WhatsApp Icon
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata

Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka.

Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA).

KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.

Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.

"KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah

Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati.

Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi.

"Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas

BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat

Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai.

Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata
Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka. Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani. Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.
BERITA20/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA). KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi. Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri. "KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai. Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.
BERITA20/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah
Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati. Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi. "Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani. Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat
Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai. Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Islamic Holiday Fun Vol 5 Pecahkan Bahagia Muharram Bersama 150 Anak Yatim dalam Satu Hari Penuh Makna
Islamic Holiday Fun Vol 5 Pecahkan Bahagia Muharram Bersama 150 Anak Yatim dalam Satu Hari Penuh Makna
Dalam rangka menyemarakkan Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui Islamic Holiday Fun (IHF) Vol. 5 Tahun 2026. Program tahunan yang telah menjadi agenda rutin BAZNAS Kota Tangerang Selatan ini sukses diselenggarakan pada Rabu, 8 Juli 2026 di Aviary Park, Bintaro, Kota Tangerang Selatan, dengan melibatkan 150 anak yatim dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan. Islamic Holiday Fun merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang dirancang untuk menghadirkan ruang belajar, bermain, dan pembinaan karakter Islami bagi anak-anak yatim. Setiap penyelenggaraannya, program ini tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang membangun semangat, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperkuat nilai-nilai keislaman sebagai bekal masa depan mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Pengawas dan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan, perwakilan BAZNAS se-Provinsi Banten, serta para mitra yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya Askrindo Syariah, BSI, dan PT Perseroda PITS. Mengusung semangat Muharram sebagai bulan penuh keberkahan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukasi Islami yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal keutamaan bulan Muharram, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta memahami pentingnya memiliki karakter yang baik sejak usia dini. Tidak hanya itu, mereka juga memperoleh sesi motivasi yang membangkitkan semangat untuk terus belajar, berani bermimpi, dan mencintai Al-Qur'an. Melalui metode yang menyenangkan, anak-anak dikenalkan cara belajar dan menghafal Al-Qur'an agar semakin dekat dengan kitab suci dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa Islamic Holiday Fun merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus pembinaan bagi anak-anak yatim melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dititipkan oleh masyarakat. "Islamic Holiday Fun bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi merupakan ikhtiar BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk menghadirkan kebahagiaan, menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun akhlak mulia, serta menumbuhkan semangat belajar dan mencintai Al-Qur'an pada anak-anak yatim. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada begitu banyak masyarakat yang peduli dan berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzakki, mitra, dan sponsor yang telah membersamai langkah kebaikan ini." ujar Mohamad Subhan, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Keceriaan semakin terasa ketika para peserta diajak menjelajahi Aviary Park melalui wisata edukasi. Anak-anak mengenal berbagai jenis satwa, mempelajari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta memperoleh pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menambah wawasan dan rasa syukur atas ciptaan Allah SWT. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak yatim, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menyalurkan santunan, tas sekolah, serta perlengkapan sekolah kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus meringankan kebutuhan pendidikan mereka. Senyum, tawa, dan antusiasme yang terpancar sepanjang kegiatan menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan dapat tumbuh dari kepedulian bersama. Islamic Holiday Fun Vol. 5 menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga mampu menghadirkan harapan, kasih sayang, dan pengalaman berharga yang akan selalu dikenang oleh anak-anak yatim. BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan Islamic Holiday Fun Vol. 5 Tahun 2026, para donatur, relawan, serta seluruh mitra yang telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut dalam menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat serta menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi membahagiakan anak-anak yatim di Kota Tangerang Selatan.
BERITA10/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bekali Penerima Beasiswa Tahfidz dengan Pembinaan dan Pakta Integritas untuk Mencetak Generasi Qurani Berprestasi
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bekali Penerima Beasiswa Tahfidz dengan Pembinaan dan Pakta Integritas untuk Mencetak Generasi Qurani Berprestasi
BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Pembinaan dan Penandatanganan Pakta Integritas Beasiswa Tahfidz jenjang SMP dan SMA pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Aula BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 52 penerima Beasiswa Tahfidz sebagai upaya memperkuat komitmen, tanggung jawab, dan semangat para penerima manfaat dalam menjaga hafalan Al-Qur'an sekaligus meningkatkan prestasi akademik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, serta narasumber dari Indonesia Menerjemah Al-Qur'an (IMQ). Dalam pembinaannya, IMQ mengangkat tema "Menguatkan Langkah dan Menebar Cahaya Al-Qur'an" dengan memberikan materi mengenai evaluasi serta strategi untuk meningkatkan efektivitas dalam menghafal Al-Qur'an. Selain itu, peserta diajak memahami paradigma baru tentang tolok ukur keberhasilan seorang penghafal Al-Qur'an, yang tidak hanya dinilai dari banyaknya hafalan, tetapi juga dari akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebermanfaatannya bagi lingkungan sekitar. Berbagai fakta dan pengalaman di lapangan turut disampaikan sebagai motivasi agar para peserta semakin optimis dan istiqamah dalam menempuh perjalanan sebagai penghafal Al-Qur'an. Dalam sambutannya, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa Program Beasiswa Tahfidz merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat di bidang pendidikan yang bertujuan mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu menjadi teladan di masyarakat. "Beasiswa Tahfidz bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan amanah yang harus dijaga. Kami berharap para penerima manfaat dapat terus meningkatkan hafalan Al-Qur'an, meraih prestasi akademik, serta menunjukkan akhlak yang baik sehingga mampu menjadi generasi Qurani yang membawa manfaat bagi umat," ujar Ahmad Rifai. Sebagai bentuk komitmen terhadap program yang dijalankan, seluruh peserta menandatangani Pakta Integritas yang berisi kesiapan untuk mematuhi ketentuan program, menjaga kedisiplinan, mempertahankan kualitas hafalan, serta memanfaatkan beasiswa dengan penuh tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap para penerima Beasiswa Tahfidz semakin termotivasi untuk terus belajar, istiqamah menghafal Al-Qur'an, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan zakat dari masyarakat, BAZNAS akan terus berkomitmen menghadirkan program-program pendidikan yang mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, berintegritas, dan memberikan kebermanfaatan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
BERITA06/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
PROGRAM REHAB RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS HADIRKAN HUNIAN YANG LEBIH AMAN, NYAMAN DAN LAYAK
PROGRAM REHAB RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS HADIRKAN HUNIAN YANG LEBIH AMAN, NYAMAN DAN LAYAK
Tangerang Selatan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat yang nyata bagi masyarakat melalui program bantuan Rehab Rumah Layak Huni BAZNAS. Pada Senin, 22 Juni 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan simbolis penyerahan bantuan rehab rumah layak huni kepada Ahmad Feby, warga Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang. Simbolis penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang hadir didampingi oleh staf pendistribusian, Ade Sumanta. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. Program Rehab Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu wujud nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk sektor kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para penerima manfaat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bermartabat. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang penting bagi tumbuhnya rasa aman, ketenangan, dan semangat keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memastikan bahwa dana umat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang tepat sasaran dan berdampak langsung. “Program Rehab Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan semangat baru bagi Bapak Ahmad Feby dan keluarga,” ujar Ahmad Rifai. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya sebatas lembaga penghimpun zakat, melainkan juga hadir sebagai lembaga yang berupaya menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Menurutnya, setiap amanah zakat yang dititipkan oleh para muzaki harus dapat dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan. “Dana zakat yang ditunaikan oleh masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga dengan sebaik-baiknya. Melalui program seperti rehab rumah layak huni ini, kami ingin memastikan bahwa zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang sedang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kualitas hidupnya,” tambahnya. Bantuan rehab rumah layak huni yang diberikan kepada Ahmad Feby diharapkan dapat membantu proses perbaikan tempat tinggal agar menjadi lebih kokoh, sehat, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga. Kehadiran BAZNAS Kota Tangerang Selatan di tengah masyarakat melalui program ini juga menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran besar dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan masyarakat. Sementara itu, penyerahan bantuan ini disambut penuh syukur oleh penerima manfaat. Bantuan yang diberikan menjadi harapan besar bagi keluarga Ahmad Feby untuk memiliki rumah yang lebih layak dan mendukung kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Program ini pun diharapkan dapat menjadi jalan kebaikan yang terus berlanjut, sekaligus menginspirasi semakin banyak pihak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Melalui program-program kemanusiaan seperti Rehab Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya meneguhkan perannya sebagai lembaga yang hadir, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat yang dikelola, sehingga terwujud kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
BERITA24/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
WUJUD PERLINDUNGAN BAGI PENDIDIK GENERASI QUR’ANI, 251 GURU AL-QUR’AN KOTA TANGERANG SELATAN TERIMA BPJS KETENAGAKERJAAN
WUJUD PERLINDUNGAN BAGI PENDIDIK GENERASI QUR’ANI, 251 GURU AL-QUR’AN KOTA TANGERANG SELATAN TERIMA BPJS KETENAGAKERJAAN
Pada Kamis, 18 Juni 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menghadiri kegiatan Launching dan Penyerahan Simbolis Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan serta Pelatihan Metode Mengajar Al-Qur’an bagi Guru TKQ, TPQ, dan IPQ se-Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Blandongan, Kantor Wali Kota Tangerang Selatan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kesejahteraan sekaligus peningkatan kapasitas para guru pendidikan Al-Qur’an yang selama ini berperan penting dalam membina generasi Qur’ani. Sebanyak 251 guru TKQ, TPQ, dan IPQ menerima manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial bagi para guru yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak dan masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan M. Imam Saputra, Pembina IPQ Kota Tangerang Selatan Ali Akbar, Kasi PAKIS Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan Abdul Rojak, Tenaga Ahli Pemerintah Kota Tangerang Selatan Hamdani, Ketua IPQ Kota Tangerang Selatan M. Amin, serta dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir Wakil Ketua II Ahmad Rifai dan Wakil Ketua III Tarjuni. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan serta peningkatan kualitas para guru Al-Qur’an di Kota Tangerang Selatan. Selain penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan metode mengajar Al-Qur’an yang bertujuan meningkatkan kompetensi para guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami oleh para santri. Pelatihan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kota Tangerang Selatan seiring dengan perkembangan metode pembelajaran yang semakin dinamis. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan program perlindungan sosial dan peningkatan kapasitas bagi guru-guru Al-Qur’an. “Guru-guru Al-Qur’an memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus. Karena itu, sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugas mulianya dengan lebih tenang dan optimal,” ujar Tarjuni. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk para pendidik keagamaan yang menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga zakat, dan berbagai pihak terkait, kami berharap semakin banyak guru Al-Qur’an yang memperoleh manfaat perlindungan sosial sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya. Semoga ikhtiar ini menjadi langkah bersama dalam mewujudkan pendidikan Al-Qur’an yang semakin berkualitas di Kota Tangerang Selatan,” tambahnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Para peserta tidak hanya memperoleh manfaat berupa perlindungan ketenagakerjaan, tetapi juga mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru TKQ, TPQ, dan IPQ di Kota Tangerang Selatan dapat semakin termotivasi dalam menjalankan amanah pendidikan, sekaligus memperoleh rasa aman melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan diharapkan terus berlanjut demi mendukung terciptanya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an.
BERITA18/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
SENYUM BAPAK ISMET MENGEMBANG SAAT KUNCI RUMAH BARUNYA DISERAHKAN LANGSUNG OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
SENYUM BAPAK ISMET MENGEMBANG SAAT KUNCI RUMAH BARUNYA DISERAHKAN LANGSUNG OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
Alhamdulillah, kebahagiaan menyelimuti keluarga Bapak Ismet di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur. Setelah melalui proses renovasi yang direalisasikan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada 23 Mei 2026 melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), rumah yang kini lebih aman dan nyaman tersebut resmi diserahterimakan pada Senin, 8 Juni 2026. Prosesi serah terima kunci dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, didampingi Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Ahmad Rifai. Momen sederhana itu menjadi simbol hadirnya manfaat zakat, infak, dan sedekah yang telah ditunaikan oleh masyarakat dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Mohamad Subhan menyampaikan bahwa program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. "Kami berharap rumah yang telah direnovasi ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan semangat baru bagi keluarga Bapak Ismet. Rumah yang layak bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga tempat membangun harapan dan masa depan yang lebih baik," ujarnya. Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Bapak Ismet saat menerima kunci rumahnya. "Alhamdulillah, saya dan keluarga sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh muzaki yang telah membantu kami. Rumah ini menjadi kebahagiaan besar bagi keluarga kami dan semoga semua kebaikan yang diberikan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya. Program RLHB menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah, manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan oleh satu orang, tetapi oleh seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut. Kehadiran rumah yang lebih layak diharapkan dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih nyaman, sehat, dan penuh harapan bagi keluarga penerima manfaat. Kisah keluarga Bapak Ismet menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi juga tentang menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan. Dari kepedulian yang dititipkan oleh para muzaki, lahirlah senyum, rasa syukur, dan harapan baru yang kini tumbuh di dalam rumah yang telah berdiri lebih kokoh dan layak huni.
BERITA10/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
ZAKAT YANG MENGUBAH KEHIDUPAN, BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI TIGA RUMAH MUSTAHIK
ZAKAT YANG MENGUBAH KEHIDUPAN, BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI TIGA RUMAH MUSTAHIK
Mengusung visi “Lembaga Utama Menyejahterakan Umat”, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), sebuah program unggulan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak. Pada Senin, 8 Juni 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan penyerahan bantuan RLHB secara simbolis kepada tiga penerima manfaat yang berada di wilayah Serpong Utara dan Setu. Penyerahan bantuan RLHB dilakukan kepada Akhmad Yani yang beralamat di Pakulonan, Serpong Utara, Dian Ernawati yang beralamat di Pondok Jagung, Serpong Utara, serta Yoni Yulianita yang beralamat di Bakti Jaya, Setu. Kegiatan simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, didampingi Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Ahmad Rifai beserta staf pendistribusian. Program Renovasi Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan salah satu dari lima program utama BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang secara konsisten dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini didanai melalui penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dana yang dihimpun kemudian disalurkan secara tepat sasaran untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Rumah merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam kehidupan setiap keluarga. Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga menjadi ruang untuk tumbuh, belajar, beribadah, dan membangun masa depan. Oleh karena itu, kehadiran rumah yang layak huni menjadi faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Melalui program RLHB, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berupaya memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung pembangunan daerah serta membantu mewujudkan berbagai misi pembangunan Kota Tangerang Selatan. Kehadiran hunian yang layak diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Lebih dari sekadar renovasi bangunan, program RLHB memberikan dampak sosial yang luas. Manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan oleh satu orang penerima bantuan, melainkan oleh seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut. Bahkan dalam beberapa kondisi, satu rumah dihuni oleh lebih dari satu keluarga sehingga manfaat zakat yang disalurkan dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Dengan demikian, setiap bantuan yang diberikan memiliki efek berantai yang mampu meningkatkan kesejahteraan banyak pihak sekaligus. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa program-program yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah yang berasal dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, setiap dana yang dihimpun harus dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan dampak yang nyata bagi mustahik. BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, dan para donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui BAZNAS. Melalui kepedulian dan kebersamaan yang terbangun, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dan perubahan kehidupan yang lebih baik. Mari terus menebarkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena setiap kebaikan yang ditunaikan hari ini dapat menjadi harapan baru bagi keluarga yang membutuhkan, menghadirkan hunian yang lebih layak, serta mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA09/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Fokuskan Daging Kurban untuk Penanganan Stunting di Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Fokuskan Daging Kurban untuk Penanganan Stunting di Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur
Dalam upaya mendukung percepatan penanganan stunting di wilayah Kota Tangerang Selatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan memfokuskan pendistribusian Daging Kurban Berkah BAZNAS kepada anak-anak yang terindikasi stunting. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Ciputat Timur. Pada momentum Iduladha tahun ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan daging kurban sekaligus santunan kepada ratusan anak stunting yang telah terdata dan menjadi sasaran program. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa daging kurban memiliki kandungan protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itu, pendistribusian daging kurban kepada anak stunting diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menjelaskan bahwa perhatian terhadap anak-anak stunting merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Menurutnya, upaya penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga zakat. "Anak-anak adalah penerus bangsa yang harus kita perhatikan bersama, baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan. Oleh karena itu, apa yang bisa dibantu oleh BAZNAS kepada para mustahik, insya Allah akan kami upayakan semaksimal mungkin agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung," ujar Noor Syaibani. Ia menambahkan bahwa program pendistribusian daging kurban untuk anak stunting menjadi salah satu langkah konkret BAZNAS dalam mengoptimalkan manfaat ibadah kurban agar tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Tahun ini, program penanganan stunting melalui pendistribusian daging kurban dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Ciputat dan Ciputat Timur. Melalui program tersebut, ratusan anak stunting mendapatkan manfaat berupa daging kurban berkualitas dan santunan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi serta memberikan semangat bagi keluarga penerima manfaat. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang. Dengan kolaborasi berbagai pihak dan dukungan masyarakat, upaya penanganan stunting di Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
BERITA02/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan 1.067 Paket Daging Kurban Berkah di 17 Titik Penyaluran
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan 1.067 Paket Daging Kurban Berkah di 17 Titik Penyaluran
Alhamdulillah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali menunaikan amanah masyarakat melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dan DAM Hadyu 1447 Hijriah yang berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026, bertepatan dengan hari tasyrik terakhir. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan mengedepankan prinsip syariat, profesionalitas, serta kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada pelaksanaan tahun ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyembelih sebanyak 54 ekor kambing dan 5 ekor sapi yang berasal dari para mudhohi yang telah mempercayakan ibadah kurban dan DAM nya melalui BAZNAS. Seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan standar penyembelihan halal yang berlaku. Untuk memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai kaidah syariat, BAZNAS Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan JULEHA (Juru Sembelih Halal) yang telah tersertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kehadiran para juru sembelih profesional tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga kualitas pelaksanaan ibadah kurban sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekurban. Dari hasil penyembelihan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berhasil mendistribusikan sebanyak 1.067 Paket Daging Kurban Berkah BAZNAS kepada para penerima manfaat yang tersebar di 17 titik penyaluran di wilayah Kota Tangerang Selatan. Penyaluran ini menyasar masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaat ibadah kurban dapat dirasakan secara lebih luas dan merata. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan kurban tahun ini dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekurban, mitra, relawan, panitia, serta berbagai pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, para pekurban, mitra, dan pihak-pihak yang telah mempercayakan pelaksanaan ibadah kurbannya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk memastikan bahwa setiap hewan kurban dikelola dan disalurkan secara profesional, transparan, serta tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan." Mohamad Subhan menambahkan bahwa kurban bukan hanya sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. "Kurban mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Melalui program Kurban Berkah BAZNAS, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, terutama mereka yang jarang menikmati daging kurban." Pelaksanaan Kurban Berkah BAZNAS tahun ini menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat, lembaga, dan para relawan dalam menghadirkan manfaat yang luas bagi umat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki, munfiq, dan mudhohi dengan masyarakat yang membutuhkan. Semoga seluruh ibadah kurban yang telah ditunaikan diterima oleh Allah SWT, menjadi amal saleh yang bernilai pahala berlipat, serta membawa keberkahan bagi para pekurban, penerima manfaat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.
BERITA30/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Edukasi Kepedulian Sejak Dini  Melalui Sedekah Daging, Donasi SD Negeri se-Tangsel Capai Rp 123 Juta
Edukasi Kepedulian Sejak Dini Melalui Sedekah Daging, Donasi SD Negeri se-Tangsel Capai Rp 123 Juta
Semangat kepedulian dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan melalui program Sedekah Daging yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan. Program tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp123.940.000 yang berasal dari seluruh SD Negeri se-Kota Tangerang Selatan dan diakomodir oleh Kasi Dinas Pendidikan, Satiyan. Amanah donasi tersebut kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Senin, 25 Mei 2026. Penyerahan donasi berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Donasi diterima langsung oleh Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Dadang Raharja, bersama Kepala Bidang I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Supriadi. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat tumbuh kuat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, orang tua murid, serta lembaga zakat. Program Sedekah Daging hadir tidak hanya sebagai bentuk penghimpunan donasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi peserta didik untuk memahami makna kurban, nilai keikhlasan, serta pentingnya berbagi kepada sesama sejak usia dini. Melalui keterlibatan siswa, guru, dan orang tua murid, program ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi yang peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Program Sedekah Daging sendiri telah berjalan sejak tahun lalu dan berhasil terlaksana dengan baik, baik dalam proses penghimpunan donasi maupun pendistribusian manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan pelaksanaan program sebelumnya menjadi dorongan tersendiri bagi sekolah-sekolah untuk kembali berpartisipasi dan memperluas manfaat kebaikan pada tahun ini. Antusiasme yang tinggi dari berbagai pihak menunjukkan bahwa program tersebut mendapat respon positif dan menjadi gerakan sosial yang mampu menyatukan semangat berbagi di lingkungan pendidikan. Kasi Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Satiyan, menyampaikan bahwa antusiasme dari sekolah-sekolah sangat luar biasa sejak surat himbauan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan. Dukungan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, peserta didik, hingga wali murid yang bersama-sama mengambil bagian dalam program kebaikan ini. “Program ini bukan hanya tentang donasi, tetapi tentang menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak dini. Kami bersyukur antusiasme dari sekolah, guru, siswa, dan orang tua begitu besar,” ujar Satiyan. Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban serta penyaluran daging kurban kepada peserta didik dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Dengan demikian, manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga menjadi media pembelajaran nyata tentang arti berbagi dan pengorbanan bagi generasi muda. Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Dadang Raharja, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Dinas Pendidikan dan seluruh SD Negeri di Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh baik dalam membangun budaya sosial dan kepedulian di tengah masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Semoga program ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dadang Raharja. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Supriadi, menyampaikan bahwa program Sedekah Daging memiliki nilai yang sangat positif karena mampu menggabungkan unsur edukasi, sosial, dan ibadah dalam satu gerakan bersama. Melalui program ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap semangat berbagi terus tumbuh di lingkungan pendidikan dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama, khususnya menjelang momentum Iduladha.
BERITA25/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Wujud Kepedulian Sosial, BAZNAS Tangsel Bantu Warga Yang Hidup Sendirian Pasca Kecelakaan
Wujud Kepedulian Sosial, BAZNAS Tangsel Bantu Warga Yang Hidup Sendirian Pasca Kecelakaan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui respon cepat bantuan sosial bagi warga di Kelurahan Pondok Ranji, RT 003 RW 003, Kecamatan Ciputat Timur, pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkolaborasi bersama pihak Kelurahan Pondok Ranji untuk membantu warga yang tengah mengalami kesulitan ekonomi akibat kondisi kesehatan dan keterbatasan penghasilan. Bantuan diberikan kepada Syafrudin, warga yang kini hidup seorang diri tanpa penghasilan tetap setelah mengalami kecelakaan pada bagian kaki yang membuat aktivitas dan pekerjaannya terganggu. Melihat kondisi tersebut, Tim BAZNAS Kota Tangerang Selatan bergerak cepat memberikan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako guna meringankan kebutuhan sehari-hari penerima manfaat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, serta pihak kesejahteraan sosial Kelurahan Pondok Ranji dan Kecamatan Ciputat Timur. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS merupakan bentuk kepedulian dan upaya untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat segera mendapatkan bantuan. “BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan Pak Syafrudin dan menjadi penyemangat agar beliau tetap kuat menjalani kehidupan,” ujar Tarjuni. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan pihak kelurahan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin agar penanganan terhadap warga yang membutuhkan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Syafrudin selaku penerima manfaat turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan pihak kelurahan yang sudah peduli membantu saya. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari saya,” ungkap Syafrudin. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak warga yang terbantu dan merasakan manfaat dari hadirnya zakat, infak, dan sedekah.
BERITA25/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tahun Kedua HIMPAUDI Tangsel Tebar Kepedulian Lewat Sedekah Daging
Tahun Kedua HIMPAUDI Tangsel Tebar Kepedulian Lewat Sedekah Daging
Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Tangerang Selatan melalui Program Sedekah Daging Iduladha. Pada Senin, 25 Mei 2026, HIMPAUDI Kota Tangerang Selatan menyalurkan donasi Sedekah Daging sebesar Rp10.353.000 kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Donasi tersebut diserahkan langsung ke Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan diterima oleh Kepala Bidang I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Supriadi. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian HIMPAUDI terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus dukungan terhadap program kemanusiaan dan berbagi di momentum Iduladha. Program Sedekah Daging ini juga menjadi tahun kedua bagi HIMPAUDI Kota Tangerang Selatan dalam berpartisipasi menebarkan manfaat bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Konsistensi tersebut menunjukkan semangat berbagi yang terus tumbuh di lingkungan pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini. Kepala Bidang I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan HIMPAUDI Kota Tangerang Selatan melalui program Sedekah Daging. “Kami mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Semoga sedekah yang diberikan menjadi keberkahan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Supriadi. Melalui program ini, donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban dan pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Partisipasi HIMPAUDI Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas dan lembaga lainnya untuk turut berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat bagi sesama, khususnya pada momentum Iduladha yang penuh makna kepedulian dan pengorbanan.
BERITA25/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Puasa Sunah Tarwiyah : Amalan Sunah Menjelang Iduladha
Puasa Sunah Tarwiyah : Amalan Sunah Menjelang Iduladha
Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan yang istimewa dalam Islam. Di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan kesempatan besar bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah. 10 hari pertama Zulhijah bahkan disebut sebagai hari-hari terbaik yang sangat dicintai Allah SWT untuk melakukan amal saleh. Salah satu amalan sunah yang dianjurkan menjelang Hari Raya Iduladha adalah Puasa Tarwiyah. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sehari sebelum Puasa Arafah. Meskipun hukumnya sunah, Puasa Tarwiyah memiliki nilai dan keutamaan yang besar bagi umat Islam yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah.” (HR. Bukhari) Hadis tersebut menunjukkan betapa mulianya amalan yang dilakukan pada awal bulan Zulhijah. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, hingga menjalankan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang hamba dalam menyambut Hari Raya Iduladha dengan hati yang lebih bersih dan penuh ketakwaan. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa ini juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri agar semakin dekat kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “(Mereka berdatangan) supaya menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka berupa binatang ternak. Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.” (QS. Al-Hajj: 28) Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa hari-hari di bulan Zulhijah adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mengingat Allah SWT. Momentum ini tidak hanya dimanfaatkan oleh jamaah haji di Tanah Suci, tetapi juga oleh umat Islam di seluruh dunia melalui berbagai amalan sunah. Selain puasa dan ibadah lainnya, Zulhijah juga identik dengan ibadah kurban yang menjadi salah satu syiar utama Hari Raya Iduladha. Allah SWT berfirman: “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2) Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kurban merupakan bentuk ibadah yang dianjurkan sebagai wujud syukur, ketaatan, dan penghambaan kepada Allah SWT. Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Rasulullah SAW juga bersabda: “Tidak ada suatu amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban.” (HR. Tirmidzi) Momentum Puasa Tarwiyah dapat menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk mulai mempersiapkan diri menyambut Iduladha, termasuk menumbuhkan semangat berkurban. Sebab di balik setiap hewan kurban yang disalurkan, terdapat banyak manfaat dan kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang jarang menikmati hidangan daging. Puasa Tarwiyah juga menjadi pembuka menuju Puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Kedua puasa ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak doa menjelang Hari Raya Iduladha. Selain mengharap pahala dan keberkahan, menjalankan Puasa Tarwiyah juga menjadi bentuk kecintaan seorang Muslim terhadap sunnah Rasulullah SAW. Di tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari, hadirnya puasa sunah ini menjadi pengingat agar hati tetap terhubung dengan Allah SWT dan tidak lalai dalam beribadah. Hari-hari pertama Zulhijah merupakan momentum yang sangat berharga dan tidak datang setiap waktu. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin dengan memperbanyak amal saleh. Sebab bisa jadi, amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas pada hari-hari mulia ini memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Mari sambut Hari Raya Iduladha dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan. Tunaikan puasa sunah Tarwiyah, perbanyak doa dan sedekah, serta hidupkan semangat berkurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian terhadap sesama. Semoga melalui amalan-amalan di bulan Zulhijah ini, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan kita termasuk hamba yang mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
BERITA24/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kolaborasi Aksi Sosial UMJ Dan BAZNAS Tangsel Salurkan Pakaian Layak Pakai Untuk Masyarakat Desa Cikoleang
Kolaborasi Aksi Sosial UMJ Dan BAZNAS Tangsel Salurkan Pakaian Layak Pakai Untuk Masyarakat Desa Cikoleang
Semangat kepedulian dan kolaborasi sosial kembali diwujudkan melalui kegiatan penyaluran pakaian layak pakai kepada masyarakat di Desa Cikoleang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Filantropi Camp yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf UMJ dengan mengusung tema “Optimalisasi Filantropi Islam dalam Upaya Membangun Kesejahteraan”. Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2026 sebagai bentuk implementasi nyata nilai-nilai filantropi Islam di tengah masyarakat. Penyaluran pakaian layak pakai dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami langsung pentingnya peran zakat, infak, sedekah, dan filantropi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat. Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Deni Nuryadin, didampingi oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama mahasiswa dan panitia pelaksana. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Deni Nuryadin menyampaikan apresiasinya atas semangat mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial melalui kegiatan filantropi. “Kolaborasi seperti ini menjadi langkah baik dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai-nilai filantropi Islam di kalangan generasi muda,” ujarnya. Pakaian layak pakai yang disalurkan berasal dari para donatur yang telah mempercayakan bantuannya melalui program sosial yang dijalankan bersama. Bantuan tersebut kemudian disortir dan dipersiapkan agar dapat diterima masyarakat dalam kondisi yang baik dan layak digunakan. Alif Rizki selaku Ketua pelaksana kegiatan Filantropi Camp menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam aksi sosial dan memahami kondisi masyarakat secara nyata. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengajak mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial. Filantropi bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun rasa empati dan kebersamaan,” ungkapnya. Masyarakat Desa Cikoleang menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh mahasiswa UMJ bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan pakaian layak pakai diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antara mahasiswa, lembaga zakat, dan warga sekitar. Melalui kegiatan Filantropi Camp ini, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf UMJ bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda sebagai penerus gerakan filantropi Islam di masa mendatang.
BERITA20/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
PELETAKAN BATU PERTAMA MUSHOLLA DI DUSUN ALUR ITAM, ACEH TAMIANG MENJADI SIMBOL KEPEDULIAN DAN AMAL JARIYAH
PELETAKAN BATU PERTAMA MUSHOLLA DI DUSUN ALUR ITAM, ACEH TAMIANG MENJADI SIMBOL KEPEDULIAN DAN AMAL JARIYAH
Pagi yang penuh harapan menyelimuti Desa Suka Makmur, Dusun Alur Itam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 29 April 2026. Di tengah suasana yang khusyuk dan penuh doa, peletakan batu pertama pembangunan musholla resmi dilaksanakan sebagai awal dimulainya kembali tempat ibadah yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor. Musholla dengan luas 7 x 8 meter tersebut sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak dapat digunakan oleh masyarakat. Bangunan yang dahulu hanya terbuat dari kayu mengalami kerusakan akibat bencana yang melanda wilayah tersebut. Kini, melalui Program Sedekah Bantu Korban Bencana Sumatera, musholla tersebut perlahan mulai dibangun kembali agar dapat berdiri lebih kokoh dan nyaman digunakan warga untuk beribadah bersama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan, di antaranya Tarjuni selaku Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani selaku Kepala Bidang Pendistribusian, serta Syarifah Jihan Mudaim selaku Kepala Bagian Keuangan. Kegiatan peletakan batu pertama diwakili oleh Tarjuni bersama tokoh ulama setempat, didampingi kepala desa, kepala dusun, serta masyarakat Desa Suka Makmur. Prosesi berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Sebelum peletakan batu pertama dilakukan, seluruh hadirin bersama-sama melaksanakan tahlilan dan memanjatkan doa agar pembangunan musholla dapat berjalan lancar hingga selesai. Suasana haru dan penuh syukur begitu terasa ketika warga menyaksikan dimulainya pembangunan rumah ibadah yang selama ini mereka nantikan. Dalam sambutannya, Tarjuni menyampaikan bahwa pembangunan musholla ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk hadirnya kepedulian dan semangat kebersamaan untuk menguatkan masyarakat pascabencana. “Musholla ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat berkumpulnya masyarakat, tempat belajar agama, dan tempat menguatkan hati setelah musibah yang terjadi. Semoga pembangunan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi seluruh muzaki dan para donatur,” ujar Tarjuni. Beliau juga berharap musholla yang nantinya berdiri dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Desa Suka Makmur. “Dulu musholla ini hanya berdiri dari kayu sederhana dan kini InsyaAllah akan dibangun lebih kokoh agar dapat digunakan kembali dengan aman dan nyaman oleh masyarakat. Semoga setiap prosesnya dimudahkan oleh Allah SWT,” tambahnya. Masyarakat Desa Suka Makmur pun menyambut pembangunan tersebut dengan penuh rasa syukur. Setelah melalui masa sulit akibat banjir dan longsor, pembangunan musholla menjadi simbol bangkitnya harapan dan semangat baru bagi warga untuk kembali menjalankan aktivitas ibadah secara bersama-sama. Program pembangunan musholla ini menjadi salah satu bentuk nyata penyaluran amanah para muzaki yang telah bersedekah melalui Program Sedekah Bantu Korban Bencana Sumatera. Bantuan yang diberikan tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi sumber kekuatan dan harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana. Mari bersama-sama memanjatkan doa agar proses pembangunan musholla ini berjalan lancar hingga selesai dan segera dapat digunakan kembali oleh warga Desa Suka Makmur. Semoga setiap kebaikan, sedekah, dan dukungan yang diberikan menjadi pahala amal jariyah yang terus mengalir tanpa putus.
BERITA19/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Berikan Bantuan Penuh Untuk Biaya Perawatan Dan Pengobatan Bagi Korban Penusukan Di Pondok Pucung
Berikan Bantuan Penuh Untuk Biaya Perawatan Dan Pengobatan Bagi Korban Penusukan Di Pondok Pucung
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Yani, warga Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, yang menjadi korban tindak penusukan di wilayah Jalan Jombang Raya Gang Buntu RT 02 RW 03, Pondok Pucung. Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah menggendong cucunya. Dalam kondisi yang tidak terduga, korban mengalami penusukan dari arah belakang sebanyak dua kali yang mengakibatkan luka serius dan harus segera mendapatkan penanganan medis intensif. Saat ini, korban menjalani perawatan di RS Sari Asih Jombang untuk proses pemulihan lebih lanjut. Pelaku penusukan diketahui telah diamankan dan saat ini masih berada dalam penahanan pihak berwajib guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berkontribusi dalam pembiayaan pemulihan dan perawatan korban secara penuh di rumah sakit. Bantuan tersebut diserahkan pada Senin, 18 Mei 2026, oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, bersama Kepala Bidang Pendistribusian, Noor Syaibani. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban dan keluarga, serta menjadi bentuk hadirnya kepedulian bersama bagi masyarakat yang sedang mengalami ujian,” ujar Tarjuni. Selain memberikan bantuan pembiayaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga agar tetap kuat menghadapi masa pemulihan. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi penguat bagi warga yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam kondisi darurat dan kemanusiaan. “BAZNAS tidak hanya hadir dalam program sosial dan ekonomi, tetapi juga berupaya cepat tanggap terhadap kondisi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian bersama,” tambah Noor Syaibani. Musibah yang dialami Ibu Yani menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta dukungan bersama terhadap korban tindak kekerasan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pengobatan dan pemulihan korban dapat berjalan dengan baik hingga kembali sehat dan beraktivitas seperti sediakala.
BERITA18/05/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →