Berita Terbaru
BAZNAS Hadirkan Hunian Aman, Dua Putri Ahmad Puazen Kini Bisa Bermimpi Tenang
Di balik kerasnya kehidupan, ada kisah keteguhan seorang ayah yang bernama Ahmad Puazen, warga Kelurahan Pondok Aren. Beliau adalah seorang ayah dari dua anak perempuan yang sehari-hari menghabiskan waktunya untuk mengurus, menjaga, sekaligus mendidik kedua buah hatinya seorang diri. Dengan penuh tanggung jawab, beliau berusaha sekuat tenaga agar anak-anaknya tetap mendapatkan kasih sayang, pendidikan, dan kehidupan yang layak meskipun hidup penuh keterbatasan.
Profesi sehari-harinya sebagai security hanya memberinya penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Tidak ada yang tersisa untuk memperbaiki rumahnya yang telah roboh. Akibatnya, ia dan kedua anaknya kehilangan tempat tinggal yang aman. Hunian yang seharusnya menjadi tempat berlindung, berubah menjadi sumber keresahan, terlebih ketika musim hujan dan angin kencang datang.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir dengan Program Rumah Layak Huni. Bantuan sebesar Rp25 juta diberikan untuk membangun kembali rumah Bapak Puazen agar ia dan kedua anaknya dapat hidup lebih tenang. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian umat yang disalurkan melalui zakat, infak, dan sedekah para muzaki.
Sebelumnya, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melakukan survei terlebih dahulu untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Hingga akhirnya, pada Rabu, 23 September 2025, dilakukan simbolis penyerahan bantuan secara langsung di lokasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel, Ahmad Rifai, bersama staf BAZNAS Ade Suryadi, serta disaksikan oleh RT, RW, Sekretaris Kelurahan, dan Lurah Pondok Aren.
Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban Bapak Puazen sekaligus menjadi cahaya harapan baru bagi kedua putrinya. Rumah yang layak bukan hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai pondasi tumbuhnya semangat, kasih sayang, dan cita-cita untuk masa depan.
BERITA23/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Hunian Nyaman, Hidup Lebih Tenang : Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kaban
Hidup sederhana dan penuh keterbatasan tidak pernah mengurangi semangat seorang kepala keluarga bernama Bapak Kaban. Beliau tinggal di Kelurahan Rengas bersama istri, lima anaknya, serta sang ayah yang sudah lanjut usia. Dengan kesehariannya bekerja sebagai driver di sebuah pool, penghasilan yang diperoleh tidaklah menentu. Kadang cukup untuk kebutuhan pokok, kadang pula harus berhemat lebih keras. Namun di balik semua itu, Bapak Kaban terus berusaha agar keluarganya tetap memiliki tempat berteduh.
Sayangnya, rumah yang ditempati sudah sangat tua. Atapnya terbelah bahkan sebagian sudah rubuh, membuat kondisi rumah rawan ambruk sewaktu-waktu. Ketika hujan deras mengguyur, air dengan mudah masuk melalui lubang-lubang di atap, hingga rasa khawatir selalu menyelimuti keluarga ini. Hunian yang seharusnya memberi rasa aman, justru menjadi sumber kecemasan.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS RI melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan solusi lewat Program Rumah Layak Huni. Dengan memberikan bantuan sebesar Rp25 juta, BAZNAS berharap dapat meringankan beban keluarga Bapak Kaban sekaligus menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Proses bantuan ini diawali dengan survei lapangan, memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima mustahik yang berhak. Hingga akhirnya, pada Rabu, 23 September 2025, dilakukan simbolis penyerahan bantuan di rumah Bapak Kaban. Hadir langsung Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, didampingi staf BAZNAS Ade Suryadi. Tak hanya itu, kehadiran RT, RW, Sekretaris Kelurahan, hingga Lurah setempat juga menjadi bukti nyata kebersamaan dalam mendukung kesejahteraan warganya.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan sisi material, tetapi juga menjadi penguat harapan bagi keluarga Bapak Kaban untuk menjalani hari-hari dengan lebih tenang. Program Rumah Layak Huni menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengingatkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan muzaki benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerima.
BERITA23/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Ledakan Mengguncang Pondok Cabe Ilir, BAZNAS Tanggap Bencana Tangsel Gerak Cepat Bantu Warga
Suasana tenang di pagi buta berubah menjadi kepanikan ketika sebuah ledakan hebat terjadi pada Jumat, 9 September 2025 pukul 05.20 WIB di Jl. Talas II, RT 03/RW 01 Gang Senggol, Pondok Cabe Ilir, tepat di depan SMP dan SMA Dharma Karya UT. Dentuman keras yang terdengar hingga radius beberapa ratus meter itu membuat warga berhamburan keluar rumah.
Meski tidak ada korban jiwa, namun ledakan ini mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar, terdiri dari tiga orang dewasa, seorang balita, dan seorang remaja – serta satu orang mengalami luka ringan. Para korban langsung mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan terdekat.
Selain korban manusia, dampak kerusakan fisik cukup besar. Empat rumah hancur total, tiga rumah mengalami rusak parah, dan enam rumah lainnya terdampak dengan kerusakan ringan. Hingga kini, jumlah kerugian material belum dapat dipastikan karena masih dalam proses asesmen oleh pihak terkait.
Mengetahui kabar tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan (BTB Tangsel) segera turun tangan. Mereka menyalurkan bantuan logistik darurat yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Ahmad Rifai bersama Kepala Bagian Pendistribusian, Noor Syaibani, dan diterima oleh Kabid BPBD Kota Tangsel, Esa.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Rifai menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Pondok Cabe Ilir.
“Kami dari BAZNAS Tangsel turut prihatin atas musibah ini. Hari ini kami hadir untuk memberikan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak. Bantuan ini memang tidak bisa menggantikan seluruh kerugian, namun semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Ke depan, BAZNAS akan terus bersinergi dengan pihak terkait agar proses pemulihan, khususnya perbaikan rumah, bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Esa, selaku Kabid BPBD Kota Tangsel, memberikan apresiasi atas gerak cepat BAZNAS Tangsel yang langsung hadir di lokasi.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Tangsel yang hadir di tengah masyarakat sejak awal musibah ini terjadi. Sinergi antar-lembaga sangat penting, apalagi dalam kondisi darurat seperti ini. Kami bersama BAZNAS dan Perkimta akan melakukan asesmen terkait rumah warga yang terdampak, agar nantinya bisa segera diperbaiki hingga kembali layak huni,” ungkapnya.
Selain menyerahkan bantuan logistik, tim BAZNAS Tangsel bersama BPBD juga meninjau langsung kondisi bangunan yang hancur akibat ledakan. Banyak puing-puing berserakan, sementara warga terdampak tampak masih syok dan berusaha menyelamatkan barang-barang yang tersisa.
Sebagai tindak lanjut, Perkimta (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) bersama BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan akan melakukan peninjauan lebih lanjut mengenai perbaikan rumah warga terdampak. Harapannya, mereka yang kehilangan tempat tinggal dapat segera mendapatkan rumah layak huni kembali.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang tanpa diduga. Namun, melalui kepedulian, kebersamaan, dan sinergi semua pihak, para korban diharapkan dapat bangkit kembali dan menjalani kehidupan dengan lebih kuat.
BERITA09/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kebakaran Hebat Guncang Asrama Polri Cilenggang BAZNAS Tangsel Gerak Cepat Beri Bantuan
Rabu sore, 3 September 2025, warga Asrama Polri Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap salah satu blok pemukiman. Api berkobar hebat, menjalar dengan cepat, hingga menghanguskan rumah beserta seluruh isinya. Kepanikan pun melanda karena warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga, bahkan sebagian besar hanya bisa keluar dengan pakaian yang dikenakan. Dalam peristiwa tersebut, kurang lebih 20 Kartu Keluarga terdampak dan kehilangan tempat tinggal.
Di tengah suasana haru dan kepanikan, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan segera bergerak cepat setelah mendapatkan informasi kebakaran. Tim langsung menuju lokasi untuk meninjau keadaan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan darurat. Kedatangan BTB disambut hangat oleh warga yang tengah membutuhkan uluran tangan.
Kehadiran BAZNAS Tangsel di lokasi tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga menanyakan langsung kebutuhan mendesak warga terdampak. Dari hasil koordinasi di lapangan, kebutuhan logistik pangan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa mie instan, air mineral, telur, sarden, tisu, bumbu penyedap rasa, bumbu racik instan, alat makan dan minum, kecap, serta saus. Semua bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Camat Serpong, Saepudin, dan Kasium Polres Tangsel, Linny, kemudian dikelola oleh pihak BPBD untuk mendukung dapur umum yang didirikan di lokasi pengungsian.
Bersama BPBD, dapur umum menjadi solusi agar warga terdampak tetap bisa mendapatkan makanan hangat di tengah keterbatasan. Selain logistik bahan makanan, BAZNAS Tangsel juga memberikan makanan siap santap untuk makan malam, sehingga warga tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan asupan gizi pascakebakaran. Hal ini menunjukkan kepedulian BAZNAS Tangsel terhadap kondisi darurat yang dihadapi para penyintas.
Untuk sementara, warga terdampak diungsikan ke TK Asrama Polri dan musholla setempat. Sejumlah tenda darurat pun didirikan, dilengkapi dengan alas tidur sederhana agar warga memiliki tempat beristirahat. Meski dalam keterbatasan, suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas. Warga saling menguatkan, sementara berbagai lembaga dan instansi bahu membahu memberikan dukungan.
Musibah kebakaran ini tidak hanya meninggalkan luka fisik berupa rumah dan barang yang hilang, tetapi juga meninggalkan trauma bagi para korban, terutama anak-anak. Oleh karena itu, kehadiran lembaga sosial dan pemerintah menjadi penguat dalam masa-masa sulit ini. BAZNAS Tangsel menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam kondisi darurat, sebagai bagian dari amanah umat dalam membantu sesama.
Dengan adanya bantuan logistik dan koordinasi bersama berbagai pihak, diharapkan kebutuhan warga terdampak bisa terpenuhi hingga mereka dapat kembali bangkit dan membangun kehidupan yang baru. Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kepedulian sosial, solidaritas, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang bisa datang kapan saja.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan, kekuatan, dan jalan keluar terbaik bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji. Dan semoga kehadiran BAZNAS Tangsel menjadi wasilah kebaikan yang meringankan beban mereka.
BERITA03/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Tiga Penghargaan Sekaligus, BAZNAS Tangsel Berjaya di BAZNAS Award 2025
Dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2025 yang digelar pada hari Selasa–Jumat, 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Melalui dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang tak pernah surut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang BAZNAS Award 2025.
Penghargaan yang diraih meliputi:
BAZNAS Daerah dengan Berita Pimpinan Teraktif Wilayah Barat, sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi dalam menyebarluaskan informasi dan dakwah zakat kepada masyarakat.
BAZNAS Kota dengan Pelaporan Terbaik, yang menunjukkan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
BAZNAS Kota dengan Asset Fundraising Terbaik, yang secara resmi diberikan secara menyusul sebagai penghargaan atas keberhasilan dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara optimal.
Raihan ini tidak hanya menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir sebagai lembaga yang amanah, transparan, dan profesional, tetapi juga menegaskan posisi BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat yang berperan penting dalam mendukung kesejahteraan umat. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat, serta menghadirkan program-program inovatif yang memberikan dampak nyata bagi mustahik di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kemanusiaan.
"Penghargaan ini adalah amanah sekaligus motivasi. BAZNAS Tangsel akan terus berupaya menghadirkan zakat yang lebih berdaya guna, agar manfaatnya benar-benar dirasakan umat. Prestasi ini bukan akhir, tetapi langkah awal untuk semakin kuat melayani," ungkap salah satu Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
BERITA03/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
LEMBAGA UTAMA MENYEJAHTERAKAN UMAT : RAKORNAS BAZNAS 2025 SUKSES DILAKSANAKAN
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Badan Amil Zakat Nasional Tahun 2025 telah sukses terselenggara pada Selasa–Jumat, 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.
RAKORNAS BAZNAS 2025 menjadi momentum penting yang mempertemukan Pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia dalam satu forum besar, dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita”. Forum ini tidak hanya menjadi ruang konsolidasi, tetapi juga sarana strategis untuk merumuskan langkah bersama, memperkuat sistem, dan memperbaharui kinerja pengelolaan zakat nasional.
BAZNAS hadir sebagai lembaga terpercaya dengan tiga komitmen utama, yang dikenal dengan 3A:
Aman Syari – memastikan pengelolaan zakat sesuai tuntunan syariat Islam.
Aman Regulasi – menjaga kepatuhan terhadap hukum dan tata kelola negara.
Aman NKRI – menghadirkan zakat sebagai kekuatan yang memperkuat persatuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
RAKORNAS 2025 diisi dengan laporan pelaksanaan kinerja, serta penyampaian materi yang komprehensif dari tokoh-tokoh penting bangsa. Hadir memberikan pemaparan, antara lain:
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,
Menteri Agama Republik Indonesia,
Kepala Badan Pusat Statistik,
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan,
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan,
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat,
serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Dalam forum ini juga disampaikan strategi dan target utama BAZNAS, meliputi:
Penguatan pengumpulan dan penyaluran zakat,
Perencanaan dan pengembangan program,
Transformasi digital dalam pengelolaan zakat,
Pengendalian audit internal dan eksternal,
Penguatan kapasitas SDM, keuangan, dan aspek hukum kelembagaan.
RAKORNAS 2025 meneguhkan bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, melainkan instrumen strategis pembangunan bangsa. Zakat hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat dalam bentuk bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanggulangan bencana. Dengan optimalisasi zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berkomitmen untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan dan penguatan sosial bangsa.
“Zakat bukan hanya ibadah yang membersihkan harta, tetapi instrumen strategis yang mampu menggerakkan roda kesejahteraan bangsa. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita menghadirkan program-program nyata dari bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Inilah wujud zakat sebagai kekuatan yang menolong masyarakat dan menguatkan NKRI.” – Ketua BAZNAS RI
Alhamdulillah, RAKORNAS BAZNAS 2025 telah berjalan dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan rekomendasi strategis yang akan menjadi peta jalan BAZNAS ke depan. Dengan semangat Asta Cita, BAZNAS siap melangkah bersama, menjaga amanah umat, memperkuat sinergi, dan menghadirkan keberkahan bagi Indonesia.
BERITA02/09/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Momentum Bersejarah! Guru, Pemerintah, dan BAZNAS Bersatu dalam Gerakan Sekolah Menyenangkan
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan yang berkualitas dan berkarakter melalui keikutsertaannya pada kegiatan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dengan tema “Berubah, Berbagi, dan Peduli”.
Kegiatan yang digelar pada 30 Agustus 2025 bertempat di Syahida Inn UIN Jakarta, menghadirkan lebih dari 700 guru dari berbagai tingkat sekolah, serta turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Bapak Deden Deni, Kasi Penmad Kemenag Kota Tangerang Selatan, Bapak Pudin, dan PGMI, Bapak Kosim.
Dalam kesempatan tersebut, Tarjuni, mewakili Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, menyampaikan pentingnya menjadikan nilai berubah, berbagi, dan peduli sebagai pedoman hidup, khususnya di dunia pendidikan.
“Berubah menjadi keniscayaan untuk menjadi yang lebih baik, sebagaimana dalam Al Qur’an, yang artinya: ‘Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum tersebut mengubah dirinya sendiri.’ Berbagi, kita harus yakin pada janji Allah, bahwa setiap harta yang dibelanjakan di jalan-Nya akan mendatangkan kemuliaan. Peduli, sebab kita hidup membutuhkan orang lain, dan di sanalah ukuran seberapa besar kemanfaatan kita bagi sesama,” ujar Tarjuni.
Melalui semangat GSM ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berupaya menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan, agar guru sebagai pilar utama pendidikan mampu menghadirkan suasana belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan penuh empati.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil, salah satunya melalui pendidikan yang menanamkan nilai luhur kepada peserta didik. Dengan semangat berubah, berbagi, dan peduli, mari bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik, penuh keberkahan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA30/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Ketika Rumah Roboh, Zakat Menegakkannya Kembali: Harapan Baru untuk Keluarga Bapak Rachman
Kehidupan Bapak Rachman dan keluarga, warga Pamulang selama ini dijalani dalam rumah sederhana yang sudah rapuh. Dinding yang lapuk, dan atap yang hampir roboh menjadi saksi bisu perjuangan mereka bertahan hidup. Hingga akhirnya, rumah itu benar-benar roboh, menyisakan kepedihan sekaligus harapan akan kehidupan yang lebih baik. BAZNAS Kota Tangerang Selatan hadir melalui Program RLHB (Rumah Layak Huni BAZNAS) dengan memberikan bantuan sebesar Rp 18.000.000,- yang berasal dari dana zakat para muzaki. Dana ini dialokasikan untuk membangun kembali rumah Bapak Rachman agar layak, aman, dan nyaman dihuni bersama keluarga.
Sebagaimana pesan Rasulullah SAW “Barangsiapa melepaskan satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat.” (HR. Muslim).
Bapak Rachman menyampaikan rasa syukur dan harunya “Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para muzaki. Rumah ini adalah anugerah besar bagi kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak/Ibu yang sudah membantu kami sekeluarga.”
Program RLHB bukan sekadar renovasi rumah, tetapi juga perwujudan kasih sayang umat terhadap sesama. Rumah baru ini menjadi simbol bahwa zakat mampu mengubah kehidupan, menghadirkan senyum, dan menumbuhkan kembali semangat hidup bagi mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya. Dari zakat yang Anda titipkan, tumbuh harapan baru. Semoga setiap kebaikan yang Anda salurkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
BERITA25/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Merdeka Bersama, Bahagia Bersama : PWI Tangsel & BAZNAS Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Bulan Kemerdekaan
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan bersama BAZNAS Kota Tangerang Selatan menggelar acara “Semangat Berbagi Sesama di Bulan Kemerdekaan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 Agustus 2025 di Gedung Layanan Informasi Kota Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh berbagai pihak, Lurah Rawa Buntu, Ketua PWI, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, insan pers, hingga para penerima manfaat, yaitu anak yatim, piatu, dan dhuafa.
Acara dibuka oleh Lurah Rawa Buntu, Wawan Darmawan, yang menekankan pentingnya perhatian terhadap generasi muda agar terhindar dari pergaulan negatif seperti narkoba dan minuman keras. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai pesta, tetapi juga sebagai sarana membangun generasi yang sehat, berakhlak, dan berdaya.
Sementara itu, Ketua PWI Tangsel, Ahmad Eko Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antara wartawan dan BAZNAS menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan dengan makna mendalam, memerdekakan anak yatim dan dhuafa dari kesulitan hidup melalui santunan dan kepedulian nyata. “Kita ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan kemerdekaan sebagai ruang berbagi kebahagiaan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam pesannya menggambarkan kemerdekaan sebagai sebuah perjuangan. “Kemerdekaan itu ibarat kita sedang berjuang untuk meraih kemenangan. Maka, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, kita isi dengan kegiatan yang penuh makna, salah satunya lomba. Lomba itu melatih kita berjuang, berusaha, hingga akhirnya menang, sama halnya seperti para pahlawan kita dahulu. Semoga adik-adik senantiasa dekat dengan Allah, dituntun di jalan yang benar, dan diberikan kekuatan dalam setiap perjuangan,” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan santunan berupa uang tunai kepada anak yatim, piatu, dan dhuafa, tetapi juga menciptakan suasana kebersamaan penuh keceriaan. Para wartawan yang hadir juga berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan semangat, serta menumbuhkan keakraban yang hangat.
Melalui acara ini, semangat kemerdekaan benar-benar dihidupkan bukan sekadar dengan perayaan simbolis, melainkan juga lewat kepedulian sosial yang menyentuh hati. Semoga sinergi antara PWI Kota Tangerang Selatan dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan dapat terus terjalin, menghadirkan program-program yang bermanfaat, serta menebarkan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan
BERITA22/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kembali ke Pelukan Keluarga: BAZNAS Tangsel Antar Bapak Zakaria Pulang untuk Perawatan Intensif
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata kepedulian sosial. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Bapak Zakaria, warga Kelurahan Lengkong Gudang Timur yang tengah berjuang melawan penyakit diabetes parah dan membutuhkan perawatan intensif. Kondisi kesehatan Bapak Zakaria yang semakin menurun membuatnya membutuhkan perhatian dan perawatan khusus. Melalui koordinasi dengan Kesos Lengkong Gudang Timur, Ibu Gola selaku perwakilan Kesos menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan sebesar Rp 4.000.000. Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan kesehatan dan keberlangsungan hidup Bapak Zakaria. Tidak hanya memberikan bantuan secara finansial, BAZNAS Kota Tangerang Selatan bersama pihak Kesos juga turut membantu memfasilitasi keberangkatan Bapak Zakaria untuk pulang ke kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta, di mana keluarga besarnya berada dan dapat memberikan perawatan intensif serta perhatian penuh.
Ade Kartadinata, perwakilan BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengatakan “Zakat yang ditunaikan oleh para muzaki kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. Dalam kasus ini, Bapak Zakaria tidak hanya butuh dana, tetapi juga dukungan untuk bisa kembali bersama keluarga agar mendapat perawatan yang lebih baik. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan jalan kesembuhan bagi beliau.”
Kepala Kesos Lengkong Gudang Timur, Ibu Gola, juga menambahkan “Kami bersyukur atas sinergi dengan BAZNAS Tangsel. Kehadiran mereka meringankan beban Bapak Zakaria dan keluarga. Semoga langkah baik ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli terhadap sesama.”
Melalui bantuan ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menegaskan kembali komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, bukan hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga dukungan nyata agar penerima manfaat dapat menjalani hidup dengan lebih baik, penuh harapan, dan kembali dikelilingi keluarga tercinta.
“Dengan zakat, kita jaga kemanusiaan. Dengan kepedulian, kita bangun harapan.”
BERITA20/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Bantuan yang Membina, Bukan Menghukum : BAZNAS Tangsel Salurkan Bantuan Bagi Napiter
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp36.000.000 bagi narapidana terorisme (napiter) yang saat ini sedang berada dalam program pembinaan bersama Densus 88, Kesbangpol, dan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan. Penyaluran bantuan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Agustus 2025 di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/SDK Serpong Utara, bertepatan dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin langsung oleh Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie.
Usai pelaksanaan apel bendera, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bantuan oleh BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. Ahmad Rifai M.A. dengan didampingi perwakilan Dinas Sosial, Kesbangpol, serta Densus 88. Bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan zakat yang diarahkan untuk mendukung pembinaan, pemberdayaan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi para napiter. Melalui bantuan berupa modal usaha maupun biaya hidup, diharapkan mereka mampu bangkit, berdaya, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif.
Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Selatan, Bapak Bani, menyampaikan “Bantuan ini bukan sekadar wujud kepedulian, tetapi juga langkah nyata untuk menanamkan nilai kebangsaan, merangkul, serta memberikan kesempatan kedua bagi saudara-saudara kita agar kembali berkontribusi positif bagi bangsa.”
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Bapak Rouf, yang menambahkan “BAZNAS Tangsel bersama pemerintah berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar, tapi juga membuka jalan untuk pemberdayaan ekonomi para binaan.”
Dengan semangat HUT RI ke-80, penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat rasa persaudaraan, mempertegas komitmen kebangsaan, dan menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen sosial yang membawa kedamaian, persatuan, dan pemberdayaan.
“Dari zakat untuk kemanusiaan, dari kepedulian untuk kebangsaan.”
BERITA19/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
224.000 Liter Air Bersih dari Le Minerale Disalurkan BAZNAS di Gaza Utara pada Agustus 2025
Gaza Utara kembali menerima uluran tangan dari rakyat Indonesia melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Pada bulan Agustus 2025, BAZNAS bekerja sama dengan Le Minerale menyalurkan 224.000 liter air bersih bagi masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah keterbatasan sumber daya akibat blokade dan konflik berkepanjangan. Fasilitas air minum yang layak hampir tidak tersedia, dan banyak warga terpaksa mengandalkan pasokan air yang tidak aman untuk dikonsumsi. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia.
BAZNAS, sebagai lembaga zakat nasional, berkomitmen untuk menyalurkan bantuan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan. Melalui kemitraan strategis dengan Le Minerale, bantuan ini diangkut dan didistribusikan langsung kepada warga Gaza Utara dengan memastikan keamanan, kebersihan, dan kelayakan air.
"Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian umat Islam Indonesia untuk saudara kita di Palestina. Air adalah sumber kehidupan, dan kami ingin memastikan bahwa di tengah krisis ini, mereka tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak," Pimpinan BAZNAS RI.
Kerja sama antara BAZNAS dan Le Minerale diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam upaya kemanusiaan. Bantuan ini bukan hanya sekadar angka dalam liter, tetapi simbol kepedulian dan persaudaraan lintas batas.
BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program kemanusiaan untuk Palestina, karena setiap bantuan yang disalurkan adalah investasi kebaikan yang akan terus mengalir hingga akhirat kelak.
BERITA14/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kick Off Indeks Zakat Nasional & Kajian Dampak Zakat: Akselerasi Inovasi Menuju Zakat yang Berdampak
Jakarta, 6 Agustus 2025 – Bertempat di Kantor BAZNAS RI, Jl. Matraman No. 34, Jakarta Timur, digelar Kick Off Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) tahun 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen peluncuran aplikasi terbaru yang akan menjadi instrumen utama dalam pemetaan dan pengukuran efektivitas pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.
Hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS RI beserta jajaran pimpinan, termasuk Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, M. Hasbi Zaenal , Mohamad Subhan, dan Tarjuni mewaikili BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Tak ketinggalan, para pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Jabodetabek juga turut hadir.
Peluncuran aplikasi IZN dan KDZ menjadi langkah konkret dalam meningkatkan tata kelola zakat yang transparan, terukur, dan akuntabel. Melalui pengukuran Indeks Zakat Nasional, BAZNAS bersama para stakeholders dapat memantau sejauh mana zakat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik, pengurangan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi umat.
Sementara itu, Kajian Dampak Zakat (KDZ) memberikan data kuantitatif dan kualitatif tentang efektivitas program-program zakat. Melalui KDZ, setiap rupiah yang ditunaikan oleh muzaki dapat diukur kontribusinya terhadap perubahan nyata di masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menyampaikan:
“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi instrumen sosial yang sangat strategis. Dengan adanya IZN dan KDZ, kita dapat membuktikan bahwa zakat memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan manusia dan keadilan sosial. Mari kita wujudkan zakat yang berdampak dan terukur.”
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi zakat nasional menuju pengelolaan yang profesional, terstruktur, dan selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk terus mendorong inovasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat nasional. Harapannya, hasil dari IZN dan KDZ akan menjadi rujukan kebijakan strategis serta acuan bagi para amil zakat dalam menjalankan peran pemberdayaan yang lebih berdampak.
BERITA06/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kenali 8 Asnaf Zakat : Mereka yang Berhak Menerima Hakmu
Zakat bukan sekadar kewajiban, tapi juga wujud kasih sayang dan keadilan sosial dalam Islam. Zakat merupakan salah satu dari lima rukun yang memiliki peran sosial dan ekonomi dalam masyarakat Muslim. Karena zakat merupakan suatu wujud dari keadilan, maka dari itu pendistribusiannya harus sesuai dengan kelompok-kelompoknya. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah menetapkan siapa saja yang berhak menerima zakat, yang dikenal dengan istilah “8 Asnaf”.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 60:
"Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
Berikut adalah 8 golongan penerima zakat (asnaf):
1.Fakir
Fakir adalah mereka yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan sama sekali. Bahkan untuk makan sehari-hari saja kesulitan. Mereka adalah kelompok paling membutuhkan, sehingga zakat menjadi penyambung hidup mereka agar bisa bertahan, memperoleh pangan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya.
2. Miskin
Miskin masih memiliki penghasilan, namun penghasilan tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pokok (makan, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan). Dengan zakat, mereka bisa melengkapi kekurangan agar hidup lebih layak dan tidak terus berada dalam siklus kemiskinan.
3. Amil
Amil adalah orang yang secara resmi ditunjuk untuk mengelola zakat. Mereka bekerja mulai dari mengumpulkan, mencatat, menyalurkan, hingga membuat laporan pertanggungjawaban zakat. Karena Tanggung jawab besar seorang amil adalah memberikan zakat harus pada orang yang tepat dan benar-benar membutuhkannya.
4. Mu’allaf
Mu’allaf adalah orang yang baru masuk Islam dan masih dalam proses menguatkan iman. Zakat diberikan sebagai bentuk dukungan moral, spiritual, dan sosial, agar mereka mendapatkan bantuan awal dalam adaptasi hidupnya, dan semakin yakin serta teguh dalam keislaman.
5. Riqab
Dulunya, riqab berarti budak yang ingin membebaskan diri. Di masa kini, riqab bisa dimaknai sebagai orang yang tertindas dan sedang berjuang untuk bebas dari kekangan (seperti korban perdagangan manusia, pekerja paksa, atau tawanan konflik). Zakat membantu mereka lepas dari belenggu ketidakadilan dan memulai kehidupan yang merdeka. Golongan ini mungkin saja sudah tidak relevan di zaman sekarang, karena praktik perbudakan sudah dihapuskan.
6. Gharim
Gharim adalah orang yang memiliki utang demi kebutuhan hidup dasar (bukan untuk hal maksiat atau mewah), namun tidak mampu melunasinya. Zakat meringankan beban mereka dan mencegah jatuhnya harga diri atau krisis sosial yang lebih parah karena terlilit utang.
7. Fisabilillah
Fisabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah, tidak hanya dalam peperangan, tetapi juga dalam dakwah, pendidikan, kegiatan sosial, dan penyebaran nilai-nilai Islam. Mereka berhak mendapat zakat sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan tanpa pamrih yang mereka lakukan demi umat dan agama. Namun dalam konteks sekarang, fisabilillah adalah orang-orang yang memiliki kapabilitas dalam berdakwah baik di pengajian-pengajian atau pondok pesantren.
8. Ibnu Sabil
Ibnu Sabil adalah musafir yang sedang dalam perjalanan dan kehabisan bekal atau tertimpa kesulitan. Meskipun mereka mungkin kaya di tempat asalnya, tetapi dalam kondisi saat itu mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Zakat membantu mereka menyelesaikan perjalanan dan kembali ke tempat asal dengan selamat.
Semua asnaf ini disebutkan secara langsung dalam Al-Qur’an (QS. At-Taubah: 60) sebagai golongan yang sah menerima zakat. Tujuannya adalah agar zakat benar-benar menyentuh berbagai lapisan masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit dan butuh uluran tangan. Menunaikan z
BERITA05/08/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Melangkah Kembali : Simbol Harapan Dan Langkah Awal Menuju Kehidupan Yang Lebih Mandiri Dan Bermartabat
Hidup sering kali membawa ujian yang tak pernah kita duga. Bagi Maryanih, warga Kelurahan Serpong Utara, kehilangan salah satu kakinya bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari keterbatasan itu, ia menunjukkan ketegaran yang luar biasa bertahan, tersenyum, dan terus berjuang menjalani hari demi hari bersama sang suami, yang selalu setia mendampingi.
Hari itu menjadi hari yang istimewa bagi Maryanih. Ditemani sang suami, ia menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang disalurkan melalui Program Alat Kesehatan bagi Mustahik. Bantuan ini bukan sekadar alat, melainkan simbol harapan dan langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri dan bermartabat.
Sebelumnya, mobilitas Maryanih sangat terbatas. Ia hanya bisa bergantung pada tongkat dan orang lain untuk melakukan aktivitas sederhana. Namun kini, bantuan kaki palsu memberinya kesempatan untuk kembali melangkah dengan percaya diri, menjalani aktivitas harian tanpa terus bergantung pada orang lain.
Suaminya yang mengantar langsung saat penyerahan bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan haru. Ia tak menyangka bahwa lembaga seperti BAZNAS dapat hadir dan memberi perhatian yang begitu besar bagi warganya yang sedang membutuhkan. “Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan para muzaki. Kaki palsu ini bukan cuma bantu istri saya jalan, tapi bantu kami bangkit. Dulu kami hanya bisa bermimpi, sekarang Allah kasih jalannya lewat tangan-tangan baik seperti kalian. Insya allah dengan bantuan ini, istri saya bisa berjualan bersama saya seperti dulu.” Ucap Suami Ibu Maryanih
Program ini menjadi wujud nyata dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan secara tepat dan menyentuh langsung kehidupan mustahik. Maryanih bukan hanya mendapatkan alat bantu, tapi juga semangat baru untuk kembali berdiri secara harfiah dan maknawi.
BERITA29/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Pintu Gerbang Menuju Dunia Luar : Kursi Roda untuk Aufa dan Kahla
Di balik senyum sederhana yang terpancar dari wajah Adik Aufa (12 tahun) dan Adik Kahla (14 tahun), tersimpan semangat besar untuk menjalani hidup dengan lebih bahagia dan mandiri. Mereka adalah dua anak luar biasa dari Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan, yang hari ini merasakan kebahagiaan baru bukan dari mainan mahal atau liburan ke luar kota, melainkan dari hadirnya kursi roda yang sangat mereka butuhkan.
Aufa kini dibantu dengan kursi roda jenis hidrolik multifungsi, yang bisa digunakan dalam posisi duduk hingga rebah (tidur), untuk menunjang aktivitas harian dengan aman dan nyaman. Sementara Kahla menerima cerebral palsy, dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan dan postur tubuh anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Bantuan ini datang melalui Program Alat Kesehatan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yang merupakan bagian dari dana zakat dan infak para muzaki yang dipercayakan setiap bulannya. Bagi sebagian orang, kursi roda hanyalah alat, namun bagi Aufa dan Kahla ini adalah gerbang menuju dunia luar, kebebasan, dan rasa percaya diri.
Dengan alat ini, mereka kini dapat keluar rumah, berinteraksi dengan teman sebaya, menikmati udara sore, hingga menghadiri kegiatan sosial keagamaan bersama keluarga. Orang tua mereka yang selama ini berjuang dengan segala keterbatasan pun merasa sangat terbantu, baik secara emosional maupun praktis. Lebih dari sekadar alat bantu gerak, kursi roda ini adalah penguat semangat hidup, sarana edukasi sosial, dan simbol bahwa mereka tidak sendiri dalam perjuangan ini.
“Dulu, Aufa hanya bisa melihat dunia dari dalam rumah. Tapi sekarang, dia bisa keluar, tersenyum, dan ikut bermain. Kursi roda ini bukan hanya alat bantu, tapi hadiah yang membuka banyak pintu harapan. Terima kasih BAZNAS, semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur yang telah peduli kepada anak kami.” Ucap Ibu Aufa
Terima kasih kepada para muzaki yang terus menyisihkan 2.5% dari penghasilannya untuk zakat dan infak. Kebaikan Anda menjadi langkah pertama bagi mereka untuk berjalan menuju masa depan yang lebih baik.
BERITA29/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Zakat Bukan Cuma Transfer: Ini 4 Makna Hebatnya dalam Al-Qur’an!
Zakat bukan sekadar nominal yang kita sisihkan. Di dalam Al-Qur’an, zakat memiliki makna yang luas dan mendalam, bukan hanya sebagai ibadah sosial, tapi juga sebagai penyucian, keberkahan, dan solusi kehidupan.
Berikut 4 makna zakat menurut Al-Qur’an:
1. Zakat bermakna Al-Barakatu
“Dan Allah Telah membuat suatu perumpanaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang sellau mereka perbuat.” (QS. An Nahl : 122)
Kelalaian dalam mensyukuri nikmat termasuk enggan berbagi lewat zakat menjadi sebab datangnya krisis sosial. Zakat adalah bentuk syukur konkret agar negeri tidak kehilangan keberkahan dan keamanan.
2. Zakat bermakna An-Numuw
“Riba yang kamu berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kamu berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, (berarti) merekalah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).” (QS. Ar-Rum : 39)
Zakat adalah jalan melipatgandakan, bukan mengurangi. Harta yang disisihkan dengan ikhlas justru akan membuka pintu rezeki baru yang tidak disangka-sangka.
3. Zakat bermakna As-Sholahu
“Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.” (QS. Saba : 39)
Setiap rupiah yang kita zakatkan adalah investasi ilahi. Allah menjamin balasan yang lebih baik dan lebih luas, baik dalam bentuk materi, ketenangan, atau keberkahan dalam hidup.
4. Zakat bermakna At-Thohuru
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan doakanlah mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah : 103)
Zakat bukan hanya membersihkan harta dari hak orang lain, tapi juga menyucikan hati dari sifat kikir, tamak, dan cinta dunia yang berlebihan. Zakat menjadikan kita lebih ringan, tenang, dan ikhlas dalam menjalani hidup. Zakat adalah jembatan kebaikan antara kita dan keberkahan hidup. Maka jangan tunda, jadikan zakat sebagai gaya hidup!
BERITA25/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Dari Zakat Jadi Tempat Berteduh: 4 Warga Tangsel Terima Renovasi Rumah Layak Huni
BAZNAS Kota Tangerang Selatan kembali membuktikan peran nyatanya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui Program Renovasi Rumah Layak Huni (RLH), kini empat keluarga dari empat kelurahan berbeda di Kota Tangerang Selatan mendapatkan harapan baru dalam bentuk renovasi tempat tinggal. Empat rumah yang akan direnovasi tersebut milik:
Bapak Dadang dari Kelurahan Kedaung
Ibu Lilis dari Kelurahan Bakti Jaya
Bapak Ibrahim dari Kelurahan Lengkong Wetan
Ibu Arsa dari Kelurahan Pondok Benda
Tingkat bantuan RLHB yang diberikan berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 25.000.000 per rumah, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan renovasi di lokasi. Bantuan ini bersumber dari dana zakat para muzaki yang secara konsisten menyisihkan 2,5% dari penghasilannya melalui BAZNAS.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangsel, Ahmad Rifai, didampingi oleh Afif dari Bidang Pendistribusian serta perangkat lingkungan setempat seperti RT dan tokoh masyarakat. “Program ini bukan sekadar renovasi rumah, tapi upaya memanusiakan manusia. Rumah yang layak adalah hak, dan zakat adalah jembatan menuju terpenuhinya hak itu,” Ahmad Rifai, Wakil Ketua II BAZNAS Tangsel
Para penerima manfaat menyampaikan rasa haru dan syukur atas bantuan tersebut. Bapak Ibrahim, salah satu mustahik dari Lengkong Wetan, mengungkapkan “Saya nggak nyangka rumah kami bisa diperbaiki. Terima kasih BAZNAS Tangsel, terima kasih para muzaki. Kami merasa diperhatikan, dan ini jadi semangat baru buat hidup kami.”
BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen keadilan sosial. Tidak hanya dalam bentuk bantuan konsumtif, tapi juga menyentuh kebutuhan dasar yang selama ini kerap luput: tempat tinggal yang aman dan layak huni. Dengan menggandeng RT, tokoh masyarakat, serta melihat langsung kondisi lapangan, program RLH ini benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan dan selama ini hidup dalam kondisi rumah tak layak.
Harapannya, rumah yang direnovasi bisa menjadi tempat tumbuhnya harapan, tempat anak-anak bisa belajar dengan nyaman, serta menjadi ruang yang menghadirkan keberkahan bagi keluarga penerima manfaat.
BERITA24/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Perayaan 10 Muharram dan Penyerahan SK UPZ Al-Fajar Permata Pamulang : Momentum Menebar Berkah dan Memperkuat Peran Umat
Hari Sabtu, 10 Muharram 1447 H atau bertepatan dengan 18 Juli 2025, menjadi hari penuh makna di Masjid Al-Fajar Permata Pamulang, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu. Dengan semangat, umat Islam di lingkungan tersebut menggelar perayaan 10 Muharram, yang dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim dan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan kepada Masjid Al-Fajar. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan elemen masyarakat, mulai dari Lurah Bakti Jaya, Ketua DMI Kecamatan Setu, Ketua UPZ Al-Fajar Eldin Rizal, serta perwakilan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan yakni Deni Nuryadin, Wakil Ketua IV. Melalui kegiatan ini, semangat 10 Muharram yang dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim, dihidupkan kembali dalam bentuk nyata perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim di lingkungan setempat, sekaligus membangkitkan budaya saling tolong-menolong antarwarga.
Penyerahan SK UPZ Al-Fajar menjadi bagian penting dari acara ini, sebagai bentuk penguatan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan masjid-masjid di wilayah permukiman. Dengan adanya UPZ, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah bisa lebih terorganisir, transparan, serta berdampak langsung kepada masyarakat sekitar. “Kami bersyukur hari ini bukan hanya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, tapi juga mendapat amanah baru sebagai Unit Pengumpul Zakat yang sah dan resmi. Ini bukan hanya kepercayaan, tapi tanggung jawab untuk menebar manfaat lebih luas,” Eldin Rizal, Ketua UPZ Al-Fajar
Sementara itu, dalam sambutannya, Deni Nuryadin (Waka IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan) menyampaikan harapannya agar UPZ Al-Fajar bisa menjadi motor penggerak kebaikan di lingkungannya. “UPZ bukan hanya wadah mengumpulkan dana, tapi ladang amal yang akan menjadi tabungan abadi. Mari kita jadikan zakat sebagai kekuatan umat dan solusi sosial yang nyata.” Deni Nuryadin, Waka IV BAZNAS Kota Tangerang Selatan
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis santunan kepada anak-anak yatim, diiringi senyum haru yang menyelimuti suasana. Momen ini menjadi bukti bahwa kebaikan itu akan terus hidup, ketika umat mau saling menguatkan dan berjalan bersama di jalan keberkahan.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan
SENYUM HIMPAUDI : Ajarkan Anak Bersedekah Sejak Dini
Hari Jumat, 18 Juli 2025, menjadi momen penuh makna bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam semangat berbagi dan menanamkan nilai kebaikan sejak dini, BAZNAS Tangsel bersilaturahmi dengan para pendidik dan pengurus HIMPAUDI Kecamatan Setu dalam kegiatan sosialisasi program sedekah Jumat yang diberi nama SENYUM (Sedekah Nyukuri Jumat). Alhamdulillah, kehadiran BAZNAS disambut dengan penuh antusias oleh para guru PAUD dan TK yang hadir. Melalui program SENYUM, anak-anak akan diberikan kencleng sedekah Jumat sebagai media edukatif untuk mengajarkan makna syukur, berbagi, dan peduli kepada sesama sejak usia dini.
SENYUM bukan sekadar celengan, tapi simbol kepedulian yang ditanamkan pelan-pelan, tumbuh besar seiring waktu. Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat belajar bahwa sedekah bukan hanya milik orang dewasa, namun bisa dimulai dari sisa jajan, recehan kecil, bahkan dari niat yang tulus. Sedekah Jumat menjadi pintu pembuka untuk menumbuhkan akhlak dermawan dan cinta sesama dalam hati para generasi masa depan.
“Kami sangat senang dengan kehadiran BAZNAS dan program SENYUM ini. Ini adalah langkah luar biasa untuk mengajarkan nilai berbagi kepada anak-anak kami. Semoga bisa terus berlanjut di seluruh PAUD di Setu.” Ujar salah satu perwakilan HIMPAUDI Kecamatan Setu.
Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara BAZNAS dan HIMPAUDI untuk membangun karakter mulia sejak dini, agar kelak anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, peduli, dan religious, selaras dengan visi Kota Tangerang Selatan.
BERITA18/07/2025 | BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
Lihat Daftar Rekening →