah satu program prioritas dan strategis BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang bertujuan untuk membantu warga kurang mampu di wilayah tersebut mendapatkan tempat tinggal yang layak sesuai standar. Wakil Ketua III BAZNAS Tangsel, Dr. Ahmad Rifai, menjelaskan bahwa program RUTILAHU ini tidak hanya sekadar memperbaiki fisik rumah, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan etos kerja para mustahik. "Rehab Rumah Tidak Layak Huni ini adalah bagian dari upaya BAZNAS Tangsel dalam bidang kemanusiaan. Melalui program ini, kami berharap bisa membantu warga Kota Tangerang Selatan yang masih tinggal di rumah tidak layak agar mereka memiliki hunian yang lebih nyaman dan sehat," ujar Dr. Ahmad Rifai. Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Tangsel terus melakukan pemetaan wilayah RUTILAHU untuk memastikan pemerataan bantuan di seluruh Kota Tangerang Selatan. Proses rehabilitasi rumah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan penerima manfaat, seperti yang dirasakan oleh Ibu Salamah, salah satu penerima bantuan RUTILAHU 2024. "Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzakki. Saya merasakan manfaatnya secara langsung, rumah yang tadinya tidak layak, sekarang menjadi nyaman untuk dihuni," ungkap Bapak Ibu Salamah. BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menyalurkan dananya melalui BAZNAS. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," tutupnya. #SahabatBAZNAS dapat turut berkontribusi dalam program RUTILAHU dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Untuk informasi lebih lanjut, silakan akses tautan berikut: BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
BERITA15/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bimtek Pengelolaan Zakat Bagi UPZ dan Santunan Yatim se-Kecamatan Serpong Utara
Bimtek Pengelolaan Zakat Bagi UPZ dan Santunan Yatim se-Kecamatan Serpong Utara
Tangerang Selatan, 14 Agustus 2024 - Baznas Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Zakat bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim di Kecamatan Serpong Utara. Acara ini digelar di Aula Kecamatan Serpong Utara dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan Mohamad Subhan, Wakil Ketua I Taufik Setyaudin, Wakil Ketua III Tarjuni, Wakil Ketua IV Deni Nuryadin, serta Asisten Pemerintah Daerah I Kota Tangerang Selatan Chaerudin yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan. Turut hadir juga Camat Serpong Utara, Dahlan. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Camat Serpong Utara, Dahlan, yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Baznas Kota Tangerang Selatan atas perhatian yang telah diberikan kepada UPZ di wilayah Serpong Utara serta santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim di wilayah tersebut. Wakil Ketua III Baznas, Tarjuni, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Camat Serpong Utara yang telah mendukung program Bimbingan Teknis dari Baznas. Ia juga menyampaikan informasi mengenai program-program yang saat ini dijalankan oleh Baznas Tangsel, termasuk BIMTEK dan santunan yatim yang dilakukan di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. Tarjuni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para UPZ masjid yang telah berpartisipasi dalam program Baznas dan berdoa untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) Tangsel yang telah menyalurkan zakat mereka melalui Baznas. Asisten Pemerintah Daerah I, Chaerudin, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Baznas Tangsel yang telah menyelenggarakan BIMTEK di Serpong Utara. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari zakat adalah untuk mensejahterakan umat. Chaerudin juga berharap agar setelah mengikuti BIMTEK ini, semakin banyak calon muzaki yang akan menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada UPZ yang hadir. Pada acara ini, santunan yatim untuk Kecamatan Serpong Utara secara simbolis diserahkan oleh Chaerudin. "Santunan Yatim ini diberikan kepada 50 anak dari masing-masing Kelurahan sehingga total penerima manfaat di Kecamatan Serpong Utara adalah 300 anak," ujar Chaerudin. Materi Bimbingan Teknis ini disampaikan oleh dua narasumber, yaitu M. Edi Suharsongko, Kasie Bimas Islam Kemenag Tangsel menjelaskan mengenai urgensi zakat dan potensi zakat yang besar namun belum terealisasi secara optimal. Ia menekankan pentingnya sosialisasi, penguatan amil, pendayagunaan zakat yang tepat sasaran, serta sinergi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat. Suharsongko juga mengingatkan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas. Sementara itu, Taufik Setyaudin menjelaskan bahwa UPZ merupakan bagian integral dari Baznas dan memiliki fungsi utama dalam melakukan sosialisasi dan edukasi terkait zakat. Ia juga menyoroti tren peningkatan pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di Baznas Tangsel, dan mengajak seluruh UPZ untuk terus berkolaborasi agar mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas Tangsel untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Serpong Utara. Baznas Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui Baznas. "Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya," pungkasnya. Aamiin.
BERITA14/08/2024 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →