WhatsApp Icon
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata

Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka.

Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kampung Tanggap Bencana Pertama Di Tangerang Selatan Resmi Dibentuk Di Kelurahan Cipayung

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat peran zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Kampung Tanggap Bencana (KATANA).

KATANA merupakan program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memberikan bentuk penyaluran dana zakat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana, sekaligus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan partisipasi aktif warga agar mampu mengenali potensi ancaman di lingkungannya, menyusun langkah kesiapsiagaan, hingga melakukan tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.

Pada Senin, 20 Juli 2026, Alhamdulillah BAZNAS Kota Tangerang Selatan secara resmi melaksanakan sosialisasi sekaligus membentuk Kampung Tanggap Bencana (KATANA) di Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Cipayung beserta jajaran pemerintah kelurahan, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifai, Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), serta unsur masyarakat yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, komunitas lokal, hingga pelaku usaha.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi mengenai mitigasi bencana, pengurangan risiko, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga memberikan pendampingan mengenai tahapan pelaksanaan program KATANA yang akan terus dilakukan hingga masyarakat mampu menyusun rencana aksi penanggulangan bencana secara mandiri dan partisipatif.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alhamdulillah telah terbentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang akan menjadi motor penggerak Kampung Tanggap Bencana di Kelurahan Cipayung. Kelompok ini nantinya berperan dalam menyusun peta risiko bencana, menentukan jalur evakuasi yang aman, membangun sistem peringatan dini, hingga menyelenggarakan simulasi kebencanaan secara berkala agar masyarakat semakin siap menghadapi situasi darurat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa pembentukan KATANA bukan sekadar membentuk sebuah kelompok, tetapi juga membangun budaya kesiapsiagaan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.

"KATANA hadir sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami mitigasi kebencanaan, mengetahui cara melakukan evakuasi ke tempat yang aman, memahami penanganan medis dasar saat kondisi darurat, dan yang tidak kalah penting menumbuhkan rasa saling menjaga serta kepedulian antar sesama. Ketika masyarakat sudah siap, maka dampak bencana dapat diminimalkan bersama." ujar Ahmad Rifai.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana di wilayahnya, menyusun dokumen rencana kontinjensi secara partisipatif, memiliki peta risiko dan jalur evakuasi, serta melaksanakan simulasi sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengetahui apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kelurahan Cipayung menjadi Kampung Tanggap Bencana pertama yang terbentuk di Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap program KATANA dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi, kesiapsiagaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS, diharapkan hadir lingkungan yang lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebab, kesiapsiagaan bukan hanya tentang menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga tentang menjaga keselamatan sesama.

20/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tak Lagi Menunggu Kaya Kini Mustahik Pun Ikut Berinfak Lewat Sekantong Sampah

Siapa bilang berinfak harus menunggu kaya? Anggapan tersebut perlahan dipatahkan melalui Program Green Zakat dan Gerakan Sedekah Sampah BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tidak hanya masyarakat umum, kini semakin banyak mustahik yang ikut berpartisipasi dengan membawa sampah yang telah dipilah untuk disedekahkan. Meskipun nilainya tidak besar, semangat mereka menjadi bukti bahwa berbagi tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketulusan hati.

Fenomena ini menjadi hal yang menggembirakan. Dari waktu ke waktu, partisipasi mustahik dalam Gerakan Sedekah Sampah terus meningkat. Mereka yang sebelumnya menerima manfaat zakat, infak, dan sedekah kini ikut mengambil peran sebagai pemberi manfaat. Melalui sekantong sampah yang memiliki nilai ekonomi, mereka berkontribusi mendukung berbagai program sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program Green Zakat yang diinisiasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan mengintegrasikan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah menjadi sumber manfaat yang hasilnya kembali disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Gerakan Sedekah Sampah sendiri lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, yang berdampak pada pencemaran air, tanah, dan udara. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk mulai memilah sampah dari rumah, kemudian menyalurkannya sebagai sedekah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi amal jariyah.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mengusung semangat "Langkah Kecil Sejuta Manfaat", BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap Gerakan Sedekah Sampah terus menjadi budaya bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi.

"Semakin banyak mustahik yang ikut berinfak melalui Gerakan Sedekah Sampah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada. Berbagi bukan tentang siapa yang paling mampu, tetapi siapa yang mau memulai. Inilah makna sesungguhnya dari berbagi. Bukan menunggu memiliki lebih, tetapi memulai dari apa yang kita miliki hari ini. Bahkan mustahik pun ingin menjadi bagian dari kebaikan." Taufik Setyaudin, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan ingin menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian dari kebaikan. Karena pada akhirnya, nilai sebuah infak tidak ditentukan oleh besar kecilnya yang diberikan, melainkan oleh keikhlasan hati untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Alat Bantu Dengar Dari Zakat Anda Mengantarkan Dua Anak Mendengar Lebih Jelas

BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tangsel Mendengar, salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang berfokus pada pemberian alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas tunarungu dari keluarga kurang mampu. Kali ini, bantuan disalurkan kepada anak dari Bapak Sugeng, warga Pamulang, dan anak dari Bapak Dede, warga Ciputat. Keduanya mengalami gangguan pendengaran yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, khususnya dalam berkomunikasi, mengikuti proses belajar, serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Program Tangsel Mendengar merupakan wujud komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu dengar yang diberikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak untuk mendengar dengan lebih baik, memahami pelajaran di sekolah, membangun rasa percaya diri, serta tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya.

Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan pendengaran. Menurutnya, kehadiran Program Tangsel Mendengar menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan alat bantu dengar, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh lebih percaya diri, lebih mudah berkomunikasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Semoga amanah dari para muzaki ini menjadi jalan lahirnya lebih banyak senyum dan harapan bagi anak-anak di Kota Tangerang Selatan," ujar Noor Syaibani.

Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab di balik setiap amanah yang ditunaikan, tersimpan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan bantuan kesehatan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendengar, belajar, bersosialisasi, dan menggapai masa depan yang lebih cerah.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kaki Palsu Ini Bukan Sekadar Bantuan Melainkan Langkah Baru Bagi Pak Amrullah Untuk Terus Mencari Nafkah Dengan Semangat

Tangerang Selatan – BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan manfaat melalui Program Tangsel Berjalan dengan menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Bapak Amrullah, warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, pada Rabu (15/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu beliau kembali beraktivitas dan bekerja mencari nafkah sebagai sales penjual minyak urut. Di tengah keterbatasan fisik dan penghasilan yang tidak menentu karena sepinya pembeli, Pak Amrullah tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk terus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Yang menginspirasi, di balik segala keterbatasannya, Pak Amrullah tidak hanya datang sebagai penerima manfaat. Beliau juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan sesuai dengan kemampuannya. Semangat tersebut menjadi bukti bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, melainkan berawal dari hati yang ikhlas dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, yang didampingi Kepala Bidang Pendistribusian Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan kaki palsu ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi Pak Amrullah untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. "Pak Amrullah mengajarkan kepada kita bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha ataupun berhenti berbagi. Beliau tetap bekerja keras mencari nafkah dan bahkan masih menyempatkan diri berinfak sesuai kemampuannya. Semoga bantuan kaki palsu ini menjadi wasilah agar beliau dapat kembali melangkah dengan lebih percaya diri, lebih nyaman dalam bekerja, dan semakin dimudahkan rezekinya," ujar Ahmad Rifai.

Melalui Program Tangsel Berjalan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menghadirkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan alat bantu, tetapi juga mengembalikan harapan, semangat, dan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk terus berkarya, hidup mandiri, dan menjemput rezeki dengan langkah yang lebih kokoh

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru

Kencleng Amal Sahabat Peduli: Dari Dagangan Jadi Ladang Pahala
Kencleng Amal Sahabat Peduli: Dari Dagangan Jadi Ladang Pahala
Di tengah hiruk-pikuk pasar dan jalanan Kecamatan Pamulang, kini hadir sebuah gerakan sederhana namun berdampak besar: KASEP (Kencleng Amal Sahabat Peduli). Program inisiasi dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan ini menyasar para pedagang dan warga untuk belajar bersedekah sedikit demi sedikit, setiap hari, melalui sebuah kencleng kecil yang ditempatkan di lokasi usaha mereka. Bagi sebagian orang, bersedekah mungkin terasa berat. Tapi melalui KASEP, para pedagang diajak untuk memulai dari hal kecil. Selembar dua ribuan, recehan seribu rupiah, atau kembalian belanja semuanya bisa menjadi amalan yang tak ternilai jika dilakukan dengan niat tulus dan konsisten. "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Dan semoga bukit itu bukan hanya sekadar harta, tapi menjadi pahala yang tersimpan rapi sebagai investasi kita menuju surga," kata Ikin, salah satu Koordinator Kelurahan yang aktif menggerakkan program ini. Ia tak sekadar menyampaikan, tapi benar-benar turun ke lapangan, berdialog langsung dengan para pedagang. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini bukan hanya soal uang, tapi soal niat dan semangat. Dari mustahik yang biasanya menerima bantuan, para pedagang kini mulai belajar menjadi munfiq yaitu orang yang berinfaq. Banyak pedagang yang awalnya ragu, tapi kemudian sadar bahwa sedekah itu memang harus dilatih. "Sedekah itu harus dipaksa dulu. Kalau nunggu ikhlas terus, keburu habis godaannya. Tapi kalau sudah terbiasa, justru jadi ketagihan untuk berbagi," ujar salah satu pedagang, sambil tersenyum sambil memasukkan uang ke kencleng. Program KASEP ini menjadi oase spiritual di tengah aktivitas ekonomi harian. Tak hanya membangun kebiasaan baik, tapi juga mempererat rasa peduli antarwarga. Setiap koin yang masuk ke kencleng menjadi simbol kebersamaan, kekuatan niat, dan langkah kecil menuju perubahan besar. Dan tentu saja, semua ini tak lepas dari peran BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang terus berinovasi dalam mengajak masyarakat agar menjadi bagian dari solusi. Tidak harus kaya untuk memberi. Tidak harus menunggu berkecukupan untuk peduli. KASEP adalah bukti bahwa semua bisa jadi dermawan mulai dari kencleng kecil di sudut warung. Semoga dari kencleng kecil ini, lahir jiwa-jiwa besar yang kelak menjadi pemberi di bumi dan peraih ridha di akhirat.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bersama di Tengah Duka : Tenda Pengungsian untuk Warga Terdampak Longsor di Puri Pamulang
Bersama di Tengah Duka : Tenda Pengungsian untuk Warga Terdampak Longsor di Puri Pamulang
Pamulang, 17 Juli 2025 - Suasana haru dan penuh keprihatinan masih menyelimuti warga Puri Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Hujan deras yang mengguyur sejak awal pekan akhirnya menyebabkan tanah longsor yang cukup parah pada Kamis sore, 17 Juli 2025. Sejumlah rumah terdampak, akses terganggu, dan beberapa warga terpaksa harus mengungsi demi keselamatan. Melihat kondisi yang darurat, BAZNAS Kota Tangerang Selatan langsung bergerak cepat dengan membuka tenda pengungsian darurat yang dilengkapi kebutuhan dasar untuk warga terdampak. Tenda ini menjadi tempat sementara bagi warga yang rumahnya rusak atau dinilai belum aman untuk ditinggali. Ade Sumanta, perwakilan dari BAZNAS Tangsel yang bertugas sebagai jembatan komunikasi antara tim lapangan dan warga, menyampaikan bahwa langkah cepat ini adalah bentuk kepedulian nyata dari BAZNAS terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. "Kami hadir bukan hanya untuk memberi bantuan, tetapi juga memastikan warga merasakan kenyamanan dan perlindungan di tengah situasi yang sulit ini. Inilah bentuk nyata dari zakat yang ditunaikan para muzaki, membantu saudara kita yang sedang terpuruk," ujar Ade Sumanta. Tak hanya itu, BAZNAS juga turut mendistribusikan makanan siap saji, alas tidur, selimut, dan kebutuhan lainnya. Koordinasi dengan RT setempat dan relawan lokal terus dilakukan agar bantuan berjalan tepat sasaran. Ketua RT setempat, Bapak Suwandi, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan kepada seluruh pihak yang peduli. “Terima kasih kami ucapkan kepada BAZNAS Tangsel yang sigap membantu warga kami. Di tengah kondisi seperti ini, kami sangat terbantu, bukan hanya secara logistik, tapi juga secara moral. Kehadiran tenda ini seperti cahaya di tengah gelapnya cobaan,” ujar beliau. Kini, warga masih bergantung pada tenda tersebut sembari menunggu proses pemulihan dan penanganan lanjutan dari instansi terkait. Namun, satu hal yang pasti: semangat gotong royong dan rasa peduli yang ditunjukkan BAZNAS dan masyarakat menjadi kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.Karena dari musibah, kita belajar saling menguatkan. Karena dari zakat, hadir harapan dan kekuatan.
BERITA17/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Langkah Baru, Harapan Baru: Kaki Palsu untuk Kembali Menghidupi Keluarga
Langkah Baru, Harapan Baru: Kaki Palsu untuk Kembali Menghidupi Keluarga
Pada awal Juli 2025, dua sosok kepala keluarga yang luar biasa, Bapak Sofwan dari Ciputat Timur dan Bapak Sukarna dari Setu, menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan ini bukan hanya soal pengganti anggota tubuh, melainkan tentang memulihkan kembali kemandirian, harapan, dan peran mereka sebagai tulang punggung keluarga. Setelah mengalami kehilangan anggota tubuh bagian bawah akibat kondisi kesehatan yang berat, mobilitas mereka sangat terbatas. Sebagai ayah dan pencari nafkah, keterbatasan fisik ini secara langsung memengaruhi kemampuan mereka bekerja, bergerak, bahkan memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Namun hari itu menjadi titik balik dalam hidup mereka. BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program pemberdayaan mustahik menghadirkan alat bantu kaki palsu, sebagai wujud nyata dari zakat yang ditunaikan para muzaki. Kaki palsu yang diberikan telah disesuaikan secara medis agar dapat menopang aktivitas harian mereka. Dengan alat bantu ini, mereka kini bisa berjalan kembali tanpa bantuan orang lain, bekerja seperti sediakala, dan melanjutkan hidup dengan lebih percaya diri. Dalam ungkapan syukurnya, Bapak Sofwan menyampaikan “Alhamdulillah… dengan kaki palsu ini saya bisa kembali mencari nafkah. Dulu saya hanya bisa duduk, sekarang saya bisa bantu istri, bisa pergi kerja lagi. Semoga semua yang membantu dibalas Allah dengan keberkahan.” Senada dengan itu, Bapak Sukarna menyampaikan “Saya pikir hidup saya akan berakhir hanya di kursi. Tapi sekarang saya bisa berdiri lagi. Bisa antar anak sekolah, bisa belanja sendiri, dan yang paling penting, saya bisa kembali kerja. Terima kasih BAZNAS dan para donatur.” Program ini menunjukkan bahwa zakat tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi benar-benar menyentuh aspek kemanusiaan yang paling mendasar yaitu harga diri, harapan, dan keberlanjutan hidup. Bantuan ini juga merupakan buah kolaborasi dan kepercayaan yang terus tumbuh antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan para muzaki, ASN, dan masyarakat umum yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena sesungguhnya, kebaikan yang kita berikan hari ini bukan hanya meringankan beban sesaat, tetapi membuka lembaran hidup baru bagi mereka yang sempat kehilangan arah. Mari terus bersatu dalam kebaikan. Karena dari satu kontribusi kecil, kita bisa menggerakkan langkah-langkah besar bagi masa depan banyak keluarga. Bersama BAZNAS, kita wujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.
BERITA15/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Karena lansia berhak bahagia, Karena zakat kita, ada senyum yang kembali merekah
Karena lansia berhak bahagia, Karena zakat kita, ada senyum yang kembali merekah
Kota Tangerang Selatan, Juli 2025 - BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menyalurkan keberkahan melalui Program GAUL (Gerakan Amal Untuk Lansia) tahap kedua. Ini adalah salah satu bentuk nyata perhatian kita terhadap para lansia yang telah mengabdikan hidupnya untuk keluarga, lingkungan, dan kota ini. Selama 7 hari penuh (1–9 Juli 2025), tim BAZNAS bersama Koordinator Kelurahan resmi yang memiliki SK BAZNAS serta Kesos tiap Kecamatan turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Hasilnya, sebanyak 830 lansia dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang Selatan telah menerima bantuan berupa beras dan santunan tunai, dengan total nilai distribusi mencapai Rp 311.223.000. Bantuan ini diberikan tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai wujud kasih sayang dan penghormatan kita kepada mereka yang sering kali terlupakan di masa senjanya. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan “Program GAUL ini menjadi cara kita untuk mendekatkan perhatian kepada lansia di wilayah Tangsel. Harapan kami, program ini dapat membantu meringankan beban, membawa senyum, dan memperkuat kebermanfaatan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.” Tentu saja, program ini tak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya dukungan luar biasa dari para muzaki serta ASN Kota Tangerang Selatan yang telah menunaikan zakat melalui pemotongan penghasilan bulanannya. Terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan. Semoga Allah balas dengan keberkahan rezeki dan pahala yang terus mengalir tanpa henti. Salah satu mustahik lansia yang menerima bantuan mengungkapkan rasa harunya “Terima kasih banyak atas bantuan ini, saya tidak menyangka masih ada yang begitu peduli. Semoga Allah balas kebaikan semuanya.” Program GAUL bukan sekadar penyaluran bantuan, tapi bentuk penghormatan pada mereka yang telah lebih dahulu menempuh perjalanan panjang kehidupan. Mari terus bersama-sama menjaga kebaikan ini.
BERITA14/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Buka Jalan Menuju Sarjana : 35 Peserta Terima Beasiswa SKSS BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Buka Jalan Menuju Sarjana : 35 Peserta Terima Beasiswa SKSS BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Sebagai bentuk nyata dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang merata, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali meluncurkan program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) tahun 2025. Dari total 80 pendaftar, sebanyak 35 peserta dinyatakan lolos seleksi dan resmi menjadi penerima manfaat program beasiswa ini. Salah satu diantaranya sudah ada yang hafal Al-Qur’an sebanyak 30 Juz. Ceremoni penyerahan beasiswa dilaksanakan dengan penuh antusias dan haru, dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Bapak Pilar Saga Ichsan. Para penerima beasiswa adalah generasi muda dari keluarga yang belum memiliki sarjana, dan memiliki semangat tinggi untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa SKSS disalurkan dalam bentuk bantuan dana, untuk mendukung biaya pendidikan dan kebutuhan penunjang studi. Mayoritas penerima beasiswa SKSS tahun ini melanjutkan pendidikannya di berbagai perguruan tinggi. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan menyampaikan harapannya “Kami sangat mengapresiasi peran BAZNAS dalam menjangkau generasi muda yang berjuang mengubah masa depan keluarganya. Beasiswa ini bukan hanya soal dana, tapi tentang membuka jalan perubahan bagi satu keluarga melalui pendidikan.” Senada dengan itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangsel, Ahmad Rifai, turut menegaskan bahwa program ini memiliki dampak jangka panjang “Melalui SKSS, kita ingin setiap keluarga memiliki ‘penyala harapan’. Kami yakin, satu sarjana dalam sebuah keluarga bisa membawa perubahan sosial dan ekonomi yang signifikan.” Program ini juga selaras dengan motto Kota Tangerang Selatan Cerdas, Modern, dan Religius, di mana pendidikan menjadi tulang punggung utama dalam pembangunan moral, karakter, dan kesejahteraan masyarakat. Ucapan terima kasih dan air mata haru turut menyertai acara ini dari para orang tua penerima, yang melihat anak-anak mereka akhirnya bisa melangkah lebih jauh dalam pendidikan tinggi.
BERITA12/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
70 Pejuang Qur’an Terima Beasiswa Tahfidz SMA 2025: Menjadi Generasi Cerdas, Modern, dan Religius
70 Pejuang Qur’an Terima Beasiswa Tahfidz SMA 2025: Menjadi Generasi Cerdas, Modern, dan Religius
Sebanyak 70 peserta resmi dinyatakan sebagai penerima Beasiswa Tahfidz Tingkat SMA Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Acara seremonial ini berlangsung penuh khidmat dan syukur atas karunia yang Allah berikan, pada sebuah momentum penting menuju Kota yang lebih Cerdas, Modern, dan Religius. Program ini adalah hasil sinergi BAZNAS bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam rangka membangun generasi muda Qur’ani yang memiliki semangat pendidikan tinggi serta akhlak mulia. Para penerima merupakan siswa SMA yang telah berhasil menghafal minimal 3 Juz Al-Qur’an dan berdomisili di wilayah Kota Tangerang Selatan. Penyaluran beasiswa ini mencapai total Rp 387.890.000,- dan disalurkan secara simbolis dalam kegiatan seremoni yang dihadiri oleh para pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Asisten Daerah I, Bapak Chaerudin, serta Wakil Ketua II BAZNAS, Ahmad Rifai, para peserta dan orang tua mereka. Dalam sambutannya, Bapak Chaerudin menyampaikan, “Program ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga investasi untuk masa depan Kota Tangerang Selatan. Kita sedang membangun generasi religius yang mencintai Al-Qur’an dan mencerminkan nilai-nilainya dalam kehidupan.” Senada dengan itu, Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel mengatakan, “Kami yakin, anak-anak inilah yang akan membawa semangat Al-Qur’an untuk kemajuan bangsa dan daerah. Mari bersama menjaga dan mendukung mereka.” Salah satu orang tua peserta juga menyampaikan rasa harunya,“Kami bersyukur sekali. Bantuan ini sangat berarti, tidak hanya meringankan beban pendidikan tapi juga menjadi motivasi untuk anak kami terus menjaga hafalan Qur’annya.” Program Beasiswa Tahfidz ini menjadi bentuk nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah mampu memberikan dampak besar bagi masa depan generasi bangsa.
BERITA12/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Menjadi Muslim Seutuhnya: Pembinaan Akidah untuk Mualaf Kota Tangerang Selatan
Menjadi Muslim Seutuhnya: Pembinaan Akidah untuk Mualaf Kota Tangerang Selatan
Dalam semangat meneguhkan keyakinan dan mempererat ukhuwah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pembinaan Keimanan dan Akidah bagi Mualaf”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, bertempat di MUI Center, Gedung Kelembagaan Kota Tangsel, Pamulang. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan pembinaan spiritual bagi para mualaf mereka yang baru memeluk Islam agar semakin kokoh dalam keimanan, serta memahami akidah Islam sebagai pondasi hidup yang baru. Acara ini diisi oleh berbagai tokoh ulama dan pimpinan lembaga, salah satunya adalah Taufik Setyaudin, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya akidah yang lurus sebagai dasar setiap amal ibadah dan aktivitas hidup seorang muslim. “Akidah bukan sekadar pengetahuan, tetapi fondasi batin yang menentukan arah hidup kita. Para mualaf perlu dibekali dengan pemahaman yang benar tentang tauhid, agar mereka tak hanya berislam secara lahir, tetapi juga menyatu secara ruhani.” Taufik Setyaudin, Wakil Ketua I BAZNAS Tangsel Beliau mengajak para mualaf untuk memperkuat keyakinan terhadap Allah SWT, sebagaimana yang tertuang dalam surah Al-Ikhlas. Bahwa keimanan harus berdiri pada pengakuan bahwa Allah adalah Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada yang menyamai-Nya. Taufik juga menyinggung pentingnya toleransi sosial dan hubungan muamalah yang baik, seperti dalam hal amanah, utang-piutang, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, yang juga bagian dari syariat Islam. “Islam bukan hanya ibadah, tapi juga etika bermasyarakat. Jangan sampai kita rajin shalat, tapi lupa menunaikan hak-hak orang lain.” Kegiatan ini turut menghadirkan KH Saidih, Ketua Umum MUI Tangsel, yang menyampaikan materi dengan gaya ringan namun mengandung nasihat mendalam. Dalam salah satu kisahnya, ia mengangkat hikmah dari kisah cinta Nabi Adam dan Siti Hawa, yang disampaikan dengan nuansa moral sosial untuk menjaga etika dan adab. “Saya doakan para mualaf bisa menapaki jejak para nabi, dan suatu hari nanti berangkat ke Tanah Suci. Di sanalah hati akan benar-benar bersujud.” KH Saidih, Ketua MUI Kota Tangsel Kegiatan ini adalah bagian dari program Muallaf Center MUI Tangsel, dengan BAZNAS sebagai mitra utama dalam mendampingi para mualaf secara spiritual dan sosial, termasuk dalam hal dukungan kebutuhan dasar dan pemberdayaan ekonomi. Dengan kegiatan seperti ini, MUI dan BAZNAS berharap tidak hanya memperkuat keimanan para mualaf, tetapi juga mengantarkan mereka menjadi bagian utuh dari masyarakat muslim yang mandiri dan berdaya.
BERITA09/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK!
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK!
BAZNAS TANGGAP BENCANA HADIR UNTUK WARGA : TANGSEL DILANDA BANJIR & LONGSOR, LEBIH DARI 400 KK TERDAMPAK! Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Senin, 7 Juli 2025, mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah seperti Taman Mangu (Pondok Aren), Puri Pamulang, Pondok Maharta, serta Kampung Bulak Pondok Kacang Timur. Bencana ini menyebabkan lebih dari 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak secara langsung. Sejumlah rumah terendam, bahkan roboh akibat derasnya air dan kondisi tanah yang labil. Menanggapi kondisi darurat ini, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan yang terdiri dari Ade Suryadi, Ade Sumanta, Nabilah Azhari, serta tim relawan lainnya, segera turun ke lapangan melakukan survey kebutuhan mendesak dan observasi titik-titik rawan. Kehadiran tim ini bertujuan untuk menilai secara langsung bantuan seperti apa yang paling diperlukan masyarakat saat ini. “Survey ini bukan sekadar pencatatan. Kami ingin mendengar langsung keluhan warga dan melihat kondisi sesungguhnya di lapangan agar bantuan dari BAZNAS benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan paling mendesak,” ujar Ade Suryadi, Komandan Tim BTB BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, Ketua RT di wilayah Kampung Bulak Pondok Kacang Timur turut menyampaikan kronologi singkat kondisi banjir yang mengejutkan warganya “Jam 3 sore hujan deras, jam 8 malam banjir sudah hampir sepunggung. Rumah yang ditinggikan pun tetap kemasukan air karena derasnya aliran dan tingginya genangan. Akhirnya, bapak-bapak di lingkungan kami membuat sistem penjagaan dan bergantian tidur untuk berjaga malam,” ungkapnya. Dari hasil survey, kebutuhan utama yang sangat mendesak bagi para korban banjir dan longsor meliputi: Makanan siap saji Family Kit (perlengkapan kebutuhan dasar keluarga) Alat kebersihan Peralatan tidur (seperti selimut, bantal, tikar, dan matras) BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkoordinasi dengan pihak BPBD dan laporan dari masyarakat untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan dan bantuan. Aksi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan untuk hadir cepat tanggap dalam setiap bencana. Kami mengajak seluruh masyarakat, para muzaki untuk ikut andil membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Bantuan Anda sangat berarti bagi mereka yang kehilangan banyak hal akibat bencana ini. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bersama, kita ringankan beban mereka.
BERITA07/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Ifan Fauzi, Korban Penusukan di Jurang Mangu Barat
BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Ifan Fauzi, Korban Penusukan di Jurang Mangu Barat
Tangerang Selatan – 3 Juli 2025. Kejadian memilukan menimpa Ifan Fauzi, warga Kelurahan Jurang Mangu Barat, yang menjadi korban penusukan oleh seseorang yang ia kenal. Insiden tragis ini meninggalkan luka fisik dan batin yang dalam bagi Ifan dan keluarganya. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir memberikan bantuan kesehatan kepada Ifan Fauzi. Bantuan senilai Rp 2.300.000 diserahkan langsung oleh Ade Sumanta, perwakilan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, kepada korban di kediamannya. "Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga membawa harapan dan dukungan moral kepada korban. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Ifan dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Ade Sumanta. Kehadiran BAZNAS Tangsel disambut hangat oleh Ifan Fauzi dan keluarganya. Dengan suara terbata, Ifan menyampaikan rasa terima kasihnya "Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para muzaki yang sudah peduli dan membantu saya di saat sulit ini. Semoga Allah membalas segala kebaikan kalian." Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Tangsel dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan uluran tangan. BAZNAS berharap, dengan kolaborasi antara para muzaki dan lembaga, semakin banyak warga yang terbantu dan dikuatkan dalam kondisi darurat.
BERITA03/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Sentuhan Kebaikan: Baznas Kota Tangerang Selatan Salurkan Bantuan Infak Untuk Lansia Stunting Di Posbindu Babakan
Sentuhan Kebaikan: Baznas Kota Tangerang Selatan Salurkan Bantuan Infak Untuk Lansia Stunting Di Posbindu Babakan
Alhamdulillah, kebaikan tak pernah salah alamat. Kamis, 3 Juli 2025 menjadi hari penuh berkah bagi para lansia di Kelurahan Babakan, Lengkong Gudang, Kota Tangerang Selatan. Melalui Program Kesehatan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menyalurkan amanah infak dari para donatur dengan memberikan bantuan kepada para lansia stunting yang tergabung dalam kegiatan Pos Binaan Terpadu (POSBINDU). Penyaluran bantuan ini dilaksanakan langsung di lokasi kegiatan POSBINDU dan disalurkan sebesar Rp 3.000.000, sebagai wujud perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para lansia yang membutuhkan. Bantuan ini diserahkan oleh Supriadi, selaku perwakilan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. “Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian masyarakat yang telah menunaikan infaknya melalui BAZNAS. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ujar Supriadi. Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan pengecekan kesehatan kepada para lansia, guna memastikan kondisi fisik mereka tetap terpantau dan mendapat perhatian. Pemeriksaan meliputi tensi darah, kadar gula, dan berat badan untuk mendeteksi kondisi stunting serta potensi masalah kesehatan lainnya. Ungkapan haru dan syukur juga disampaikan oleh salah satu penerima manfaat, Ibu Suebah, yang mengatakan “Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, semoga Allah membalas semua kebaikannya.” Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak hanya hadir sebagai lembaga penyalur dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sebagai penggerak semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga langkah-langkah kecil ini menjadi pijakan bagi terwujudnya masyarakat Tangsel yang sehat, peduli, dan sejahtera.
BERITA03/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KECAMATAN SETU
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KECAMATAN SETU
Setu, 11 Juni 2025 - Langit cerah menyambut langkah kebaikan di RT 006 RW 03, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIB, BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir untuk menyalurkan bantuan renovasi rumah dalam program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada warga yang membutuhkan. Salah satu penerima bantuan adalah Bapak Ade, warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Program RLHB adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan tiga kategori bantuan berat, sedang, dan ringan program ini menyesuaikan kondisi kerusakan rumah dengan bantuan dana yang diberikan, mulai dari Rp15 juta hingga Rp25 juta per unit rumah. Untuk rumah Bapak Ade, BAZNAS menyalurkan bantuan senilai Rp20.000.000,- sebagai bagian dari kategori renovasi sedang. Acara pendistribusian bantuan ini dihadiri langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, antara lain Ahmad Rifai (Wakil Ketua II), Tarjuni (Wakil Ketua III), serta staf pelaksana Afif Musthafa dan Ade Sumanta. Turut hadir pula jajaran pemerintah kelurahan Kademangan, seperti Jupri (Sekretaris Kelurahan), Bambang, Baihaqi, serta Ketua RT dan RW setempat. Kehadiran BAZNAS bukan sekadar bentuk distribusi dana, tetapi juga bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat kurang mampu. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS, mampu memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan RLHB bukan hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga memulihkan semangat dan harapan hidup warga,” ungkap Ahmad Rifai dalam sambutannya. Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga, masyarakat, dan pemerintah daerah dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun kota yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial.
BERITA19/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Perkuat Kolaborasi dan Transparansi, BAZNAS se-Banten Bahas Inovasi Pengumpulan ZIS
Perkuat Kolaborasi dan Transparansi, BAZNAS se-Banten Bahas Inovasi Pengumpulan ZIS
Anyer, 17 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi antar lembaga dan mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan turut menghadiri agenda tindak lanjut pertemuan penguatan pengumpulan se-Provinsi Banten untuk triwulan kedua. Pertemuan ini berlangsung di Hotel Pesona Krakatau, Anyer, dan dihadiri oleh seluruh perwakilan BAZNAS kabupaten/kota di wilayah Banten. Acara ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian pengumpulan triwulan pertama, sekaligus menyusun langkah konkret untuk triwulan berikutnya. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi: ???? Optimalisasi pencatatan pengumpulan off balance sheet ???? Pengembangan dashboard pengumpulan terintegrasi ???? Sistem pengumpulan infak operasional ???? Pengenalan dan penguatan peran BAZNAS Volunteer Melalui forum ini, BAZNAS Provinsi Banten mendorong setiap daerah untuk tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah pengumpulan, tetapi juga pada kualitas pencatatan, transparansi, serta inovasi digital dalam pelaporan. "Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS bukan hanya kewajiban administratif, tapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada para muzaki dan mustahik. Maka, penguatan sistem dan SDM menjadi sangat penting," ujar salah satu narasumber dari BAZNAS Provinsi Banten. Kehadiran BAZNAS Tangsel dalam agenda ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen aktif dalam membangun ekosistem zakat yang modern, adaptif, dan berbasis kolaborasi. Selain memperkuat pencatatan keuangan, agenda ini juga memperkenalkan program BAZNAS Volunteer sebagai salah satu upaya merangkul generasi muda untuk turut berkontribusi dalam kerja-kerja kemanusiaan dan sosial. "Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menumbuhkan. Dengan kolaborasi dan sistem yang kuat, kita bisa menjangkau lebih banyak mustahik dan memberikan dampak yang lebih nyata." — perwakilan BAZNAS Tangsel. Melalui pertemuan ini, diharapkan antar BAZNAS daerah dapat saling berbagi praktik baik (best practices), menguatkan solidaritas, serta bersama-sama menjadikan zakat sebagai pilar penting dalam membangun kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
BERITA17/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
HARAPAN YANG TETAP MENYALA DI TENGAH KETERBATASAN: BANTUAN BIAYA HIDUP UNTUK IBU ENDANG DARI BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
HARAPAN YANG TETAP MENYALA DI TENGAH KETERBATASAN: BANTUAN BIAYA HIDUP UNTUK IBU ENDANG DARI BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
Ciputat, 12 Juni 2025 – Di tengah deru kehidupan yang tak selalu mudah, harapan terkadang datang dalam bentuk yang paling sederhana: tempat berteduh yang aman dan bantuan dari tangan-tangan yang peduli. Seperti yang dirasakan oleh Ibu Endang, warga Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, yang kini menjalani kehidupan penuh tantangan bersama keempat anaknya dan kedua orang tua yang lanjut usia. Kondisi rumah yang selama ini mereka huni sangat memprihatinkan. Bangunan sudah tidak stabil, dinding dan tiang penyangga mengalami keretakan serius, serta atap yang ringkih dan nyaris roboh. Saat angin kencang bertiup, keluarga Ibu Endang harus berjaga sepanjang malam, khawatir rumah tempat mereka berteduh akan ambruk kapan saja. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir memberikan bantuan biaya hidup berupa pembiayaan kontrakan selama 7 bulan ke depan. Bantuan ini diharapkan mampu memberi ruang aman sementara bagi keluarga Ibu Endang, sambil menanti proses bedah rumah dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang Selatan. Kegiatan penyaluran bantuan ini dihadiri oleh berbagai pihak, menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam misi kemanusiaan ini. Turut hadir: Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Kepala Dinas Perkim dan Kabid yang menangani program bedah rumah Andi Daryono, Anggota DPRD Komisi II Lurah Jombang, Ketua RW dan RT setempat Dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan: Ketua BAZNAS Mohamad Subhan Waka II Ahmad Rifai Waka III Tarjuni Staf pendistribusian Afif “Kami hadir di sini bukan hanya sekadar membawa bantuan, tapi membawa semangat solidaritas dan kepedulian dari masyarakat untuk masyarakat. Ini adalah bentuk nyata bahwa BAZNAS bukan hanya menyalurkan dana, tapi juga harapan,” ujar Mohamad Subhan, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan komitmennya bahwa setelah masa kontrakan berakhir, biaya tempat tinggal Ibu Endang akan ditanggung oleh Pemerintah Kota. Sementara itu, proses verifikasi dan pelaksanaan bedah rumah akan segera dilakukan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman. “Kami berkomitmen mendampingi masyarakat yang paling membutuhkan, agar tidak ada warga Kota Tangerang Selatan yang tertinggal dari segi kesejahteraan tempat tinggal,” ujar Pilar. Bagi Ibu Endang, ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga penyelamat bagi keluarganya. Dengan suara lirih, ia menyampaikan rasa terima kasih yang dalam atas bantuan yang diberikan.
BERITA12/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA BTN SALURKAN BANTUAN REHAB RUMAH UNTUK PAK INDARTO DI MUNCUL, SETU
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BERSAMA BTN SALURKAN BANTUAN REHAB RUMAH UNTUK PAK INDARTO DI MUNCUL, SETU
Setu, 11 Juni 2025 — Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menyapa masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Serpong untuk menyalurkan bantuan rehab rumah kepada Pak Indarto, seorang buruh harian lepas yang tinggal di Perumahan Pesona Muncul, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu. Sudah 15 tahun Pak Indarto tinggal di rumah sederhananya. Namun, seiring waktu, kondisi rumah yang dulu dibangun seadanya kini sangat memprihatinkan—atap yang bocor, lantai yang rusak, dan dinding yang rapuh menjadi saksi keteguhan hidup Pak Indarto dan keluarganya. Dengan penghasilan yang tidak menentu, perbaikan rumah menjadi hal yang jauh dari jangkauan. Melalui kolaborasi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan BTN Serpong, harapan baru datang menghampiri. Bantuan rehab rumah sebesar Rp 20.000.000 diberikan sebagai bagian dari Program Rumah Layak Huni (RLH), yang bertujuan mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan tempat tinggal yang aman dan sehat. Dalam proses serah terima bantuan, hadir jajaran pimpinan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan perwakilan BTN Serpong. Bantuan ini menjadi simbol nyata sinergi antara lembaga pemerintah, mitra perbankan, dan masyarakat dalam membangun Kota Tangerang Selatan yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial. "Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapatkan bantuan seperti ini. Semoga semakin banyak keluarga yang juga bisa dibantu seperti saya," ujar Pak Indarto penuh haru. Ia berharap rumah yang diperbaiki nanti bisa menjadi tempat yang lebih nyaman untuk keluarganya berteduh dan menjalani hari-hari. Program Rumah Layak Huni merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang terbagi ke dalam tiga kategori kebutuhan: perbaikan ringan, sedang, dan berat, dengan anggaran mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 25 juta per rumah. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan berbasis kebutuhan dasar. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan besar jika dijalankan bersama-sama. BAZNAS mengajak seluruh pihak—baik perorangan, komunitas, maupun perusahaan—untuk turut serta dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui program-program yang tepat sasaran. "Kami menyampaikan apresiasi kepada BTN Serpong atas partisipasinya dalam program ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus menguat untuk membantu lebih banyak masyarakat," ujar Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
BERITA11/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KECAMATAN SETU
BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN BANTU RENOVASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KECAMATAN SETU
Setu, 11 Juni 2025 - Langit cerah menyambut langkah kebaikan di RT 006 RW 03, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIB, BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir untuk menyalurkan bantuan renovasi rumah dalam program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada warga yang membutuhkan. Salah satu penerima bantuan adalah Bapak Ade, warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Program RLHB adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan tiga kategori bantuan berat, sedang, dan ringan program ini menyesuaikan kondisi kerusakan rumah dengan bantuan dana yang diberikan, mulai dari Rp15 juta hingga Rp25 juta per unit rumah. Untuk rumah Bapak Ade, BAZNAS menyalurkan bantuan senilai Rp20.000.000,- sebagai bagian dari kategori renovasi sedang. Acara pendistribusian bantuan ini dihadiri langsung oleh pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, antara lain Ahmad Rifai (Wakil Ketua II), Tarjuni (Wakil Ketua III), serta staf pelaksana Afif Musthafa dan Ade Sumanta. Turut hadir pula jajaran pemerintah kelurahan Kademangan, seperti Jupri (Sekretaris Kelurahan), Bambang, Baihaqi, serta Ketua RT dan RW setempat. Kehadiran BAZNAS bukan sekadar bentuk distribusi dana, tetapi juga bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat kurang mampu. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS, mampu memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan RLHB bukan hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga memulihkan semangat dan harapan hidup warga,” ungkap Ahmad Rifai dalam sambutannya. Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga, masyarakat, dan pemerintah daerah dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun kota yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial.
BERITA11/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
PENGUATAN ZAKAT DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN : UPZ AGPAII DPD KOTA TANGERANG SELATAN RESMI DIKUKUHKAN
PENGUATAN ZAKAT DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN : UPZ AGPAII DPD KOTA TANGERANG SELATAN RESMI DIKUKUHKAN
Selasa, 10 Juni 2025, bertempat di Gedung Blandongan Puspemkot, BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Tangsel menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan UPZ AGPAII DPD Kota Tangerang Selatan. Acara ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengedukasi dan membumikan semangat zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD AGPAII Kota Tangsel, perwakilan guru PAI, dan instansi pemerintah. Dalam agenda tersebut, dilakukan pelantikan pengurus UPZ AGPAII DPD Tangsel masa bakti 2025–2030 yang dipimpin langsung oleh perwakilan dari BAZNAS Tangsel. Dalam sambutannya, perwakilan dari BAZNAS menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang sesuai prinsip “Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI”. Prinsip ini menjadi fondasi agar zakat tidak hanya sah secara syariah, tetapi juga dikelola secara profesional dan berdampak luas kepada masyarakat. Dinas Pendidikan juga menyampaikan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan pelajar. Dengan hadirnya UPZ di lingkungan AGPAII, diharapkan semakin banyak siswa yang sadar dan turut serta dalam gerakan berbagi sejak usia dini. Sementara itu, Kementerian Agama Tangsel menambahkan bahwa zakat profesi adalah salah satu bentuk ibadah yang perlu dipahami dan dijalankan oleh setiap muslim. Sekolah diharapkan menjadi tempat subur tumbuhnya semangat berinfak dan bersedekah. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangsel terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, mulai dari sekolah hingga ke masyarakat luas.
BERITA10/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
SAQI RESMI JADI UPZ BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN, SIAP WUJUDKAN UMRAH 300 GURU NGAJI DAN MARBOT MUSHOLLA ATAU MASJID
SAQI RESMI JADI UPZ BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN, SIAP WUJUDKAN UMRAH 300 GURU NGAJI DAN MARBOT MUSHOLLA ATAU MASJID
Kamis, 29 Mei 2025 menjadi hari bersejarah bagi Lembaga Sahabat Qur’an Indonesia (SAQI) yang kini resmi diangkat sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah naungan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Penetapan ini dilakukan langsung di Kelurahan Pondok Pucung dan diterima dengan penuh antusias oleh segenap pengurus SAQI dan tokoh masyarakat setempat. UPZ SAQI dipimpin oleh Ibu Nur Yunita, seorang figur inspiratif yang dikenal aktif dalam gerakan sosial keagamaan di wilayah Tangsel. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Tangsel. “Ini bukan hanya amanah, tapi juga tanggung jawab besar untuk memberdayakan dana zakat, infak, dan sedekah agar lebih berdampak bagi umat,” ungkapnya. Salah satu program unggulan UPZ SAQI yang menjadi perhatian banyak pihak adalah Umroh untuk 300 Guru Ngaji, Imam, dan Marbot Masjid/Musholla. Program ini merupakan bentuk penghargaan bagi para penjaga cahaya Islam yang selama ini berjuang dalam diam, mengajar, dan melayani umat di akar rumput tanpa pamrih. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan visi SAQI. “Kami menyambut baik hadirnya SAQI sebagai mitra pengelola zakat yang kredibel. Dengan langkah sinergis seperti ini, kami yakin manfaat zakat akan lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya. Kehadiran SAQI sebagai UPZ diharapkan mampu menambah energi baru dalam gerakan zakat di Tangsel, serta menjadi pelopor program-program sosial keumatan yang inovatif dan menyentuh hati.
BERITA10/06/2025 | Baznas Kota Tangerang Selatan
SEDEKAH DAGING DARI PELAJAR : GOTONG ROYONG SISWA SD KOTA TANGSEL WUJUDKAN KURBAN UNTUK SESAMA
SEDEKAH DAGING DARI PELAJAR : GOTONG ROYONG SISWA SD KOTA TANGSEL WUJUDKAN KURBAN UNTUK SESAMA
Senin, 9 Juni 2025 - Hari itu menjadi momen bersejarah penuh makna di Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pendidikan berhasil merealisasikan program kolaboratif Sedekah Daging yang menggugah hati. Program ini merupakan bentuk konkret pendidikan karakter dan sosial bagi para siswa sekolah dasar (SD) se-Kota Tangerang Selatan. Donasi yang dikumpulkan dari para siswa melalui program Sedekah Daging dialihkan menjadi pembelian tiga ekor sapi kurban. Proses penyembelihan dilakukan secara syar’i di tempat jagal resmi di Ciputat, dan pendistribusian daging kurban dilakukan di SMPN 14 Kota Tangerang Selatan di hari yang sama. Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa, daging kurban dibagikan langsung kepada siswa-siswi yatim yang tersebar di berbagai sekolah wilayah Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian dari sesama pelajar. Turut hadir dan memberikan semangat dalam kegiatan ini, Deden Deni (Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan), Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Satiyan (Kasie Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan), Ahmad Rifai (Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan), Supriadi (Kabid Bidang I BAZNAS Kota Tangerang Selatan), dan Para Kepala Sekolah dan Guru Pendamping dari berbagai SD Kota Tangerang Selatan. “Melalui program ini, anak-anak bukan hanya belajar berbagi, tetapi juga belajar mencintai sesama sejak dini,” ujar Ahmad Rifai. BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa, guru, orang tua, dan pihak Dinas Pendidikan yang telah mendukung penuh program ini. Semoga kebaikan kecil dari tangan-tangan mungil para siswa ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dan menjadi inspirasi bagi generasi masa depan.
BERITA09/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
KURBAN BERKAH, AMANAH TERJAGA: 562 KANTONG DAGING TELAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
KURBAN BERKAH, AMANAH TERJAGA: 562 KANTONG DAGING TELAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN
Alhamdulillah, Hari Raya Idul Adha 1446 H menjadi momen penuh berkah dan kepedulian. BAZNAS Kota Tangerang Selatan telah berhasil melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban pada Minggu, 8 Juni 2025 di Lengkong Gudang. Penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam, dengan memperhatikan kehati-hatian dalam proses pemilihan hewan hingga pemotongan, sebagai bentuk penghormatan terhadap amanah para mudhohi (pekurban). Tahun ini, berbagai jenis hewan kurban, mulai dari sapi, kambing, hingga domba, telah disembelih. Tak hanya melalui program kurban reguler, program Sedekah Daging yang melibatkan partisipasi siswa dari sekolah dasar dan HIMPAUDI Kota Tangerang Selatan pun turut menjadi bagian dari pengumpulan dan pendistribusian berkah kurban. Sebanyak 562 kantong daging kurban telah didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka meliputi: Para mudhohi Ibu hamil Penerima program Bapak Asuh Anak Stunting Persatuan Tuna Netra (PERTUNI) Ciputat Pondok Pesantren Assyafiiyah Serua Yayasan Habib Abdurrahman Pondok Pesantren An - Naqoyah Yayasan Harapan Insan Mulia HIMPAUDI Lingkungan tempat penyembelihan Tim distribusi yang dipimpin oleh Ade Sumanta dan Ade Kartadinata mengemas dan membagikan daging dengan rapi dan cepat. Daging dikemas dalam plastik berlabel “Kurban Berkah BAZNAS,” sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab amanah. “Daging kurban ini adalah titipan dari para mudhohi yang kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan. Amanah ini kami jaga dengan sungguh-sungguh.” ucap Ade Sumanta. Tak sedikit penerima manfaat yang mengungkapkan haru dan syukurnya, “Alhamdulillah, saya tidak sangka bisa merasakan daging kurban tahun ini. Terima kasih BAZNAS Tangsel, semoga para pekurban diberi balasan kebaikan berlipat oleh Allah.” Kepala Tuna Netra, Ciputat. Dengan pelaksanaan kurban yang amanah dan distribusi yang menyentuh hati, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali membuktikan komitmennya dalam menyalurkan kebaikan secara profesional, transparan, dan merata. Berikut kalimat penutup yang hangat, menyentuh, dan penuh rasa syukur. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada para mudhohi yang telah mempercayakan ibadah kurbannya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya Program Kurban Berkah ini mulai dari relawan, donatur, mitra, hingga seluruh masyarakat yang terlibat. Semoga setiap tetes kebaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan untuk kita semua. Aamiin.
BERITA08/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tulus dari Hati, Tertanam Sejak Dini: Keanu & Adiba Berkurban dari Tabungan Pribadi di BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tulus dari Hati, Tertanam Sejak Dini: Keanu & Adiba Berkurban dari Tabungan Pribadi di BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Senin, 2 Juni 2025, menjadi hari yang membahagiakan dan membanggakan bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan, sekaligus menjadi momen penuh haru bagi dua keluarga. Dua anak hebat, Keanu Qiyamulail Nuryadin (14 tahun) dari Pondok Cabe dan Ulma Adiba Fahrani (12 tahun) dari Serpong, datang ke booth kurban BAZNAS Tangsel yang terletak di lantai Ground Floor, Bintaro Xchange Mall, bukan sekadar berjalan-jalan, tapi untuk menunaikan ibadah kurban — dengan uang tabungan mereka sendiri. Keduanya datang terpisah, Keanu bersama ibundanya dan Adiba ditemani ayah tercintanya. Niat dan tekad mereka sama, yaitu menyerahkan seekor kambing untuk kurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian kepada sesama. Yang membuat momen ini sangat istimewa adalah bahwa hewan kurban tersebut bukan dibelikan oleh orang tua seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi dari hasil uang jajan yang mereka sisihkan setiap harinya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. “Keanu memang biasanya dibayarin kurban sama mama papa, tapi tahun ini Keanu ingin dari uang tabungan sendiri. Keanu menabung dari uang jajan. Kata Mama, walaupun sedikit tapi kalau ikhlas, pasti berkah,” ungkap Keanu. Senada dengan Keanu, Adiba juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa berkurban sendiri untuk pertama kalinya. “Aku pengin bantu orang yang nggak bisa makan daging. Kata Ayah, kalau kita bisa berbagi, itu tandanya hati kita besar,” ucap Adiba dengan polos namun penuh makna. Petugas booth BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyambut hangat dan mengapresiasi niat tulus kedua anak ini. Mereka adalah contoh nyata bahwa semangat berkurban tidak mengenal usia, dan nilai keikhlasan bisa tumbuh subur di hati anak-anak yang dibesarkan dengan pendidikan karakter serta ajaran kasih sayang. BAZNAS Kota Tangerang Selatan sangat mengapresiasi langkah mulia ini dan berharap semakin banyak anak-anak yang terinspirasi untuk menabung dan menanamkan semangat berbagi sejak usia dini. Karena kurban bukan hanya tentang daging, tetapi tentang cinta, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga Keanu dan Adiba tumbuh menjadi generasi tangguh, peduli, dan terus menyebarkan cahaya kebaikan di manapun mereka berada. Terima kasih kepada keluarga yang telah mendidik mereka dengan nilai-nilai kebaikan. Dan kepada masyarakat, mari titipkan kurban terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan, siap menyalurkan amanah Anda hingga ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
BERITA02/06/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Lihat Daftar Rekening →