WhatsApp Icon
Targetkan Penghimpunan ZIS Rp 23,5 Miliar Pada 2027, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Perkuat Perencanaan dan Kepercayaan Muzaki

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perencanaan Tahun 2026 dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Tahun 2027 pada 21–23 Oktober 2026 di Hotel Le Semar, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat perencanaan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin terarah, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten, termasuk BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Peserta terdiri atas Wakil Ketua III, kepala bagian, serta staf yang membidangi perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Hadir pula jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Banten yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyudin.

Agenda utama kegiatan meliputi evaluasi pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan tahun 2026 serta bimbingan teknis penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2027. Melalui kegiatan ini, setiap BAZNAS kabupaten/kota diharapkan mampu menyusun perencanaan yang lebih terukur, selaras dengan target kelembagaan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pengelolaan dan pendayagunaan dana ZIS.

Bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan, penyusunan perencanaan tahun 2027 menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program dan meningkatkan penghimpunan dana ZIS. Pada tahun tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menetapkan target penghimpunan sebesar Rp23,5 miliar. Target ini menjadi dorongan untuk memperkuat strategi penghimpunan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dan para muzaki terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengirimkan delegasi dari bidang perencanaan dan pelaporan keuangan yang dipimpin oleh Wakil Ketua III, Tarjuni. Ia menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi dan perencanaan tahunan seperti ini akan semakin efektif apabila didukung oleh sistem digital yang terintegrasi.

“Harapan kami, kegiatan rutin tahunan ini bisa difasilitasi oleh BAZNAS Pusat dengan aplikasi yang terintegrasi dan mudah pengendaliannya. Sehingga proses perencanaan, pelaporan, dan monitoring bisa lebih efektif dan efisien antar daerah,” ujar Tarjuni.

Menurut Tarjuni, penerapan aplikasi terintegrasi dapat membantu meningkatkan keselarasan data antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Dengan dukungan sistem yang terhubung, proses pemantauan dan pelaporan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Partisipasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan ini menjadi langkah untuk memperkuat kualitas perencanaan dan tata kelola kelembagaan. Melalui evaluasi yang berkelanjutan serta penyusunan RKAT yang matang, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS agar semakin amanah, profesional, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

26/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Berau Untuk Perkuat Penghimpunan ZIS dan CSR

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan kerja BAZNAS Kabupaten Berau pada Senin, 19 Oktober 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui pertukaran wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Berau untuk mempelajari strategi pengumpulan dana ZIS dan CSR yang diterapkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, termasuk pengembangan program, inovasi penghimpunan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.

Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Berau berkesempatan untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pembahasan mencakup upaya memperluas jangkauan penghimpunan, membangun kepercayaan masyarakat dan mitra, serta mengoptimalkan potensi zakat agar dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antarlembaga pengelola zakat. Menurutnya, pertukaran pengetahuan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola zakat agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, kunjungan seperti ini menjadi ruang untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Setiap BAZNAS memiliki potensi dan tantangan yang berbeda, sehingga melalui pertukaran wawasan, kita dapat menemukan strategi yang sesuai untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan CSR. Harapannya, pengelolaan dana yang terhimpun tidak hanya semakin optimal, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mohamad Subhan.

Selain strategi penghimpunan, pelaksanaan program dan event pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu aspek penting dalam kunjungan kerja ini. Program yang dirancang secara tepat diharapkan mampu menghubungkan potensi dana ZIS dengan kebutuhan masyarakat, baik melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, maupun dakwah dan advokasi.

Optimalisasi penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS serta CSR perlu didukung oleh inovasi program, tata kelola yang profesional, dan sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, dana yang dipercayakan masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran sekaligus mendorong kemandirian para penerima manfaat.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi awal dari hubungan kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga. Pertukaran pengalaman yang terjalin diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi penghimpunan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di masing-masing daerah.

Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga zakat, BAZNAS terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak, sehingga potensi ZIS dan CSR dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan umat.

19/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Penyintas Bencana di NTT

JAKARTA – BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyerahkan donasi kebencanaan sebesar Rp100 juta untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada BAZNAS RI pada Kamis, 15 Oktober 2026. Penyerahan dilakukan di lokasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 dan diterima oleh Rizaludin Kurniawan selaku Pimpinan BAZNAS RI.

Donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam mendukung upaya penanganan bencana serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Penyaluran melalui BAZNAS RI diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara tepat sasaran.

Rizaludin Kurniawan mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang rutin memberikan dukungan donasi kebencanaan melalui BAZNAS RI. Menurutnya, kontribusi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“BAZNAS Kota Tangerang Selatan termasuk salah satu BAZNAS daerah yang rutin menyerahkan donasi kebencanaan melalui BAZNAS RI. Selain menyalurkan bantuan melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga bergerak secara mandiri dengan mengirimkan tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk turun langsung ke lokasi bencana. Kami mengapresiasi komitmen ini karena sinergi antara dukungan donasi dan aksi langsung di lapangan sangat berarti bagi masyarakat terdampak,” ujar Rizaludin Kurniawan.

Selain menyalurkan bantuan melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga aktif melakukan aksi kemanusiaan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang terjun langsung ke wilayah terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya berupa dukungan dana, tetapi juga aksi nyata sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Melalui donasi sebesar Rp100 juta ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT. Kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak diharapkan terus menguat agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

16/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Rakornas BAZNAS RI 2026 Perkuat Konsolidasi Zakat Yang Produktif Dan Berdampak Bagi Kesejahteraan Umat

JAKARTA — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat nasional. Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, kegiatan ini mempertemukan jajaran pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, serta BAZNAS kabupaten/kota untuk membahas strategi pengembangan zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Berbagai arahan kementerian, pemaparan pimpinan BAZNAS RI, serta pembahasan komisi menyoroti sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kepercayaan publik, optimalisasi penghimpunan dan penyaluran zakat, hingga transformasi digital dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta dunia usaha.

Dalam pembahasan bidang penghimpunan, disampaikan target penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional tahun 2027 sebesar Rp70 triliun. Pencapaian target tersebut memerlukan penguatan profesionalisme amil, perluasan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemetaan potensi muzaki, serta peningkatan kualitas pelayanan untuk membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, bidang pendistribusian dan pendayagunaan menetapkan target penyaluran ZIS-DSKL tahun 2027 sebesar Rp48,44 triliun, dengan target kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan sebanyak 601.913 jiwa. Pembahasan turut menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran, berbasis asesmen kebutuhan, serta pengembangan program pemberdayaan yang disertai pelatihan, pendampingan, akses pasar, dan evaluasi berkelanjutan.

Rakornas juga menyoroti penguatan tata kelola, pengawasan, keamanan informasi, serta pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan akuntabel. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, perusahaan, lembaga pendidikan, dan fasilitas kesehatan dinilai penting untuk memperluas jangkauan program serta meningkatkan dampak pemberdayaan masyarakat.

Salah satu pesan penting dalam Rakornas ini adalah bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak cukup diukur dari besarnya dana yang dihimpun dan disalurkan. Lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan perubahan nyata melalui peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi keluarga, dan kemandirian mustahik.

Melalui konsolidasi ini, seluruh jajaran BAZNAS diharapkan dapat menerjemahkan hasil pembahasan menjadi program kerja yang konkret sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan tata kelola yang profesional, kolaborasi yang kuat, serta program yang berkelanjutan, zakat diharapkan semakin berperan sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan menuju kesejahteraan umat.

16/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dua Kali Raih BAZNAS Awards, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Kembali Dinobatkan sebagai Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

TANGERANG SELATAN – Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, kembali meraih penghargaan tingkat nasional dalam ajang Grand BAZNAS Awards 2026 pada kategori Walikota Pendukung Zakat Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan pada 15 Oktober 2026 dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang diselenggarakan di Jakarta.

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, H. Bambang Noertjahjo, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Walikota Tangerang Selatan.

Pencapaian ini menjadi penghargaan kedua yang diraih Benyamin Davnie dalam ajang BAZNAS Awards. Sebelumnya, pada 29 Februari 2024, ia menerima penghargaan dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Penghargaan pada tahun 2026 ini menjadi bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan zakat serta mendorong optimalisasi potensi zakat, infak, dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat.

Dukungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Sinergi ini diwujudkan melalui upaya mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah, memperkuat penghimpunan dana sosial keagamaan, serta menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Tangerang Selatan atas dukungan serta sinergi yang selama ini terjalin dalam pengelolaan zakat di Kota Tangerang Selatan.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kota Tangerang Selatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin, mulai dari mengajak masyarakat untuk berzakat hingga memperkuat penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, sedekah, serta dukungan melalui program CSR. Semoga kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Mohamad Subhan.

Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian ini menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun kesadaran berzakat serta memperluas manfaat dana sosial keagamaan. Melalui dukungan yang berkelanjutan, zakat diharapkan dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan umat di Kota Tangerang Selatan.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan selamat dan terima kasih kepada Walikota Tangerang Selatan atas dukungan yang terus diberikan. Semoga sinergi ini semakin kuat dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, sedekah, serta dukungan CSR demi menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

16/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan 78 Gerobak Usaha untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan 78 Gerobak Usaha untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan mustahik. Pada tahun 2026, sebanyak 78 gerobak usaha disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan dukungan sarana usaha untuk mengembangkan dan menjalankan aktivitas ekonominya. Penyerahan gerobak usaha secara simbolis dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan Mohamad Subhan, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ahmad Rifai, serta Ibu Wali Kota Tangerang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis gerobak usaha kepada perwakilan dari 78 mustahik penerima manfaat. Program Gerobak Usaha merupakan salah satu bentuk penyaluran dana infak dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan ini tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi diarahkan menjadi bantuan produktif yang diharapkan dapat menjadi sarana bagi mustahik untuk memperoleh penghasilan, mengembangkan usaha, serta secara bertahap meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Menariknya, gerobak yang diberikan kepada mustahik tidak dibuat dengan konsep yang seragam. Setiap gerobak didesain dan disesuaikan dengan jenis usaha yang akan dijalankan oleh masing-masing penerima manfaat, sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih tepat guna dan mendukung kebutuhan usaha mereka. Dengan demikian, gerobak tidak sekadar menjadi fasilitas berjualan, tetapi menjadi bagian dari modal usaha yang diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi para mustahik. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa program Gerobak Usaha merupakan bentuk nyata dari upaya BAZNAS untuk mengubah pola bantuan menjadi pemberdayaan yang berkelanjutan. “Gerobak usaha ini bukan hanya tentang memberikan sarana untuk berjualan, tetapi bagaimana bantuan yang berasal dari infak dan sedekah para muzaki dapat menjadi jalan bagi para mustahik untuk membangun kemandirian ekonomi. Kami berharap 78 gerobak yang disalurkan ini dapat benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” ujar Ahmad Rifai. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan para muzaki menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pemberdayaan BAZNAS. Dana infak dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk program yang menyentuh kebutuhan mustahik, termasuk dalam bidang ekonomi. Melalui program tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan pada saat ini, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri. Gerobak usaha diharapkan dapat menjadi titik awal bagi mustahik untuk mengembangkan usaha, memperluas pelanggan, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya meningkatkan taraf kehidupan keluarga. Program pemberdayaan ekonomi juga menjadi bagian dari semangat BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk menghadirkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu menciptakan perubahan dari mustahik yang menerima bantuan menjadi individu yang memiliki penghasilan dan semakin kuat secara ekonomi. “Semoga ke depan usaha para penerima manfaat semakin berkembang. Kami juga mengajak para muzaki dan masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS, karena setiap titipan yang diberikan insyaallah akan kembali menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Ahmad Rifai. Penyaluran 78 gerobak usaha ini menjadi bukti bahwa kepedulian para muzaki dapat diwujudkan dalam bentuk program yang produktif dan berkelanjutan. Dari sebuah gerobak, diharapkan lahir usaha yang tumbuh, pendapatan yang meningkat, keluarga yang semakin sejahtera, serta mustahik yang perlahan mampu berdiri di atas kakinya sendiri. BAZNAS Kota Tangerang Selatan akan terus berupaya menghadirkan program-program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran, amanah, dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara muzaki, BAZNAS, dan para penerima manfaat, infak dan sedekah diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan, tetapi menjadi energi untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA24/08/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Jumat Berkah Dan Lomba Kemerdekaan Dengan 100 Yatim Dhuafa Di Taman Baca Al Qomariah
Jumat Berkah Dan Lomba Kemerdekaan Dengan 100 Yatim Dhuafa Di Taman Baca Al Qomariah
CIPUTAT, TANGERANG SELATAN — Semangat berbagi dan memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program Jumat Berkah bersama 100 anak yatim dan dhuafa di Taman Baca Al Qomariyah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menghadirkan kebahagiaan sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat perjuangan kepada anak-anak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Taufik Setyaudin, dan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai. Turut hadir Melati Nur Fauziah selaku perwakilan guru Taman Baca Al Qomariyah, ibu-ibu guru, ketua RT dan RW, serta tokoh agama di lingkungan Taman Baca Al Qomariyah. Dalam sambutannya, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah tidak hanya menjadi bentuk penyaluran zakat dan kepedulian kepada penerima manfaat, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dalam menyambut hari kemerdekaan. “Kami ingin anak-anak yatim dan dhuafa dapat merasakan kebahagiaan di momen kemerdekaan ini. Melalui zakat yang ditunaikan para muzaki, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Rifai. Sementara itu, Melati Nur Fauziah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BAZNAS Kota Tangerang Selatan terhadap anak-anak di Taman Baca Al Qomariyah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan bagi anak-anak. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian BAZNAS kepada anak-anak. Kegiatan ini bukan hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga mengajarkan anak-anak tentang kebersamaan, kepedulian, dan semangat untuk terus berjuang,” ungkap Melati. Dalam kegiatan tersebut, 100 anak yatim dan dhuafa mendapatkan paket makanan ringan serta uang saku sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Suasana semakin meriah dengan hadirnya narasumber yang menghibur dan mengajak anak-anak berinteraksi, sehingga menghadirkan tawa dan keceriaan. Selain itu, berbagai perlombaan khas kemerdekaan turut digelar. Perlombaan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan, kepedulian, keberanian, serta semangat perjuangan anak-anak dalam suasana yang penuh kegembiraan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menitipkan zakat dan mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang terus diwujudkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Melalui semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memperluas manfaat zakat dan menghadirkan kebahagiaan bagi penerima manfaat. Karena melalui zakat yang ditunaikan, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kepedulian dan keberkahan.
BERITA21/08/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Dukung Generasi Qur’ani melalui Beasiswa Santri Tahfiz di Pamulang
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Dukung Generasi Qur’ani melalui Beasiswa Santri Tahfiz di Pamulang
Pamulang, Tangerang Selatan — Semangat memperkuat pendidikan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui kegiatan Kota Tangerang Selatan Mengaji yang diselenggarakan oleh Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Masjid Al-Mujahidin, Kecamatan Pamulang. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi melalui pemberian beasiswa kepada 8 santri tahfiz peserta Kota Tangerang Selatan Mengaji. Para penerima beasiswa merupakan perwakilan dari 8 kelurahan di Kecamatan Pamulang, sebagai bentuk dukungan terhadap para santri yang memiliki semangat dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur’an. Kota Tangerang Selatan Mengaji merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh FPGN Kota Tangerang Selatan dan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Pada bulan Agustus 2026, Kecamatan Pamulang menjadi wilayah yang mendapatkan giliran pelaksanaan. Selain menjadi sarana silaturahmi bagi para guru ngaji, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda di Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangerang Selatan, Camat Pamulang, serta sekitar 300 guru ngaji se-Kecamatan Pamulang. Kehadiran Wakil Wali Kota Tangerang Selatan bersama unsur pemerintah daerah dan para guru ngaji menunjukkan adanya sinergi dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Selain pemberian beasiswa kepada santri tahfiz, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut turut dilakukan penggalangan donasi untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Para peserta diajak untuk bersama-sama menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang membutuhkan bantuan. Taufik Setyaudin selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa dukungan terhadap santri tahfiz dan penggalangan donasi untuk NTT merupakan dua bentuk kepedulian yang memiliki semangat yang sama, yaitu menghadirkan manfaat bagi sesama. “Hari ini kita tidak hanya memberikan dukungan kepada para santri tahfiz agar terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengajak seluruh yang hadir untuk berbagi kepedulian kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga apa yang kita berikan, baik untuk pendidikan maupun kemanusiaan, dapat memberikan manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar Taufik. Menurutnya, keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Karena itu, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, FPGN, guru ngaji, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan keagamaan yang berkelanjutan. Pemberian beasiswa kepada delapan santri tahfiz diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus meningkatkan semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat mendorong para santri untuk terus berprestasi dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat. Sementara itu, penggalangan donasi untuk NTT menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dapat tumbuh dari berbagai ruang, termasuk dari kegiatan keagamaan. Para guru ngaji dan masyarakat yang hadir diajak untuk menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan dukungan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mendorong sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan maupun kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti Kota Tangerang Selatan Mengaji, semangat membangun generasi Qur’ani dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi dan membantu sesama. Kegiatan di Masjid Al-Mujahidin Pamulang ini menjadi momentum untuk memperkuat dua nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu mencintai Al-Qur’an dan peduli terhadap sesama. Dari Pamulang, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas.
BERITA19/08/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadir Bantu Perbaikan Rumah Hasan Basari yang Rusak Akibat Hujan Deras
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Hadir Bantu Perbaikan Rumah Hasan Basari yang Rusak Akibat Hujan Deras
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menyebabkan kerusakan pada rumah milik Hasan Basari, warga Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Atap rumah mengalami kerusakan hingga roboh dan menyebabkan air hujan merembes masuk melalui genteng sehingga kondisi rumah menjadi bocor. Saat kejadian berlangsung, rumah dalam keadaan kosong karena Hasan Basari sedang tidak berada di rumah. Kerusakan tersebut membuat kondisi tempat tinggalnya tidak lagi memberikan rasa aman dan nyaman, terutama ketika hujan kembali turun. Mengetahui kondisi tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, didampingi oleh staf BAZNAS Kota Tangerang Selatan, mendatangi kediaman Hasan Basari untuk melihat secara langsung kondisi kerusakan yang terjadi. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan kebutuhan masyarakat yang mengalami kondisi darurat dapat segera mendapatkan perhatian dan penanganan. Setelah melihat kondisi rumah secara langsung, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui Program Rumah Layak Huni akan membantu melakukan perbaikan rumah Hasan Basari. Program tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk dihuni. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa bantuan perbaikan rumah merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami melihat langsung kondisi rumah Pak Hasan yang mengalami kerusakan akibat hujan deras. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berupaya membantu memperbaiki rumah ini agar kembali aman dan layak untuk ditempati. Semoga bantuan ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi Pak Hasan dan keluarga,” ujar Mohamad Subhan. Perbaikan rumah ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga mengembalikan rasa aman bagi Hasan Basari untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa khawatir terhadap kondisi tempat tinggalnya, khususnya saat hujan turun. Bagi Hasan Basari, perhatian dan bantuan yang diberikan menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para muzaki yang telah turut membantu melalui zakat dan sedekah yang ditunaikan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang sudah datang melihat kondisi rumah saya dan membantu memperbaikinya. Semoga kebaikan para muzaki dan semua yang telah membantu dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Hasan Basari. Melalui Program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya mengubah kepedulian menjadi manfaat nyata. Zakat dan sedekah yang ditunaikan masyarakat tidak hanya menjadi bantuan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman serta kehidupan yang lebih baik bagi para mustahik. Dari kepedulian, hadir perlindungan. Dari zakat, tumbuh harapan.
BERITA15/08/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Bantu Mobilitas Bapak Ukarni
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Bantu Mobilitas Bapak Ukarni
TANGERANG SELATAN — BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui program kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada Bapak Ukarni, warga Kecamatan Ciputat Timur yang mengalami stroke. Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Tangerang Selatan terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kursi roda diharapkan dapat membantu Bapak Ukarni dalam meningkatkan mobilitas serta memberikan kemudahan dalam beraktivitas. Program kesehatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memastikan dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur dapat memberikan manfaat yang tepat sasaran bagi para penerima manfaat. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat memberikan sedikit kemudahan bagi Bapak Ukarni dan keluarga. Lebih dari sekadar bantuan, dukungan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kepedulian, memberikan manfaat, serta membantu masyarakat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang terpercaya. Setiap kebaikan yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/08/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Perkuat Sinergi Pengelolaan DAM dan Infak Haji, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bersama Stakeholder Sepakati Langkah Syari dan Amanah
Perkuat Sinergi Pengelolaan DAM dan Infak Haji, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bersama Stakeholder Sepakati Langkah Syari dan Amanah
TANGERANG SELATAN – BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengelolaan DAM dan Infak Haji pada Jumat, 31 Juli 2026, di Rawabuntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola DAM dan infak haji yang syar'i, amanah, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang Selatan, Bagian Kesra Setda Kota Tangerang Selatan, MUI Kota Tangerang Selatan, Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kota Tangerang Selatan, jajaran Pimpinan, serta Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi sekaligus penyamaan persepsi mengenai mekanisme pengelolaan DAM Haji sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui pembahasan yang konstruktif, forum menghasilkan kesepakatan bahwa pelaksanaan DAM Haji dapat dilakukan melalui dua alternatif. Pertama, pelaksanaan DAM di Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kedua, pelaksanaan DAM di Indonesia melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan tetap memenuhi ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku. Kesepakatan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi para jemaah sekaligus memastikan manfaat DAM dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain membahas DAM Haji, rapat juga mendorong penguatan kolaborasi dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan DAM Haji sebagai instrumen pemberdayaan umat. Sinergi yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian dana sosial keagamaan sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kolaborasi seluruh pihak merupakan kunci dalam menghadirkan tata kelola dana keagamaan yang profesional dan terpercaya. "Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin membangun kesepahaman bersama bahwa pengelolaan DAM dan infak haji harus dilaksanakan secara syar'i, amanah, transparan, dan akuntabel. Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, lembaga pendamping haji, dan BAZNAS, insya Allah manfaat DAM Haji maupun dana ZIS dapat semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan umat," ujar Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan tata kelola zakat, infak, sedekah, dan DAM Haji yang profesional, akuntabel, serta memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan yang semakin optimal.
BERITA31/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan
Tangerang Selatan – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan pada Selasa (28/7/2026). Penyaluran ini merupakan bentuk respons cepat terhadap dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih bagi warga. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan baik dan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 222 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari penyaluran air bersih dengan kapasitas 8.000 liter yang didistribusikan ke 4 titik setiap harinya. Komandan BTB Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, mengatakan bahwa kehadiran BTB di lokasi merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Kekeringan bukan hanya tentang berkurangnya pasokan air, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, BTB bersama BPBD hadir untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi selama kondisi ini masih berlangsung agar bantuan dapat tersalurkan secara optimal," ujarnya. Sinergi antara BTB dan BPBD Kota Tangerang Selatan menjadi langkah nyata dalam memperkuat penanganan bencana di wilayah. Koordinasi yang baik diharapkan mampu mempercepat proses penanganan sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat akibat kekeringan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kondisi kekeringan yang melanda segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, diharapkan setiap masyarakat yang terdampak dapat terus memperoleh bantuan yang dibutuhkan hingga situasi kembali membaik.
BERITA28/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan
Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan
Alhamdulillah, proses pencarian terhadap seorang anak berusia 13 tahun yang dilaporkan hanyut di aliran Kali Cisadane telah membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada Senin pagi, 27 Juli 2026, setelah dilakukan upaya pencarian selama tiga hari oleh tim gabungan yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama BPBD dan unsur terkait lainnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu berada bersama beberapa temannya untuk bermain di sekitar lokasi dan kemudian melakukan aktivitas di aliran sungai hingga akhirnya terbawa arus. Sejak menerima laporan, tim gabungan segera melakukan koordinasi dan upaya pencarian secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan kondisi di lapangan. Proses pencarian dilakukan dengan penuh kesungguhan melalui penyisiran di beberapa titik aliran sungai. Berkat sinergi, kerja sama, dan ikhtiar bersama, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada Senin pagi. Penemuan tersebut menjadi akhir dari rangkaian pencarian yang selama beberapa hari terus dilakukan oleh para petugas dan relawan di lapangan. Selain mendukung proses pencarian, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan penguatan serta menjadi wujud nyata semangat saling peduli di tengah masyarakat. "Setiap proses pencarian adalah bentuk ikhtiar kemanusiaan yang dilakukan dengan penuh kepedulian, kehati-hatian, dan harapan terbaik bagi keluarga yang menanti. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini." Ujar Supriadi, Kepala Bidang 1 BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari BPBD, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu dan memberikan dukungan. Semangat kolaborasi dan kemanusiaan yang terjalin menjadi pengingat bahwa kebersamaan memiliki peran penting dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat.
BERITA27/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Keselamatan masyarakat saat menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada kecepatan tim penyelamat, tetapi juga pada kesiapsiagaan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Berangkat dari semangat tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat edukasi kebencanaan melalui Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) yang dilaksanakan di Pondok Payung Mas, Kelurahan Cipayung, pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Ketua RT, Ketua RW, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat mengikuti rangkaian materi yang disampaikan secara interaktif. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai kajian risiko bencana, peran dan sistem penanggulangan bencana di tingkat masyarakat, serta penyusunan peta jalur evakuasi sebagai pedoman ketika terjadi keadaan darurat. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Tangerang Selatan yang turut memberikan pemaparan materi mengenai kesiapsiagaan dan langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Program KATANA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membentuk kelompok kerja masyarakat yang nantinya menjadi motor penggerak kesiapsiagaan di lingkungan Kelurahan Cipayung. Kelompok kerja tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga lainnya, melakukan upaya pencegahan risiko, memberikan pertolongan pertama, membantu proses penanganan awal, hingga mengoordinasikan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. "Bencana memang tidak dapat kita hindari, tetapi dampaknya dapat kita kurangi apabila masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan mampu bertindak dengan cepat serta tepat." Ade Sumanta, Komandan BTB Kota Tangerang Selatan Melalui pembentukan kelompok kerja ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi objek penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga menjadi subjek yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas warga dalam menghadapi berbagai potensi bencana. BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan memulai implementasi program ini secara bertahap dengan harapan semakin banyak wilayah yang memiliki masyarakat tangguh, siap siaga, dan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan lanjutan tiba. "Ketangguhan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuatnya infrastruktur, tetapi juga dari kesiapan masyarakatnya dalam menghadapi setiap kemungkinan. Karena penyelamat pertama saat bencana terjadi adalah warga yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian." Ujar Aceng, BPBD Kota Tangerang Selatan Melalui sinergi antara BAZNAS Tanggap Bencana, BPBD Kota Tangerang Selatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan budaya sadar bencana dapat terus tumbuh sehingga masyarakat semakin siap menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebab, membangun kesiapsiagaan hari ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan.
BERITA26/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Jumat Berkah untuk 100 Anak Penyandang Disabilitas
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Jumat Berkah untuk 100 Anak Penyandang Disabilitas
TANGERANG SELATAN – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan kepedulian melalui Program Jumat Berkah. Pada Jumat, 24 Juli 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan paket makanan dan santunan kepada 100 anak penyandang disabilitas beserta orang tua mereka di Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk kelompok penyandang disabilitas. Paket Jumat Berkah yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi oleh para penerima manfaat. Selain paket makanan, para penerima juga mendapatkan santunan yang bersumber dari dana infak dan sedekah yang diamanahkan melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa penyaluran tersebut bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak penyandang disabilitas serta keluarga yang mendampingi mereka. “Melalui Program Jumat Berkah ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang tidak hanya berupa makanan dan santunan, tetapi juga perhatian dan kepedulian kepada anak-anak penyandang disabilitas. Kami berharap apa yang disalurkan melalui amanah para muzaki dan donatur dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menguatkan para penerima manfaat dan keluarganya,” ujar Ahmad Rifai. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memastikan dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran kepada para penerima manfaat. Kepala Yayasan, Adi Supanggih, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BAZNAS Kota Tangerang Selatan kepada anak-anak penyandang disabilitas di UPD Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, kehadiran program seperti Jumat Berkah memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi anak-anak dan orang tua mereka. “Kami sangat mengapresiasi perhatian BAZNAS Kota Tangerang Selatan kepada anak-anak penyandang disabilitas. Bantuan ini tentu sangat berarti, bukan hanya dari apa yang diberikan, tetapi dari kepedulian yang ditunjukkan. Semoga sinergi dan perhatian seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak dan keluarga penyandang disabilitas yang merasakan manfaatnya,” ungkap Adi Supanggih. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan berbagai pihak dalam menghadirkan program-program sosial yang inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran para orang tua yang mendampingi anak-anak penerima manfaat turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, donatur, dan masyarakat yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap dana yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Melalui Program Jumat Berkah, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menebarkan kepedulian dan memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terlewat dari perhatian. Sebab, ketika zakat, infak, dan sedekah dikelola dengan amanah, manfaatnya dapat menjadi senyum, harapan, dan kekuatan bagi sesama.
BERITA24/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA). KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi. Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri. "KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai. Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.
BERITA20/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata
Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka. Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani. Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.
BERITA20/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat
Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai. Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani. Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah
Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati. Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi. "Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
BERITA15/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Islamic Holiday Fun Vol 5 Pecahkan Bahagia Muharram Bersama 150 Anak Yatim dalam Satu Hari Penuh Makna
Islamic Holiday Fun Vol 5 Pecahkan Bahagia Muharram Bersama 150 Anak Yatim dalam Satu Hari Penuh Makna
Dalam rangka menyemarakkan Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui Islamic Holiday Fun (IHF) Vol. 5 Tahun 2026. Program tahunan yang telah menjadi agenda rutin BAZNAS Kota Tangerang Selatan ini sukses diselenggarakan pada Rabu, 8 Juli 2026 di Aviary Park, Bintaro, Kota Tangerang Selatan, dengan melibatkan 150 anak yatim dari berbagai wilayah di Kota Tangerang Selatan. Islamic Holiday Fun merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang dirancang untuk menghadirkan ruang belajar, bermain, dan pembinaan karakter Islami bagi anak-anak yatim. Setiap penyelenggaraannya, program ini tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang membangun semangat, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperkuat nilai-nilai keislaman sebagai bekal masa depan mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Pengawas dan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan, perwakilan BAZNAS se-Provinsi Banten, serta para mitra yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya Askrindo Syariah, BSI, dan PT Perseroda PITS. Mengusung semangat Muharram sebagai bulan penuh keberkahan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukasi Islami yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal keutamaan bulan Muharram, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta memahami pentingnya memiliki karakter yang baik sejak usia dini. Tidak hanya itu, mereka juga memperoleh sesi motivasi yang membangkitkan semangat untuk terus belajar, berani bermimpi, dan mencintai Al-Qur'an. Melalui metode yang menyenangkan, anak-anak dikenalkan cara belajar dan menghafal Al-Qur'an agar semakin dekat dengan kitab suci dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa Islamic Holiday Fun merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus pembinaan bagi anak-anak yatim melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dititipkan oleh masyarakat. "Islamic Holiday Fun bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi merupakan ikhtiar BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk menghadirkan kebahagiaan, menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun akhlak mulia, serta menumbuhkan semangat belajar dan mencintai Al-Qur'an pada anak-anak yatim. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada begitu banyak masyarakat yang peduli dan berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzakki, mitra, dan sponsor yang telah membersamai langkah kebaikan ini." ujar Mohamad Subhan, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Keceriaan semakin terasa ketika para peserta diajak menjelajahi Aviary Park melalui wisata edukasi. Anak-anak mengenal berbagai jenis satwa, mempelajari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta memperoleh pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menambah wawasan dan rasa syukur atas ciptaan Allah SWT. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak yatim, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut menyalurkan santunan, tas sekolah, serta perlengkapan sekolah kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus meringankan kebutuhan pendidikan mereka. Senyum, tawa, dan antusiasme yang terpancar sepanjang kegiatan menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan dapat tumbuh dari kepedulian bersama. Islamic Holiday Fun Vol. 5 menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga mampu menghadirkan harapan, kasih sayang, dan pengalaman berharga yang akan selalu dikenang oleh anak-anak yatim. BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan Islamic Holiday Fun Vol. 5 Tahun 2026, para donatur, relawan, serta seluruh mitra yang telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut dalam menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat serta menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi membahagiakan anak-anak yatim di Kota Tangerang Selatan.
BERITA10/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bekali Penerima Beasiswa Tahfidz dengan Pembinaan dan Pakta Integritas untuk Mencetak Generasi Qurani Berprestasi
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bekali Penerima Beasiswa Tahfidz dengan Pembinaan dan Pakta Integritas untuk Mencetak Generasi Qurani Berprestasi
BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Pembinaan dan Penandatanganan Pakta Integritas Beasiswa Tahfidz jenjang SMP dan SMA pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Aula BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 52 penerima Beasiswa Tahfidz sebagai upaya memperkuat komitmen, tanggung jawab, dan semangat para penerima manfaat dalam menjaga hafalan Al-Qur'an sekaligus meningkatkan prestasi akademik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, serta narasumber dari Indonesia Menerjemah Al-Qur'an (IMQ). Dalam pembinaannya, IMQ mengangkat tema "Menguatkan Langkah dan Menebar Cahaya Al-Qur'an" dengan memberikan materi mengenai evaluasi serta strategi untuk meningkatkan efektivitas dalam menghafal Al-Qur'an. Selain itu, peserta diajak memahami paradigma baru tentang tolok ukur keberhasilan seorang penghafal Al-Qur'an, yang tidak hanya dinilai dari banyaknya hafalan, tetapi juga dari akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebermanfaatannya bagi lingkungan sekitar. Berbagai fakta dan pengalaman di lapangan turut disampaikan sebagai motivasi agar para peserta semakin optimis dan istiqamah dalam menempuh perjalanan sebagai penghafal Al-Qur'an. Dalam sambutannya, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa Program Beasiswa Tahfidz merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat di bidang pendidikan yang bertujuan mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu menjadi teladan di masyarakat. "Beasiswa Tahfidz bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan amanah yang harus dijaga. Kami berharap para penerima manfaat dapat terus meningkatkan hafalan Al-Qur'an, meraih prestasi akademik, serta menunjukkan akhlak yang baik sehingga mampu menjadi generasi Qurani yang membawa manfaat bagi umat," ujar Ahmad Rifai. Sebagai bentuk komitmen terhadap program yang dijalankan, seluruh peserta menandatangani Pakta Integritas yang berisi kesiapan untuk mematuhi ketentuan program, menjaga kedisiplinan, mempertahankan kualitas hafalan, serta memanfaatkan beasiswa dengan penuh tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap para penerima Beasiswa Tahfidz semakin termotivasi untuk terus belajar, istiqamah menghafal Al-Qur'an, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan zakat dari masyarakat, BAZNAS akan terus berkomitmen menghadirkan program-program pendidikan yang mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, berintegritas, dan memberikan kebermanfaatan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
BERITA06/07/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
PROGRAM REHAB RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS HADIRKAN HUNIAN YANG LEBIH AMAN, NYAMAN DAN LAYAK
PROGRAM REHAB RUMAH LAYAK HUNI BAZNAS HADIRKAN HUNIAN YANG LEBIH AMAN, NYAMAN DAN LAYAK
Tangerang Selatan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat yang nyata bagi masyarakat melalui program bantuan Rehab Rumah Layak Huni BAZNAS. Pada Senin, 22 Juni 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan simbolis penyerahan bantuan rehab rumah layak huni kepada Ahmad Feby, warga Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang. Simbolis penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang hadir didampingi oleh staf pendistribusian, Ade Sumanta. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. Program Rehab Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi salah satu wujud nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk sektor kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para penerima manfaat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bermartabat. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rifai menyampaikan bahwa rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang penting bagi tumbuhnya rasa aman, ketenangan, dan semangat keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya memastikan bahwa dana umat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang tepat sasaran dan berdampak langsung. “Program Rehab Rumah Layak Huni ini merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan semangat baru bagi Bapak Ahmad Feby dan keluarga,” ujar Ahmad Rifai. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya sebatas lembaga penghimpun zakat, melainkan juga hadir sebagai lembaga yang berupaya menjawab kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Menurutnya, setiap amanah zakat yang dititipkan oleh para muzaki harus dapat dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan. “Dana zakat yang ditunaikan oleh masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga dengan sebaik-baiknya. Melalui program seperti rehab rumah layak huni ini, kami ingin memastikan bahwa zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang sedang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kualitas hidupnya,” tambahnya. Bantuan rehab rumah layak huni yang diberikan kepada Ahmad Feby diharapkan dapat membantu proses perbaikan tempat tinggal agar menjadi lebih kokoh, sehat, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga. Kehadiran BAZNAS Kota Tangerang Selatan di tengah masyarakat melalui program ini juga menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran besar dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan masyarakat. Sementara itu, penyerahan bantuan ini disambut penuh syukur oleh penerima manfaat. Bantuan yang diberikan menjadi harapan besar bagi keluarga Ahmad Feby untuk memiliki rumah yang lebih layak dan mendukung kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Program ini pun diharapkan dapat menjadi jalan kebaikan yang terus berlanjut, sekaligus menginspirasi semakin banyak pihak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Melalui program-program kemanusiaan seperti Rehab Rumah Layak Huni, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya meneguhkan perannya sebagai lembaga yang hadir, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat yang dikelola, sehingga terwujud kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat.
BERITA24/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
WUJUD PERLINDUNGAN BAGI PENDIDIK GENERASI QUR’ANI, 251 GURU AL-QUR’AN KOTA TANGERANG SELATAN TERIMA BPJS KETENAGAKERJAAN
WUJUD PERLINDUNGAN BAGI PENDIDIK GENERASI QUR’ANI, 251 GURU AL-QUR’AN KOTA TANGERANG SELATAN TERIMA BPJS KETENAGAKERJAAN
Pada Kamis, 18 Juni 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menghadiri kegiatan Launching dan Penyerahan Simbolis Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan serta Pelatihan Metode Mengajar Al-Qur’an bagi Guru TKQ, TPQ, dan IPQ se-Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Blandongan, Kantor Wali Kota Tangerang Selatan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kesejahteraan sekaligus peningkatan kapasitas para guru pendidikan Al-Qur’an yang selama ini berperan penting dalam membina generasi Qur’ani. Sebanyak 251 guru TKQ, TPQ, dan IPQ menerima manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial bagi para guru yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak dan masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan M. Imam Saputra, Pembina IPQ Kota Tangerang Selatan Ali Akbar, Kasi PAKIS Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan Abdul Rojak, Tenaga Ahli Pemerintah Kota Tangerang Selatan Hamdani, Ketua IPQ Kota Tangerang Selatan M. Amin, serta dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir Wakil Ketua II Ahmad Rifai dan Wakil Ketua III Tarjuni. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan serta peningkatan kualitas para guru Al-Qur’an di Kota Tangerang Selatan. Selain penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan metode mengajar Al-Qur’an yang bertujuan meningkatkan kompetensi para guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami oleh para santri. Pelatihan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kota Tangerang Selatan seiring dengan perkembangan metode pembelajaran yang semakin dinamis. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan program perlindungan sosial dan peningkatan kapasitas bagi guru-guru Al-Qur’an. “Guru-guru Al-Qur’an memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus. Karena itu, sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugas mulianya dengan lebih tenang dan optimal,” ujar Tarjuni. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk para pendidik keagamaan yang menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga zakat, dan berbagai pihak terkait, kami berharap semakin banyak guru Al-Qur’an yang memperoleh manfaat perlindungan sosial sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya. Semoga ikhtiar ini menjadi langkah bersama dalam mewujudkan pendidikan Al-Qur’an yang semakin berkualitas di Kota Tangerang Selatan,” tambahnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Para peserta tidak hanya memperoleh manfaat berupa perlindungan ketenagakerjaan, tetapi juga mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru TKQ, TPQ, dan IPQ di Kota Tangerang Selatan dapat semakin termotivasi dalam menjalankan amanah pendidikan, sekaligus memperoleh rasa aman melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan diharapkan terus berlanjut demi mendukung terciptanya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an.
BERITA18/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
SENYUM BAPAK ISMET MENGEMBANG SAAT KUNCI RUMAH BARUNYA DISERAHKAN LANGSUNG OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
SENYUM BAPAK ISMET MENGEMBANG SAAT KUNCI RUMAH BARUNYA DISERAHKAN LANGSUNG OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
Alhamdulillah, kebahagiaan menyelimuti keluarga Bapak Ismet di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur. Setelah melalui proses renovasi yang direalisasikan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada 23 Mei 2026 melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), rumah yang kini lebih aman dan nyaman tersebut resmi diserahterimakan pada Senin, 8 Juni 2026. Prosesi serah terima kunci dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, didampingi Wakil Ketua Bidang Pendistribusian Ahmad Rifai. Momen sederhana itu menjadi simbol hadirnya manfaat zakat, infak, dan sedekah yang telah ditunaikan oleh masyarakat dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Mohamad Subhan menyampaikan bahwa program RLHB merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. "Kami berharap rumah yang telah direnovasi ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan semangat baru bagi keluarga Bapak Ismet. Rumah yang layak bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga tempat membangun harapan dan masa depan yang lebih baik," ujarnya. Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Bapak Ismet saat menerima kunci rumahnya. "Alhamdulillah, saya dan keluarga sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh muzaki yang telah membantu kami. Rumah ini menjadi kebahagiaan besar bagi keluarga kami dan semoga semua kebaikan yang diberikan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT," ungkapnya. Program RLHB menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah, manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan oleh satu orang, tetapi oleh seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut. Kehadiran rumah yang lebih layak diharapkan dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih nyaman, sehat, dan penuh harapan bagi keluarga penerima manfaat. Kisah keluarga Bapak Ismet menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi juga tentang menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan. Dari kepedulian yang dititipkan oleh para muzaki, lahirlah senyum, rasa syukur, dan harapan baru yang kini tumbuh di dalam rumah yang telah berdiri lebih kokoh dan layak huni.
BERITA10/06/2026 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →