WhatsApp Icon
APRESIASI DAN PENGUATAN PERAN UPZ DKM DALAM MENDUKUNG PENGUMPULAN DAN PELAPORAN ZAKAT SECARA TRANSPARAN DAN AKUNTABEL

Alhamdulillah, kegiatan silaturrahmi dan Halal Bihalal bersama para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kelurahan Cireundeu telah sukses diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Sabtu, 18 April 2026. Bertempat di Aula Masjid Baitul Ula, kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antar pengurus UPZ-DKM.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen para pengurus UPZ dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah masing-masing.

Dalam momentum tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga melaksanakan penyematan rompi secara simbolis serta penyerahan piagam penghargaan kepada seluruh Ketua UPZ-DKM. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang solid, kekompakan, serta konsistensi dalam melakukan pengumpulan dan pelaporan ZIS secara rutin setiap bulan.

UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS memiliki peran strategis dalam menghimpun potensi zakat di tengah masyarakat. Keberadaan UPZ tidak hanya mempermudah proses pengumpulan dan penyaluran, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan kepada publik.

Melalui sinergi yang terus terjalin antara BAZNAS, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, serta para mitra UPZ-DKM, pengelolaan zakat diharapkan semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. BAZNAS berkomitmen untuk terus mengawal pengelolaan zakat agar senantiasa sesuai dengan prinsip syariat Islam, amanah, adil, profesional, terintegrasi, serta akuntabel dan teraudit oleh Kantor Akuntan Publik.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kebersamaan adalah kunci dalam membangun tata kelola zakat yang kuat dan terpercaya.

18/04/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
ZAKAT ANDA MENJANGKAU RATUSAN LANSIA DI TANGSEL MELALUI PROGRAM GERAKAN AMAL UNTUK LASIA

Dalam upaya menghadirkan kepedulian yang berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menyalurkan Program Gerakan Amal Untuk Lansia (GAUL) pada bulan April 2026. Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memastikan bahwa para lansia, sebagai kelompok yang rentan, tetap mendapatkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang dari lingkungan sekitarnya.

Pendistribusian bantuan GAUL dilakukan secara sistematis melalui Koordinator Kelurahan, dengan data penerima yang telah melalui proses verifikasi secara menyeluruh. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan.

Sebanyak 968 lansia di wilayah Kota Tangerang Selatan menerima manfaat dari program ini. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok berupa beras serta santunan tunai, dengan total penyaluran mencapai Rp 366,016,000,-. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para lansia serta memberikan rasa aman dan perhatian di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi.

Program GAUL sendiri merupakan program yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Keberlanjutan program ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak hanya hadir sesaat, tetapi terus dijaga dan dirawat secara konsisten. Melalui pendekatan ini, BAZNAS berupaya membangun sistem bantuan yang tidak hanya responsif, tetapi juga berkelanjutan.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, program ini membawa pesan kemanusiaan yang kuat bahwa setiap lansia berhak hidup dengan layak, dihargai, dan tidak merasa sendiri. Di balik setiap bantuan yang disalurkan, terdapat harapan, doa, dan kepedulian dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS.

Program GAUL menjadi bagian dari pilar kemanusiaan yang terus diperkuat, sebagai bentuk hadirnya lembaga dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan semakin banyak lansia yang dapat merasakan manfaat dan keberkahan dari program ini.

14/04/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Halal Bihalal BAZNAS Kota Tangerang Selatan Dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), muzaki prioritas, serta lembaga vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Selatan dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Acara yang berlangsung di Ruang Blandongan, Lantai 4 Kantor Wali Kota Tangerang Selatan pada Senin, 13 April 2026 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, namun juga momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi dan transparansi pengelolaan zakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan public expose laporan pengumpulan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah sepanjang tahun 2025. Laporan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam mengelola dana umat secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran.

Sepanjang tahun 2025, penyaluran dana difokuskan pada lima program utama, yaitu bidang pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, kesehatan, serta dakwah dan advokasi. Kelima program ini menjadi pilar utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya para mustahik di Kota Tangerang Selatan.

Tidak hanya itu, BAZNAS juga menayangkan video laporan program sedekah yang disalurkan untuk membantu korban bencana di beberapa wilayah di Indonesia. Bantuan tersebut dialokasikan ke tiga wilayah utama, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Provinsi Aceh. Khusus di Aceh, penyaluran dilakukan di dua titik, yakni Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tamiang yang mencakup dua desa terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan mengajak lebih banyak muzaki untuk berpartisipasi aktif. Ia menegaskan bahwa optimalisasi penghimpunan dana umat akan berdampak langsung pada perluasan manfaat dari lima program utama yang dijalankan.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang dinilai telah membantu pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat. Menurutnya, program-program yang dijalankan BAZNAS menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan sosial secara lebih responsif dan tepat sasaran.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi berbagai pihak, dalam kegiatan ini juga diberikan apresiasi kepada sejumlah kategori, antara lain Organisasi Perangkat Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Kategori Pengumpulan Terbaik, Mitra Strategis Pendukung Program Kategori Support Program Excellent, Mitra Kolaborasi Pengumpulan Terbaik pada Program Penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah, serta Sekolah dengan Peran Aktif dalam Mendukung Program Penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah Kategori Sekolah Teraktif.

Melalui momentum Halal Bihalal ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sosial. Secara nyata, dana yang dihimpun telah membantu membangun kembali kehidupan Masyarakat,rumah-rumah yang kembali berdiri, usaha kecil yang kembali berjalan, serta akses kesehatan yang semakin terjangkau.

Hal ini menjadi bukti bahwa setiap kontribusi yang diberikan oleh para muzaki tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Senyum yang hadir di wajah para penerima manfaat adalah cerminan nyata dari kebaikan yang dititipkan melalui zakat, infak, dan sedekah.

13/04/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tiga Tahun Kolaborasi Dengan Masjid Teraskota Hadirkan Dampak Nyata

Kolaborasi kebaikan yang terjalin selama tiga tahun antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan bersama Masjid Teraskota Mall BSD terus menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi ini tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran, tepat manfaat, dan penuh keberkahan.

Melalui gerai zakat yang berlokasi di lantai 2, tepat di samping masjid Teraskota Mall BSD, BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara konsisten membuka ruang bagi para muzakki untuk menunaikan kewajiban dan berbagi kebaikan. Setiap tahunnya, antusiasme masyarakat terus meningkat, menjadi bukti bahwa kepercayaan terhadap pengelolaan dana ZIS semakin kuat.

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang mengumpulkan dana, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan dan menghadirkan kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Supriadi, Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Puncak dari kolaborasi tersebut kembali diwujudkan dalam kegiatan penyaluran yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Maret 2026, di kawasan Jl. Smapal, BSD. Sebanyak 150 mustahik menerima manfaat dari program ini, dengan total penyaluran mencapai Rp 37.500.000. Bantuan yang diberikan berupa paket Ramadan Ceria yang berisi kebutuhan pokok serta santunan, diharapkan mampu meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan di bulan suci.

Suasana haru dan syukur begitu terasa saat para penerima manfaat menerima bantuan. Senyum hangat dan ucapan doa mengalir sebagai bentuk rasa terima kasih yang mendalam.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga para donatur dan semua pihak yang terlibat selalu diberikan keberkahan,” ungkap salah satu mustahik dengan mata berbinar.

Supriadi juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat serta dukungan berbagai pihak, termasuk pengelola masjid dan relawan yang terlibat.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dengan prinsip 3A: aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan,” jelasnya.

Kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan Masjid Teraskota Mall BSD menjadi contoh nyata bahwa sinergi yang kuat mampu menghadirkan dampak besar. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menumbuhkan harapan, memperkuat kepedulian, dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

20/03/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
4 TAHUN SINERGI KEBAIKAN BERSAMA ASKRINDO SYARIAH

Bulan Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian dan memperluas jangkauan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi tersebut kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan bersama Askrindo Syariah dalam program penyaluran Paket Sembako Bagi Dhuafa (SEMBADA).

Melalui program ini, sebanyak 115 dhuafa di Kota Tangerang Selatan menerima bantuan berupa paket sembako serta santunan dengan total nilai penyaluran mencapai Rp40.000.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Kegiatan ceremonial penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Senin, 16 Maret 2026, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, di antaranya Wakil Ketua I Taufik Setyaudin, Wakil Ketua II Ahmad Rifai, Wakil Ketua III Tarjuni, serta Wakil Ketua IV Deni Nuryadin. Dalam kesempatan tersebut, sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai.

Dalam sambutannya, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan Askrindo Syariah merupakan bentuk sinergi yang sangat berarti dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Askrindo Syariah yang terus mendukung program-program BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Semoga kerja sama ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rifai.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan keberkahan Ramadan bagi masyarakat, khususnya para dhuafa. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa paket kebutuhan pokok, tetapi juga santunan yang diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat.

Dukungan dari Askrindo Syariah terhadap program-program BAZNAS Kota Tangerang Selatan sendiri telah berjalan secara konsisten. Tahun 2026 menjadi tahun keempat kolaborasi tersebut terlaksana, yang menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ahmad Rifai juga menambahkan bahwa kehadiran berbagai pihak dalam program-program sosial seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat tumbuh melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

“BAZNAS tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha seperti Askrindo Syariah, menjadi kekuatan besar dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat,” tambahnya.

Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti kegiatan tersebut. Para penerima manfaat yang hadir terlihat bersyukur dan bahagia ketika menerima bantuan yang diberikan. Senyum mulai menghiasi wajah para dhuafa yang merasakan langsung kepedulian dari berbagai pihak di bulan suci Ramadan.

Melalui program SEMBADA ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kolaborasi kebaikan dengan berbagai mitra dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Askrindo Syariah atas dukungan yang telah diberikan selama ini.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan program-program sosial seperti ini dapat terus menghadirkan keberkahan Ramadan serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

16/03/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

Merdeka Bersama, Bahagia Bersama : PWI Tangsel & BAZNAS Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Bulan Kemerdekaan
Merdeka Bersama, Bahagia Bersama : PWI Tangsel & BAZNAS Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Bulan Kemerdekaan
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan menggelar acara “Semangat Berbagi Sesama di Bulan Kemerdekaan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Agustus 2025 di Gedung Layanan Informasi Kota Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh berbagai pihak, Lurah Rawa Buntu, Ketua PWI, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, insan pers, hingga para penerima manfaat, yaitu anak yatim, piatu, dan dhuafa. Acara dibuka oleh Lurah Rawa Buntu, Wawan Darmawan, yang menekankan pentingnya perhatian terhadap generasi muda agar terhindar dari pergaulan negatif seperti narkoba dan minuman keras. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai pesta, tetapi juga sebagai sarana membangun generasi yang sehat, berakhlak, dan berdaya. Sementara itu, Ketua PWI Tangsel, Ahmad Eko Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antara wartawan dan BAZNAS menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan dengan makna mendalam, memerdekakan anak yatim dan dhuafa dari kesulitan hidup melalui santunan dan kepedulian nyata. “Kita ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan kemerdekaan sebagai ruang berbagi kebahagiaan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan,” ungkapnya. Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam pesannya menggambarkan kemerdekaan sebagai sebuah perjuangan. “Kemerdekaan itu ibarat kita sedang berjuang untuk meraih kemenangan. Maka, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, kita isi dengan kegiatan yang penuh makna, salah satunya lomba. Lomba itu melatih kita berjuang, berusaha, hingga akhirnya menang, sama halnya seperti para pahlawan kita dahulu. Semoga adik-adik senantiasa dekat dengan Allah, dituntun di jalan yang benar, dan diberikan kekuatan dalam setiap perjuangan,” tuturnya. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan santunan berupa uang tunai kepada anak yatim, piatu, dan dhuafa, tetapi juga menciptakan suasana kebersamaan penuh keceriaan. Para wartawan yang hadir juga berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan semangat, serta menumbuhkan keakraban yang hangat. Melalui acara ini, semangat kemerdekaan benar-benar dihidupkan bukan sekadar dengan perayaan simbolis, melainkan juga lewat kepedulian sosial yang menyentuh hati. Semoga sinergi antara PWI Kota Tangerang Selatan dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dapat terus terjalin, menghadirkan program-program yang bermanfaat, serta menebarkan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan
BERITA22/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kembali ke Pelukan Keluarga: BAZNAS Tangsel Antar Bapak Zakaria Pulang untuk Perawatan Intensif
Kembali ke Pelukan Keluarga: BAZNAS Tangsel Antar Bapak Zakaria Pulang untuk Perawatan Intensif
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata kepedulian sosial. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Bapak Zakaria, warga Kelurahan Lengkong Gudang Timur yang tengah berjuang melawan penyakit diabetes parah dan membutuhkan perawatan intensif. Kondisi kesehatan Bapak Zakaria yang semakin menurun membuatnya membutuhkan perhatian dan perawatan khusus. Melalui koordinasi dengan Kesos Lengkong Gudang Timur, Ibu Gola selaku perwakilan Kesos menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan sebesar Rp 4.000.000. Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan kesehatan dan keberlangsungan hidup Bapak Zakaria. Tidak hanya memberikan bantuan secara finansial, BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama pihak Kesos juga turut membantu memfasilitasi keberangkatan Bapak Zakaria untuk pulang ke kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta, di mana keluarga besarnya berada dan dapat memberikan perawatan intensif serta perhatian penuh. Ade Kartadinata, perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengatakan “Zakat yang ditunaikan oleh para muzaki kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. Dalam kasus ini, Bapak Zakaria tidak hanya butuh dana, tetapi juga dukungan untuk bisa kembali bersama keluarga agar mendapat perawatan yang lebih baik. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan jalan kesembuhan bagi beliau.” Kepala Kesos Lengkong Gudang Timur, Ibu Gola, juga menambahkan “Kami bersyukur atas sinergi dengan BAZNAS Tangsel. Kehadiran mereka meringankan beban Bapak Zakaria dan keluarga. Semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli terhadap sesama.” Melalui bantuan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menegaskan kembali komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, bukan hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga dukungan nyata agar penerima manfaat dapat menjalani hidup dengan lebih baik, penuh harapan, dan kembali dikelilingi keluarga tercinta. “Dengan zakat, kita jaga kemanusiaan. Dengan kepedulian, kita bangun harapan.”
BERITA20/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bantuan yang Membina, Bukan Menghukum : BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Bagi Napiter
Bantuan yang Membina, Bukan Menghukum : BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Bagi Napiter
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp36.000.000 bagi narapidana terorisme (napiter) yang saat ini sedang berada dalam program pembinaan bersama Densus 88, Kesbangpol, dan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan. Penyaluran bantuan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Agustus 2025 di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/SDK Serpong Utara, bertepatan dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin langsung oleh Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie. Usai pelaksanaan apel bendera, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bantuan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Ahmad Rifai M.A. dengan didampingi perwakilan Dinas Sosial, Kesbangpol, serta Densus 88. Bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan zakat yang diarahkan untuk mendukung pembinaan, pemberdayaan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi para napiter. Melalui bantuan berupa modal usaha maupun biaya hidup, diharapkan mereka mampu bangkit, berdaya, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif. Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Selatan, Bapak Bani, menyampaikan “Bantuan ini bukan sekadar wujud kepedulian, tetapi juga langkah nyata untuk menanamkan nilai kebangsaan, merangkul, serta memberikan kesempatan kedua bagi saudara-saudara kita agar kembali berkontribusi positif bagi bangsa.” Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Bapak Rouf, yang menambahkan “BAZNAS Tangsel bersama pemerintah berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tapi juga membuka jalan untuk pemberdayaan ekonomi para binaan.” Dengan semangat HUT RI ke-80, penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat rasa persaudaraan, mempertegas komitmen kebangsaan, dan menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen sosial yang membawa kedamaian, persatuan, dan pemberdayaan. “Dari zakat untuk kemanusiaan, dari kepedulian untuk kebangsaan.”
BERITA19/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Disalurkan BAZNAS di Gaza Utara pada Agustus 2025
224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Disalurkan BAZNAS di Gaza Utara pada Agustus 2025
Gaza Utara kembali menerima uluran tangan dari rakyat Indonesia melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Pada bulan Agustus 2025, BAZNAS bekerja sama dengan Le Minerale menyalurkan 224.000 liter air bersih bagi masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah keterbatasan sumber daya akibat blokade dan konflik berkepanjangan. Fasilitas air minum yang layak hampir tidak tersedia, dan banyak warga terpaksa mengandalkan pasokan air yang tidak aman untuk dikonsumsi. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia. BAZNAS, sebagai lembaga zakat nasional, berkomitmen untuk menyalurkan bantuan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan. Melalui kemitraan strategis dengan Le Minerale, bantuan ini diangkut dan didistribusikan langsung kepada warga Gaza Utara dengan memastikan keamanan, kebersihan, dan kelayakan air. "Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat Islam Indonesia untuk saudara kita di Palestina. Air adalah sumber kehidupan, dan kami ingin memastikan bahwa di tengah krisis ini, mereka tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak," Pimpinan BAZNAS RI. Kerja sama antara BAZNAS dan Le Minerale diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam upaya kemanusiaan. Bantuan ini bukan hanya sekadar angka dalam liter, tetapi simbol kepedulian dan persaudaraan lintas batas. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program kemanusiaan untuk Palestina, karena setiap bantuan yang disalurkan adalah investasi kebaikan yang akan terus mengalir hingga akhirat kelak.
BERITA14/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kick Off Indeks Zakat Nasional & Kajian Dampak Zakat: Akselerasi Inovasi Menuju Zakat yang Berdampak
Kick Off Indeks Zakat Nasional & Kajian Dampak Zakat: Akselerasi Inovasi Menuju Zakat yang Berdampak
Jakarta, 6 Agustus 2025 – Bertempat di Kantor BAZNAS RI, Jl. Matraman No. 34, Jakarta Timur, digelar Kick Off Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) tahun 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen peluncuran aplikasi terbaru yang akan menjadi instrumen utama dalam pemetaan dan pengukuran efektivitas pengelolaan zakat di seluruh Indonesia. Hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS RI beserta jajaran pimpinan, termasuk Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, M. Hasbi Zaenal , Mohamad Subhan, dan Tarjuni mewaikili BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tak ketinggalan, para pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Jabodetabek juga turut hadir. Peluncuran aplikasi IZN dan KDZ menjadi langkah konkret dalam meningkatkan tata kelola zakat yang transparan, terukur, dan akuntabel. Melalui pengukuran Indeks Zakat Nasional, BAZNAS bersama para stakeholders dapat memantau sejauh mana zakat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik, pengurangan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi umat. Sementara itu, Kajian Dampak Zakat (KDZ) memberikan data kuantitatif dan kualitatif tentang efektivitas program-program zakat. Melalui KDZ, setiap rupiah yang ditunaikan oleh muzaki dapat diukur kontribusinya terhadap perubahan nyata di masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menyampaikan: “Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi instrumen sosial yang sangat strategis. Dengan adanya IZN dan KDZ, kita dapat membuktikan bahwa zakat memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan manusia dan keadilan sosial. Mari kita wujudkan zakat yang berdampak dan terukur.” Langkah ini merupakan bagian dari transformasi zakat nasional menuju pengelolaan yang profesional, terstruktur, dan selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk terus mendorong inovasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat nasional. Harapannya, hasil dari IZN dan KDZ akan menjadi rujukan kebijakan strategis serta acuan bagi para amil zakat dalam menjalankan peran pemberdayaan yang lebih berdampak.
BERITA06/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kenali 8 Asnaf Zakat : Mereka yang Berhak Menerima Hakmu
Kenali 8 Asnaf Zakat : Mereka yang Berhak Menerima Hakmu
Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi juga wujud kasih sayang dan keadilan sosial dalam Islam. Zakat merupakan salah satu dari lima rukun yang memiliki peran sosial dan ekonomi dalam masyarakat Muslim. Karena zakat merupakan suatu wujud dari keadilan, maka dari itu pendistribusiannya harus sesuai dengan kelompok-kelompoknya. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah menetapkan siapa saja yang berhak menerima zakat, yang dikenal dengan istilah “8 Asnaf”. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 60: "Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." Berikut adalah 8 golongan penerima zakat (asnaf): 1.Fakir Fakir adalah mereka yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan sama sekali. Bahkan untuk makan sehari-hari saja kesulitan. Mereka adalah kelompok paling membutuhkan, sehingga zakat menjadi penyambung hidup mereka agar bisa bertahan, memperoleh pangan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya. 2. Miskin Miskin masih memiliki penghasilan, namun penghasilan tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pokok (makan, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan). Dengan zakat, mereka bisa melengkapi kekurangan agar hidup lebih layak dan tidak terus berada dalam siklus kemiskinan. 3. Amil Amil adalah orang yang secara resmi ditunjuk untuk mengelola zakat. Mereka bekerja mulai dari mengumpulkan, mencatat, menyalurkan, hingga membuat laporan pertanggungjawaban zakat. Karena Tanggung jawab besar seorang amil adalah memberikan zakat harus pada orang yang tepat dan benar-benar membutuhkannya. 4. Mu’allaf Mu’allaf adalah orang yang baru masuk Islam dan masih dalam proses menguatkan iman. Zakat diberikan sebagai bentuk dukungan moral, spiritual, dan sosial, agar mereka mendapatkan bantuan awal dalam adaptasi hidupnya, dan semakin yakin serta teguh dalam keislaman. 5. Riqab Dulunya, riqab berarti budak yang ingin membebaskan diri. Di masa kini, riqab bisa dimaknai sebagai orang yang tertindas dan sedang berjuang untuk bebas dari kekangan (seperti korban perdagangan manusia, pekerja paksa, atau tawanan konflik). Zakat membantu mereka lepas dari belenggu ketidakadilan dan memulai kehidupan yang merdeka. Golongan ini mungkin saja sudah tidak relevan di zaman sekarang, karena praktik perbudakan sudah dihapuskan. 6. Gharim Gharim adalah orang yang memiliki utang demi kebutuhan hidup dasar (bukan untuk hal maksiat atau mewah), namun tidak mampu melunasinya. Zakat meringankan beban mereka dan mencegah jatuhnya harga diri atau krisis sosial yang lebih parah karena terlilit utang. 7. Fisabilillah Fisabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah, tidak hanya dalam peperangan, tetapi juga dalam dakwah, pendidikan, kegiatan sosial, dan penyebaran nilai-nilai Islam. Mereka berhak mendapat zakat sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tanpa pamrih yang mereka lakukan demi umat dan agama. Namun dalam konteks sekarang, fisabilillah adalah orang-orang yang memiliki kapabilitas dalam berdakwah baik di pengajian-pengajian atau pondok pesantren. 8. Ibnu Sabil Ibnu Sabil adalah musafir yang sedang dalam perjalanan dan kehabisan bekal atau tertimpa kesulitan. Meskipun mereka mungkin kaya di tempat asalnya, tetapi dalam kondisi saat itu mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Zakat membantu mereka menyelesaikan perjalanan dan kembali ke tempat asal dengan selamat. Semua asnaf ini disebutkan secara langsung dalam Al-Qur’an (QS. At-Taubah: 60) sebagai golongan yang sah menerima zakat. Tujuannya adalah agar zakat benar-benar menyentuh berbagai lapisan masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit dan butuh uluran tangan. Menunaikan z
BERITA05/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Melangkah Kembali : Simbol Harapan Dan Langkah Awal Menuju Kehidupan Yang Lebih Mandiri Dan Bermartabat
Melangkah Kembali : Simbol Harapan Dan Langkah Awal Menuju Kehidupan Yang Lebih Mandiri Dan Bermartabat
Hidup sering kali membawa ujian yang tak pernah kita duga. Bagi Maryanih, warga Kelurahan Serpong Utara, kehilangan salah satu kakinya bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari keterbatasan itu, ia menunjukkan ketegaran yang luar biasa bertahan, tersenyum, dan terus berjuang menjalani hari demi hari bersama sang suami, yang selalu setia mendampingi. Hari itu menjadi hari yang istimewa bagi Maryanih. Ditemani sang suami, ia menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang disalurkan melalui Program Alat Kesehatan bagi Mustahik. Bantuan ini bukan sekadar alat, melainkan simbol harapan dan langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri dan bermartabat. Sebelumnya, mobilitas Maryanih sangat terbatas. Ia hanya bisa bergantung pada tongkat dan orang lain untuk melakukan aktivitas sederhana. Namun kini, bantuan kaki palsu memberinya kesempatan untuk kembali melangkah dengan percaya diri, menjalani aktivitas harian tanpa terus bergantung pada orang lain. Suaminya yang mengantar langsung saat penyerahan bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan haru. Ia tak menyangka bahwa lembaga seperti BAZNAS dapat hadir dan memberi perhatian yang begitu besar bagi warganya yang sedang membutuhkan. “Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para muzaki. Kaki palsu ini bukan cuma bantu istri saya jalan, tapi bantu kami bangkit. Dulu kami hanya bisa bermimpi, sekarang Allah kasih jalannya lewat tangan-tangan baik seperti kalian. Insya allah dengan bantuan ini, istri saya bisa berjualan bersama saya seperti dulu.” Ucap Suami Ibu Maryanih Program ini menjadi wujud nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan secara tepat dan menyentuh langsung kehidupan mustahik. Maryanih bukan hanya mendapatkan alat bantu, tapi juga semangat baru untuk kembali berdiri secara harfiah dan maknawi.
BERITA29/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Pintu Gerbang Menuju Dunia Luar : Kursi Roda untuk Aufa dan Kahla
Pintu Gerbang Menuju Dunia Luar : Kursi Roda untuk Aufa dan Kahla
Di balik senyum sederhana yang terpancar dari wajah Adik Aufa (12 tahun) dan Adik Kahla (14 tahun), tersimpan semangat besar untuk menjalani hidup dengan lebih bahagia dan mandiri. Mereka adalah dua anak luar biasa dari Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan, yang hari ini merasakan kebahagiaan baru bukan dari mainan mahal atau liburan ke luar kota, melainkan dari hadirnya kursi roda yang sangat mereka butuhkan. Aufa kini dibantu dengan kursi roda jenis hidrolik multifungsi, yang bisa digunakan dalam posisi duduk hingga rebah (tidur), untuk menunjang aktivitas harian dengan aman dan nyaman. Sementara Kahla menerima cerebral palsy, dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan dan postur tubuh anak-anak dengan kebutuhan khusus. Bantuan ini datang melalui Program Alat Kesehatan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang merupakan bagian dari dana zakat dan infak para muzaki yang dipercayakan setiap bulannya. Bagi sebagian orang, kursi roda hanyalah alat, namun bagi Aufa dan Kahla ini adalah gerbang menuju dunia luar, kebebasan, dan rasa percaya diri. Dengan alat ini, mereka kini dapat keluar rumah, berinteraksi dengan teman sebaya, menikmati udara sore, hingga menghadiri kegiatan sosial keagamaan bersama keluarga. Orang tua mereka yang selama ini berjuang dengan segala keterbatasan pun merasa sangat terbantu, baik secara emosional maupun praktis. Lebih dari sekadar alat bantu gerak, kursi roda ini adalah penguat semangat hidup, sarana edukasi sosial, dan simbol bahwa mereka tidak sendiri dalam perjuangan ini. “Dulu, Aufa hanya bisa melihat dunia dari dalam rumah. Tapi sekarang, dia bisa keluar, tersenyum, dan ikut bermain. Kursi roda ini bukan hanya alat bantu, tapi hadiah yang membuka banyak pintu harapan. Terima kasih BAZNAS, semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur yang telah peduli kepada anak kami.” Ucap Ibu Aufa Terima kasih kepada para muzaki yang terus menyisihkan 2.5% dari penghasilannya untuk zakat dan infak. Kebaikan Anda menjadi langkah pertama bagi mereka untuk berjalan menuju masa depan yang lebih baik.
BERITA29/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Zakat Bukan Cuma Transfer: Ini 4 Makna Hebatnya dalam Al-Qur’an!
Zakat Bukan Cuma Transfer: Ini 4 Makna Hebatnya dalam Al-Qur’an!
Zakat bukan sekadar nominal yang kita sisihkan. Di dalam Al-Qur’an, zakat memiliki makna yang luas dan mendalam, bukan hanya sebagai ibadah sosial, tapi juga sebagai penyucian, keberkahan, dan solusi kehidupan. Berikut 4 makna zakat menurut Al-Qur’an: 1. Zakat bermakna Al-Barakatu “Dan Allah Telah membuat suatu perumpanaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang sellau mereka perbuat.” (QS. An Nahl : 122) Kelalaian dalam mensyukuri nikmat termasuk enggan berbagi lewat zakat menjadi sebab datangnya krisis sosial. Zakat adalah bentuk syukur konkret agar negeri tidak kehilangan keberkahan dan keamanan. 2. Zakat bermakna An-Numuw “Riba yang kamu berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kamu berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, (berarti) merekalah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).” (QS. Ar-Rum : 39) Zakat adalah jalan melipatgandakan, bukan mengurangi. Harta yang disisihkan dengan ikhlas justru akan membuka pintu rezeki baru yang tidak disangka-sangka. 3. Zakat bermakna As-Sholahu “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.” (QS. Saba : 39) Setiap rupiah yang kita zakatkan adalah investasi ilahi. Allah menjamin balasan yang lebih baik dan lebih luas, baik dalam bentuk materi, ketenangan, atau keberkahan dalam hidup. 4. Zakat bermakna At-Thohuru “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan doakanlah mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah : 103) Zakat bukan hanya membersihkan harta dari hak orang lain, tapi juga menyucikan hati dari sifat kikir, tamak, dan cinta dunia yang berlebihan. Zakat menjadikan kita lebih ringan, tenang, dan ikhlas dalam menjalani hidup. Zakat adalah jembatan kebaikan antara kita dan keberkahan hidup. Maka jangan tunda, jadikan zakat sebagai gaya hidup!
BERITA25/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Zakat Jadi Tempat Berteduh: 4 Warga Tangsel Terima Renovasi Rumah Layak Huni
Dari Zakat Jadi Tempat Berteduh: 4 Warga Tangsel Terima Renovasi Rumah Layak Huni
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali membuktikan peran nyatanya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni (RLH), kini empat keluarga dari empat kelurahan berbeda di Kota Tangerang Selatan mendapatkan harapan baru dalam bentuk renovasi tempat tinggal. Empat rumah yang akan direnovasi tersebut milik: Bapak Dadang dari Kelurahan Kedaung Ibu Lilis dari Kelurahan Bakti Jaya Bapak Ibrahim dari Kelurahan Lengkong Wetan Ibu Arsa dari Kelurahan Pondok Benda Tingkat bantuan RLHB yang diberikan berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 25.000.000 per rumah, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan renovasi di lokasi. Bantuan ini bersumber dari dana zakat para muzaki yang secara konsisten menyisihkan 2,5% dari penghasilannya melalui BAZNAS. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangsel, Ahmad Rifai, didampingi oleh Afif dari Bidang Pendistribusian serta perangkat lingkungan setempat seperti RT dan tokoh masyarakat. “Program ini bukan sekadar renovasi rumah, tapi upaya memanusiakan manusia. Rumah yang layak adalah hak, dan zakat adalah jembatan menuju terpenuhinya hak itu,” Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel Para penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan syukur atas bantuan tersebut. Bapak Ibrahim, salah satu mustahik dari Lengkong Wetan, mengungkapkan “Saya nggak nyangka rumah kami bisa diperbaiki. Terima kasih BAZNAS Tangsel, terima kasih para muzaki. Kami merasa diperhatikan, dan ini jadi semangat baru buat hidup kami.” BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen keadilan sosial. Tidak hanya dalam bentuk bantuan konsumtif, tapi juga menyentuh kebutuhan dasar yang selama ini kerap luput: tempat tinggal yang aman dan layak huni. Dengan menggandeng RT, tokoh masyarakat, serta melihat langsung kondisi lapangan, program RLH ini benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan dan selama ini hidup dalam kondisi rumah tak layak. Harapannya, rumah yang direnovasi bisa menjadi tempat tumbuhnya harapan, tempat anak-anak bisa belajar dengan nyaman, serta menjadi ruang yang menghadirkan keberkahan bagi keluarga penerima manfaat.
BERITA24/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Perayaan 10 Muharram dan Penyerahan SK UPZ Al-Fajar Permata Pamulang : Momentum Menebar Berkah dan Memperkuat Peran Umat
Perayaan 10 Muharram dan Penyerahan SK UPZ Al-Fajar Permata Pamulang : Momentum Menebar Berkah dan Memperkuat Peran Umat
Hari Sabtu, 10 Muharram 1447 H atau bertepatan dengan 18 Juli 2025, menjadi hari penuh makna di Masjid Al-Fajar Permata Pamulang, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu. Dengan semangat, umat Islam di lingkungan tersebut menggelar perayaan 10 Muharram, yang dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim dan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan kepada Masjid Al-Fajar. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan elemen masyarakat, mulai dari Lurah Bakti Jaya, Ketua DMI Kecamatan Setu, Ketua UPZ Al-Fajar Eldin Rizal, serta perwakilan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan yakni Deni Nuryadin, Wakil Ketua IV. Melalui kegiatan ini, semangat 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, dihidupkan kembali dalam bentuk nyata perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim di lingkungan setempat, sekaligus membangkitkan budaya saling tolong-menolong antarwarga. Penyerahan SK UPZ Al-Fajar menjadi bagian penting dari acara ini, sebagai bentuk penguatan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan masjid-masjid di wilayah permukiman. Dengan adanya UPZ, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah bisa lebih terorganisir, transparan, serta berdampak langsung kepada masyarakat sekitar. “Kami bersyukur hari ini bukan hanya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, tapi juga mendapat amanah baru sebagai Unit Pengumpul Zakat yang sah dan resmi. Ini bukan hanya kepercayaan, tapi tanggung jawab untuk menebar manfaat lebih luas,” Eldin Rizal, Ketua UPZ Al-Fajar Sementara itu, dalam sambutannya, Deni Nuryadin (Waka IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan) menyampaikan harapannya agar UPZ Al-Fajar bisa menjadi motor penggerak kebaikan di lingkungannya. “UPZ bukan hanya wadah mengumpulkan dana, tapi ladang amal yang akan menjadi tabungan abadi. Mari kita jadikan zakat sebagai kekuatan umat dan solusi sosial yang nyata.” Deni Nuryadin, Waka IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis santunan kepada anak-anak yatim, diiringi senyum haru yang menyelimuti suasana. Momen ini menjadi bukti bahwa kebaikan itu akan terus hidup, ketika umat mau saling menguatkan dan berjalan bersama di jalan keberkahan.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
SENYUM HIMPAUDI : Ajarkan Anak Bersedekah Sejak Dini
SENYUM HIMPAUDI : Ajarkan Anak Bersedekah Sejak Dini
Hari Jumat, 18 Juli 2025, menjadi momen penuh makna bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam semangat berbagi dan menanamkan nilai kebaikan sejak dini, BAZNAS Tangsel bersilaturahmi dengan para pendidik dan pengurus HIMPAUDI Kecamatan Setu dalam kegiatan sosialisasi program sedekah Jumat yang diberi nama SENYUM (Sedekah Nyukuri Jumat). Alhamdulillah, kehadiran BAZNAS disambut dengan penuh antusias oleh para guru PAUD dan TK yang hadir. Melalui program SENYUM, anak-anak akan diberikan kencleng sedekah Jumat sebagai media edukatif untuk mengajarkan makna syukur, berbagi, dan peduli kepada sesama sejak usia dini. SENYUM bukan sekadar celengan, tapi simbol kepedulian yang ditanamkan pelan-pelan, tumbuh besar seiring waktu. Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat belajar bahwa sedekah bukan hanya milik orang dewasa, namun bisa dimulai dari sisa jajan, recehan kecil, bahkan dari niat yang tulus. Sedekah Jumat menjadi pintu pembuka untuk menumbuhkan akhlak dermawan dan cinta sesama dalam hati para generasi masa depan. “Kami sangat senang dengan kehadiran BAZNAS dan program SENYUM ini. Ini adalah langkah luar biasa untuk mengajarkan nilai berbagi kepada anak-anak kami. Semoga bisa terus berlanjut di seluruh PAUD di Setu.” Ujar salah satu perwakilan HIMPAUDI Kecamatan Setu. Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara BAZNAS dan HIMPAUDI untuk membangun karakter mulia sejak dini, agar kelak anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, peduli, dan religious, selaras dengan visi Kota Tangerang Selatan.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kencleng Amal Sahabat Peduli: Dari Dagangan Jadi Ladang Pahala
Kencleng Amal Sahabat Peduli: Dari Dagangan Jadi Ladang Pahala
Di tengah hiruk-pikuk pasar dan jalanan Kecamatan Pamulang, kini hadir sebuah gerakan sederhana namun berdampak besar: KASEP (Kencleng Amal Sahabat Peduli). Program inisiasi dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan ini menyasar para pedagang dan warga untuk belajar bersedekah sedikit demi sedikit, setiap hari, melalui sebuah kencleng kecil yang ditempatkan di lokasi usaha mereka. Bagi sebagian orang, bersedekah mungkin terasa berat. Tapi melalui KASEP, para pedagang diajak untuk memulai dari hal kecil. Selembar dua ribuan, recehan seribu rupiah, atau kembalian belanja semuanya bisa menjadi amalan yang tak ternilai jika dilakukan dengan niat tulus dan konsisten. "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Dan semoga bukit itu bukan hanya sekadar harta, tapi menjadi pahala yang tersimpan rapi sebagai investasi kita menuju surga," kata Ikin, salah satu Koordinator Kelurahan yang aktif menggerakkan program ini. Ia tak sekadar menyampaikan, tapi benar-benar turun ke lapangan, berdialog langsung dengan para pedagang. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini bukan hanya soal uang, tapi soal niat dan semangat. Dari mustahik yang biasanya menerima bantuan, para pedagang kini mulai belajar menjadi munfiq yaitu orang yang berinfaq. Banyak pedagang yang awalnya ragu, tapi kemudian sadar bahwa sedekah itu memang harus dilatih. "Sedekah itu harus dipaksa dulu. Kalau nunggu ikhlas terus, keburu habis godaannya. Tapi kalau sudah terbiasa, justru jadi ketagihan untuk berbagi," ujar salah satu pedagang, sambil tersenyum sambil memasukkan uang ke kencleng. Program KASEP ini menjadi oase spiritual di tengah aktivitas ekonomi harian. Tak hanya membangun kebiasaan baik, tapi juga mempererat rasa peduli antarwarga. Setiap koin yang masuk ke kencleng menjadi simbol kebersamaan, kekuatan niat, dan langkah kecil menuju perubahan besar. Dan tentu saja, semua ini tak lepas dari peran BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang terus berinovasi dalam mengajak masyarakat agar menjadi bagian dari solusi. Tidak harus kaya untuk memberi. Tidak harus menunggu berkecukupan untuk peduli. KASEP adalah bukti bahwa semua bisa jadi dermawan mulai dari kencleng kecil di sudut warung. Semoga dari kencleng kecil ini, lahir jiwa-jiwa besar yang kelak menjadi pemberi di bumi dan peraih ridha di akhirat.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bersama di Tengah Duka : Tenda Pengungsian untuk Warga Terdampak Longsor di Puri Pamulang
Bersama di Tengah Duka : Tenda Pengungsian untuk Warga Terdampak Longsor di Puri Pamulang
Pamulang, 17 Juli 2025 - Suasana haru dan penuh keprihatinan masih menyelimuti warga Puri Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Hujan deras yang mengguyur sejak awal pekan akhirnya menyebabkan tanah longsor yang cukup parah pada Kamis sore, 17 Juli 2025. Sejumlah rumah terdampak, akses terganggu, dan beberapa warga terpaksa harus mengungsi demi keselamatan. Melihat kondisi yang darurat, BAZNAS Kota Tangerang Selatan langsung bergerak cepat dengan membuka tenda pengungsian darurat yang dilengkapi kebutuhan dasar untuk warga terdampak. Tenda ini menjadi tempat sementara bagi warga yang rumahnya rusak atau dinilai belum aman untuk ditinggali. Ade Sumanta, perwakilan dari BAZNAS Tangsel yang bertugas sebagai jembatan komunikasi antara tim lapangan dan warga, menyampaikan bahwa langkah cepat ini adalah bentuk kepedulian nyata dari BAZNAS terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. "Kami hadir bukan hanya untuk memberi bantuan, tetapi juga memastikan warga merasakan kenyamanan dan perlindungan di tengah situasi yang sulit ini. Inilah bentuk nyata dari zakat yang ditunaikan para muzaki, membantu saudara kita yang sedang terpuruk," ujar Ade Sumanta. Tak hanya itu, BAZNAS juga turut mendistribusikan makanan siap saji, alas tidur, selimut, dan kebutuhan lainnya. Koordinasi dengan RT setempat dan relawan lokal terus dilakukan agar bantuan berjalan tepat sasaran. Ketua RT setempat, Bapak Suwandi, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan kepada seluruh pihak yang peduli. “Terima kasih kami ucapkan kepada BAZNAS Tangsel yang sigap membantu warga kami. Di tengah kondisi seperti ini, kami sangat terbantu, bukan hanya secara logistik, tapi juga secara moral. Kehadiran tenda ini seperti cahaya di tengah gelapnya cobaan,” ujar beliau. Kini, warga masih bergantung pada tenda tersebut sembari menunggu proses pemulihan dan penanganan lanjutan dari instansi terkait. Namun, satu hal yang pasti: semangat gotong royong dan rasa peduli yang ditunjukkan BAZNAS dan masyarakat menjadi kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.Karena dari musibah, kita belajar saling menguatkan. Karena dari zakat, hadir harapan dan kekuatan.
BERITA17/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Langkah Baru, Harapan Baru: Kaki Palsu untuk Kembali Menghidupi Keluarga
Langkah Baru, Harapan Baru: Kaki Palsu untuk Kembali Menghidupi Keluarga
Pada awal Juli 2025, dua sosok kepala keluarga yang luar biasa, Bapak Sofwan dari Ciputat Timur dan Bapak Sukarna dari Setu, menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan ini bukan hanya soal pengganti anggota tubuh, melainkan tentang memulihkan kembali kemandirian, harapan, dan peran mereka sebagai tulang punggung keluarga. Setelah mengalami kehilangan anggota tubuh bagian bawah akibat kondisi kesehatan yang berat, mobilitas mereka sangat terbatas. Sebagai ayah dan pencari nafkah, keterbatasan fisik ini secara langsung memengaruhi kemampuan mereka bekerja, bergerak, bahkan memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Namun hari itu menjadi titik balik dalam hidup mereka. BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program pemberdayaan mustahik menghadirkan alat bantu kaki palsu, sebagai wujud nyata dari zakat yang ditunaikan para muzaki. Kaki palsu yang diberikan telah disesuaikan secara medis agar dapat menopang aktivitas harian mereka. Dengan alat bantu ini, mereka kini bisa berjalan kembali tanpa bantuan orang lain, bekerja seperti sediakala, dan melanjutkan hidup dengan lebih percaya diri. Dalam ungkapan syukurnya, Bapak Sofwan menyampaikan “Alhamdulillah… dengan kaki palsu ini saya bisa kembali mencari nafkah. Dulu saya hanya bisa duduk, sekarang saya bisa bantu istri, bisa pergi kerja lagi. Semoga semua yang membantu dibalas Allah dengan keberkahan.” Senada dengan itu, Bapak Sukarna menyampaikan “Saya pikir hidup saya akan berakhir hanya di kursi. Tapi sekarang saya bisa berdiri lagi. Bisa antar anak sekolah, bisa belanja sendiri, dan yang paling penting, saya bisa kembali kerja. Terima kasih BAZNAS dan para donatur.” Program ini menunjukkan bahwa zakat tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi benar-benar menyentuh aspek kemanusiaan yang paling mendasar yaitu harga diri, harapan, dan keberlanjutan hidup. Bantuan ini juga merupakan buah kolaborasi dan kepercayaan yang terus tumbuh antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan para muzaki, ASN, dan masyarakat umum yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena sesungguhnya, kebaikan yang kita berikan hari ini bukan hanya meringankan beban sesaat, tetapi membuka lembaran hidup baru bagi mereka yang sempat kehilangan arah. Mari terus bersatu dalam kebaikan. Karena dari satu kontribusi kecil, kita bisa menggerakkan langkah-langkah besar bagi masa depan banyak keluarga. Bersama BAZNAS, kita wujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.
BERITA15/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Karena lansia berhak bahagia, Karena zakat kita, ada senyum yang kembali merekah
Karena lansia berhak bahagia, Karena zakat kita, ada senyum yang kembali merekah
Kota Tangerang Selatan, Juli 2025 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menyalurkan keberkahan melalui Program GAUL (Gerakan Amal Untuk Lansia) tahap kedua. Ini adalah salah satu bentuk nyata perhatian kita terhadap para lansia yang telah mengabdikan hidupnya untuk keluarga, lingkungan, dan kota ini. Selama 7 hari penuh (1–9 Juli 2025), tim BAZNAS bersama Koordinator Kelurahan resmi yang memiliki SK BAZNAS serta Kesos tiap Kecamatan turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Hasilnya, sebanyak 830 lansia dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang Selatan telah menerima bantuan berupa beras dan santunan tunai, dengan total nilai distribusi mencapai Rp 311.223.000. Bantuan ini diberikan tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai wujud kasih sayang dan penghormatan kita kepada mereka yang sering kali terlupakan di masa senjanya. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan “Program GAUL ini menjadi cara kita untuk mendekatkan perhatian kepada lansia di wilayah Tangsel. Harapan kami, program ini dapat membantu meringankan beban, membawa senyum, dan memperkuat kebermanfaatan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.” Tentu saja, program ini tak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya dukungan luar biasa dari para muzaki serta ASN Kota Tangerang Selatan yang telah menunaikan zakat melalui pemotongan penghasilan bulanannya. Terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan. Semoga Allah balas dengan keberkahan rezeki dan pahala yang terus mengalir tanpa henti. Salah satu mustahik lansia yang menerima bantuan mengungkapkan rasa harunya “Terima kasih banyak atas bantuan ini, saya tidak menyangka masih ada yang begitu peduli. Semoga Allah balas kebaikan semuanya.” Program GAUL bukan sekadar penyaluran bantuan, tapi bentuk penghormatan pada mereka yang telah lebih dahulu menempuh perjalanan panjang kehidupan. Mari terus bersama-sama menjaga kebaikan ini.
BERITA14/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Buka Jalan Menuju Sarjana : 35 Peserta Terima Beasiswa SKSS BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Buka Jalan Menuju Sarjana : 35 Peserta Terima Beasiswa SKSS BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Sebagai bentuk nyata dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang merata, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali meluncurkan program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) tahun 2025. Dari total 80 pendaftar, sebanyak 35 peserta dinyatakan lolos seleksi dan resmi menjadi penerima manfaat program beasiswa ini. Salah satu diantaranya sudah ada yang hafal Al-Qur’an sebanyak 30 Juz. Ceremoni penyerahan beasiswa dilaksanakan dengan penuh antusias dan haru, dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Bapak Pilar Saga Ichsan. Para penerima beasiswa adalah generasi muda dari keluarga yang belum memiliki sarjana, dan memiliki semangat tinggi untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa SKSS disalurkan dalam bentuk bantuan dana, untuk mendukung biaya pendidikan dan kebutuhan penunjang studi. Mayoritas penerima beasiswa SKSS tahun ini melanjutkan pendidikannya di berbagai perguruan tinggi. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan menyampaikan harapannya “Kami sangat mengapresiasi peran BAZNAS dalam menjangkau generasi muda yang berjuang mengubah masa depan keluarganya. Beasiswa ini bukan hanya soal dana, tapi tentang membuka jalan perubahan bagi satu keluarga melalui pendidikan.” Senada dengan itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangsel, Ahmad Rifai, turut menegaskan bahwa program ini memiliki dampak jangka panjang “Melalui SKSS, kita ingin setiap keluarga memiliki ‘penyala harapan’. Kami yakin, satu sarjana dalam sebuah keluarga bisa membawa perubahan sosial dan ekonomi yang signifikan.” Program ini juga selaras dengan motto Kota Tangerang Selatan Cerdas, Modern, dan Religius, di mana pendidikan menjadi tulang punggung utama dalam pembangunan moral, karakter, dan kesejahteraan masyarakat. Ucapan terima kasih dan air mata haru turut menyertai acara ini dari para orang tua penerima, yang melihat anak-anak mereka akhirnya bisa melangkah lebih jauh dalam pendidikan tinggi.
BERITA12/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
70 Pejuang Qur’an Terima Beasiswa Tahfidz SMA 2025: Menjadi Generasi Cerdas, Modern, dan Religius
70 Pejuang Qur’an Terima Beasiswa Tahfidz SMA 2025: Menjadi Generasi Cerdas, Modern, dan Religius
Sebanyak 70 peserta resmi dinyatakan sebagai penerima Beasiswa Tahfidz Tingkat SMA Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Acara seremonial ini berlangsung penuh khidmat dan syukur atas karunia yang Allah berikan, pada sebuah momentum penting menuju Kota yang lebih Cerdas, Modern, dan Religius. Program ini adalah hasil sinergi BAZNAS bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam rangka membangun generasi muda Qur’ani yang memiliki semangat pendidikan tinggi serta akhlak mulia. Para penerima merupakan siswa SMA yang telah berhasil menghafal minimal 3 Juz Al-Qur’an dan berdomisili di wilayah Kota Tangerang Selatan. Penyaluran beasiswa ini mencapai total Rp 387.890.000,- dan disalurkan secara simbolis dalam kegiatan seremoni yang dihadiri oleh para pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Asisten Daerah I, Bapak Chaerudin, serta Wakil Ketua II BAZNAS, Ahmad Rifai, para peserta dan orang tua mereka. Dalam sambutannya, Bapak Chaerudin menyampaikan, “Program ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga investasi untuk masa depan Kota Tangerang Selatan. Kita sedang membangun generasi religius yang mencintai Al-Qur’an dan mencerminkan nilai-nilainya dalam kehidupan.” Senada dengan itu, Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel mengatakan, “Kami yakin, anak-anak inilah yang akan membawa semangat Al-Qur’an untuk kemajuan bangsa dan daerah. Mari bersama menjaga dan mendukung mereka.” Salah satu orang tua peserta juga menyampaikan rasa harunya,“Kami bersyukur sekali. Bantuan ini sangat berarti, tidak hanya meringankan beban pendidikan tapi juga menjadi motivasi untuk anak kami terus menjaga hafalan Qur’annya.” Program Beasiswa Tahfidz ini menjadi bentuk nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah mampu memberikan dampak besar bagi masa depan generasi bangsa.
BERITA12/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Menjadi Muslim Seutuhnya: Pembinaan Akidah untuk Mualaf Kota Tangerang Selatan
Menjadi Muslim Seutuhnya: Pembinaan Akidah untuk Mualaf Kota Tangerang Selatan
Dalam semangat meneguhkan keyakinan dan mempererat ukhuwah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pembinaan Keimanan dan Akidah bagi Mualaf”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, bertempat di MUI Center, Gedung Kelembagaan Kota Tangsel, Pamulang. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan pembinaan spiritual bagi para mualaf mereka yang baru memeluk Islam agar semakin kokoh dalam keimanan, serta memahami akidah Islam sebagai pondasi hidup yang baru. Acara ini diisi oleh berbagai tokoh ulama dan pimpinan lembaga, salah satunya adalah Taufik Setyaudin, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya akidah yang lurus sebagai dasar setiap amal ibadah dan aktivitas hidup seorang muslim. “Akidah bukan sekadar pengetahuan, tetapi fondasi batin yang menentukan arah hidup kita. Para mualaf perlu dibekali dengan pemahaman yang benar tentang tauhid, agar mereka tak hanya berislam secara lahir, tetapi juga menyatu secara ruhani.” Taufik Setyaudin, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel Beliau mengajak para mualaf untuk memperkuat keyakinan terhadap Allah SWT, sebagaimana yang tertuang dalam surah Al-Ikhlas. Bahwa keimanan harus berdiri pada pengakuan bahwa Allah adalah Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada yang menyamai-Nya. Taufik juga menyinggung pentingnya toleransi sosial dan hubungan muamalah yang baik, seperti dalam hal amanah, utang-piutang, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, yang juga bagian dari syariat Islam. “Islam bukan hanya ibadah, tapi juga etika bermasyarakat. Jangan sampai kita rajin shalat, tapi lupa menunaikan hak-hak orang lain.” Kegiatan ini turut menghadirkan KH Saidih, Ketua Umum MUI Tangsel, yang menyampaikan materi dengan gaya ringan namun mengandung nasihat mendalam. Dalam salah satu kisahnya, ia mengangkat hikmah dari kisah cinta Nabi Adam dan Siti Hawa, yang disampaikan dengan nuansa moral sosial untuk menjaga etika dan adab. “Saya doakan para mualaf bisa menapaki jejak para nabi, dan suatu hari nanti berangkat ke Tanah Suci. Di sanalah hati akan benar-benar bersujud.” KH Saidih, Ketua MUI Kota Tangsel Kegiatan ini adalah bagian dari program Muallaf Center MUI Tangsel, dengan BAZNAS sebagai mitra utama dalam mendampingi para mualaf secara spiritual dan sosial, termasuk dalam hal dukungan kebutuhan dasar dan pemberdayaan ekonomi. Dengan kegiatan seperti ini, MUI dan BAZNAS berharap tidak hanya memperkuat keimanan para mualaf, tetapi juga mengantarkan mereka menjadi bagian utuh dari masyarakat muslim yang mandiri dan berdaya.
BERITA09/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK!
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK!
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK! Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Senin, 7 Juli 2025, mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah seperti Taman Mangu (Pondok Aren), Puri Pamulang, Pondok Maharta, serta Kampung Bulak Pondok Kacang Timur. Bencana ini menyebabkan lebih dari 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak secara langsung. Sejumlah rumah terendam, bahkan roboh akibat derasnya air dan kondisi tanah yang labil. Menanggapi kondisi darurat ini, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan yang terdiri dari Ade Suryadi, Ade Sumanta, Nabilah Azhari, serta tim relawan lainnya, segera turun ke lapangan melakukan survey kebutuhan mendesak dan observasi titik-titik rawan. Kehadiran tim ini bertujuan untuk menilai secara langsung bantuan seperti apa yang paling diperlukan masyarakat saat ini. “Survey ini bukan sekadar pencatatan. Kami ingin mendengar langsung keluhan warga dan melihat kondisi sesungguhnya di lapangan agar bantuan dari BAZNAS benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan paling mendesak,” ujar Ade Suryadi, Komandan Tim BTB BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, Ketua RT di wilayah Kampung Bulak Pondok Kacang Timur turut menyampaikan kronologi singkat kondisi banjir yang mengejutkan warganya “Jam 3 sore hujan deras, jam 8 malam banjir sudah hampir sepunggung. Rumah yang ditinggikan pun tetap kemasukan air karena derasnya aliran dan tingginya genangan. Akhirnya, bapak-bapak di lingkungan kami membuat sistem penjagaan dan bergantian tidur untuk berjaga malam,” ungkapnya. Dari hasil survey, kebutuhan utama yang sangat mendesak bagi para korban banjir dan longsor meliputi: Makanan siap saji Family Kit (perlengkapan kebutuhan dasar keluarga) Alat kebersihan Peralatan tidur (seperti selimut, bantal, tikar, dan matras) BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkoordinasi dengan pihak BPBD dan laporan dari masyarakat untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan dan bantuan. Aksi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk hadir cepat tanggap dalam setiap bencana. Kami mengajak seluruh masyarakat, para muzaki untuk ikut andil membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Bantuan Anda sangat berarti bagi mereka yang kehilangan banyak hal akibat bencana ini. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bersama, kita ringankan beban mereka.
BERITA07/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →