WhatsApp Icon
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata

Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka.

Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA).

KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.

Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.

"KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah

Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati.

Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi.

"Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas

BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat

Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai.

Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

Dari Desa, Retail, hingga CSR : Jejak Perkuatan Zakat, Infak dan Sedekah di Tanah Jawara
Dari Desa, Retail, hingga CSR : Jejak Perkuatan Zakat, Infak dan Sedekah di Tanah Jawara
Dalam semangat memperkuat sinergi dan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), BAZNAS Kabupaten Tangerang kembali menggelar pertemuan penting bertajuk “Penguatan Pengumpulan ZIS se-Provinsi Banten”. Agenda ini diselenggarakan pada Rabu, 12 November 2025 bertempat di Gubuk Makan Mang Engking, Jl. Citra Raya Boulevard Utara No. 78, Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya yang berfokus pada penguatan sistem dan strategi pengumpulan ZIS di wilayah Banten. BAZNAS Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah mengundang seluruh perwakilan bidang pengumpulan dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah mengoptimalkan capaian target pengumpulan ZIS-DSKL di tingkat provinsi, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target nasional. Kegiatan ini turut menghadirkan pemateri dari Tim Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI, yaitu Budi Setiawan dan Halim Hady, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai strategi penguatan pengumpulan zakat berbasis retail, potensi di tingkat desa/kelurahan, serta kerja sama dengan pihak Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi dengan mengirimkan tiga perwakilannya, yakni Tarjuni, Firda Lailatul, dan Syifa Nabilah. Ketiganya aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan terlibat dalam diskusi interaktif yang membahas berbagai inovasi dan pendekatan baru untuk memperkuat pengumpulan zakat di daerah perkotaan. “Penguatan ini adalah langkah strategis agar zakat semakin berdampak. Sinergi antar BAZNAS se-Banten adalah kunci agar potensi zakat di wilayah ini bisa dioptimalkan dengan lebih maksimal. Bersama, kita wujudkan zakat yang tidak hanya terkumpul, tapi juga memberi kehidupan” Halim Hady, Tim Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI. Selain menjadi forum konsolidasi antar daerah, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi antar BAZNAS Kabupaten/Kota. Banyak pengalaman dan strategi yang disampaikan, mulai dari pengembangan kanal digital, kemitraan dengan lembaga swasta, hingga optimalisasi potensi zakat di tingkat akar rumput. “Kami di Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dalam penghimpunan, terutama di sektor retail dan kolaborasi CSR. Setiap langkah kecil akan menjadi bagian dari gerakan besar untuk membangun kesejahteraan umat,” Tarjuni, Perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan penguatan pengumpulan ZIS di seluruh wilayah Banten mampu memberikan dampak nyata dalam pencapaian target provinsi sekaligus memperkuat posisi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan berdaya guna bagi masyarakat luas. Pertemuan ini menegaskan satu hal penting: keberhasilan pengumpulan zakat bukan hanya bergantung pada sistem yang baik, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang kokoh antar daerah. Semangat itulah yang tampak nyata di ruang pertemuan hari itu sinergi yang dibangun
BERITA12/11/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Mengapa Kita Harus Berbagi? Karena Cahaya Zakat Mampu Menyalakan Hidup Seseorang
Mengapa Kita Harus Berbagi? Karena Cahaya Zakat Mampu Menyalakan Hidup Seseorang
Suasana hangat terasa di sebuah rumah sederhana di Kecamatan Ciputat pada Kamis pagi, 6 November 2025. Di rumah itu, Ibu Susi Salawati menyambut kedatangan tim dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan wajah penuh harap. Hari itu bukan hari biasa. Bagi Ibu Susi, hari itu adalah awal dari lembaran baru dalam hidupnya. Sudah cukup lama Ibu Susi hidup dengan keterbatasan fisik akibat kehilangan salah satu kakinya. Kondisi itu membuatnya harus beradaptasi dengan banyak hal: pekerjaan rumah yang menjadi lebih berat, mobilitas yang terbatas, hingga rasa percaya diri yang sempat menurun. Meski begitu, Ibu Susi tidak pernah menyerah. Ia terus berusaha menjalani hari-harinya dengan keteguhan dan senyuman yang tidak pernah hilang. Di tengah perjalanan perjuangannya itu, datanglah kabar yang menguatkan: BAZNAS Kota Tangerang Selatan akan memberikan bantuan kaki palsu yang selama ini sangat ia butuhkan. Bantuan yang tidak hanya akan membantu aktivitas sehari-harinya, tetapi juga membuka kesempatan baginya untuk kembali aktif, mandiri, bahkan mungkin bekerja kembali. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tangsel, Noor Syaibani. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama para mustahik yang ingin bangkit dan produktif kembali. “Kami tidak hanya menyalurkan zakat dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga ingin memastikan penerima bantuan dapat merasakan manfaatnya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki kesempatan untuk bangkit. Dan hari ini, Ibu Susi mendapatkan kembali pijakan itu,” ujar Noor Syaibani. Momen itu berjalan penuh haru. Saat kaki palsu tersebut disesuaikan untuknya, tatapan Ibu Susi perlahan berubah: dari ragu menjadi yakin, dari takut menjadi berani, dari pasrah menjadi siap melangkah kembali. Tangan yang tadinya gemetar kini menggenggam harapan baru. Dengan suara lembut namun penuh makna, Ibu Susi menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya benar-benar bersyukur. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan semua orang baik yang telah membantu saya. Saya merasa seperti diberi kesempatan kedua untuk bisa beraktivitas tanpa bergantung pada orang lain. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini. Saya akan jaga, saya akan manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya sambil menahan haru. Warga sekitar yang turut menyaksikan penyerahan itu pun ikut tersentuh. Banyak di antara mereka yang tahu perjuangan Ibu Susi selama ini, sehingga melihatnya dapat kembali berdiri tegak menjadi pemandangan penuh makna dan doa. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program ini dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat, sekaligus pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya angka. Ia adalah bentuk kasih sayang, empati, dan keikhlasan yang dapat menghidupkan kembali harapan seseorang. Karena pada akhirnya, langkah paling sederhana pun bisa membawa perubahan besar dalam hidup seseorang.
BERITA06/11/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tahukah Anda? Zakat yang Anda Salurkan Membantu Perjuangan Labib!
Tahukah Anda? Zakat yang Anda Salurkan Membantu Perjuangan Labib!
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bidang kesehatan. Pada Rabu, 5 November 2025, BAZNAS Kota Tangerang Selatan memberikan bantuan kesehatan kepada adik Labib, seorang anak berusia 6 tahun 9 bulan yang saat ini tengah berjuang melawan Sindrom Nefrotik atau Proteinuria, kondisi di mana ginjal mengalami kebocoran hingga menyebabkan tubuh kehilangan banyak protein. Anak dari Bapak Sidik Fauzi ini membutuhkan dukungan biaya untuk transportasi dan pengobatan lanjutan. Meskipun telah memiliki BPJS, namun tidak semua obat yang digunakan dapat tertanggung, termasuk obat Albumin, yang menjadi salah satu penunjang utama bagi kondisi Labib. Selain itu, tindakan operasi juga belum dapat dilakukan karena usia Labib belum menginjak usia yang dianjurkan untuk menjalani prosedur tersebut. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui Bidang Pendistribusian memberikan bantuan secara langsung yang diserahkan oleh Ade Sumanta dan Ade Suryadi, kepada orang tua Labib di RS Fatmawati, tempat Labib menjalani perawatan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memberikan semangat untuk terus berjuang mendampingi kesembuhan Labib. “Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga, tetapi sebagai saudara bagi sesama. Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki, donatur, dan masyarakat. Semoga menjadi penguat bagi keluarga dan menjadi jalan bagi Allah untuk memberikan kesembuhan bagi adik Labib,” ujar Ade Sumanta, perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kisah Labib menjadi pengingat bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan memiliki arti yang sangat besar. Bukan hanya angka, tetapi harapan. Kebaikan yang disalurkan mampu menguatkan langkah keluarga yang tengah berjuang menghadapi ujian kesehatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam program-program kemanusiaan, agar semakin banyak saudara yang terbantu dan semakin banyak doa yang saling menguatkan di antara umat.
BERITA05/11/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Seminar Al-Qur’an Bersanad
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadiri Seminar Al-Qur’an Bersanad
Tangerang Selatan, 1 November 2025 - Bertempat di Blandongan Lantai 4 Puspemkot Tangerang Selatan, Jl. Maruga Raya No.1 Ciputat, telah dilaksanakan kegiatan Seminar Al-Qur’an Bersanad, sebuah forum ilmu yang meneguhkan pentingnya menjaga kemurnian dan otentisitas bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah makhorijul huruf dan tajwid yang benar. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan lembaga keagamaan, di antaranya perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan (Tarjuni dan Ahmad Rifai), Ketua Harian LPTQ, Sekjen MUI Kota Tangsel, Kasie Bimas Kemenag Tangsel, Asisten Daerah II Pemkot Tangsel yang sekaligus membuka acara, serta perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan berbagai ormas Islam lainnya. Hadir sebagai narasumber utama, Syeikh Nashirudin dari Universitas Al-Azhar Mesir, yang dikenal sebagai ulama bersanad dalam ilmu qira’at dan tajwid. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa sanad merupakan bukti otentik dan rantai keilmuan yang menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an hingga kini. “Sanad adalah warisan keilmuan yang tidak hanya menjaga bacaan, tetapi juga menjaga nilai-nilai adab, keikhlasan, dan keberkahan dalam mempelajari Al-Qur’an,” — Syeikh Nashirudin, Al-Azhar Mesir. Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab sebagai petunjuk kehidupan bagi seluruh umat manusia. Namun, kemuliaan seseorang tidak diukur dari asal-usulnya, melainkan dari ketaqwaannya kepada Allah SWT. Perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berilmu. “Kegiatan seperti ini adalah wujud aplikasi menuju Tangsel yang religius. Membangun sumber daya manusia tidak hanya melalui pendidikan umum, tetapi juga dengan memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam segala aspek kehidupan,” — Tarjuni, BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat. Karena membangun kota yang berdaya dan berakhlak harus berawal dari membangun hati dan pemahaman terhadap kalam Ilahi. Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari menjadikan Tangsel bukan hanya kota modern, tetapi juga kota yang bercahaya dengan nilai-nilai Qur’ani.
BERITA01/11/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tim SAR Gabungan Temukan Seorang Anak Yang Hanyut di Pamulang Timur, Tangerang Selatan
Tim SAR Gabungan Temukan Seorang Anak Yang Hanyut di Pamulang Timur, Tangerang Selatan
Tangerang Selatan, 27 Oktober 2025 — Duka mendalam menyelimuti warga Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan tenggelam dan hanyut di saluran air kawasan Perumahan Pamulang Estate pada Minggu (26/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Kejadian bermula saat korban bermain hujan bersama teman-temannya di tepi selokan yang memiliki arus cukup deras. Saat itu, sandal korban terjatuh ke dalam aliran air. Tanpa pikir panjang, korban berusaha mengambil sandalnya dengan melompat ke dalam selokan namun ia justru terseret arus dan tenggelam. Keenam teman korban yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut segera melaporkan kejadian kepada warga sekitar dan pihak berwenang. Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Upaya dilakukan dengan menyusuri aliran kali dari titik awal korban terseret hingga radius sekitar 1,8 kilometer. Dalam operasi yang melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Jakarta, Polsek Pamulang, Koramil, BPBD Tangsel, Satpol PP, Damkar Tangsel, Kelurahan Pamulang Timur, dan BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran air dan darat secara intensif. Setelah upaya pencarian selama hampir 19 jam, pada Senin (27/10) pukul 09.25 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran kali, dalam posisi telungkup dan tertutup pasir. Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Desiana Kartika Bahari, menyampaikan “Korban akhirnya kami temukan pagi tadi dalam kondisi meninggal dunia, dan jenazah langsung kami evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya. Dalam operasi ini, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan (BTB Tangsel) turut mengambil bagian bersama unsur SAR lainnya. BTB Tangsel menurunkan relawan untuk membantu proses pencarian, koordinasi lapangan. Partisipasi ini menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Tangsel terhadap musibah kemanusiaan dan situasi darurat di masyarakat. Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), lembaga ini terus aktif dalam aksi tanggap darurat, penyaluran bantuan, serta upaya kemanusiaan lainnya di wilayah Tangerang Selatan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
BERITA29/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Ngobrol Santai, Ilmunya Dalam! Ini Pesan BAZNAS Tangsel di Al Fajar
Ngobrol Santai, Ilmunya Dalam! Ini Pesan BAZNAS Tangsel di Al Fajar
Ahad, 26 Oktober 2025 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional dan sesuai syariat. Kali ini, melalui kegiatan Sosialisasi Zakat di UPZ Al Fajar Bakti Jaya, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembekalan penting bagi para pengurus UPZ agar lebih memahami peran strategis zakat dalam konteks keagamaan, regulasi, dan kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Fajar Bakti Jaya ini dihadiri oleh jajaran BAZNAS Kota Tangerang Selatan, antara lain Tarjuni (Wakil Ketua III), Eldin, Asep, Ary, serta pengurus UPZ setempat. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, para peserta antusias mengikuti pemaparan materi yang disampaikan secara lugas oleh narasumber. Dalam sambutannya, Tarjuni (Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan) menegaskan bahwa pengelolaan zakat bukan hanya perkara administratif, melainkan juga amanah besar yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi. “Sosialisasi ini penting agar pengurus UPZ memahami bahwa zakat harus dikelola dengan benar, sesuai syariat dan peraturan yang berlaku. Zakat bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga instrumen untuk membangun keadilan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar Tarjuni. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan lembaga keagamaan di tingkat lokal agar distribusi dan pendayagunaan zakat lebih tepat sasaran dan berdaya guna bagi mustahik di lingkungan sekitar. Sementara itu, Eldin selaku Ketua Yayasan Masjid Al Fajar Bakti Jaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang secara aktif turun ke lapangan memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Kami merasa terhormat dan bersyukur atas kegiatan ini. Edukasi zakat seperti ini sangat dibutuhkan, agar para pengurus masjid dan masyarakat bisa menyalurkan zakat dengan benar melalui lembaga resmi yang terpercaya,” ungkap Eldin. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus UPZ dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menunaikan zakat melalui saluran resmi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas dan berdampak bagi pemberdayaan umat. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sosialisasi serupa di berbagai wilayah, sebagai bagian dari upaya membangun literasi zakat yang kuat, akuntabel, dan berkelanjutan sejalan dengan semangat Zakat Tumbuh, Umat Maju, Indonesia Kuat
BERITA29/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
GAUL Bareng Lansia, Karena Cinta Zakat Gak Pernah Pensiun : 830 Lansia Tangsel Tersenyum Bahagia
GAUL Bareng Lansia, Karena Cinta Zakat Gak Pernah Pensiun : 830 Lansia Tangsel Tersenyum Bahagia
Kepedulian terhadap para lansia menjadi perhatian khusus bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Melalui program Gerakan Amal untuk Lansia (GAUL), BAZNAS kembali menyalurkan bantuan berupa beras 10 kg dan uang santunan kepada para mustahik lansia yang membutuhkan. Alhamdulillah, di bulan Oktober 2025, sebanyak 830 mustahik lansia telah menerima bantuan ini dengan total penyaluran mencapai Rp 311.223.000,- yang bersumber dari dana zakat. Program GAUL ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sepanjang tahun, dan pada tahun ini telah terlaksana sebanyak tiga kali. Pelaksanaan program ini tidak lepas dari sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan, koordinator kelurahan, serta relawan yang turut membantu dalam proses pendistribusian dan koordinasi di lapangan. Dukungan ini menjadi kunci keberhasilan agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran, langsung kepada para lansia yang benar-benar membutuhkan. Menurut Noor Syaibani, Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, program GAUL hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk menebarkan manfaat dan kesejahteraan bagi para lansia dhuafa. “Asal dasar dari program ini adalah untuk membantu para lansia agar mereka dapat hidup lebih sejahtera dan merasa diperhatikan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kehidupan mereka, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Noor Syaibani. Sementara itu, Ustadz Ikin, Koordinator Kelurahan Pamulang yang turut terlibat dalam pelaksanaan program ini, menyampaikan apresiasinya terhadap BAZNAS dan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. “Alhamdulillah, program GAUL ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para lansia. Banyak di antara mereka yang hidup sendiri atau sudah tidak memiliki penghasilan tetap. Bantuan seperti ini benar-benar membantu dan menguatkan mereka,” ungkapnya. Program GAUL tidak hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa zakat mampu menjadi instrumen pemberdayaan dan kasih sayang bagi mereka yang berada di usia senja. Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan akan terus berupaya menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, terutama bagi para lansia yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang lebih
BERITA28/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kenapa Sih BAZNAS Ikut Bantu UMKM? Karena Zakat Juga Bisa Dorong Roda Ekonomi Umat!
Kenapa Sih BAZNAS Ikut Bantu UMKM? Karena Zakat Juga Bisa Dorong Roda Ekonomi Umat!
Langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat terus digencarkan. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkopukm) Kota Tangerang Selatan berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam program pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar pada Selasa, 27 Oktober 2025, di Gedung Galeri Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan. Sebanyak 100 pelaku UMKM terpilih menerima alat bantu usaha berupa gerobak dari Dinkopukm Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut memperkuat program ini dengan memberikan pelatihan, pembinaan, pendampingan usaha, serta bantuan modal usaha senilai Rp50.000.000 yang bersumber dari dana infak masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Waka II Ahmad Rifai, Waka III Tarjuni, Dewan Pengawas BAZNAS, perwakilan BTN Syariah, serta seluruh penerima bantuan. Dalam sambutannya, WaliKota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menguatkan sektor UMKM. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kolaborasi seperti ini bukan hanya soal bantuan fisik, tetapi tentang menumbuhkan semangat mandiri dan menebar keberkahan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dan kehadiran BAZNAS menjadi energi baru dalam mendorong kemandirian ekonomi umat,” ujar Benyamin. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk nyata implementasi zakat, infak, dan sedekah yang produktif. “Kami tidak ingin dana infak hanya berhenti di tangan penerima, tapi berkembang. Karena itu, kami dampingi mereka agar usaha yang dirintis bisa tumbuh dan bertahan. Inilah semangat zakat produktif yang sesungguhnya membantu, mendidik, dan memberdayakan,” ungkap Rifai. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dari banyak kolaborasi ke depan. Dinkopukm dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, agar UMKM tidak hanya bertahan di tengah tantangan zaman, tetapi juga mampu naik kelas dan bersaing secara berkelanjutan.
BERITA28/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Akhirnya Masuk Gaza! 35.000 Paket Harapan dari Indonesia Tiba Lewat Jalur Darat
Akhirnya Masuk Gaza! 35.000 Paket Harapan dari Indonesia Tiba Lewat Jalur Darat
Akhirnya, harapan itu kembali datang! Setelah sekian lama tertahan akibat situasi yang mencekam, sebanyak 35.000 paket bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia berhasil masuk ke Gaza melalui jalur darat. Kabar ini menjadi angin segar di tengah duka panjang yang melanda masyarakat Palestina, yang hingga kini terus berjuang di tengah keterbatasan, kehilangan, dan rasa sakit yang tak kunjung usai. Bantuan yang berhasil menembus Gaza ini bukan sekadar logistik ini adalah simbol kemanusiaan dan solidaritas lintas batas. Di balik setiap paket yang dikirim, tersimpan doa, empati, dan cinta dari rakyat Indonesia yang tak pernah berhenti peduli. Mereka ingin menunjukkan bahwa dari jauh, di negeri yang damai, masih ada jutaan hati yang senantiasa membersamai Gaza dalam setiap sujud, setiap doa, dan setiap langkah perjuangan. Selama masa gencatan senjata, BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Republik Indonesia mengambil peran aktif dalam menyalurkan 35.000 paket bantuan berisi kebutuhan pokok, makanan, air bersih, perlengkapan sanitasi, dan barang-barang penting lainnya bagi masyarakat Gaza yang terdampak konflik. Setiap paket dikirim dengan harapan sederhana namun besar maknanya agar mereka mampu bertahan, tetap berdaya, dan merasakan bahwa dunia belum sepenuhnya berpaling. Bantuan besar ini merupakan hasil penggalangan dana nasional bertajuk “Membasuh Luka Palestina” yang dilakukan oleh seluruh BAZNAS se-Indonesia mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kota dan kabupaten. Dari Sabang sampai Merauke, masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui gerakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Dari masjid kecil di desa hingga kantor zakat di kota besar, dari tangan-tangan masyarakat sederhana hingga para dermawan, semuanya bersatu dalam satu niat yang sama yaitu membasuh luka, menyalakan harapan. BAZNAS terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina melalui jalur apa pun yang memungkinkan, dengan tetap menjaga keamanan dan keberlangsungan distribusi di tengah situasi yang sulit. Upaya ini dilakukan secara terencana dan terkoordinasi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional agar setiap bantuan yang dikirim benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan. Momen gencatan senjata ini bukan akhir dari perjuangan, tapi justru kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Kesempatan untuk kembali hadir, kembali membantu, dan kembali mengulurkan tangan kepada mereka yang tengah berjuang di tanah penuh ujian itu. Karena semangat kemanusiaan tidak mengenal jarak, bahasa, maupun batas negara. Selama masih ada kasih, selama masih ada kepedulian harapan akan selalu menemukan jalannya.
BERITA27/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Gerobak Jalan, Rezeki Datang! Cerita di Balik 40 Gerobak Usaha BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Gerobak Jalan, Rezeki Datang! Cerita di Balik 40 Gerobak Usaha BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Senin, 20 Oktober 2025 menjadi hari penuh harapan bagi puluhan pelaku usaha kecil binaan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Melalui program Gerobak Usaha 2025, sebanyak 40 unit gerobak usaha resmi diserahkan kepada 40 mustahik yang telah terdata dan dinilai layak menerima bantuan. Kegiatan launching ini dihadiri langsung oleh Ahmad Rifai (Wakil Ketua II), Tarjuni (Wakil Ketua III), dan Supriadi (Kepala Bidang Pengumpulan). Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol nyata komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan umat. Program gerobak usaha ini bukan sekadar memberikan alat berdagang, tetapi menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi mustahik. Para mustahik juga mendapatkan modal awal usaha, agar bisa langsung memulai langkah pertama menuju kemandirian. Setiap gerobak dibuat berdasarkan kebutuhan usaha masing-masing penerima, mulai dari desain, ukuran, hingga fungsi yang disesuaikan dengan jenis dagangan mereka. Dengan begitu, gerobak tidak hanya menjadi alat, tapi juga identitas usaha baru bagi para mustahik. Selasa, 21 Oktober 2025, tim BAZNAS Kota Tangerang Selatan melanjutkan proses pengiriman gerobak secara bertahap ke kediaman para penerima. Program ini sepenuhnya didanai dari dana infak masyarakat, yang menjadi bukti kuat bahwa kebaikan kecil dari para donatur dapat menumbuhkan perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan. Menariknya, para penerima bantuan tidak hanya mendapatkan gerobak, tapi juga KASEP (Kencleng Amal Sahabat Peduli) sebuah inovasi dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk mengedukasi mustahik agar mulai belajar menjadi munfiq (orang yang gemar bersedekah). Meski nilainya tidak besar, namun langkah kecil ini mengajarkan bahwa memberi tidak menunggu cukup, tetapi berawal dari niat yang tulus. Dengan bersedekah, harta menjadi suci, rezeki menjadi berkah, dan semangat kemandirian tumbuh dari dalam diri para mustahik itu sendiri. “Sedikit demi sedikit, para mustahik berdaya untuk menyejahterakan hidup mereka dengan berjualan menggunakan gerobak ini. Semoga bantuan ini menjadi pintu rezeki yang luas dan berkah,” ungkap Ahmad Rifai di sela acara. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen untuk mengubah penerima zakat menjadi pemberi zakat. Program Gerobak Usaha 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa kemandirian ekonomi umat dapat tumbuh jika diberi kesempatan dan didampingi dengan keikhlasan. Dari infak yang tulus, tumbuh keberdayaan yang nyata. Karena setiap gerobak bukan sekadar roda usaha tapi roda perubahan.
BERITA23/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Zakat, Pendidikan, dan Usaha : Wujud Nyata Cinta Rasul dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Zakat, Pendidikan, dan Usaha : Wujud Nyata Cinta Rasul dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kota Tangerang Selatan menggelar acara “Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW & Halaqah Ulama Muda Kota Tangerang Selatan” pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Islamic Center Baiturrahmi, BSD City. Kegiatan yang berlangsung penuh hikmah dan kebersamaan ini dihadiri oleh para tokoh agama, ulama muda, serta lembaga sosial dan keagamaan di wilayah Tangerang Selatan. Salah satu yang turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak hanya menghadiri secara seremonial, tetapi juga berkontribusi langsung dalam bentuk santunan yatim, beasiswa pendidikan, serta bantuan gerobak usaha bagi para mustahik. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Tangsel dalam menebar keberkahan dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Turut hadir dalam acara tersebut, Tarjuni, selaku Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang berkesempatan melakukan penyerahan simbolis bantuan sekaligus menyampaikan materi bertema “Evaluasi Kinerja, Tata Kelola, dan Transparansi Lembaga Amil Zakat di Kota Tangerang Selatan.” Dalam paparannya, Tarjuni menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik serta meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan dana zakat. “Zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tapi juga tentang membangun sistem yang transparan dan akuntabel. Dengan tata kelola yang baik, insya Allah kepercayaan masyarakat akan semakin kuat, dan manfaat zakat akan semakin luas,” Tarjuni, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Lebih dari sekadar perayaan, acara ini menjadi momentum spiritual dan sosial yang mengingatkan umat akan suri teladan Rasulullah SAW khususnya dalam hal kepedulian terhadap sesama. Melalui santunan yatim, dukungan pendidikan, dan bantuan usaha, semangat kebaikan itu diwujudkan dalam bentuk nyata. Kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW & Halaqah Ulama Muda ini juga menjadi wadah sinergi antar-lembaga Islam di Kota Tangerang Selatan, termasuk BAZNAS Tangsel yang terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan dan pemberdayaan umat. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Rasulullah SAW, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian, dan memperluas manfaat zakat di tengah masyarakat.
BERITA22/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Banten Beraksi! Rakorda 2025 Jadi Momentum Zakat Lebih Berdampak
Banten Beraksi! Rakorda 2025 Jadi Momentum Zakat Lebih Berdampak
Dalam semangat memperkuat sinergi pengelolaan zakat di tingkat daerah, BAZNAS se-Provinsi Banten sukses menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS 2025 pada 8–10 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang berlangsung pada 26–29 September 2025, serta menindaklanjuti Surat Himbauan BAZNAS RI tertanggal 16 September 2025. Rakorda dilaksanakan di dua lokasi yaitu Pendopo Gubernur Banten, KP3B Kota Serang dan Hotel Horison Ultima Ratu, Serang. Dengan menghadirkan atmosfer kebersamaan dan komitmen untuk mewujudkan tata kelola zakat yang semakin profesional, transparan, dan berdampak. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten, serta tokoh-tokoh penting di antaranya: Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. Gubernur Banten, Andra Soni, S.M., M.Ap. Pimpinan BAZNAS RI Wilayah Banten, Prof (HC) Dr. Zainul Bahar Noor, S.E., M.Ec. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta Rakorda mengikuti beragam sesi yang padat namun bermakna. Mulai dari pemaparan materi oleh Kepala Bappeda, Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, serta pimpinan BAZNAS RI bidang Pengumpulan, Pendistribusian & Pendayagunaan, dan Bidang Hukum & SDM, hingga sharing session dari seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Banten. Melalui sesi berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan, setiap daerah memperoleh inspirasi baru untuk memperkuat kinerja dan memperluas manfaat zakat di masyarakat. Puncak kegiatan Rakorda ditutup dengan Sidang Pleno yang membahas resolusi bersama, serta penandatanganan hasil Rakorda sebagai bentuk komitmen dan arah strategis bersama ke depan. Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M., Ketua BAZNAS Provinsi Banten, menyampaikan pesan penuh semangat “Rakorda ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan langkah kita bersama. BAZNAS harus hadir bukan sekadar sebagai lembaga pengelola dana zakat, melainkan sebagai penggerak kemaslahatan umat. Kita ingin Banten menjadi contoh daerah yang mampu membuktikan bahwa zakat benar-benar menyejahterakan,” tutur Prof. Syibli di hadapan seluruh peserta Rakorda. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah agar program BAZNAS semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan nasional. Rakorda BAZNAS 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kesungguhan para amil zakat di Banten tidak hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen berkelanjutan untuk membangun kesejahteraan umat dari zakat yang dikelola dengan amanah. Dengan semangat Sinergi, Kolaborasi dan Aksi Nyata, seluruh BAZNAS di Banten bertekad melangkah bersama menuju pengelolaan zakat yang lebih kuat, lebih berdampak, dan lebih bermartabat
BERITA21/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Zakat, Alam, dan Masa Depan : BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadir di Peluncuran Buku Green Zakat
Zakat, Alam, dan Masa Depan : BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadir di Peluncuran Buku Green Zakat
BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menghadiri kegiatan Seminar dan Launching Buku Green Zakat Framework 2025 yang diselenggarakan pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Aula Ahmad Subianto (Gedung BAZNAS RI), Jalan Matraman Raya No.134, Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI serta perwakilan BAZNAS se-Jabodetabek, yang bersama-sama menyaksikan peluncuran buku yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan zakat berkelanjutan di Indonesia. Sebagai informasi, pada 28 Agustus 2025 lalu, BAZNAS RI telah memperkenalkan Green Zakat Framework merupakan sebuah instrumen inovatif hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia. Inisiatif ini menjadi rujukan strategis bagi pengelola zakat di seluruh Indonesia dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip hijau dan berkelanjutan ke dalam tata kelola zakat. Peluncuran Green Zakat Framework sebelumnya dihadiri oleh Menteri Agama RI, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, serta perwakilan dari BSI dan UNDP. Framework ini menjadi simbol nyata dari langkah konkret BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga berorientasi pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekonomi umat. Menindaklanjuti langkah besar tersebut, BAZNAS kemudian menyusun buku berjudul “Green Zakat Framework: Implementasi Green Economy di BAZNAS” yang diluncurkan pada kegiatan kali ini. Buku tersebut menjadi panduan penting dalam mewujudkan sinergi antara pengelolaan zakat, ekonomi hijau, dan tanggung jawab sosial. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi aktif, menunjukkan dukungan penuh terhadap visi besar BAZNAS RI dalam memperkuat implementasi Green Zakat sebagai bagian dari strategi keberlanjutan zakat nasional. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang peluncuran buku semata, tetapi juga ruang inspiratif untuk berdiskusi dan berbagi gagasan tentang bagaimana lembaga zakat di berbagai daerah dapat berperan dalam menciptakan ekosistem zakat yang ramah lingkungan, inklusif, dan berdaya guna tinggi bagi masyarakat. Melalui semangat Green Zakat, BAZNAS terus berkomitmen untuk menebar manfaat yang tidak hanya berdampak pada penerima zakat (mustahik), tetapi juga pada kelestarian bumi, karena menjaga bumi adalah bagian dari ibadah, dan zakat adalah salah satu jalannya.
BERITA13/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dagingnya Nyampai, Gizi Tercapai, Stunting Bye!
Dagingnya Nyampai, Gizi Tercapai, Stunting Bye!
Berkah dari Tanah Suci kini mengalir hingga ke negeri sendiri! Melalui program penyaluran daging DAM Haji tahun 2025, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menebar manfaat dengan menyalurkan 230 paket daging kambing olahan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ahmad Rifai dan Ade Sumanta mewakili BAZNAS Kota Tangerang Selatan dala penyaluran daging DAM Haji tersebut. Program ini berlandaskan pada Dasar Penetapan Keputusan Mudzakarah Perhajian 2024 Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, serta Keputusan Hai’ah Kibar Ulama Saudi No.77 (21/10/1400 H) yang memperbolehkan pendistribusian hadyu (hewan DAM Haji) ke luar Tanah Haram, termasuk kepada fakir miskin di Indonesia. Dari dasar itulah, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan 230 paket daging kambing olahan hasil DAM Haji kepada masyarakat penerima manfaat yang telah diverifikasi oleh Dinas Kesehatan. Penyaluran ini dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, bertempat di Puskesmas Pondok Aren, sebagai salah satu titik penyaluran utama. Namun di balik potongan daging yang dibagikan, tersimpan misi besar yaitu melawan stunting dan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, jumlah anak stunting di Indonesia tahun 2024 mencapai 4.482.340 jiwa. Angka itu bukan sekadar statistik, tapi cermin bahwa masih banyak keluarga yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya. Kondisi tersebut mendorong BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk berperan aktif melalui program-program berbasis gizi dan sosial. Penyaluran daging hasil DAM Haji menjadi langkah nyata untuk memastikan asupan protein hewani dapat menjangkau keluarga dengan risiko stunting, sekaligus membantu mengurangi beban pangan masyarakat berpenghasilan rendah. “Kami tidak hanya menyalurkan daging, tapi juga menyalurkan harapan. Harapan agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Karena gizi yang baik adalah pondasi masa depan bangsa,” ujar Ahmad Rifai selaku Waka II BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi nasional yang melibatkan: 1. Kementerian Agama RI 2. BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota 3. Kampung Zakat sebagai lokasi prioritas Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, pendistribusian daging DAM Haji dapat lebih merata dan tepat sasaran, terutama di wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem dan risiko stunting tinggi. Di lapangan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh rasa syukur. Warga penerima manfaat datang dengan wajah sumringah, membawa wadah dan harapan. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar daging melainkan bentuk kasih sayang yang terasa nyata. Daging olahan yang dikemas higienis dan praktis menjadi tambahan gizi penting bagi keluarga yang selama ini sulit mengakses protein hewani secara rutin.
BERITA06/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
TERTAWA SAMBIL BERAMAL? BISA! BEGINI CARA BAZNAS TANGSEL DAN PASKI BANTEN
TERTAWA SAMBIL BERAMAL? BISA! BEGINI CARA BAZNAS TANGSEL DAN PASKI BANTEN
Kebahagiaan sejati lahir bukan hanya dari tawa, tetapi juga dari kepedulian. Itulah suasana yang tergambar indah dalam acara “Syukuran Penetapan Hari Komedi Nasional” yang digelar oleh PASKI Banten bekerja sama dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di Teras Kota BSD. Acara yang penuh canda dan keceriaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk menebarkan kebaikan dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan santunan bagi anak yatim dan lansia sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Anak-anak yatim menerima santunan berupa uang tunai, sementara para lansia menerima bantuan uang dan beras. Dalam kesempatan ini pula, dilakukan simbolis program GAUL (Gerakan Amal Untuk Lansia) sebuah gerakan khusus yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk memperhatikan dan membantu para lansia agar tetap sejahtera dan berdaya di masa senja mereka. Tak hanya itu, dalam rangkaian acara ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga membuka standbooth zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk pelayanan langsung kepada para muzaki dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kebaikan. Melalui standbooth ini, para pengunjung bisa menyalurkan ZIS mereka secara langsung, serta mendapatkan informasi mengenai berbagai program pemberdayaan dan sosial yang dijalankan oleh BAZNAS Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan, “Hari ini bukan hanya tentang tawa, tetapi juga tentang rasa syukur. Dalam momen penuh kebahagiaan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para lansia. Karena sejatinya, syukur yang paling indah adalah ketika kita mampu menghadirkan senyum di wajah orang lain.” Acara ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, serta Kabid Pengumpulan, Supriadi, yang juga berperan aktif dalam membuka layanan ZIS selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dakwah sosial bisa dikemas secara kreatif dan menyenangkan, tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan keikhlasan. Sementara itu, Ketua PASKI Banten, Yadi Sembako, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan serta para muzaki yang telah ikut serta dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan semua muzaki yang telah hadir dan berbagi di acara ini. Komedi adalah tawa, tapi hari ini tawa kita jadi lebih bermakna karena diiringi dengan kepedulian.” Acara semakin meriah dengan berbagai penampilan, mulai dari tarian selamat datang, musik tradisional dan modern, hingga stand up comedy yang sukses membuat seluruh audiens tertawa lepas. Di balik gelak tawa itu, tersimpan pesan mendalam bahwa tawa dan kebaikan dapat berjalan berdampingan. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan PASKI Banten ingin menunjukkan bahwa menebar kebaikan tak harus selalu formal bisa juga dilakukan dengan cara yang hangat, ringan, dan penuh canda. Karena sejatinya, setiap tawa yang tulus adalah bentuk syukur, dan setiap uluran tangan adalah langkah menuju keberkahan.
BERITA04/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Apresiasi Pejuang Zakat : UPZ Award BAZNAS Kota Tangerang Selatan 2025
Apresiasi Pejuang Zakat : UPZ Award BAZNAS Kota Tangerang Selatan 2025
Alhamdulillah, tahun 2025 menjadi tahun penuh keberkahan bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Perjalanan panjang dalam mewujudkan visi dan misi untuk menjadi lembaga utama penyejahtera umat kini semakin nyata terlihat. Melalui ajang UPZ Award 2025, BAZNAS Kota Tangerang Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah aktif dan konsisten dalam mendukung gerakan zakat, infak, dan sedekah di berbagai wilayah. UPZ Award ini bukan sekadar bentuk penghargaan, namun juga momentum untuk menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi dalam menebar manfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, terdapat tiga kategori nominasi yang menjadi sorotan utama, yaitu Pengumpulan UPZ Tertinggi, UPZ Teraktif, dan UPZ Pelaporan Terbaik. Tahun ini, Masjid Al-Muhajirin Kelurahan Pisangan dan Masjid At-Taqwa Bintaro Jaya (Pondok Betung) berhasil masuk dalam nominasi Pengumpulan UPZ Tertinggi. Capaian tersebut menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menggerakkan jamaah untuk berzakat melalui UPZ, yang hasilnya turut membantu berbagai program pemberdayaan umat. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, “Pengumpulan zakat yang optimal bukan hanya soal angka, tetapi tentang kesadaran bersama untuk menyalurkan kebaikan di jalan yang benar. UPZ adalah ujung tombak gerakan zakat di tengah masyarakat.” Sementara itu, Masjid Roudhotul Hikmah Kelurahan Benda Baru dan Yayasan Laju Peduli terpilih sebagai nominasi UPZ Teraktif. Keduanya dinilai aktif dalam pelaksanaan kegiatan sosial, edukasi zakat, serta berpartisipasi dalam berbagai agenda yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Aktivitas yang konsisten ini menjadi inspirasi bagi UPZ lainnya untuk terus berperan aktif dalam menggerakkan roda kebaikan. Di sisi lain, Masjid Al Auliyaa’ Kelurahan Rengas berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk nominasi UPZ Pelaporan Terbaik. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, “Selain pengumpulan, pendistribusian dan pelaporan adalah pilar utama dalam pengelolaan zakat. Transparansi bukan hanya bentuk tanggung jawab, tetapi juga bentuk penghormatan kepada umat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya.” Melalui UPZ Award 2025, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh, dan semakin banyak UPZ yang termotivasi untuk berinovasi serta berkontribusi dalam menyejahterakan umat. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap langkah kecil dalam kebaikan akan selalu berarti besar jika dilakukan dengan niat tulus dan kerja sama yang kuat. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus mendampingi setiap UPZ agar mampu menjadi motor penggerak kebaikan di wilayahnya masing-masing. Karena pada hakikatnya, zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan menuju keberkahan dan kesejahteraan bersama
BERITA04/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Koordinasi Jadi Aksi! Rapat Koordinasi UPZ Tangerang Selatan Telah Dilaksanakan
Dari Koordinasi Jadi Aksi! Rapat Koordinasi UPZ Tangerang Selatan Telah Dilaksanakan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menorehkan langkah penting dalam memperkuat sinergi dan semangat pelayanan umat melalui Rapat Koordinasi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 3–4 Oktober 2025, bertempat di Hotel Fame, Gading Serpong. Suasana penuh semangat terasa sejak awal kegiatan, dengan kehadiran 52 Koordinator Kelurahan dan 37 perwakilan UPZ dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk memperkuat kolaborasi dan meneguhkan komitmen dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta berdaya guna bagi masyarakat. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang inspiratif, mulai dari laporan capaian pengumpulan dan pendistribusian zakat tahun berjalan, hingga strategi peningkatan kinerja pengelolaan dana umat di masa mendatang. Hadir pula para Dewan Pengawas, Pimpinan, dan Pelaksana BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang bersama-sama memantapkan arah gerak lembaga agar semakin dekat dengan masyarakat dan semakin kuat dalam memberikan manfaat. Momen berharga ini semakin istimewa dengan kehadiran Rizaludin Kurniawan, Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, yang menyampaikan materi bertajuk “Strategi Aktualisasi Fundraising UPZ”. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya peran UPZ sebagai ujung tombak gerakan zakat daerah, dengan semangat inovasi dan kedekatan sosial. “Fundraising bukan hanya tentang menghimpun dana, tetapi tentang menggerakkan hati dan membangun kepercayaan umat. Di situlah letak kekuatan sejati UPZ,”Rizaludin Kurniawan, Pimpinan BAZNAS RI. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap seluruh UPZ dan Koordinator Kelurahan dapat semakin solid dan bersemangat dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Sinergi yang kuat dari seluruh elemen akan menjadi kunci dalam menghadirkan lebih banyak program kemaslahatan, memberdayakan mustahik, serta menebarkan keberkahan di seluruh penjuru Kota Tangerang Selatan. “Kita tidak sekadar mengelola zakat, tapi juga menyalakan harapan dan membangun peradaban.”
BERITA03/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bukan Sulap, Tapi Zakat! Rumah Ibu Ikeu Kini Berdiri Lagi
Bukan Sulap, Tapi Zakat! Rumah Ibu Ikeu Kini Berdiri Lagi
Awal Bulan Oktober itu, suasana di Kelurahan Bakti Jaya terasa penuh haru sekaligus bahagia. Tim BAZNAS Kota Tangerang Selatan datang langsung ke rumah Ibu Ikeu, seorang warga yang tinggal bersama tiga anaknya, untuk melaksanakan simbolis penyerahan bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sebelumnya, kondisi rumah Ibu Ikeu sangat memprihatinkan. Atap rumah yang sudah lapuk akhirnya runtuh, menimpa isi rumah dan membuat keluarga kecil ini harus bertahan di tengah keterbatasan. Meski begitu, Ibu Ikeu tetap tegar, berjuang seorang diri demi ketiga buah hatinya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB) memberikan bantuan sebesar Rp25.000.000 untuk membantu proses renovasi rumah agar lebih aman dan layak huni. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Ahmad Rifai, selaku Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, dan Ade Suryadi, Staf Bidang II. Keduanya hadir langsung untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, sekaligus memberikan semangat kepada Ibu Ikeu agar tetap tabah dan optimis menjalani hari-harinya. Program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Tak hanya memperbaiki fisik bangunan, program ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan martabat mustahik agar dapat hidup lebih baik. “Kami berharap, rumah ini bisa segera selesai dan menjadi tempat yang nyaman untuk Ibu Ikeu serta anak-anaknya. Ini bukan hanya soal bangunan, tapi tentang harapan dan kehidupan baru,” ujar Ahmad Rifai di sela kegiatan simbolis tersebut. Kini, dengan adanya bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ibu Ikeu tak lagi harus khawatir dengan kondisi rumahnya. Ia pun menyampaikan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih BAZNAS sudah peduli sama kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ucapnya dengan senyum penuh haru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menyalurkan amanah para muzaki, dan mengubah kesulitan menjadi kesempatan untuk bangkit. Rumah layak bukan sekadar tempat berteduh, tapi juga simbol harapan bagi keluarga kecil yang terus berjuang. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus menebar keberkahan dari zakat, infak, dan sedekah agar setiap keluarga memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik.
BERITA01/10/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
KETIKA INFAK MENJADI SAYAP : MEMBANTU IBU ROSIDA BERGERAK LEBIH MUDAH
KETIKA INFAK MENJADI SAYAP : MEMBANTU IBU ROSIDA BERGERAK LEBIH MUDAH
Alhamdulillah, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada salah seorang warga Jombang, yaitu Ibu Rosida. Bantuan ini berasal dari dana infak para muzaki yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama ini, Ibu Rosida hanya mengandalkan tongkat untuk berjalan. Setiap hari ia berjuang dengan penuh kesabaran, meski rasa lelah kerap menyertai langkahnya. Kini, dengan adanya kursi roda yang diterimanya, beban itu perlahan terangkat. Matanya berkaca-kaca saat menyampaikan ungkapan syukur. “Saya sudah lama butuh kursi roda, karena selama ini saya pakai tongkat dan sudah capek untuk berjalan. Alhamdulillah diberikan bantuan berupa kursi roda. Sekarang saya jadi nyaman dan mempermudah saya,” ujar Ibu Rosida penuh haru. Bantuan kursi roda ini bukan hanya menghadirkan alat bantu mobilitas, tetapi juga membuka jalan bagi Ibu Rosida untuk kembali beraktivitas dengan lebih mudah dan nyaman. Inilah wujud nyata dari dana infak yang disalurkan melalui BAZNAS: membantu masyarakat yang membutuhkan, meringankan beban, dan menghadirkan senyum kebahagiaan. BAZNAS senantiasa berkomitmen untuk menjadi lembaga utama penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang amanah, akuntabel, dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dititipkan muzaki adalah energi kebaikan yang nyata manfaatnya bagi masyarakat, seperti yang kini dirasakan oleh Ibu Rosida. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi para muzaki dan menjadi jalan keberkahan bagi kehidupan Ibu Rosida.
BERITA26/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Abu Ledakan Tumbuh Cahaya Zakat : Hadirkan Rumah Aman Pasca Ledakan
Dari Abu Ledakan Tumbuh Cahaya Zakat : Hadirkan Rumah Aman Pasca Ledakan
Masih ingatkah kita dengan peristiwa ledakan di Pondok Cabe Ilir, pada Jumat pagi, 9 September 2025? Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan suara dentuman yang menggetarkan, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat penuh cerita: ruang berkumpul dengan keluarga, tempat berbagi suka dan duka, serta benteng perlindungan di tengah hiruk pikuk kehidupan. Saat rumah itu rusak, maka hati pun ikut terguncang. Namun, di balik musibah, selalu ada cahaya harapan. Cahaya itu datang dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang bersama Perkimta (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kota Tangerang Selatan, bergerak cepat menyalurkan kepedulian melalui Program Rumah Layak Huni. Bantuan yang bersumber dari zakat para muzaki ini menjadi bukti nyata bahwa zakat adalah solusi sosial, hadir untuk meringankan beban umat. Dengan total bantuan sebesar Rp 105.000.000,-, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengalokasikan dana untuk memperbaiki rumah-rumah warga terdampak, dimulai dari kerusakan ringan hingga berat. Bantuan ini secara simbolis disalurkan pada Kamis, 25 September 2025, oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian II, Noor Syaibani, bersama perwakilan Perkimta dan masyarakat yang terdampak. Dalam sambutannya, Ahmad Rifai menyampaikan, “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pembangunan rumah-rumah yang menjadi tempat tinggal dan perlindungan. Kami berharap agar proses pembangunan berjalan tanpa hambatan, sehingga keluarga dapat segera kembali berkumpul di rumah yang aman dan nyaman. Inilah wujud nyata zakat yang dititipkan oleh muzaki Kota Tangerang Selatan.” Ungkapan syukur datang dari warga terdampak. Surdianta, salah satu korban ledakan, menyampaikan dengan penuh haru, “Terima kasih kepada para muzaki. Karena zakat yang ditunaikan, kami yang terkena musibah bisa kembali terbantu. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzaki dengan pahala berlipat ganda. Harapan kami, rumah dapat kembali nyaman, sehingga kami bisa berkumpul bersama keluarga seperti semula.” Musibah ini mengajarkan bahwa hidup penuh ujian, namun Allah juga mengirimkan jalan keluar melalui kepedulian sesama. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana menghadirkan kebahagiaan. Dari zakat, lahir rumah yang kembali berdiri. Dari zakat, lahir senyum yang kembali merekah. Dan dari zakat pula, lahir keyakinan bahwa setiap rupiah yang dititipkan kepada BAZNAS akan kembali ke masyarakat, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.
BERITA25/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →